Padang, Lintasmedianews.com
Sebagaimana komitmen PMI untuk tetap bersama masyarakat yang membutuhkan. PMI Sumatera Barat masih memberikan layanan kemanusian untuk masyarakat yang terdampak bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor yang melanda Sumatera Barat, November tahun lalu.
Ketua Bidang PB dan Logistik PMI Sumbar, Hidayatul Irwan melaporkan hari ini (31/1) PMI Sumatera Barat berikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada warga Jorong Limau dan Jorong Ngalah Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara.
Layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini, kata Hidayat, merupakan bantuan dari masyarakat kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah yang diserahkan melalui PMI Sumatera Barat.
"Untuk dua titik lokasi ini, kita melayani total 117 jiwa dan giat ini juga dibantu oleh Tim Kesehatan dari PMI Provinsi Banten" Terangnya.
Hidayat yang mendampingi langsung giat layanan kesehatan ini, menyatakan apresiasinya untuk Tim Kesehatan PMI yang bertugas hari ini. Pasalnya medan yang dilalui untuk menuju titik lokasi layanan diakui Hidayat sangat menantang.
"Mulai dari estafet mobil ke motor (ojek) sampai jalan kaki hampir dua kilometer ditambah juga hujan" Jelas Hidayat.
Camat IV Nagari Bayang Utara, Darmadi didampingi oleh BPBD Kabupaten Pesisir Selatan yang ditemui langsung di lokasi menyampaikan bahwa bencana yang terjadi di daerahnya memang memberikan dampak besar bagi warga. Beberapa akses jalan menuju kampung tersebut rusak parah bahkan putus sehingga aktivitas masyarakat menjadi terbatas.
"Jadi kalau ada yang rela datang kesini dan membantu masyarakat, kami sangat bersyukur sekali" Tutur Darmadi. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Donatur yang telah membantu warganya memperoleh layanan kesehatan secara gratis, seperti yang dilakukan PMI saat ini.
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Semen Padang kembali menggelar Safety, Health, and Environment (SHE) Challenge 2026. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi serta memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (29/1/2026) di Lapangan Fire Ground PT Semen Padang tersebut diikuti 17 tim dari berbagai unit kerja di lingkungan perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua K3 Nasional PT Semen Padang 2026, Angga Dwi Permana Putra.
Dalam sambutannya, Angga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Ia menegaskan bahwa SHE Challenge merupakan agenda tahunan PT Semen Padang yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap penerapan K3 di seluruh lini operasional.
Dalam pelaksanaannya, SHE Challenge 2026 mempertandingkan lima kategori utama, yakni cerdas cermat K3, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), confined space, working at height atau bekerja di ketinggian sekitar delapan meter dengan akses tangga vertikal, pemadaman api kecil menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), serta pemadaman api besar menggunakan fire truck.
“SHE Challenge bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembelajaran dan penguatan budaya K3 bagi seluruh insan PT Semen Padang. Ajang ini juga sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional 2026, yaitu Membangun Ekosistem Pembinaan dan Pelayanan K3 Nasional yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah upaya perusahaan untuk terus bertumbuh dan bersaing di industri semen nasional, penerapan K3 harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas kerja. Untuk itu, ia berharap seluruh peserta dapat menunjukkan semangat, kolaborasi, dan profesionalisme dalam mengikuti setiap tahapan lomba.
Ia berharap pengalaman dan keterampilan yang diperoleh peserta selama mengikuti SHE Challenge dapat diterapkan dalam situasi nyata di lapangan. Meskipun kondisi darurat tidak diharapkan terjadi, pemahaman terhadap prosedur penyelamatan dan penanganan seperti kebakaran dinilai sangat penting sebagai langkah mitigasi risiko.
“Bekal yang diperoleh dari ajang ini diharapkan dapat membantu peserta dalam menghadapi kondisi darurat, baik di lingkungan kerja maupun di tempat tinggal,” tambahnya.
Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan bahwa pelaksanaan SHE Challenge 2026 mencerminkan komitmen manajemen PT Semen Padang dalam membangun dan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi sarana penguatan budaya keselamatan yang melibatkan seluruh unit kerja, sekaligus menunjukkan keseriusan manajemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif,” ujarnya.
Ajang SHE Challenge ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Salah seorang peserta dari PKTD Wisma Indarung PT Semen Padang, Saskia, menyampaikan bahwa SHE Challenge memberikan manfaat besar bagi karyawan. Menurutnya, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman praktis tentang K3, khususnya dalam penanganan kebakaran dan korban cedera.
“Banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami, kini menjadi lebih jelas dan aplikatif,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterampilan yang diperoleh melalui lomba tersebut sangat berguna apabila suatu saat terjadi keadaan darurat, meskipun hal tersebut tidak diharapkan. Saskia juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.
“Idealnya, kegiatan ini dilakukan minimal dua kali dalam setahun agar seluruh insan Semen Padang terus terlatih dan sigap,” katanya.
Hal senada disampaikan peserta dari Unit Pengamanan PT Semen Padang, Angga. Ia menilai SHE Challenge tidak hanya meningkatkan pengetahuan K3, tetapi juga memperkuat kekompakan dan kerja sama tim. Menurutnya, koordinasi yang terbangun selama perlombaan dapat diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
“Kekompakan tim yang terlatih tentu akan berdampak positif terhadap kinerja dan keselamatan kerja di unit masing-masing,” ujarnya.
Padang Pariaman Sicincin Lintas Media News. Com
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kacapdin) Kabupaten Padang Pariaman Yul Ardi SPd. MM Resmikan Lima Inovasi Baru di SMA N 1, 2x11 Enam Lingkung, dalam KabupatenPadang Pariaman.
Kehadiran Kacapdin sangat mensuport dan mengapresiasi kepiayawan kepala sekolah Drs. Edi Tyawarman MM. dalam memajukan mutu pendidikan SMA ini, yang labih lazim di sebut SMA N 1 Sicincin.
Keistimewaan tersendiri bagi Kepala Sekolah Edi Tyawarman, lonching dan terbitkan lima inivasi baru sekali gus, semua terlaksana berkat kerja sama kami dengan seluruh perangkat sekolah, mulai dari majelis guru pegawai Tata Usaha samua peserta didik, komite mendukung peran positif, serta security siap melayani dan menyapa paratami yyhendak berkunjung.
Tangan dingin Drs. Edi Tyawarman MM. menjadikan sekolah ini peraih penghargaan ADIWIYARTA Peringkat 2 Se SMA Tibgkat Sumatera Barat di Tahun 2025 yang lalu.
Piagam Penghaan di serahkan oleh wakil Gubenur, dan disaksikan oleh Kejati Sumatera Barat, selain itu kepala sekolah dengan tangan terbuka merpersilahkan sekolah lain bisa menjadikan sekolah ini tempat study tiru dari segala aspek apapun yang kami miliki ulasnya
Hari ini Lonching Empat inivasi baru berupa Wc Percocontohan, Lapangan Catur, Denah Sekolah, Rumah Penyimpanan Sampah, akses lancarnya sarana air, untuk penyiraman taman bunga sekeliling sekolah, Kacapdin Yul Ardi bubuhkan tanda tangan di selogan yang bertulisan Lonching enpat inivasi yang terpasang rapi pada dinding ruang serba serbi sekolah.
Satu persatu Kepala sekolah Edi Tiawarman tunjukan sarana baru sembari memperkenalkan mulai dari lapangan catur dengan mejanya, hal ini disarankan oleh kacapdin agar sarananya meja catur di perbayak, bila sewaktu-waktu bisa di adakan lomba catur untuk memacu ketangkasan pola pikir anak tambah Kacabdin.
Menuju akses denah sekolah yang dilengkapi dengan panah dan arah tujuan selalu terakses dengan rapi nengikuti lorong sesuai panduan denah yang terpasang.
Melanjut kan perjalanan menuju wc percontohan semua dilengkapi fasilitas air bersih, pemasangan pipa air di dinding luar bahagian Wc Cukup panjang untuk menyiram bunga di sekitar lokasi yang agak jauh dapat terjangkau. pada jumat 23/01 menujuk kearah air yang dialiri pipa.
Di sertai rumah penyimpanan sampah ada dua tempat, bahagian paling pojok ujung sekolah ada ruangan sampah kering untuk darul ulang, dan satu lagi menyimpanan sampah organik yang bisa dijadikan kompos, bermanfaat untuk pupuk tanaman hias di sekitar sekolah.
Kearah yang sejalur peninjauan, Kacabdin, Kepala sekolah, guru dan pelajar menghantar menuju kearah barat bahagian sekolah, terdapat taman, kolam ikan, kantin sekolah, dan tempat ruangan baca, sungguh suasana yg menabjukan, nyaman duduk pada jam istirahat tiba
Tidak luput dari perhatian, Kacapdin Yul Ardi, juga tunjuk parkiran motor, agar direnovasi pintu keluar parkir yang mentok ke diding taman, dibuka akses baru kusus tempat keluar kendaraan dan penataan yang fleksibel, sehingga nyaman bila keluar masuk motor tidak terganggu pada waktu yang tidak ditentukan usulnyausulnya.
Perjalanan lpanjang mengelilingi lingkungan sekolah juga membuat kita cukup terkesima, karena
SMA N 1 SiCincin ini punya perkarangan luas, siapa sangka perkarangan sekolah ini punya luas 1,5 hektar,
Kehadiran kacapdin sangat mensuport kemajuan sekolah ini, dan mengapresiasi kepiayan Kepala Sekolah Edi Tiawarman dalam memajukan mutu sekolah dan pendidikan SMA N 2x11 Enam Lingkung ini.
Si tempat terpisah, ,diruangan kerjanya Drs. Edi Tyawarman MM, dengan media berucap terimakasih kepada keluarga besar SMA ini semua keberhasilan yang didapat adalah hasil kerja sama kita semua, sehingga kita bisa meraih Peringkat terbaik Se Sumatera Barat, Alhamdulilah peserta didik sagat menjunjung tinggi harkat, martabat, dan berbudaya dalam segala aspek pendidikan
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Barat (Sumbar) bersama KADIN Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).
Sebanyak 10 unit hunian tetap yang akan dibangun di kawasan tersebut mengusung konsep konstruksi cepat, aman, dan berkualitas dengan menggunakan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), produk inovasi PT Semen Padang yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan hunian pascabencana.
Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua KADIN Sumatera Barat Buchari Bachter, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria, Ketua IJTI Pengda Sumbar Defri Mulyadi dan Tokoh Masyarakat Pauh, Dasrul.
Serta turut hadir para donatur Hunian Sementara dan Layak (Hunsela) di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yaitu Vita Gamawan Fauzi dan Wiwik Marlis Rahman beserta rombongan.
Sementara itu turut mendampingi dari jajaran manajemen PT Semen Padang, yakni Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris, Kepala Unit CSR Hernes, Kepala Unit SHE Ilham Akbar dan Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada KADIN Indonesia dan KADIN Sumbar atas kepedulian serta inisiatif nyata dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga hadir secara nyata dalam pemulihan kehidupan masyarakat,” ujar Pri.
Ia menegaskan bahwa bencana alam tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan luka psikologis yang mendalam bagi para penyintas. Karena itu, pembangunan hunian tetap ini memiliki makna yang lebih luas.
“Pembangunan hunian tetap ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun kembali harapan, rasa aman, dan masa depan masyarakat,” lanjutnya.
Sebagai perusahaan semen tertua di Asia Tenggara dan bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), PT Semen Padang memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk dalam penanganan dan pemulihan pascabencana. Ia menekankan bahwa pembangunan hunian pascabencana harus memenuhi tiga prinsip utama, yakni cepat, aman, dan berkualitas.
PT Semen Padang mendukung penggunaan SEPABLOCK sebagai solusi konstruksi unggulan. Produk ini dirancang untuk memungkinkan proses pembangunan yang lebih cepat, memiliki kualitas dan presisi tinggi, serta menghasilkan bangunan yang kuat dan stabil, sekaligus efisien dari sisi waktu dan biaya.
“Melalui penggunaan SEPABLOCK, kami berharap hunian yang dibangun tidak hanya layak huni, tetapi juga memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap risiko bencana di masa mendatang,” jelas Pri.
Ia juga menilai kegiatan ini sebagai contoh nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai sangat penting, khususnya di Sumatera Barat yang memiliki potensi risiko kebencanaan cukup tinggi.
“PT Semen Padang siap untuk terus bersinergi dan berkontribusi, tidak hanya melalui penyediaan material bangunan, tetapi juga lewat inovasi produk dan dukungan berkelanjutan bagi pembangunan daerah yang tangguh dan berketahanan,” tegasnya.
Ketua KADIN Sumbar Buchari Bachter menyampaikan bahwa pembangunan Huntap di Kampung Talang merupakan bentuk perhatian langsung KADIN Sumbar dan KADIN Indonesia terhadap wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumbar. Proyek ini, kata dia, mengusung semangat kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak.
“Pembangunan Huntap ini melibatkan KADIN, PT Semen Padang, dan Universitas Andalas, sekaligus mendorong keterlibatan pengusaha lokal agar perputaran ekonomi tetap berjalan di kawasan terdampak bencana,” ungkap Buchari.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan teknologi SEPABLOCK memungkinkan proses konstruksi berlangsung lebih cepat dengan target penyelesaian pembangunan sekitar 30 hari. Proyek ini sekaligus menjadi percontohan pertama di Sumatera dalam penggunaan teknologi tersebut untuk hunian pascabencana.
Wali Kota Padang Fadly Amran, dalam kesempatan yang sama, menegaskan bahwa percepatan penyediaan hunian layak bagi warga terdampak bencana merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Padang. Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kami mengapresiasi kolaborasi semua pihak, mulai dari KADIN, PT Semen Padang, para donatur, hingga ninik mamak Suku Tanjuang Kampung Talang yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Huntap ini. Kolaborasi seperti inilah yang sangat dibutuhkan dalam percepatan pemulihan pascabencana,” ujar Fadly.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemko Padang saat ini tengah menyiapkan pembangunan sekitar 500 unit Huntap yang akan tersebar di tiga lokasi, yakni Balai Gadang, Simpang Haru, dan Lambung Bukit. Usulan pembangunan tersebut telah diajukan kepada pemerintah pusat.