PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Pagi itu, Rabu (1/4/2026), suasana di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, terasa berbeda. Di tengah hamparan sawah dengan bulir padi yang mulai menguning, sebuah rumah sederhana berdiri dengan wajah baru, lebih kokoh, lebih layak, dan sarat makna. Dibangun PT Semen Padang melalui Forum Nagari Kelurahan Lambung Bukit, rumah tipe 36 yang dilengkapi satu kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kamar mandi itu merupakan hasil program bedah rumah yang dibangun menggunakan teknologi Semen Padang Bata Interlock atau SEPABLOCK.
Pemilik rumah bernama Alamsyur tampak tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Berdiri di depan rumah barunya, ia meneteskan air mata, bukan karena kesedihan, melainkan rasa syukur yang mendalam. “Alhamdulillah, sekarang kami punya rumah yang sangat layak huni,” kata Alamsyur usai acara serah terima rumah dari PT Semen Padang.
Acara penyerahan rumah itu turut disaksikan pihak kelurahan dan tokoh masyarakat setempat, termasuk Ketua LPM Syamsul Bahri serta Ketua Forum Nagari Dedi Azhari. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa rumah ini bukan hanya milik satu keluarga, tetapi juga hasil kepedulian bersama.
Bagi Alamsyur, rumah barunya ini bukan sekadar bangunan. Meski hanya memiliki satu kamar, yang lebih penting baginya adalah kini keluarganya sudah memiliki tempat tinggal yang layak. “Rumah ini adalah jawaban atas doa-doa panjang yang selama ini kami gantungkan di setiap langkah hidup kami,” kata Alamsyur.
Pria paruh baya berusia 51 tahun itu menyampaikan bahwa selama puluhan tahun terakhir, ia menjalani kehidupan sebagai tukang bangunan harian. Pekerjaan yang ia tekuni menuntut tenaga, namun tak selalu menjanjikan kepastian. Upah datang tak menentu, tergantung ada atau tidaknya proyek yang dikerjakan.
Di tengah keterbatasan tersebut, satu hal yang selalu ia jaga adalah komitmen untuk menyekolahkan keempat anaknya. Baginya, pendidikan adalah jalan keluar dari lingkaran kesulitan yang selama ini ia rasakan. “Kalau untuk makan sehari-hari masih bisa kami atur. Tapi untuk biaya sekolah, itu yang paling utama,” katanya didampingi sang istri, Eza Risandi.
Alamsyur mengaku, sebelum rumahnya dibedah PT Semen Padang, kondisi rumah lamanya jauh dari standar kelayakan. Atapnya bocor di sana-sini. Setiap kali hujan turun, ia dan keluarganya harus sigap memindahkan barang agar tidak basah. Dinding rumah yang belum diplester membuat air mudah merembes masuk, menciptakan suasana lembap yang tidak sehat.
Kemudian, lantai semen kasar menambah ketidaknyamanan, terutama bagi anak-anak yang masih kecil. Yang paling menyulitkan adalah ketiadaan fasilitas dasar, seperti kamar mandi dan WC. Untuk mandi dan kebutuhan sanitasi, ia dan keluarganya harus menumpang ke rumah tetangga, sebuah kondisi yang tidak hanya merepotkan, tetapi juga mengurangi rasa privasi.
Di dalam rumah yang sempit itu, hanya terdapat satu kamar yang digunakan bersama oleh seluruh anggota keluarga. Seiring waktu, ruang yang terbatas itu semakin terasa sesak, terutama ketika anak-anak mulai beranjak dewasa. Meski demikian, Alamsyur dan keluarganya tetap bertahan sambil menunggu datangnya harapan.
Harapan itu akhirnya menemukan jalannya ketika program bedah rumah hadir di Kelurahan Lambung Bukit. Melalui kolaborasi Forum Nagari setempat dan PT Semen Padang, keluarga Alamsyur terpilih sebagai penerima bantuan bedah rumah.
Rumah baru itu kemudian dibangun menggunakan SEPABLOCK, material inovatif yang memungkinkan pembangunan lebih cepat, efisien, dan kokoh. Selama proses pembangunan, harapan perlahan tumbuh di hati Alamsyur. Ia menyaksikan sendiri bagaimana rumah lamanya yang penuh keterbatasan mulai berubah menjadi hunian yang lebih layak.
“Rasanya seperti mimpi. Saya yang biasanya membangun rumah orang, sekarang dibangunkan rumah oleh PT Semen Padang. Terima kasih PT Semen Padang dan Forum Nagari Kelurahan Lambung Bukit yang sudah membangunkan rumah baru untuk kami. Rumahnya sangat estetik,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Rumah baru dari SEPABLOCK ini, kata Alamsyur, tentunya akan membawa perubahan besar dalam kehidupan keluarganya. Selain tidak lagi khawatir saat hujan turun, karena tidak ada lagi air yang menetes dari atap atau merembes dari dinding, anak-anak juga bisa belajar dengan lebih nyaman.
Kemudian, rumah ini juga telah dilengkapi fasilitas sanitasi yang layak. Namun, lebih dari itu, rumah ini menghadirkan rasa aman dan martabat. “Rumah ini juga menjadi ruang di mana keluarga kami bisa tumbuh, bermimpi, dan menata masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Alamsyur pun mengaku, meski rumah yang dibangunkan hanya satu kamar, ke depan ia berencana melanjutkan pembangunan secara bertahap dengan memanfaatkan bagian rumah lama yang masih bisa diperbaiki untuk menambah kamar. “Insya Allah, pelan-pelan kami tambah. Yang penting sekarang sudah ada tempat yang layak untuk kami tinggali,” ujarnya.
Ketua Forum Nagari Lambung Bukit, Dedi Azhari, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini telah melalui proses seleksi yang dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kelayakan hunian. Bagi Forum Nagari Lambung Bukit, keluarga Alamsyur adalah salah satu yang paling membutuhkan.
“Program bedah rumah ini merupakan program tahun kelima bagi Forum Nagari Lambung Bukit. Rumah Alamsyur ini juga menjadi rumah kedua yang dibangun menggunakan teknologi SEPABLOCK. Kami berharap ke depannya PT Semen Padang terus mendukung program bedah rumah ini, karena masih banyak warga yang kondisi rumahnya tidak layak,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap keberadaan PT Semen Padang agar program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut. “Jadi, mari bersama-sama kita mendukung kinerja PT Semen Padang, supaya ke depannya semakin banyak lagi bantuan dari PT Semen Padang untuk Lambung Bukit,” ujarnya.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan,” ujar Win.
PT Semen Padang terus mendorong pendekatan pembangunan berbasis pemberdayaan dan kolaborasi dengan masyarakat. “Kami percaya bahwa keberlanjutan perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap program CSR dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya membantu, tetapi juga menguatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat,” lanjutnya.
Win juga menekankan bahwa inovasi produk seperti SEPABLOCK menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menghadirkan solusi pembangunan yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai sosial tinggi. “Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang kami hasilkan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Unit Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang, Nurwan, berharap agar rumah tersebut tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga menjadi pusat kehidupan yang positif.
“Semoga rumah ini diisi dengan kegiatan baik, mengaji, belajar, dan hal-hal yang membawa keberkahan. Jadikan rumah ini sebagai ‘rumahku surgaku’,” pesannya.
Kini, sebuah rumah baru sederhana yang baru saja diserahkan oleh PT Semen Padang kepada Alamsyur menyimpan cerita besar. Cerita tentang perjuangan seorang ayah, keteguhan sebuah keluarga, dan kepedulian yang menjelma menjadi nyata. (*)
Musi Rawas, Lintasmedinews.com
Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud Bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Musi Rawas H Riza Novianto Gustam menghadiri pembukaan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang dirangkaikan dengan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK serta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Arya Duta Palembang, Rabu (1/4/2026), dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta pengurus PKK, di antaranya Bupati Musi Rawas, Ketua TP PKK Musi Rawas, Staf Ahli PKK Hj. Marfuatun, kepala dinas terkait, Sekretaris DPRD (Sekwan) Musi Rawas, serta Ketua Pokja PKK Musi Rawas.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wujud nyata komitmen PKK dan Dekranasda dalam mendukung program efisiensi tanpa mengurangi esensi serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa PKK merupakan “andalan negara” dalam menjangkau masyarakat hingga ke lapisan paling bawah. Menurutnya, PKK harus terus adaptif dan mampu memperbarui diri agar tetap relevan dalam pembangunan.
“Sebagai bagian dari anatomi pemerintahan yang tidak berorientasi profit, PKK memiliki peran strategis dalam membangun kualitas masyarakat,” ujarnya.
Gubernur juga menyoroti pentingnya peran Dekranasda dalam menjaga dan mengembangkan kerajinan daerah, khususnya kain wastra khas Sumatera Selatan. Ia mendorong para kepala daerah untuk menyediakan ruang display sebagai sarana promosi produk lokal, serta memastikan proses produksi hingga pemasaran berjalan optimal.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Feby Herman Deru menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran besar dalam pembangunan. Oleh karena itu, penguatan 10 Program Pokok PKK menjadi bagian penting sebagai investasi masa depan.(Rls.Adv.Angi)
PALEMBANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud dan Wakil Bupati H. Suprayitno menghadiri ramah tamah bersama Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru di Griya Agung, Palembang, pada Minggu (22/03/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas didampingi oleh Ketua TP PKK Musi Rawas H. Riza Novianto Gustam, Ketua PKK Musi Rawas, Kapolres Musi Rawas, Dandim 0406, Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.
Usai pertemuan dengan Gubernur Sumatera Selatan, rombongan melanjutkan rangkaian kunjungan kehormatan dengan Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Cik Ujang di Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan.
Selanjutnya, Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas juga menggelar ramah tamah dengan Ketua DPRD Sumatera Selatan Andie Dinialdie di Rumah Dinas Ketua DPRD Sumsel.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Drs. H. Edward Candra, MH di Rumah Dinas Sekda Sumsel.
Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas beserta rombongan turut melaksanakan ramah tamah dengan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, di Rumah Dinas Kapolda Sumsel.
Tak hanya itu, Bupati dan rombongan juga melanjutkan pertemuan dengan Pangdam II Sriwijaya Sumatera Selatan Mayjen TNI Ujang Darwis di Rumah Dinas Pangdam II Sriwijaya dan dilanjutkan Ramah Tamah ke Rumah Dinas Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud.
Sebagai penutup, Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas beserta rombongan turut melaksanakan ramah tamah dengan DPR RI Dapil Sumatera Selatan I, Yudha Novanza Utama di Rumah Kediaman.
Kegiatan ramah tamah ini mencerminkan upaya Pemkab Musi Rawas dalam membangun komunikasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat provinsi. Diharapkan, sinergi yang terjalin dapat semakin mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Musi Rawas di masa mendatang.(rls.adv.angi)
Aceh timur, Lintasmedianews.com
Suasana kebersamaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah masih sangat terasa di Polres Aceh Timur, Polda Aceh, Senin, (06/04/2026) pagi. Seluruh personel mengikuti apel jam pimpinan yang dirangkai dengan halal bihalal dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Aceh Timur, Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M., pejabat utama/perwira staf, para Kapolsek, seluruh personel Polres Aceh Timur dan perwakilan personel polsek.
Dalam amanatnya, Kapolres Aceh Timur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang telah berdedikasi tinggi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang berlangsung sukses dan lancar.
“Alhamdulillah, Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang kita gelar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan bersama instansi terkait di lapangan. Saya ucapkan terima kasih atas pengabdian dan pengorbanan rekan-rekan yang telah memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan nyaman,” ujar Kapolres.
Setelah memberikan apresiasi atas keberhasilan operasi kepolisian terpusat tersebut, Kapolres mengalihkan fokusnya pada tahap akhir pasca-operasi. Ia menekankan pentingnya administrasi dan pertanggungjawaban kinerja personel yang terlibat.
Usai apel, seluruh personel saling bersalaman dan bermaaf-maafan, menandai kebersamaan yang kembali terjalin usai melaksanakan tugas berat selama masa libur Lebaran dan Kegiatan apel dan halal bihalal tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.
(I)
Padang, Lintasmedianews.com
Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar Ikatan Alumni SMAN 5 (Ikasmanli) Padang, berbagai komentar dari segenap alumni terus berdatangan.
Kali ini, giliran Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye yang juga alumni angkatan 1989 yang memberikan masukan demi kebaikan organisasi Ikasmanli Padang ke depan. "Kalau menurut saya, ketua Ikasmanli itu harus berdomisili di Padang, minimal di Sumatera Barat," ungkapnya ketika dihubungi Minggu (5/4/2026).
Alasannya, kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang itu supaya segala aktifitas kegiatan organisasi bisa dipimpin langsung oleh ketua. Kemudian, menyangkut masalah administrasi juga jadi mudah.
"Kalau ketuanya tidak berdomisili di Padang kan jadi repot? Sementara kita sama-sama tahu jika suatu organisasi ketuanya selalu tidak hadir saat rapat dan kegiatan lainnya maka semangat anggotanya pasti akan turun. Nah, kita tidak ingin itu terjadi di Ikasmanli," saran Ketua Alumni SMPN 18 Padang itu mengingatkan.
Sebagai alumni SMAN 5 Padang, Aye sapaan akrab putra Cubadak Aie Kelurahan Lubuk Lintah tersebut mengaku siap mensupport kegiatan Ikasmanli kapan saja. "Kalau untuk maju jadi calon ketua Ikasmanli tak usahlah, masih banyak yang lain. Tapi kalau untuk mensupport kegiatan, Insya Allah saya siap," ucapnya mantap.
Terkait pelaksanaan Mubes Ikasmanli yang sudah di depan mata, Aye berpendapat sebaiknya tongkat kepemimpinan periode mendatang diberikan kepada yang muda-muda. "Saya setuju dengan saran pendapat uda Iswandi Muchtar yang mengusulkan agar yang muda-muda lagi memimpin Ikasmanli. Yang tua-tua istirahat saja lagi karena masanya sudah lewat," tuturnya.
Meski tidak mau menyebutkan sosok anak muda yang dinilai layak memimpin Ikasmanli periode 2026-2030, namun Ketua Askot PSSI Kota Padang tersebut tetap memberikan beberapa kriteria yang mesti dimiliki sosok ketua Ikasmanli ke depan.
Diantaranya, wajib berdomisili di Padang (Sumbar), memiliki kemauan mengurus organisasi dan punya kepedulian, mampu merangkul semua pihak (punya jaringan) serta memiliki program kerja yang bermanfaat untuk kesejahteraan anggota. "Saya lihat, dari sejumlah kandidat yang muncul saat ini semuanya punya potensi untuk itu. Mudah-mudahan ke depan Ikasmanli bisa lebih baik lagi," tukasnya mengakhiri.
Laporan: Noa
Editor: Zamri Yahya, SH. I, WU
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Komitmen dan kontribusi nyata dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar) pada akhir November 2025 lalu mengantarkan PT Semen Padang meraih penghargaan Medal of Honor (Bakti untuk Negeri) dari Jaringan Pemred Sumbar (JPS).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara pengukuhan pengurus JPS periode 2026–2028 yang digelar di Padang, Kamis (2/4/2026). Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, hadir langsung menerima penghargaan tersebut.
Prosesi penyerahan penghargaan itu turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, serta Tenaga Ahli Kepala Badan Pengatur BUMN Bidang Komunikasi Publik, Khairul Jasmi, yang menambah khidmat suasana acara.
Tidak hanya PT Semen Padang, sejumlah institusi strategis dan tokoh masyarakat juga menerima penghargaan serupa dari JPS. Di antaranya PT Hutama Karya, Bank Nagari, PT Nindya Karya, Kodam XX Tuanku Imam Bonjol, dan Polda Sumbar.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap penanganan bencana hidrometeorologi di Sumbar, seperti Doni Oskaria, Andre Rosiade, Zigo Rolanda, Sonny Affandi, Rahmad Saleh, serta Harneli Bahar.
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan apresiasi kepada JPS yang telah menginisiasi penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya sebagai bentuk pengakuan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap penanggulangan bencana.
Ketua JPS, Adrian Tuswandi, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepedulian dan aksi nyata berbagai pihak di tengah situasi bencana. Ia menyebut, musibah yang melanda Sumbar kala itu memang membawa dampak besar. “Kata banyak orang, bencana tersebut membuat semuanya tertimbun, kecuali yang tetap tumbuh dan kokoh adalah solidaritas,” katanya.
Menurutnya, pemberian penghargaan tidak dilakukan secara sembarangan. JPS terlebih dahulu melakukan kajian mendalam dengan mengumpulkan sejumlah nama, baik dari kalangan lembaga maupun individu. Proses seleksi dilakukan melalui berbagai metode, termasuk menguji konsistensi kepedulian serta bagaimana aksi nyata yang dilakukan saat bencana terjadi.
Dari hasil seleksi tersebut, terkumpul 24 kandidat yang kemudian mengerucut menjadi 12 penerima penghargaan yang terdiri dari enam lembaga dan enam tokoh.
Terpilihnya PT Semen Padang, kata dia, bukan tanpa alasan. Perusahaan semen kebanggaan masyarakat Sumbar ini dinilai menunjukkan respons cepat dan kontribusi signifikan sejak awal terjadinya bencana.
“Bagi masyarakat Sumbar, kepedulian Semen Padang bukan hanya saat bencana saja, itu sudah menjadi hal yang diketahui luas. Saat bencana kemarin, Semen Padang langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat pada hari pertama, kemudian juga membuka dapur umum, serta mengerahkan seluruh kemampuan untuk membantu pemulihan di daerah terdampak,” jelasnya.
Ia menegaskan, peran aktif PT Semen Padang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian JPS. Bahkan, menurutnya, tanpa keterlibatan perusahaan tersebut, proses pemulihan pascabencana berpotensi berjalan lebih lambat. “Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian dan memperkuat solidaritas,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan Medal of Honor (Bakti untuk Negeri) yang diberikan. Ia pun menegaskan bahwa perusahaan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan oleh PT Semen Padang selama masa tanggap darurat hingga pascabencana yang melanda sejumlah daerah di Sumbar, mulai dari penyaluran bantuan logistik, dukungan material, hingga bantuan nonmaterial bagi masyarakat terdampak, termasuk mengirimkan tim medis.
“Sebagai perusahaan semen kebanggaan masyarakat Sumbar, Semen Padang berkomitmen untuk memberikan bantuan secara maksimal. Alhamdulillah, kontribusi yang diberikan perusahaan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Win usai acara penyerahan penghargaan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa komitmen tersebut tidak berhenti pada masa tanggap darurat saja. Sebagai bagian dari SIG, PT Semen Padang menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Win menyebutkan, perusahaan memiliki kapasitas dan kapabilitas yang dapat diandalkan dalam mendukung pembangunan kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pemanfaatan produk inovatif Sepablock, yang dinilai efektif untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak.
“Insya Allah, kami siap 100 persen untuk mendukung program pemerintah. Kami berharap kemampuan yang dimiliki Semen Padang dapat menjadi solusi dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi, tidak hanya di Sumbar, tetapi juga untuk seluruh daerah yang terdampak,” tuturnya.
Lintasmedianews.com
Kondisi Jembatan Kalawi di Jalan Koto Panjang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang yang kondisinya memprihatinkan. Hampir seluruh lantai jembatan yang terbuat dari plat besi sudah banyak yang terlepas, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Jembatan yang berada di RW 7 Kelurahan Limau Manis ini merupakan akses vital bagi masyarakat. Selain sebagai jalur alternatif menuju Kampus Universitas Andalas (Unand) dan pusat kota, jembatan juga digunakan untuk distribusi hasil pertanian, akses ke rumah sakit, serta jalur penghubung antara Kenagarian Pauh dengan Limau Manis.
Anggota DPRD Kota Padang Rafdi,ST.,menyampaikan beberapa waktu lalu, kami bersama PUPR Kota Padang, berkoordinasi terkait kendala lapangan untuk design rencana peningkatan pembangunan kembali jembatan Kalawi Limau Manis
Kami secara pribadi sangat berterima kasih kepada Pak Zigo Rolanda anggota DPR RI yang sudah memperjuangkan jembatan ini. Terima kasih juga supportnya Pak Iqra Chissa Wakil Ketua DPRD Sumbar dan Uda Helmi Musim anggota DPRD Kota Padang dari Partai Golkar. Kami sudah melakukan pertemuan bersama pada tanggal 3 Maret 2026 kemarin.
"Sekali lagi, kita berterima kasih kepada Bapak Zigo Rolando yang sudah menginisiasi pembangunan jembatan Kalawi Kurahan Limau Manis Kecamatan Pauh. Saat ini sedang dalam tahap design.InsyaAllah kita akan segera berkoordinasi dengan BPJN, "ungkap Rafdi Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang, anggota dewan dari dari pemilihan (Dapil) III Pauh Lubuk Kilangan ini, Sabtu (4/4/2026) saat dihubungi media ini melalui via WhatsApp.
"Pada tahap ini, tentu design harus tepat agar secara konstruksi bisa tepat dan masyarakat bisa menerima terkait pemanfaatan lahan.Kami membantu mengkoordinasikan dengan seluruh stakeholder.Termasuk dengan BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional).Sesuai kordinasi dengan Pak Zigo, Pak Iqra dan Pak Helmi Musim," ujarnya.
Sebelumnya tanggal 9 Oktober 2025, Pak Zigo dan pak wali sudah melaunching rencana pembangunan jembatan Kalawi ini.Jembatan ini menghubungkan masyarakat Limau Manis dengan kampus Unand Limau Manis."Kita berharap bisa terealisasi karena akan meluaskan akses masyarakat dengan pusat- pusat ekonomi,"pungkasnya.
Sebelumnya, baru - baru ini Wakil Ketua DPRD Sumbar, Iqra Chissa, meninjau langsung kondisi jembatan tersebut. Ia menegaskan, pembangunan ulang jembatan sangat mendesak mengingat fungsinya yang strategis bagi warga sekitar.
“Untuk merevitalisasi jembatan ini dibutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Melihat keterbatasan APBD provinsi dan kota, jumlah itu memang cukup besar. Karena itu, kami akan mengupayakan agar pembangunan jembatan ini bisa dibiayai melalui APBN. Kita berharap pembangunan ini bisa direalisasikan pada 2026 atau 2027, " pungkasnya. (bim).