MUSI RAWAS.Lintas Media News.
Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, menggelar Rapat Teknis Perpustakaan (Ratek) Se Sumatera Selatan Tahun 2020, dalam rangka sinkronisasi dan harmonisasi program kerja tahun 2021, yang di ikuti dari 17 peserta Kabupaten dan Kota, yang di hadiri 60 peserta,kemaren.

Acara di gelar di Burza Hotel Jalan Yos Sudarso No 143 Watervang Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan.

Turut Hadir Bupati Mura yang di wakili oleh Asisten Bidang Atministrasi Umum dan Keuangan drs Edi Iswanto, M Pd Narasumber Rapat Teknis Perpustakaan Nasional Ri , Bappeda Provinsi Sumsel, Kepala dinas perpustakaan Mislena, SE, M,M serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten dan Kota Se Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Mislena SE MM dalam sambutannya mengatakan, pihaknya menggelar Rapat Kerja Teknis (Ratek) Perpustakaan Provinsi se-Sumsel, untuk menyingkronkan dan mengharmonisasikan Program Prioritas Nasional dan Program Prioritas Daerah di bidang perpustakaan, dan penajaman kembali program prioritas Tahun 2021 terutama program kegiatan perpustakaan.

Lanjut Mislena, peyelenggaraan rapat teknis ini merupakan tahapan perencanaan yang setiap tahunnya di laksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel di Palembang, namun Tahun 2020 ini, merupakan tahun pertama pelaksanaan rapat teknis ini di laksanakan di kabupaten/Kota di mana saat ini di Kabupaten Musi Rawas, jelasnya

Bupati Musi Rawas dalam sambutannya yang di wakili oleh Asisten Bidang Atministrasi Umum dan Keuangan Kabupaten Musi Rawas drs Edi Iswanto M, Pd meyampaikan, Kegiatan Rapat Teknis Perpustakaan Se Sumatera Selatan Tahun 2020, dalam rangka sinkronisasi dan harmonisasi program kerja tahun 2021, ini tentu menjadi momentum yang baik bagi kita untuk dapat duduk bersama memadukan pikiran dalam upaya pembangunan sinergisitas dalam mewujudkan pembangunan nasional, khususnya pencapaian pembangunan untuk memajukan perpustakaan di tanah air.

Hidup cerdas tentu hanya dapat di capai melalui proses pembelajaran melalui pendidikan sebagai pembentukan karakter, pembelajaran tersebut tidak hanya di peroleh di pendidikan sekolah, yang lebih penting adalah ketersediaan sumber- sumber informasi atau bahan bacaan yang dapat di akses dengan mudah dan murah sebagai elemen utama dalam mendorong pendidikan sepanjang hayat, jelas Bupati Mura.(rel)
 
Top