PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Barat (Sumbar) bersama KADIN Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).
Sebanyak 10 unit hunian tetap yang akan dibangun di kawasan tersebut mengusung konsep konstruksi cepat, aman, dan berkualitas dengan menggunakan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), produk inovasi PT Semen Padang yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan hunian pascabencana.
Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua KADIN Sumatera Barat Buchari Bachter, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria, Ketua IJTI Pengda Sumbar Defri Mulyadi dan Tokoh Masyarakat Pauh, Dasrul.
Serta turut hadir para donatur Hunian Sementara dan Layak (Hunsela) di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yaitu Vita Gamawan Fauzi dan Wiwik Marlis Rahman beserta rombongan.
Sementara itu turut mendampingi dari jajaran manajemen PT Semen Padang, yakni Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris, Kepala Unit CSR Hernes, Kepala Unit SHE Ilham Akbar dan Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada KADIN Indonesia dan KADIN Sumbar atas kepedulian serta inisiatif nyata dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga hadir secara nyata dalam pemulihan kehidupan masyarakat,” ujar Pri.
Ia menegaskan bahwa bencana alam tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan luka psikologis yang mendalam bagi para penyintas. Karena itu, pembangunan hunian tetap ini memiliki makna yang lebih luas.
“Pembangunan hunian tetap ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun kembali harapan, rasa aman, dan masa depan masyarakat,” lanjutnya.
Sebagai perusahaan semen tertua di Asia Tenggara dan bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), PT Semen Padang memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk dalam penanganan dan pemulihan pascabencana. Ia menekankan bahwa pembangunan hunian pascabencana harus memenuhi tiga prinsip utama, yakni cepat, aman, dan berkualitas.
PT Semen Padang mendukung penggunaan SEPABLOCK sebagai solusi konstruksi unggulan. Produk ini dirancang untuk memungkinkan proses pembangunan yang lebih cepat, memiliki kualitas dan presisi tinggi, serta menghasilkan bangunan yang kuat dan stabil, sekaligus efisien dari sisi waktu dan biaya.
“Melalui penggunaan SEPABLOCK, kami berharap hunian yang dibangun tidak hanya layak huni, tetapi juga memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap risiko bencana di masa mendatang,” jelas Pri.
Ia juga menilai kegiatan ini sebagai contoh nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai sangat penting, khususnya di Sumatera Barat yang memiliki potensi risiko kebencanaan cukup tinggi.
“PT Semen Padang siap untuk terus bersinergi dan berkontribusi, tidak hanya melalui penyediaan material bangunan, tetapi juga lewat inovasi produk dan dukungan berkelanjutan bagi pembangunan daerah yang tangguh dan berketahanan,” tegasnya.
Ketua KADIN Sumbar Buchari Bachter menyampaikan bahwa pembangunan Huntap di Kampung Talang merupakan bentuk perhatian langsung KADIN Sumbar dan KADIN Indonesia terhadap wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumbar. Proyek ini, kata dia, mengusung semangat kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak.
“Pembangunan Huntap ini melibatkan KADIN, PT Semen Padang, dan Universitas Andalas, sekaligus mendorong keterlibatan pengusaha lokal agar perputaran ekonomi tetap berjalan di kawasan terdampak bencana,” ungkap Buchari.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan teknologi SEPABLOCK memungkinkan proses konstruksi berlangsung lebih cepat dengan target penyelesaian pembangunan sekitar 30 hari. Proyek ini sekaligus menjadi percontohan pertama di Sumatera dalam penggunaan teknologi tersebut untuk hunian pascabencana.
Wali Kota Padang Fadly Amran, dalam kesempatan yang sama, menegaskan bahwa percepatan penyediaan hunian layak bagi warga terdampak bencana merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Padang. Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kami mengapresiasi kolaborasi semua pihak, mulai dari KADIN, PT Semen Padang, para donatur, hingga ninik mamak Suku Tanjuang Kampung Talang yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Huntap ini. Kolaborasi seperti inilah yang sangat dibutuhkan dalam percepatan pemulihan pascabencana,” ujar Fadly.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemko Padang saat ini tengah menyiapkan pembangunan sekitar 500 unit Huntap yang akan tersebar di tiga lokasi, yakni Balai Gadang, Simpang Haru, dan Lambung Bukit. Usulan pembangunan tersebut telah diajukan kepada pemerintah pusat.
Pasbar,Lintas Media News Com.
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pasaman Barat resmi dilantik pada Kamis 29/1 di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat.
Pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera Tani Merdeka Indonesia serta pembacaan Sumpah Tani Indonesia oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Dian Anggraini, yang diikuti seluruh pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Pasaman Barat.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Pasaman Barat Fraksi PKS Sulaiman, Anggota DPRD Pasaman Barat Fraksi Golkar Rommy Candra, Kepala Dinas Perkebunan Pasaman Barat Afrizal, perwakilan Kodim, Camat Pasaman, Pembina Pendidikan Pertanian dan UMKM, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.
Ketua Umum DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Dian Anggraini, menyampaikan bahwa Tani Merdeka Indonesia dibentuk oleh Don Muzakir yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pupuk Seluruh Indonesia. Ia menjelaskan, Tani Merdeka Indonesia Sumatera Barat mengusung konsep hulu dan hilir dengan menjalin koordinasi bersama bupati, wali kota, serta kepala dinas terkait dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan di Sumatera Barat.
Kita berharap dukungan dari kementerian berupa alat dan sarana pertanian, termasuk alsintan, pupuk, dan bibit. Selain itu, kami juga mendorong adanya Sekolah Tani Merdeka agar PPL, gapoktan, dan petani mendapatkan pelatihan pengelolaan pertanian dari hulu hingga hilir. Program ini memberikan sekolah tani gratis berupa ilmu pertanian, jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pasaman Barat, Desman, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta berharap organisasi independen tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Pasaman Barat.
Pertanian Pasaman Barat memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Amanah ini menjadi tanggung jawab pengurus dalam mendampingi petani. Ke depan, tidak ada lagi petani yang mengeluhkan kelangkaan pupuk, anjloknya harga hasil panen, maupun permasalahan lainnya.
Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen untuk memajukan sektor pertanian dan meningkatkan hasil tani petani setempat.
Adapun program yang akan dijalankan antara lain menjalin sinergi dengan pengurus pusat dan wilayah dalam pendampingan petani, mendukung kesejahteraan petani sebagai mata pencaharian utama, serta melaksanakan berbagai program unggulan lainnya.
Padang pariaman, Lintasmedianews.com
Resmikan Empat Inovasi SMA N 1 2x11 Enam Lingkung Kab Padang Pariaman.
Padang Pariaman Sicincin Kintas Media News. Com- Kepala Cabang Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kacapdin) Kabupaten Padang Pariaman Yul Ardi SPd. MM Resmikan Lima Inovasi Baru di SMA N 1, 2x11 Enam Lingkung, dalam KabupatenPadang Pariaman.
Kehadiran Kacapdin sangat mensuport dan mengapresiasi kepiayawan kepala sekolah Drs. Edi Tyawarman MM. dalam memajukan mutu pendidikan SMA ini, yang labih lazim di sebut SMA N 1 Sicincin.
Keistimewaan tersendiri bagi Kepala Sekolah Edi Tyawarman, lonching dan terbitkan lima inivasi baru sekali gus, semua terlaksana berkat kerja sama kami dengan seluruh perangkat sekolah, mulai dari majelis guru pegawai Tata Usaha samua peserta didik, komite mendukung peran positif, serta security siap melayani dan menyapa paratami yyhendak berkunjung.
Tangan dingin Drs. Edi Tyawarman MM. menjadikan sekolah ini peraih penghargaan ADIWIYARTA Peringkat 2 Se SMA Tibgkat Sumatera Barat di Tahun 2025 yang lalu.
Piagam Penghaan di serahkan oleh wakil Gubenur, dan disaksikan oleh Kejati Sumatera Barat, selain itu kepala sekolah dengan tangan terbuka merpersilahkan sekolah lain bisa menjadikan sekolah ini tempat study tiru dari segala aspek apapun yang kami miliki ulasnya
Hari ini Lonching Empat inivasi baru berupa Wc Percocontohan, Lapangan Catur, Denah Sekolah, Rumah Penyimpanan Sampah, akses lancarnya sarana air, untuk penyiraman taman bunga sekeliling sekolah, Kacapdin Yul Ardi bubuhkan tanda tangan di selogan yang bertulisan Lonching enpat inivasi yang terpasang rapi pada dinding ruang serba serbi sekolah.
Satu persatu Kepala sekolah Edi Tiawarman tunjukan sarana baru sembari memperkenalkan mulai dari lapangan catur dengan mejanya, hal ini disarankan oleh kacapdin agar sarananya meja catur di perbayak, bila sewaktu-waktu bisa di adakan lomba catur untuk memacu ketangkasan pola pikir anak tambah Kacabdin.
Menuju akses denah sekolah yang dilengkapi dengan panah dan arah tujuan selalu terakses dengan rapi nengikuti lorong sesuai panduan denah yang terpasang.
Melanjut kan perjalanan menuju wc percontohan semua dilengkapi fasilitas air bersih, pemasangan pipa air di dinding luar bahagian Wc Cukup panjang untuk menyiram bunga di sekitar lokasi yang agak jauh dapat terjangkau. pada jumat 23/01 menujuk kearah air yang dialiri pipa.
Di sertai rumah penyimpanan sampah ada dua tempat, bahagian paling pojok ujung sekolah ada ruangan sampah kering untuk darul ulang, dan satu lagi menyimpanan sampah organik yang bisa dijadikan kompos, bermanfaat untuk pupuk tanaman hias di sekitar sekolah.
Kearah yang sejalur peninjauan, Kacabdin, Kepala sekolah, guru dan pelajar menghantar menuju kearah barat bahagian sekolah, terdapat taman, kolam ikan, kantin sekolah, dan tempat ruangan baca, sungguh suasana yg menabjukan, nyaman duduk pada jam istirahat tiba
Tidak luput dari perhatian, Kacapdin Yul Ardi, juga tunjuk parkiran motor, agar direnovasi pintu keluar parkir yang mentok ke diding taman, dibuka akses baru kusus tempat keluar kendaraan dan penataan yang fleksibel, sehingga nyaman bila keluar masuk motor tidak terganggu pada waktu yang tidak ditentukan usulnyausulnya.
Perjalanan lpanjang mengelilingi lingkungan sekolah juga membuat kita cukup terkesima, karena
SMA N 1 SiCincin ini punya perkarangan luas, siapa sangka perkarangan sekolah ini punya luas 1,5 hektar,
Kehadiran kacapdin sangat mensuport kemajuan sekolah ini, dan mengapresiasi kepiayan Kepala Sekolah Edi Tiawarman dalam memajukan mutu sekolah dan pendidikan SMA N 2x11 Enam Lingkung ini.
Si tempat terpisah, ,diruangan kerjanya Drs. Edi Tyawarman MM, dengan media berucap terimakasih kepada keluarga besar SMA ini semua keberhasilan yang didapat adalah hasil kerja sama kita semua, sehingga kita bisa meraih Peringkat terbaik Se Sumatera Barat, Alhamdulilah peserta didik sagat menjunjung tinggi harkat, martabat, dan berbudaya dalam segala aspek pendidikan
Lintasmedianews.com
Pemerintah Desa Muara Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur dengan menyelesaikan proyek pembangunan Lapen Sepanjang 550m dengan dana anggaran Rp. 105.000.000,- Drainase Sepanjang 500m dengan anggaran Rp. 107.000.000,- dan 3 pembangunan gorong-gorong beserta buka badan jalan 1,5m masinga dengan anggaran Rp. 25.000.000,- dan Rp.71.000.000,- . Proyek ini telah direncanakan dan dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2025, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah tersebut.
Pembangunan insfratruktur di Desa Muara Jaya ini merupakan inisiatif dari Pemerintah Desa Muara Jaya dan mendapatkan dukungan anggaran dari Bantuan Keuangan Kabupaten Lampung Timur yang bersifat khusus untuk tahun 2025.Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi warga di Desa Muara Jaya Kecamatan Sukadana.
Pelaksanaan proyek ini dipercayakan kepada Kepala Desa Muara Jaya, Edi Sutono, yang dibantu oleh tim pelaksana kegiatan.Proses pembangunan insfratruktur melibatkan partisipasi masyarakat dengan menerapkan gotong royong, di mana tenaga kerja tukang dan pekerja berasal dari warga Desa Muara Jaya. Pendekatan ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan lokal.
Proyek pembangunan insfratruktur ini menunjukkan efisiensi pelaksanaan dan keterlibatan yang baik dari seluruh tim. Setelah selesai, proyek ini nantinya diserahterimakan kepada Pemerintah Desa Muara Jaya melalui Kepala Desa Muara Jaya selaku Kuasa Pengguna Anggaran di desa.
Kepala Desa Muara Jaya , Edi Sutono menyatakan apresiasi atas kerja keras tim pelaksana dan partisipasi aktif warga dalam menyelesaikan proyek ini. "Proyek pembangunan Lapen, Drainase, gorong-gorong dan badan jalan ini bukan hanya sebagai upaya perbaikan infrastruktur, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan dan gotong-royong dalam membangun desa kita. Saya berterima kasih kepada semua yang terlibat, dan semoga infrastruktur ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Desa Muara Jaya" ujar Kepala Desa Muara Jaya.
Dengan dimulainya proyek pembangunan insfratruktur ini, Pemerintah Desa Muara Jaya terus membuktikan dedikasinya dalam meningkatkan kualitas hidup warganya melalui pembangunan berkelanjutan. Semoga proyek ini memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk aktif terlibat dalam pembangunan lokal. ( Y.A )
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PT Semen Padang menegaskan komitmennya terhadap perlindungan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui seminar kesehatan bertema “Fit to Work, Fit for Life: Kesehatan Optimal untuk Kinerja Pekerja Tambang”, Rabu (28/1/2026).
Seminar yang digelar di Club House PT Semen Padang itu diikuti karyawan dan pekerja outsourcing di lingkungan Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku. Kegiatan ini turut melibatkan para istri pekerja tambang sebagai peserta, sebagai bentuk pendekatan holistik perusahaan dalam menjaga kesehatan pekerja, baik dari sisi profesional maupun keluarga.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Teknik Tambang PT Semen Padang, Hendri Priparis, dan dihadiri jajaran staf Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku, termasuk Dokter Perusahaan PT Semen Padang, dr. Andy Riva Dana, MKK, FSQua, AIFO-K, yang juga bertindak sebagai narasumber utama.
Dalam sambutannya, Hendri Priparis menyampaikan bahwa PT Semen Padang secara konsisten melaksanakan berbagai program dalam rangka Bulan K3 Nasional setiap tahun. Program tersebut tidak hanya berfokus pada keselamatan kerja, tetapi juga peningkatan derajat kesehatan pekerja serta penguatan budaya K3 di seluruh lini operasional.
“Bulan K3 Nasional menjadi momentum penting untuk terus mengingatkan seluruh insan perusahaan akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Di Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku, berbagai kegiatan rutin kami laksanakan setiap tahun sebagai wujud komitmen tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seminar kesehatan ini merupakan agenda berkelanjutan sekaligus tindak lanjut dari kegiatan serupa yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan ini juga diselenggarakan sebagai respons terhadap hasil medical check up (MCU) para pekerja tambang.
Menurut Hendri, kondisi kesehatan pekerja memiliki korelasi langsung dengan tingkat keselamatan kerja dan produktivitas, terutama di sektor pertambangan yang memiliki potensi risiko tinggi.
“Kesehatan yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi dan perubahan pola hidup menjadi sangat penting,” katanya.
Lebih lanjut, Hendri menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kesehatan pekerja tidak hanya berada di tangan perusahaan. Peran keluarga, khususnya istri, dinilai sangat strategis dalam membentuk pola hidup sehat di rumah.
“Kami meyakini istri memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan suami, mulai dari pola makan, kebiasaan olahraga, hingga gaya hidup sehari-hari,” ujarnya.
Dengan melibatkan para istri dalam seminar ini, ia berharap pemahaman keluarga terhadap pentingnya pola hidup sehat semakin meningkat, sehingga dapat membantu pekerja tambang terhindar dari penyakit yang berpotensi mengganggu kinerja dan keselamatan kerja.
Sementara itu, Ketua Bulan K3 Nasional 2026 Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku PT Semen Padang, Hendra Wayan, mengatakan bahwa seminar kesehatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan promotif dan preventif selama Bulan K3 Nasional.
“Selain seminar kesehatan, kami juga menggelar berbagai kegiatan lain untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi di bidang K3,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, dr. Andy Riva Dana menekankan pentingnya kebugaran jasmani dan kesehatan mental bagi pekerja tambang. Menurutnya, konsep fit to work tidak hanya mencakup kemampuan fisik, tetapi juga keseimbangan kesehatan fisik, mental, dan sosial.
“Kesehatan optimal merupakan modal utama agar pekerja tambang dapat bekerja secara aman dan produktif. Pola hidup sehat, olahraga teratur, manajemen stres yang baik, serta dukungan keluarga menjadi faktor kunci untuk mewujudkan pekerja yang benar-benar fit for life,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan data International Labour Organization (ILO) yang mencatat sekitar 2,78 juta kematian pekerja terjadi setiap tahun di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, sekitar 2,4 juta atau 86,3 persen disebabkan oleh penyakit akibat kerja, sementara sekitar 380 ribu kematian terjadi akibat kecelakaan kerja.
“Data ini menunjukkan bahwa aspek kesehatan masih menjadi tantangan besar di dunia kerja. Dengan kesehatan yang baik, produktivitas dan semangat kerja meningkat, kualitas hidup membaik, keluarga pun bahagia,” pungkas Andy. (*)
Tanah Datar, Lintasmedianews
Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto , SH..S.I.K., M.I.K. menggelar silaturahmi dengan LKAAM, Ketua KAN, dan Ninik Mamak se-Kabupaten Tanah Datar. Di Aiditorium UIN Mahmud Yunus Batusangkar kampus ll Cubadak Kecamatan Lima Kaum . Kabupaten Tansh Datar. Rabu ( 28/01) 2026. Lalu.
Dalam Kegiatan tersebut , Kapolres Tanah Datar AKBP Dr Nur Ichsan DS. S.H, S.I.K, M.I.K. didampingi oleh Bupati Tanah Datar yang mewakili Drs Herison Kepala Dinas PMDPPKB Tanah Datar, Prof Delmus Punery Salim Rektor UIN MY Batusangkar. Aresno Dt Andomo Ketua LKAAM Tanah Datar dan Ninik Mamak serta 75 Ketua Kerapatan Adat Nagari se Tanah Datar . Dan ikut crew media ini.
AKBP Nur Ichsan selaku
Kapolres Tanah Datar menyampaikan " apresiasi atas peran serta LKAAM dan Ninik Mamak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit Masyarakat ( Pekat ). Termasuk Narkoba , LGBT , petilaku menyimpang yang di nilai meresahkan di kalangan generasi Anak - anak remaja kedepan nya .Peran Ninik Mamak masih sangat di hormati dan berpengaruh , selain peran serta nya Orang Tua."
" Dalam penegakan Hukum terkait penyakit Masyarakat pendekatan Adat tetap dikedepankan sebelum masuk ke proses Hukum Formal. Jika ada anak kemenakan yang tetsangkut persoalan Hukum Kami akan mengedepankan peran serta Ninik Mamak tetlebih dahulu . Maka dari itu Polres perintahkan Bhabinkamtibmas untuk menjalin Komunikasi dengan Pemerintahan Nagari dan Tokoh Masyarakat serta Ninik Mamak. Yang berlandaskan Filisofi Adat Minangkabau ABS - SBK ( Adat Basandi Sya'ra , Sya'ra Basandi Kitabullah ) Ninik Mamak adalah mitra strategis Polri dalam membangun Daerah yang aman, beradat, dan berbudaya " tegas Kapolres.
Bupati Tanah Datar yang diwakili Drs Herison selaku Kadis PMDPPKB mengatakan " Turut memberikan dukungan dalam kegiatan ini. Apresiasi atas terselenggara nya silaturahmi yang di nilai sebagai langkah strategis memoerkuat sinergi antara Pemerintah Daerah , Kepolisian, dan Tokoh Adat, dalam menjaga keharmonisan Sosial di Luhak Nan Tua Tanah Datar " kata nya.
Aresno Dt. Andomo selaku Ketua LKAAM Tanah Datar, mmenyampaikan " menyambut baik silaturahmi ini dan menyatakan kesiapan LKAAM untuk terus bersinergi dengan Polres Tanah Datar dalam menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat. Momen ini sebagai sejarah baru karena koordinasi skala besar seperti ini baru pertama kali terlaksana oleh Kapolres ."
" penting nya peran Ninik Mamak dalam menyelesaikan persoalan di tengah Masyarakat bak kato pepatah bajanjang naik batanggo turun . penyelesaian masalah secara kekeluargaan melalui tingkatan Adat sebelum masuk keranah Hukum formal Pidana Adat. pemanfaatan sanksi Adat unyuk menangani PEKAT seperti kasus Narloba , perzinahan dan LGBT guna memberikan efek jera secara moral dan sosial "
" Dengan di gelar nya Silaturahmi ini koordinadi Kita semakin solid . Kita jaga keamanan Daerah dengan kekuatan Adat dan Budaya Kita sendiri " ucap nya.
Silaturahmi di lanjutkan dengan pemberian penghargaan dari Kapolres sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dalam menjaga stabilitas kepada Wali Nagari Padang Magek dengan Kampung bebas LGBT. Dan juga berikan penghargaan kepada Ketua LKAAM. Ketua KAN se Tanah Datar. Dan unsur - unsur Masyarakat terkait lain nya.
Kegiatan ini di harapkan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya situasi yg kondusif di Tanah Datat di mana Hukum Negara dan nilai - nilai Al Qur'an serta adat istiadat berjalan seiringan .
Kegiatan dilanjutkan dengan agenda utama sesi sosialisasi dan diskusi seluruh peserta oleh Kapolres Tanah Datar. ( ERM )
Lintasmedianews.com, Dharmasraya
Lembaga Kesejahteraan Lanjut Usia (LKLU) Kabupaten Dharmasraya mulai bergerak menyalurkan bantuan sosial bagi para lanjut usia (lansia). Sebagai langkah awal, bantuan berupa paket sembako diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat di beberapa kecamatan, Rabu (28/1/2026).
Penyaluran tahap awal ini menyasar wilayah yang tersebar di empat kecamatan
Kecamatan Pulau Punjung Mencakup Nagari Gunung Selasih (Gunsel), Sungai Kambut, dan V Koto,kecamatan Koto salak dan kecamatan timpe, kecamatan Sitiung
Untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat, LKLU menurunkan tim relawan yang bekerja sama langsung dengan staf Wali Nagari di masing-masing wilayah. Sinergi ini dilakukan agar proses verifikasi di lapangan berjalan akurat dan transparan.
Ketua LKLU Dharmasraya, Yenisisri, S.H., menjelaskan bahwa penyaluran simbolis ini merupakan pemantik bagi program-program kesejahteraan lansia yang lebih besar ke depannya.
"Kami berkomitmen untuk terus mengusahakan berbagai cara agar lansia di daerah Dharmasraya yang kita cintai ini dapat hidup lebih layak dan sejahtera di masa mendatang," ungkap Yenisisri.
Apresiasi untuk Para Donatur
Program ini dapat terlaksana berkat dukungan dari berbagai pihak. Yenisisri juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah mempercayakan bantuannya melalui LKLU.
"Semoga setiap niat baik dan kontribusi yang diberikan oleh para donatur menjadi amal jariah yang bermanfaat luas bagi masyarakat, khususnya bagi para orang tua kita (lansia)," pungkasnya.
Penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi awal yang berkelanjutan dalam memperhatikan nasib kelompok rentan, sejalan dengan visi daerah dalam menciptakan lingkungan yang ramah lansia.(el)
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menghadiri sekaligus menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2025 kepada masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Dharmasraya, Rabu (28/1/2026).
Bantuan ATENSI yang disalurkan merupakan program Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor dengan total nilai mencapai Rp1.759.716.140, yang diberikan kepada 861 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di seluruh wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Penerima bantuan tersebut meliputi penyandang disabilitas, kelompok rentan, KPN ODHA, lansia, serta anak, sebagai bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bupati Annisa menyampaikan bahwa program ATENSI merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan perlindungan sosial yang berkelanjutan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan kamar, perlengkapan dapur, nutrisi, perlengkapan sekolah, modal kewirausahaan, serta alat bantu bagi penyandang disabilitas, yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
Pada kesempatan tersebut, Annisa menyampaikan apresiasi kepada Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor yang diwakili oleh Muttaqin, atas sinergi yang terbangun dalam proses pendataan hingga penyaluran bantuan secara tepat sasaran.
Salah satu penerima bantuan, Radiadul (26), warga Kecamatan Padang Laweh, menerima bantuan modal usaha dan peralatan kerja untuk usaha sosis frozen.
Radiadul menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya atas bantuan yang diterimanya, yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.
Bupati Annisa menegaskan bahwa bantuan sosial tidak hanya dimaknai sebagai pemberian barang, tetapi juga sebagai bentuk empati, perhatian, dan dorongan agar penerima manfaat mampu tumbuh mandiri dan berdaya secara ekonomi.
Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Sosial P3APPKB Martin Efendi, Camat Koto Baru, Darmendra, Camat Sitiung Zulhedri, Camat Timpeh, Plt Camat Padang Laweh, Yohan Sarori dan Sejumlah Wali Nagari.(el)
Padang, Lintasmedianews.com
Perjalanan Jurnalistik Edis 3 yg dikemas komunitas "Jojo" tanggal 24 Januari 2024 adalah menyasar Pariangan, Ustano Pagaruyuang, Tanah Datar dan Kota Wisata Bukittinggi. Perjalanan dengan Amirul Wan Eko Yanche membawa sejumlah Wartawan Senior bersama keluarga yakni Gusfen Khairul , Ismet Fanany,Nofi Sastera, Zulnadi, Atviarni dan Charles Zen. Rombongan juga dimeriahkan keikutsertaan ibuk ibuk seperti Riza Eko, Getri,Nike Gusfen, Hartini Zulnadi, Welly Nofi, Dessy dan Wawa, Yanti Chan. Redaksi.
--+++
Ekspedisi Jojo jilid 3 sedikit beda dengan dua perjalanan sebelumnya. Rombongan sebanyak 15 orang itu harus berangkat ba'da Subuh. Bahkan ada yang tiba sebelum subuh dengan titik kumpul Kantor Gubernur Sudirman 51 Padang.
Kenapa sebelum subuh, karena Jalan Raya- Padangpanjang pukul 08.00 wib harus ditutup untuk kelancaran pekerjaan Jalan akibat longsor dan banjir November 2025 lalu. Kebijakan pemerintah, siang hari jalan ditutup dari pukul 08.00 hingga jam 17.00 wib.
Penulis bersama istri, Eko juga istri sholat subuh berjemaah di Masjid kantor Gubernur. Begitu juga dengan Atviarni dan Gusfen dan keluarga serta Charles dengan istrinya menyusul untuk sholat terlebih dulu.
Selebihnya Nofi dan Welly, naik di Tabing, begitu juga dengan Ismet Fanany yang naik di Simpang Monang Lubuk Buaya. Peserta terakhir adalah Dessy dengan anaknya naik di Simpang Bandara. Kami harus lewat tol untuk tidak telat menjelang Air Mancur.
Bus ukuran 3/4 milik Rino, mantan koresponden tv, melaju sedikit kencang, namun nyaman, diatasnya juga dilengkapi karaoke untuk uji suara sepanjang perjalanan.
Alhamdulillah saat memasuki Air Mancur tidak terlihat antri yang panjang- lancar. Sekitar pukul 7.30 kami masuk kota Serambi Mekah,Padangpanjang.
Dimana maupun sarapan? .Ternyata pilihan jatuh di kedai Katupek Pitalah arah ke Batusangkar. Sayang parkirnya susah, peminat sudah banyak antri, kami putuskan tidak mampir,cari tempat lain. Kendaraan terus berjalan pelan-pelan, dan terlihat ada kedai, bus berhenti, rombonganpun turun. Hehe.... Rupanya katupeknya tidak cukup untuk 15 0rang. Namun karena sudah ada yang turun, ada yang numpang buang air kecil saja. Pemilik kedai pun ikhlas tak jadi sarapan di kedainya lantaran ketupat tak cukup.
Mau balik ke Pasar Padang Panjang sudah tanggung, Bus terus saja jalan dengan Gusfen Khairul sebagai pemandu yang duduk disamping Sopir. Barulah di Kubu Karambie, ada kedai lontong Pitalah. Katupeknya terlihat lumayan banyak, berlebih untuk 15 porsi. Satu piring satu ketupat dengan kuah cubadak(nangka muda) campur rebung.
"Maknyuss ",sebut Charles Chan yang terlihat lahap menyantapnya. Hanya saja karena banyak rebung berdampak bagi rombongan yang ada gejala rematik atau asam urat. Itu baru terasa setelah sampai di rumah masing-masing. Ee yayai..
Bus yang disopiri Pak Men itu kembali melaju dengan tujuan desa Pariangan. Inilah desa terindah di dunia. Wow cuacanya cerah. Pemandangan aduhai dengan hamparan sawah berjenjang. Sungguh.. Fabbiayyaa laairrabikuma tukazibaan....nikmat Tuhan manakah lagi yang engkau dustakan.
Pancaran sinar matahari pagi dengan awan berarak, menyisir embun pagi bersama angin sepoi-sepoi menyapa kami menambah kekaguman dengan alam nagari Pariangan yang tiada duanya itu.
Disini rombongan berfoto ria dengan berbagai sisi. Ada yang meluapkan kegembiraan sambil beratraksi macam macam gaya. Lepaskan semua gemuruh dihati. Enjoy dan enjoy. Itulah yang terlihat di wajah anggota Jojo. Sayang belum ada pakaian seragam versi Jojo, sebut ibuk- ibuk pula.( Bersambung)
Padang, Lintasmedianews.com
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin meninjau langsung lokasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Padang Panjang–Bukittinggi, Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda Sumbar memantau langsung kondisi tempat kejadian perkara (TKP) serta proses penanganan awal yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian, dan langkah-langkah yang telah diambil di lapangan.
Kecelakaan melibatkan satu unit truk trailer bermuatan pupuk, satu unit truk box, serta kendaraan roda dua. Berdasarkan informasi awal yang diterima di lapangan, truk trailer dengan nomor polisi BK 9634 XA yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang diduga mengalami hilang fungsi pengereman (rem blong).
Akibatnya, truk trailer menabrak bagian belakang truk box BA 8089 NU yang berada di depannya. Benturan tersebut menyebabkan truk box terdorong dan menyerempet sejumlah sepeda motor yang berada di jalur yang sama.
Kendaraan trailer kemudian menabrak sepeda motor Honda Vario BA 6624 LAD, pangkalan ojek, serta beberapa pejalan kaki dan warung warga di sisi kiri jalan, sebelum akhirnya berhenti di pekarangan rumah warga.
Wakapolda Sumbar menjelaskan bahwa berdasarkan hasil rekaman CCTV yang telah diamankan, kendaraan trailer melaju dengan kecepatan cukup tinggi saat kejadian.
“Dugaan sementara, kendaraan trailer mengalami rem blong. Namun demikian, hal tersebut masih kami dalami lebih lanjut melalui proses penyelidikan,” ujar Wakapolda Sumbar di lokasi kejadian.
Dalam insiden tersebut, lima korban dinyatakan meninggal dunia, masing-masing diinisialkan YRF (32) selaku pengendara sepeda motor, EFB sebagai penumpang, DF pejalan kaki, BHS (37) pengemudi truk trailer, serta satu korban lainnya yang masih dalam proses identifikasi. Sementara itu, empat korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.
Lebih lanjut, Wakapolda Sumbar menegaskan bahwa lokasi kejadian merupakan jalur rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang menurun dan cukup terjal. Oleh karena itu, pihaknya kembali mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi ketentuan berlalu lintas.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama kendaraan besar dari luar daerah, agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan, serta mematuhi rambu lalu lintas. Jalur ini merupakan jalur padat aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah,” tegasnya.
Ke depan, Polda Sumatera Barat bersama pemerintah daerah akan mengkaji pengaturan jam operasional kendaraan berat guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pembatasan waktu melintas bagi kendaraan bermuatan berat seperti pupuk dan semen.
“Atas nama Polda Sumatera Barat dan Bapak Kapolda, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Diharapkan kejadian ini menjadi yang terakhir serta keselamatan berlalu lintas dapat terus terjaga melalui peran dan kesadaran bersama,” tutup Wakapolda Sumbar.