Padang.Lintas Media.
Untuk memastikan siapa tuan rumah penyelenggara Pekan Nasional Tani dan Nelayan (Penas- TDN).Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar akan segera memanggil pemerintah provinsi. Pemanggilan ini terkait desakan masyarakat Kota Padang yang mempertanyakan hal tersebut.

Ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan.DPRD akan memanggil pemprov untuk memastikan simpang siurnya informasi mengenai pemindahan penyelenggaraan Penas Tani 2020 dari Padang ke Kabupaten Padang Pariaman.

Hal itu disampaikan Supardi saat menerima Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan anak nagari Koto Tangah, Kuranji dan Nanggalo di halaman kantor DPRD Sumbar.Senin lalu.

“Sampai saat ini DPRD sendiri juga belum mendapat kejelasan mengenai informasi ini. Untuk itu, kami segera akan memanggil pemprov untuk menindaklanjutinya,” kata Supardi.

Menurut Supardi, sampai saat ini belum ada sepucuk surat pun yang sampai ke DPRD terkait pemindahan tuan rumah penyelenggaraan Penas Tani 2020 tersebut. Agar masyarakat mendapat kepastian, perlu dipertanyakan kepada pemerintah provinsi.

“Agenda Penas Tani ini merupakan kegiatan nasional dimana Sumatera Barat sebagai tuan rumah dan sudah disepakati Kota Padang sebagai lokasi penyelenggaraan. Namun belakangan berkembang informasi bahwa kegiatan dipindah ke Padang Pariaman. Ini perlu diklarifikasi kepada pemprov agar informasi tidak menjadi bola liar,” ulasnya.

Supardi berjanji kepada masyarakat yang datang akan menindaklanjuti persoalan ini secepatnya. Dia meminta masyarakat untuk bersabar dan tidak terpancing isu – isu yang belum jelas kebenarannya.

“Setelah kami meminta penjelasan kepada pemprov, DPRD secepatnya akan menginformasikan kembali kepada masyarakat,” katanya.

Dia meminta masyarakat untuk siap mensukseskan event Penas Tani 2020 di Sumatera Barat mendatang. Penas Tani ini akan dihadiri oleh puluhan ribu petani dan nelayan dari seluruh tanah air yang tentunya akan mendatangkan efek ganda bagi perekonomian masyarakat.

Puluhan masyarakat petani dan nelayan dari Kota Padang mendatangi gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat untuk mempertanyakan kepastian informasi pemindahan lokasi penyelenggaraan Penas Tani 2020. Masyarakat yang datang menyatakan menolak rencana pemindahan tersebut dan meminta lokasi penyelenggaraan tetap di Kota Padang.

Menjadi tuan rumah penyelenggaraan, Kota Padang sudah mempersiapkan diri. Rumah – rumah penduduk sudah dipersiapkan untuk dijadikan tempat penginapan peserta dari seluruh tanah air. Hal inilah yang menjadi pertanyaan masyarakat sehingga mendatangi gedung DPRD Sumbar untuk mendapatkan kepastian. (Sri)

 
Top