PADANG, Lintasmedia News - Harapan baru tengah tumbuh dari Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Seorang pemuda setempat bernama Yoga Pratama berhasil menembus peluang kerja ke Jepang setelah mengikuti program pelatihan bahasa dan budaya yang difasilitasi Forum Pemberdayaan Masyarakat (FPM) Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dengan dukungan penuh dari PT Semen Padang.
Kini, Yoga tinggal selangkah lagi mewujudkan mimpinya. Ia telah dinyatakan lulus dan tengah menunggu proses penerbitan izin tinggal sebelum diberangkatkan ke Negeri Sakura untuk bekerja di bidang pertanian.
“Dengan kelulusan ini, saya sangat bersyukur dan bangga, karena pekerjaan ini sangat bermanfaat untuk menaikkan derajat keluarga, membantu orang tua, dan mencari banyak pengalaman di negeri orang. Terima kasih kepada PT Semen Padang dan Forum Nagari yang sudah memberikan kesempatan ini. Semoga program ini terus berlanjut ke depannya,” ujar Yoga dengan nada haru.
Perjalanan Yoga tidaklah instan. Ia mengikuti pelatihan intensif selama enam bulan, mulai Juni hingga Desember 2025, di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPK) Kamisato Gakuin Center. Selama masa pelatihan, ia dibekali kemampuan bahasa Jepang sekaligus pemahaman budaya kerja yang menjadi syarat utama untuk dapat bersaing di pasar tenaga kerja internasional.
Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Koto Lua, Nofial, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai upaya nyata pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu. Yoga kini menunggu izin tinggal dan diperkirakan berangkat sekitar tiga bulan lagi.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan PT Semen Padang yang selalu hadir membantu masyarakat melalui program yang nyata dan berkelanjutan,” kata Nofial.
Biaya pelatihan sebesar Rp6,5 juta per peserta tidak bersifat hibah semata, melainkan menggunakan sistem dana bergulir. Setelah peserta bekerja di Jepang, biaya tersebut akan dikembalikan dan digunakan untuk membiayai peserta berikutnya.
“Ini adalah model pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan begitu, manfaatnya tidak berhenti pada satu orang saja, tetapi bisa terus berlanjut ke generasi berikutnya. Saat ini ada empat pemuda Kelurahan Koto Lua lagi yang tengah menunggu kelulusan agar bisa seperti Yoga bekerja di Jepang,” kata dia.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan dukungan terhadap program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program tersebut bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan investasi sosial jangka panjang. Program seperti ini diharapkan perusahaan dapat membantu mengurangi angka kemiskinan di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Menurut Win, peluang kerja di Jepang membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan keluarga peserta secara signifikan. Dengan penghasilan tetap, para pekerja diharapkan mampu mengangkat kondisi ekonomi keluarga mereka.
“Kami berharap kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengubah masa depan. Ini bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi tentang membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.
Program ini selaras dengan arah kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita pemerintah.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menambahkan bahwa peserta program melalui pelatihan intensif bersama Forum Nagari dan LPK Kamisato Gakuin Center, mereka dipersiapkan tidak hanya dari sisi keterampilan, tetapi juga mental dan budaya kerja.
“Penguasaan bahasa dan pemahaman budaya adalah kunci utama. Kami ingin mereka tidak hanya bisa bekerja, tetapi juga sukses dan bertahan di sana,” ujarnya.
Program ini pun tidak berhenti di Koto Lua. Hernes menegaskan bahwa inisiatif tersebut akan dijadikan sebagai proyek percontohan yang berpotensi dikembangkan ke wilayah lain.”
ACEH TIMUR, LINTASMEDIANEWS.COM
Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam beberapa pekan ini terlihat upaya menjatuhkan kinerja Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky gencar dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, Minggu, 26 April 2026.
" Diduga ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas kebijakan pemerintah saat rehab-rekon berjalan di Aceh Timur, makanya mereka menfitnah dengan isu miring terhadap Bupati Al-Farlaky, " ujarnya.
Dikatakan Rizal, isu dan fitnah ini sengaja dimainkan oleh pihak terkait untuk melemahkan semangat dan kinerja Bupati Aceh Timur dalam penangananan pasca banjir besar di Aceh Timur beberapa bulan lalu.
Berdasarkan catatan kami Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky berhasil mendatangkan sejumlah menteri seperti; Mendagri, Menkes, Mensos dan kepala KSP di Aceh Timur untuk turun ke daerah yang kerusakan terparah di Aceh Timur Aceh Timur.
Bahkan Bupati Al-Farlaky pernah diundang bertemu langsung Presiden Prabowo di Jakarta atas capaian dan keberhasilannya dalam penaggulangan bencana.
Disisi lain sejumlah kebijakan pro rakyat yang dikeluarkan oleh Bupati Al-Farlaky saat penanganan pasca banjir membuat sekelompok orang merasa terganggu sehingga berupaya menjatuhkan citra positif dari Bupati.
" Prestasi tersebut membuat sekelompok orang tertentu menjadi terganggu sehingga berupaya melakukan fitnah untuk meruntuhkan semangat dan kepercayaan publik, namun upaya mereka gagal, " ungkapnya.
Rizal meminta masyarakat Aceh Timur untuk tidak terpengaruh dan tidak percaya dengan isu dan fitnah yang sedang digiring oleh pihak tertentu.
" Kita jangan sampai di adu domba dan dipengaruhi oleh sekelompok orang yang tidak ingin Aceh Timur bangkit dibawah kepemimpinan Bupati Al-Farlaky, ungkapnya.
Rizal mengajak agar masyarakat Aceh Timur berfokus untuk membantu pemerintah kabupaten dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Timur, dengan mengabaikan isu dan fitnah tersebut, pungkasnya.
PADANG, Lintasmedia News — Semangat gotong royong terus hidup di tengah masyarakat Kelurahan Baringin dan Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Minggu (26/4/2026) pagi, sekitar 50 orang warga setempat kembali turun tangan untuk memperbaiki infrastruktur jalan rusak di sekitar Jembatan Jawi-jawi.
Didukung penuh oleh PT Semen Padang berupa bantuan semen, gotong royong yang diinisiasi Rang Mudo Malayu Baringin-Tarantang itu juga melibatkan Persatuan Suku Jambak Baringin–Tarantang. Sejak pagi hingga siang, mereka bahu-membahu memperbaiki jalan rusak, mulai dari tahap persiapan hingga proses pengecoran jalan.
Ketua Rang Mudo Malayu Baringin–Tarantang, Riki Gusmaidi, mengatakan bahwa gotong royong perbaikan jalan rusak di sekitar Jembatan Jawi-jawi ini dilakukan dengan metode pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 20 meter dengan ketebalan sekitar 15 sentimeter dan lebar bervariasi, antara 3 hingga 4 meter.
“Sebelumnya, kondisi jalan di lokasi tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga kerap menghambat mobilitas warga. Gotong royong ini telah menjadi bagian dari agenda rutin kami. Hampir setiap pekan, kami bersama warga secara swadaya memperbaiki titik-titik jalan rusak yang tersebar di wilayah Baringin dan Tarantang,” kata Riki.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur jalan, tetapi juga menjaga semangat kebersamaan di tengah masyarakat. “Gotong royong ini sudah menjadi budaya yang terus kami pelihara. Hampir setiap minggu kami berpindah lokasi untuk memperbaiki jalan secara bertahap, agar akses masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam setiap pelaksanaan gotong royong Rang Mudo Malayu Baringin-Tarantang, masyarakat juga memanfaatkan sumber daya yang ada secara mandiri, seperti material pasir yang diperoleh melalui swadaya warga, sementara kebutuhan semen didukung penuh oleh PT Semen Padang. Bahkan jumlahnya, kata Riki, sudah mencapai sekitar 500 zak.
Untuk itu, atas nama masyarakat Baringin dan Tarantang, ia pun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen PT Semen Padang. “Di tengah keterbatasan yang kami miliki, bantuan dari PT Semen Padang ini sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak bersama. Terima kasih PT Semen Padang atas bantuannya,” tutur Riki.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Apalagi, kata dia, Kelurahan Baringin dan Kelurahan Tarantang merupakan bagian dari lingkungan sekitar perusahaan.
“Baringin dan Tarantang bagian dari lingkungan perusahaan, sehingga sudah menjadi kewajiban moral bagi perusahaan untuk turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur.
Dukungan ini juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menekankan pada penguatan infrastruktur dari tingkat desa atau akar rumput,” ujarnya.
PT Semen Padang yang merupakan anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, akan terus bersinergi dengan masyarakat lingkungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga di sekitar wilayah operasional.
Kegiatan gotong royong yang dilakukan warga Baringin dan Tarantang ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara masyarakat dan pihak perusahaan dapat menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan.
Di tengah keterbatasan, semangat kebersamaan yang terus dijaga mampu menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik. ()
Padang, Lintasmedia news
Enam organisasi media dan wartawan di Sumbar, khususnya konstituen Dewan Pers, mendapat Piagam Penghargaan Kebencanaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemprov Sumbar yang diserahkan Gubernur dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), Minggu (26/4/2026) di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Padang.
Keenam organisasi pers itu adalah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumbar, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Sumbar, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sumbar.
Menurut Gubernur yang diwakili Asisten 1 Pemprov Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri, SH.,MH., peran media dan wartawan pada saat terjadinya bencana hidrometeorologi akhir tahun 2025 lalu, sangat penting. Tidak saja memberitakan kondisi bencana secara akurat, tetapi juga menginformasikan penanganan pasca bencana serta mengetuk hati berbagai pihak untuk membantu dan mengulurkan bantuan.
"Kita berterima kasih kepada teman-teman pers dan teman media yang sangat aktif meliput bencana hingga tanggap darurat dan rekonstruksi, bahkan mungkin saja ada diantara insan jurnalis yang justru sebenarnya menjadi korban atau terdampak bencana," kata Asisten 1 Ahmad Zakri, SH.,MH., yang bergantian menyerahkan Piagam Penghargaan dengan Kalaksa BPBD Sumbar Era Sukma Munaf, ST.,MT.
Ketua SMSI Sumbar Zulnadi, SH mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar atas pemberian piagam penghargaan ini. Sejatinya, piagam ini adalah penghormatan untuk wartawan yang bekerja liputan di lapangan siang dan malam ketika terjadi bencana alam, baik itu wartawan media siber, media cetak, wartawan televisi dan radio.
"Sumatera Barat termasuk provinsi yang rentan dengan bencana alam. Tidak saja bencana alam gempa bumi, tetapi juga bencana alam hidrometeorologi yang dipicu oleh kondisi cuaca dan iklim ekstrem, seperti curah hujan tinggi, angin kencang, dan suhu, yang dipengaruhi oleh siklus hidrologi. Jenis bencana ini meliputi banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan, dan gelombang tinggi. Karenanya masyarakat kita harus selalu siap dan waspada, inilah inti dari peringatan HKB ini," kata Ketua SMSI Sumbar Zulnadi, SH., yang didampingi Sekretaris Gusfen Khairul.
Piagam Penghargaan Kebencanaan untuk SMSI Provinsi Sumbar diterima langsung oleh Ketua Zulnadi, SH. Sedangkan untuk PWI Sumbar diterima oleh Ketua Widia Navies, untuk IJTI Sumbar diterima oleh Ketua Defri Mulyadi Imung, dan untuk PFI diterima oleh Ketua Arief Pribadi. Sedangkan perwakilan AJI dan AMSI tidak hadir.
Selain enam organisasi pers dan media, Piagam Penghargaan Kebencanaan juga diserahkan Pemprov kepada Forkopimda Sumbar, Perbankan Daerah dan nasional, Badan/Balai Kementerian seperti Basarnas, BMKG, Balai Pelaksana Jalan Nasional II Sumbar, BUMN, Perguruan Tinggi, OPD, Ormas seperti PMI, LSM dan Forum Relawan Kebencanaan.
Sehubungan pelaksanaan HKB tahun 2026 di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, dilakukan sosialisasi evakuasi mandiri yang dipandu oleh BPBD Sumbar dan Forum Pengurangan Resiko Bencana. Evakuasi mandiri ini disimulasikan seolah-olah terjadi bencana alam gempa bumi.
Pelaksanaan HKB tahun 2026 di Auditorium Istana Gubernur Sumbar berlangsung secara nasional yang terhubung dengan secara zoom di Kantor BNPB di Jakarta. Tepat pukul 10.00 WIB dilakukan penekanan tombol sirine Early Warning Sistem (EWS) Tsunami oleh Gubernur diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri bersama Anggota Forkopimda Sumbar.
Harapan Kalaksa BPBD Sumbar Era Sukma Munaf, ST.,MT. dengan adanya pelaksanaan HKB ini maka kesiapsiagaan terhadap bencana menjadi budaya setiap individu masyarakat, karena itu terus dilakukan sosialisasi. Kenali early warning sistem (EWS) dan ikuti standar penyelamatan diri saat terjadi bencana, serta patuhi petunjuk evakuasi yang telah ada. (*)
PASAMAN, Lintasmedia News – Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, menghadiri puncak peringatan Gebyar Milad ke-9 SDIT Darul Azam Rao yang berlangsung khidmat pada Minggu (26/04). Perayaan tahun ini mengusung misi penguatan potensi siswa melalui rangkaian kompetisi religius, seperti lomba tahfiz dan hafalan doa-doa pendek.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asrial Arfandi Hasan, yang hadir mewakili Bupati Pasaman. Tampak hadir pula jajaran pimpinan sekolah, tokoh masyarakat, pemangku kepentingan Kecamatan Rao, serta para wali murid.Dalam sambutannya, Nelfri Asfandi menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi SDIT Darul Azam Rao dalam memajukan dunia pendidikan di Pasaman. Ia menilai sekolah ini telah memberikan dedikasi nyata dalam membina putra-putri daerah melalui kurikulum berbasis Alquran.
“Selamat Milad ke-9 untuk SDIT Darul Azam Rao. Ini adalah bukti nyata dedikasi sekolah dalam mencetak generasi bangsa yang berkarakter islami, khususnya di Kabupaten Pasaman,” ujar Nelfri.
Lebih lanjut, politisi tersebut mengajak para orang tua untuk tidak ragu memercayakan pendidikan anak-anak mereka ke lembaga pendidikan tersebut demi mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga teguh dalam iman.
Menutup arahannya, Ketua DPRD Pasaman tersebut menyampaikan sebuah pantun sebagai bentuk dukungan moral bagi seluruh civitas akademika:
“Sarapan pagi di kota Batam, ditambah kopi nikmat terasa. Selamat milad SDIT Darul Azzam, mencetak generasi cerdas dan bertaqwa.”
Tanah Datar , Lintasmedianews
Tradisi Seba Baduy kembali digelar dengan khidmat .bertempat di Alun - Alun Kota Rangkas Bitung . Selama 4 hari ( 23 - 26 / 04 ) 2026. di Kabupaten Lebak,
Adanya stand - stand Bazar Kuliner dari UMKM , Produksi dari Suku Baduy rajutan kain Baduy Obat - obatan , Madu Asli dari Suku Baduy dll.
Rangkaian prosesi Seba Baduy yang di jalani oleh Masyarakat Baduy yaitu Pembacaan Rajah, Lalampa dan Ngarumpes.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Lebak H.Moch Hasbi A.Jayabaya, SH. Wakil Bupati Ir. H. Amir Hamzah .M.Si. Kepala OPD, Forkopimda , Tokoh Masyarakat, Masyarakat Baduy suku Dalam dan Luar, ikut Crew Lintasmedianewsdari Biro Tanah Datar Sumatera Barat.
Seba Baduy berlansung khusuk dan khidmat sangat bermakna mempertemukan nilai adat dengan Pemerintah dalam suasana penuh penghormatan.
Rombongan Masyarakat Suku Baduy berjalan kaki dari Wilayah Adat menuju Pusat Pemerintahan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus mempererat silaturahmi. Dalam prosesi tersebut, Warga membawa berbagai hasil bumi seperti pisang, gula aren, talas, jaat, serta laksa sebagai simbol penghormatan dan keseimbangan hidup dengan alam.
Perwakilan adat dari Jaro Tanggungan ke-12, Jaro Saija, menyampaikan amanah sekaligus menyerahkan hasil bumi sebagai bagian dari prosesi inti Seba.
Dalam momen tersebut, Jaro Saija secara simbolis menyerahkan laksa sebagai siloka (simbol) yg di bawa Seba kepada Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya atau Bapa Gede.
Penyerahan tersebut dimaknai sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyampaian amanah Masyarakat Baduy kepada Pemerintah.
“Masrahkeun babawaan Seba ti Jaro Tanggungan ka-12 ka Bapa Gede,” demikian makna yang disampaikan dalam prosesi tersebut.
Selain itu, dalam rangkaian pamulang (kepulangan) Seba, Pemerintah Kabupaten Lebak juga menyerahkan bingkisan kepada masyarakat Baduy sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan.
“Masrahkeun ka dedeuh dina pamulang Seba, bingkisan ti Kabupaten Lebak ka dulur-dulur ti Baduy,” menjadi simbol hubungan yang harmonis antara Pemerintah dan Masyarakat adat.
Sementara Itu dalam penyampaiannya, Jaro Saija menegaskan ' pentingnya menjaga adat dan tidak menyimpang dari pikukuh karuhun.
“Di ayana karep, tong aya hal-hal anu nyimpang tina adat jeung pikukuh karuhun,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga air sebagai sumber kehidupan.
“Cai téh kahirupan. Eta teu meunang digolohan, teu meunang dikotoran. Saha jalema nu teu ngabutuhkeun cai bersih,” tegasnya.
Ia menitipkan pesan kepada Pemerintah agar pengelolaan lingkungan, khususnya limbah, dapat dijaga dengan baik.
“Urang nitip, limbah-limbah ulah dibuang ka walungan sembarangan. Masing-masing kudu dipiara supaya jadi cai bersih deui,” lanjutnya. Dengan bahasa Baduy.
Sementara itu, Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya atau Bapa Gede, menegaskan " bahwa Seba Baduy bukan sekadar seremoni, tetapi mengandung nilai penting tentang pelestarian alam dan warisan leluhur.
“Warisan leluhur ini bukan hanya budaya, tetapi juga nilai kehidupan. Selain alam yang dititipkan oleh Tuhan, kita juga harus menjaganya sebagai inspirasi untuk masa kini dan masa depan,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional wayang golek yang menghibur warga Suku Baduy serta para tamu undangan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kembalinya rombongan masyarakat Baduy ke Wilayah Adat setelah seluruh amanah disampaikan kepada Pemerintah. ERM
PADANG, Lintasmedia news — SMK Semen Padang kembali menegaskan kualitasnya sebagai sekolah vokasi unggulan di Kota Padang dengan meraih sejumlah prestasi pada ajang Lomba Keterampilan Siswa (LKS) tingkat Kota Padang tahun 2026.
Pada ajang ini, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang itu mengirimkan tiga perwakilan terbaiknya untuk mengikuti kompetisi yang menjadi barometer kemampuan siswa SMK di bidang keterampilan tersebut.
Hasilnya, ketiga peserta yang dikirim itu berhasil meraih juara. Ketiganya adalah Abdul Rahman yang berhasil meraih juara III pada cabang elektronika, dan Revan Fahrezi yang juga menempati juara III pada cabang metrologi.
Kemudian, Waldi Nofriwendi berhasil meraih juara I pada cabang CAD Machining. Atas prestasi tersebut, Waldi dipastikan akan mewakili Kota Padang untuk melaju ke kompetisi LKS tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Kepala SMK Semen Padang, Muhammad Alayu, mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih oleh ketiga siswanya dalam ajang tersebut. Menurutnya, capaian ini tidak datang secara instan. Butuh perjuangan dan kolaborasi yang solid antara siswa, guru, dan seluruh elemen sekolah.
“Kerja keras siswa yang diiringi kedisiplinan tinggi, serta pendampingan intensif dari para guru, menjadi kunci keberhasilan tersebut. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa siswa SMK Semen Padang mampu bersaing secara kompetitif di tingkat kota,” katanya, Rabu (22/4/2026).
Ajang LKS, sebut Alayu, tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga sarana untuk mengukur kompetensi siswa sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Keberhasilan di ajang ini tentunya semakin melengkapi capaian akademik SMK Semen Padang pada tahun 2026.
“Selain prestasi di ajang LKS, pada tahun ini juga terdapat 52 persen siswa kelas XII yang diusulkan berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP. Angka ini tentunya menjadi indikator keberhasilan bagi kami dalam menjaga keseimbangan antara penguatan kompetensi keterampilan dan prestasi akademik,” ujarnya.
Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq, turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai bahwa prestasi yang diraih siswa merupakan cerminan dari kualitas pendidikan yang diberikan oleh SMK Semen Padang.
“Kami merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang mampu mencetak generasi yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Keberhasilan ini, lanjutnya, juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas sekolah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan berbagai capaian yang telah diraih, SMK Semen Padang semakin optimistis dalam menjalankan misinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang unggul.
“Dengan berbagai prestasi yang telah diraih selama ini, kami semakin optimistis bahwa SMK Semen Padang merupakan sekolah vokasi yang mampu melahirkan lulusan yang unggul dan siap bersaing secara global. Kami berharap berbagai prestasi yang diraih ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” pungkas Hasfi Rafiq.
SMK Semen Padang dikelola Semen Padang Schools (Yayasan Igasar Semen Padang) sebagai bentuk kepedulian nyata PT Semen Padang bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat. Yayasan yang didirikan sejak 29 April 1971 ini berkomitmen selama puluhan tahun menyediakan layanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Hingga saat ini, Semen Padang School mengelola enam satuan pendidikan yang mencakup berbagai jenjang, mulai dari usia dini hingga menengah kejuruan yakni TK Semen Padang, SD Semen Padang, SD Bustanul Ulum Semen Padang, SMP Semen Padang, SMA Semen Padang dan SMK Semen Padang(*)
JAKARTA , Lintasmedia news – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Minggu (20/4/2026).
Kehadiran Bupati H. Asmar dalam forum strategis tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Irwandi. Rakornas ini digelar dalam rangka membahas langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan ekstrem yang diprediksi terjadi pada tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan respons atas prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi kekeringan yang dapat berdampak signifikan terhadap sektor pertanian nasional. Rakornas menjadi wadah koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun langkah mitigasi yang efektif dan terintegrasi.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai strategi nasional dibahas, mulai dari pengelolaan sumber daya air, optimalisasi sistem irigasi, hingga penyesuaian pola tanam yang adaptif terhadap perubahan iklim. Selain itu, penguatan cadangan pangan serta distribusi logistik juga menjadi perhatian utama guna menjaga stabilitas produksi pangan di seluruh wilayah Indonesia.
Bupati H. Asmar menegaskan pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi potensi kekeringan yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kami akan terus meningkatkan kapasitas sektor pertanian serta memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi risiko kekeringan,” ujar Asmar.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.
“Dengan koordinasi yang kuat dan strategi yang terarah, kami optimistis sektor pertanian di Kepulauan Meranti akan tetap tangguh meski dihadapkan pada berbagai dinamika dan tantangan ke depan,” tambahnya.
Rakornas ini diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia, termasuk kepala dinas pertanian dan pemangku kepentingan terkait. Diskusi yang berlangsung menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim.
Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam mendukung upaya nasional, sekaligus memperkuat strategi lokal dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.(Nina).
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
SMK Semen Padang kembali menegaskan kualitasnya sebagai sekolah vokasi unggulan di Kota Padang dengan meraih sejumlah prestasi pada ajang Lomba Keterampilan Siswa (LKS) tingkat Kota Padang tahun 2026.
Pada ajang ini, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang itu mengirimkan tiga perwakilan terbaiknya untuk mengikuti kompetisi yang menjadi barometer kemampuan siswa SMK di bidang keterampilan tersebut.
Hasilnya, ketiga peserta yang dikirim itu berhasil meraih juara. Ketiganya adalah Abdul Rahman yang berhasil meraih juara III pada cabang elektronika, dan Revan Fahrezi yang juga menempati juara III pada cabang metrologi.
Kemudian, Waldi Nofriwendi berhasil meraih juara I pada cabang CAD Machining. Atas prestasi tersebut, Waldi dipastikan akan mewakili Kota Padang untuk melaju ke kompetisi LKS tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Kepala SMK Semen Padang, Muhammad Alayu, mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih oleh ketiga siswanya dalam ajang tersebut. Menurutnya, capaian ini tidak datang secara instan. Butuh perjuangan dan kolaborasi yang solid antara siswa, guru, dan seluruh elemen sekolah.
“Kerja keras siswa yang diiringi kedisiplinan tinggi, serta pendampingan intensif dari para guru, menjadi kunci keberhasilan tersebut. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa siswa SMK Semen Padang mampu bersaing secara kompetitif di tingkat kota,” katanya, Rabu (22/4/2026).
Ajang LKS, sebut Alayu, tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga sarana untuk mengukur kompetensi siswa sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Keberhasilan di ajang ini tentunya semakin melengkapi capaian akademik SMK Semen Padang pada tahun 2026.
“Selain prestasi di ajang LKS, pada tahun ini juga terdapat 52 persen siswa kelas XII yang diusulkan berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP. Angka ini tentunya menjadi indikator keberhasilan bagi kami dalam menjaga keseimbangan antara penguatan kompetensi keterampilan dan prestasi akademik,” ujarnya.
Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq, turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai bahwa prestasi yang diraih siswa merupakan cerminan dari kualitas pendidikan yang diberikan oleh SMK Semen Padang.
“Kami merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang mampu mencetak generasi yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Keberhasilan ini, lanjutnya, juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas sekolah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan berbagai capaian yang telah diraih, SMK Semen Padang semakin optimistis dalam menjalankan misinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang unggul.
“Dengan berbagai prestasi yang telah diraih selama ini, kami semakin optimistis bahwa SMK Semen Padang merupakan sekolah vokasi yang mampu melahirkan lulusan yang unggul dan siap bersaing secara global. Kami berharap berbagai prestasi yang diraih ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” pungkas Hasfi Rafiq.
SMK Semen Padang dikelola Semen Padang Schools (Yayasan Igasar Semen Padang) sebagai bentuk kepedulian nyata PT Semen Padang bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat. Yayasan yang didirikan sejak 29 April 1971 ini berkomitmen selama puluhan tahun menyediakan layanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Hingga saat ini, Semen Padang School mengelola enam satuan pendidikan yang mencakup berbagai jenjang, mulai dari usia dini hingga menengah kejuruan yakni TK Semen Padang, SD Semen Padang, SD Bustanul Ulum Semen Padang, SMP Semen Padang, SMA Semen Padang dan SMK Semen Padang(*)
PADANG PARIAMAN — Komitmen terhadap pembangunan daerah kembali ditegaskan oleh PT Semen Padang melalui penyaluran bantuan 250 zak semen untuk mendukung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Bantuan ini menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan berbasis nagari.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, kepada Bupati Padang Pariaman, Jhon Kenedi, usai upacara pembukaan TMMD yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Balai Kamis, Nagari Batu Gadang, Selasa (22/4/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, dan dihadiri unsur Forkopimda tingkat provinsi maupun kabupaten.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dan Desa”, program ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128, Letkol Inf Muhammad Nurman Setiaji, yang juga menjabat sebagai Dandim 0308/Padang Pariaman.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa TMMD memiliki peran strategis tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Menurutnya, pembangunan berbasis nagari merupakan kunci dalam menciptakan pemerataan kesejahteraan di Sumatera Barat.
“Program TMMD adalah bentuk nyata gotong royong antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan cinta tanah air. Untuk itu, kepada seluruh Satgas TMMD ke-128, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat Nagari Batu Gadang. Mari kita pastikan hasil pembangunan TMMD ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama untuk kepentingan masyarakat serta generasi yang akan datang,” katanya.
Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Muhammad Nurman Setiaji, menyampaikan bahwa sasaran fisik TMMD ke-128 mencakup pembangunan jalan usaha tani sepanjang 2 kilometer dengan lebar 8 meter yang menghubungkan dua korong, yakni Sungai Pinang dan Balai Kamis. Selain itu, akan dilakukan pembangunan jembatan dan gorong-gorong, rehabilitasi musala, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta penyediaan fasilitas air bersih dan MCK bagi masyarakat.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, TMMD kali ini juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kesehatan, pertanian, perikanan, wawasan kebangsaan, bela negara, penanggulangan bencana, hingga sosialisasi pencegahan stunting dan bahaya narkoba. Pelayanan kesehatan seperti posyandu dan posbindu juga menjadi bagian dari program terpadu ini,” ujarnya.
Terkait dukungan PT Semen Padang berupa 250 zak semen, ia pun menyampaikan apresiasi atas dukungan dari perusahaan semen kebanggaan masyarakat Ranah Minang tersebut. Bantuan ratusan zak semen itu, katanya, akan sangat membantu percepatan pembangunan berbagai sasaran fisik di lapangan.
“Terima kasih kepada PT Semen Padang atas dukungannya. Bantuan semen ini akan digunakan untuk mendukung pembangunan seperti rehabilitasi RTLH, pembangunan sumur bor atau program manunggal air, perbaikan musala, pembangunan gorong-gorong, hingga jembatan,” jelasnya.
Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menambahkan bahwa dukungan terhadap program TMMD merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
“PT Semen Padang senantiasa berupaya hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program TJSL. Dukungan terhadap TMMD ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menambahkan bahwa pihaknya juga telah menyalurkan bantuan masing-masing 250 zak semen untuk kegiatan TMMD di Tanah Datar dan Pesisir Selatan. “Ini adalah bentuk konsistensi kami dalam mendukung pembangunan daerah. Kami berharap kontribusi ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas serta kesejahteraan secara keseluruhan,” katanya. (*)