Solok.Lintas Media News
 Nama Riano Oscar,ST masuk sebagai salah satu dari 4 nama yang akan ikut verifikasi calon ketua umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Kota Solok untuk Periode 2020-2024 mendatang. Pria yang akrab disapa Riano itu menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengisi kursi nomor satu PSSI Kota Solok, di samping nama yang muncul seperti Efriyon Coneng,Leo Murphy dan Rabilluski,SE.

Riano Oscar yang merupakan Lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STTTELKOM) Bandung itu saat ini menjabat sebagai Direktur PT.Cinoxmedia Network Indonesia dan PT.Berkat Usaha Mami Papi. Sebelum menyatakan diri untuk maju sebagai calon ketua umum PSSI Kota Solok, Riano sangat aktif dalam berbagai organisasi seperti Pengurus APINDO Kota Solok periode 2016 – 2021 serta Anggota KADIN Provinsi Jawa Barat DPD Kabupaten Bandung Periode 2007 – 2018.

Riano Oscar,ST mengaku telah mendapat dukungan dari beberapa voter PSSI Kota Solok. Ia pun berharap, para voter yang menyatakan dukungan kepadanya tetap solid hingga digelarnya Kongres PSSI Kota Solok pada 11 April 2020 mendatang. Mereka sudah menyampaikan dukungan kepada saya. Mudah-mudahan mereka tetap berkomitmen sampai Kongres pemilihan nantinya, kata Riano.

Perjalanan karier dan status Riano Oscar,ST sebagai Pengusaha muda yang selalu memberikan support terhadap perkembangan sepak bola di Kota Solok, menjadi salah satu daya tarik sejumlah kalangan untuk mendukungnya.

Riano dianggap mengerti dan paham dengan dunia persepak bolaan, sudah saatnya sepak bola dikelola oleh orang yang betul - betul paham dan mencintai sepak bola, sehingga diyakini cukup kapasitas untuk memimpin organisasi seperti PSSI Kota Solok.

 Riano yang merupakan pengidola club Arsenal,Juventus dan Madrid itu sudah beberapa kali menduduki jabatan di berbagai organisasi serta selalu menjadi Donatur untuk kegiatan sepak bola dan hal inilah menjadi potret penggiat olahraga sepak bola Kota Solok untuk mengusung beliau menahkodai PSSI Kota Beras tersebut. kami berharap PSSI Kota Solok ke depannya mampu mengelola sepak bola dengan cinta dan hati. Hal ini tentu saja dimaksudkan agar meningkatkan prestasi  kedepannya. ,” tutur  Syahdiko.(*)
 
Top