Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 


DHARMASRAYA,Lintasmedianews.com

Semangat yang tak lekang oleh waktu tampak jelas di Posko Pemberdayaan Lansia Anugerah, Koto Tuo, Nagari Siguntur, Kabupaten Dharmasraya, awal Februari ini.

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Lembaga Kesejahteraan Lanjut Usia (LKLU) Kabupaten Dharmasraya melakukan kunjungan silaturahmi ke posko tersebut. Kunjungan ini tidak sekadar menjadi ajang temu ramah, tetapi juga diisi dengan kegiatan terapi sosial dan permainan edukatif yang bertujuan meningkatkan kesehatan mental serta kebahagiaan para lansia.

Suasana posko tampak semarak ketika para lansia mengikuti berbagai permainan yang disiapkan tim LKLU. Gelak tawa dan antusiasme terlihat jelas saat mereka berkompetisi secara sehat untuk meraih hadiah menarik. Aktivitas ini menjadi sarana hiburan sekaligus stimulasi kognitif bagi para peserta.

Ketua LKLU Dharmasraya, Yenisisri, S.H., mengungkapkan apresiasinya atas kekompakan dan semangat para lansia Posko Anugerah.

“Saya sangat bangga melihat para lansia di sini. Meski usia telah lanjut, semangat dan kebersamaan mereka luar biasa dan tidak kalah dengan generasi muda. Ini merupakan energi positif yang patut dijaga,” ujarnya.

Kegiatan tersebut terlaksana dengan baik di bawah koordinasi Edison selaku Ketua Posko Pemberdayaan Lansia Anugerah. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh LKLU Dharmasraya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan seluruh tim LKLU yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Silaturahmi menjelang Ramadan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam memberikan hiburan serta motivasi bagi para lansia,” kata Edison.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara lembaga sosial dan masyarakat dalam mendukung kesejahteraan lansia di Kabupaten Dharmasraya, agar tetap sehat, produktif, dan bahagia di masa tua.(El)

 

Pasbar,Lintas Media News Com.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui serah terima sertifikat dan hibah tanah yang dilaksanakan bersama Kantor Pertanahan/Agraria dan Tata Ruang (ATR) Pasaman Barat, Senin 2/2, di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

Penyerahan sertifikat tanah dilakukan dalam rangka memastikan legalitas lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah kecamatan. Selain itu, beberapa perusahaan turut berkontribusi melalui hibah tanah kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Perusahaan yang menyerahkan hibah tanah antara lain PT Narendra Hutama Karya sebanyak sembilan bidang tanah dengan luas total 9.812 meter persegi yang berlokasi di Kecamatan Pasaman dan Kecamatan Luhak Nan Duo. Selanjutnya, PT Aur Maju Bersama menghibahkan sembilan bidang tanah seluas 3.061 meter persegi di Kecamatan Kinali.

Selain itu, PT Graha Purwa Lestari menyerahkan lima bidang tanah dengan luas 623 meter persegi di Kecamatan Pasaman, serta PT Pilar Wahana Sejati menghibahkan satu bidang tanah seluas 222 meter persegi yang juga berlokasi di Kecamatan Pasaman.

Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Kantor Pertanahan/ATR Pasaman Barat atas dukungan percepatan penerbitan sertifikat tanah, serta kepada perusahaan-perusahaan yang telah berkontribusi melalui hibah lahan.

Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas sinergi semua pihak dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Pasaman Barat. Legalitas lahan menjadi faktor penting agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

Ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah ,agar memaksimalkan pelaksanaan program dan kegiatan menjelang bulan Ramadan, termasuk persiapan administrasi SPMT paruh waktu. Menurutnya, apel gabungan menjadi sarana penting untuk memperkuat disiplin dan koordinasi aparatur.

Apel gabungan tersebut diikuti Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, kepala OPD, sekretaris, kepala bagian, kepala bidang, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PT Narendra Hutama Karya Sigit Hariadi, Direktur PT Aur Maju Bersama Syamsul Rizal, Direktur PT Graha Purwa Lestari Adios Wijaya, serta Pimpinan Cabang PT Pilar Wahana Sejati Ermayeni.



Payakumbuh,Lintas Media News
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Safar, melaksanakan kegiatan reses di SMKN 4 Payakumbuh, Selasa (03/2/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah penyerapan aspirasi dari pihak sekolah.

Dalam pertemuan itu, Kepala SMKN 4 Payakumbuh, Wisnarti, S.Si, M.Pd, menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak demi menunjang proses pembelajaran, khususnya di bidang kejuruan. 

Ia berharap adanya bantuan peralatan praktik bagi siswa agar kegiatan belajar lebih optimal dan sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

Selain itu, Wisnarti juga mengusulkan pembangunan pagar sekolah guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah, baik bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Menanggapi aspirasi tersebut, Irsyad Safar menyatakan akan menampung dan memperjuangkan usulan yang disampaikan untuk dibahas lebih lanjut sesuai dengan kewenangan dan mekanisme di tingkat provinsi. 

"Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan kejuruan merupakan investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul," tegas Irsyad.

Kegiatan reses berlangsung dengan suasana dialogis dan penuh keakraban, diakhiri dengan komitmen untuk terus mendorong kemajuan pendidikan di Kota Payakumbuh.(*/st)




Pasaman,Lintas Media News
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan reses di Jorong IX Abam, Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, pada Selasa (3/2/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah penyerapan aspirasi masyarakat setempat.

Reses ini dihadiri oleh Kepala Jorong IX Abam, Zulfahmi, para ninik mamak Jorong IX Abam, serta ratusan masyarakat yang antusias menyampaikan berbagai persoalan dan harapan kepada wakil rakyat mereka di tingkat provinsi.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi utama. Salah satunya terkait permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. 
Warga berharap adanya perhatian pemerintah berupa bantuan bak sampah guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di jorong tersebut.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan harga komoditas karet yang dinilai masih rendah dan tidak stabil. 

Kondisi ini sangat berdampak pada perekonomian warga, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan karet.

Aspirasi lainnya menyangkut pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan dan pembangunan jalan serta drainase, yang dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kelancaran mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan.
Menanggapi hal tersebut, Ali Muda menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD Provinsi Sumatera Barat. 

Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan pihak terkait.

“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung suara masyarakat. Semua masukan akan kami bawa dan perjuangkan sesuai kewenangan di tingkat provinsi,” ujar Ali Muda.

Kegiatan reses ditutup dengan harapan masyarakat agar aspirasi yang telah disampaikan dapat segera mendapatkan solusi nyata demi peningkatan kesejahteraan warga Jorong IX Abam dan sekitarnya.(**/st)



Padang,Lintas Media News
Melakukan kegiatan reses perorangan,wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Evi Yandri Rajo Budiman kunjungi masyarakat kelurahan Koto Lalang, Lubuk Kilangan, Kota Padang Senin (2/2/2026) di Kantor Lurah Koto Lalang. 

Pada kesempatan itu,Evi Yandri banyak menerima aspirasi warga,,
aspirasi tersebut beragam, mulai dari terkait pembangunan fisik, peternakan, pertanian, pemberdayaan SDM, UMKM, pengelolaan sampah dan lainnya. 

Ketua Forum Nagari Koto Lalang, Maulana mengatakan kunjungan Evi Yandri menjadi kunjungan pertama kali wakil rakyat dari provinsi. 

"Ini pertama kalinya kami dikunjungi DPRD provinsi, biasanya hanya DPRD Padang. Kami berharap kunjungan ini bisa membawa manfaat bagi warga Koto Lalang," katanya. 

Ia mengatakan pada umumnya masyarakat Koto Lalang petani, sebagian lainnya UMKM dan pedagang kecil.

"Untuk pertanian ada permasalahan saluran irigasi yang rusak. Ada pula yang terban karena banjir, " katanya. 

Ada pula sumber air dari  lubuk tangah, tapi pendistribusiannya tidak optimal karena belum dibeton atau belum dipasang batu  pondasi. Alhasil panen tidak optimal. Untuk mengatasinya masyarakat sering gotong royong membersihkan endapan. 
Selain itu, untuk mencari tambahan penghasilan, para petani menyambi beternak. Oleh karena itu, mereka berharap ada pelatihan untuk membuat pakan ternak. 

Untuk UMKM, mereka sulit berkembang karena keterbatasan keahlian dan modal. Usaha diantaranya seperti pembuatan furnitur dari rotan dan keripik. 

Selain itu Karang Taruna meminta diberi bantuan ternak bebek. Selama ini mereka sudah beternak bebek dengan merangkul para pemuda. Upaya ini dilakukan dengan harapan para pemuda punya kesibukan dan terhindar dari penyalahgunaan narkoba. 

Ada pula anggota LPS  yang meminta becak motor (bentor) untuk mengangkut sampah. Mereka hanya memiliki satu unit bentor, sementara anggota LPS ada lima. 

Kemudian ada yang meminta pembangunan jalan baru. Lalu anggota posyandu yang mengeluhkan upah yang dipotong. Kemudian pembangunan WC masjid, bantuan pengadaan Al-Quran. Terpenting pula perbaikan kantor lurah. 
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri menjelaskan, ia tidak ingin memberikan harapan palsu pada masyarakat. Oleh karena itu ia menjelaskan ada regulasi yang harus dipenuhi dan ada pula pembagian kewenangan pemerintah pusat, kota dan provinsi. 

Evi mengatakan Kunjungannya ke Koto Lalang tersebut merupakan kegiatan masa reses dimana wakil rakyat datang ke tengah masyarakat menjemput aspirasi. Lalu aspirasi tersebut diperjuangkan untuk bisa terwujud. 

"Setelah saya dengar semua aspirasi yang disampaikan memang kebanyakan merupakan kewenangan pemerintah kota, bukan kewenangan pemerintah provinsi. Tapi itu tidak masalah, itu tergantung niat wakil rakyatnya karena bisa diperjuangkan dengan koordinasi lintas kader partai yang berada di  Kabupaten/kota atau pemerintah pusat," ujarnya. 

Ia juga menjelaskan ada beberapa aspirasi yang bisa dipenuhi dengan mengikuti regulasi seperti bantuan untuk modal UMKM yang hanya bisa untuk kelompok dan berupa peralatan, bukan modal uang. Begitu pula untuk pertanian atau peternakan, juga hanya bisa melalui kelompok tani. 

"Jadi tetap bisa kita penuhi, tapi bantu penuhi syarat regulasinya, silakan hubungi staf saya untuk tindak lanjut," ujar Evi lagi sambil memperkenalkan sejumlah stafnya untuk masing-masing urusan, misalnya terkait pertanian, peternakan, UMKM dan lainnya. 

Begitu pula untuk bentor, ia mengatakan bisa diberikan. Namun Evi juga mengajak masyarakat untuk memikirkan bahwa pengangkutan sampah bukan solusi akhir. Ia meminta masyarakat aktifkan bank sampah dan daur ulang. 

Untuk permintaan pembangunan jalan baru yang disebutkan sudah ada kesepatakan warga mau merelakan tanah/bangunan perlu dilengkapi dengan dokumen.

"Jika memang sudah selesai urusan pembebasan lahannya pemerintah provinsi akan melakukan betonisasi jalan," paparnya lagi.

Untuk pembangunan kantor lurah, kata Evi, bisa dilakukan dengan bantuan khusus kabupaten kota (BKK) dengan berkoordinasi dengan pemerintah kota. Sementara pembangunan WC masjid bisa dengan dana hibah dari dana provinsi.

Untuk sebagian aspirasi lain, Evi Yandri memberikan langsung bantuan tunai dari kantong pribadinya. Diantaranya Rp 1 juta untuk kader posyandu yang mengeluhkan upah, Rp2 juta untuk pembelian Alquran dan Rp1 juta untuk TPA/TPQ.

Dana yang diberikan langsung saat itu juga oleh staf Evi Yandri  disambut riang gembira oleh masyarakat.  "Kami tak menyangka langsung dikasih dananya," ujar salah satu kader posyandu gembira. 

Untuk diketahui, pelaksanaan kegiatan tersebut Evi Yandri didampingi perwakilan dari sejumlah OPD provinsi, diantaranya Dinas PSDA, Dinas BMKCTR, Dinas Perkimtan, Dinas perikanan dan kelautan, Dinas perkebunan tanaman pangan hokoltura. Hadir pula Camat Lubuk kilangan dan Lurah Koto Lalang. Sementara masyarakat yang hadir berkisar 100 orang. 

"Untuk aspirasi yang membutuhkan regulasi dam kelengkapan persyaratan harap ditunggu dan lengkapi syaratnya ke staf yang sudah saya kenalkan tadi. Untuk yang diluar kewenangan provinsi akan kami koordinasikan dengan pemerintah kota.  Insyallah tidak ada harapan palsu tapi sesuai kewenangan pemerintah provinsi," papar Evi Yandri lagi. (*/st)





Payakumbuh,Lintas Media News
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Sumatera Barat (Sumbar) Irsyad Safar, melaksanakan kegiatan reses perorangan di Masjid Darussalam, Kelurahan Padang Tiakar Hilir, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, pada Senin (02/2/2026) pagi.

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh Kepala Cabang Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Syafruddin, S.Pd., M.M., tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.

Sejak pagi hari, masyarakat terlihat antusias memadati lokasi kegiatan. Warga memanfaatkan momentum reses ini untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, dan usulan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan, infrastruktur, dan kesejahteraan sosial.

Irsyad Safar dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa reses merupakan agenda penting bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan.

“Seluruh masukan dan aspirasi masyarakat akan kami catat dan perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan di tingkat provinsi,” ujar Irsyad.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan masyarakat demi memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan warga.(*/st)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Sebagaimana komitmen PMI untuk tetap bersama masyarakat yang membutuhkan. PMI Sumatera Barat masih memberikan layanan kemanusian untuk masyarakat yang terdampak bencana  Banjir Bandang dan Tanah Longsor yang melanda Sumatera Barat, November tahun lalu. 

Ketua Bidang PB dan Logistik PMI Sumbar, Hidayatul Irwan melaporkan hari ini (31/1) PMI Sumatera Barat berikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada warga Jorong Limau dan Jorong Ngalah Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara. 

Layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini, kata Hidayat, merupakan bantuan dari masyarakat kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah yang diserahkan melalui PMI Sumatera Barat. 

"Untuk dua titik lokasi ini, kita melayani total 117 jiwa dan giat ini juga dibantu oleh Tim Kesehatan dari PMI Provinsi Banten" Terangnya. 

Hidayat yang mendampingi langsung giat layanan kesehatan ini, menyatakan apresiasinya untuk Tim Kesehatan PMI yang bertugas hari ini. Pasalnya medan yang dilalui untuk menuju titik lokasi layanan diakui Hidayat sangat menantang. 

"Mulai dari estafet mobil ke motor (ojek) sampai jalan kaki hampir dua kilometer ditambah juga hujan" Jelas Hidayat.

Camat IV Nagari Bayang Utara, Darmadi didampingi oleh BPBD Kabupaten Pesisir Selatan yang ditemui langsung di lokasi menyampaikan bahwa bencana yang terjadi di daerahnya memang memberikan dampak besar bagi warga. Beberapa akses jalan menuju kampung tersebut rusak parah bahkan putus sehingga aktivitas masyarakat menjadi terbatas.

"Jadi kalau ada yang rela datang kesini dan membantu masyarakat, kami sangat bersyukur sekali" Tutur Darmadi. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Donatur yang telah membantu warganya memperoleh layanan kesehatan secara gratis, seperti yang dilakukan PMI saat ini. 

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Semen Padang kembali menggelar Safety, Health, and Environment (SHE) Challenge 2026. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi serta memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (29/1/2026) di Lapangan Fire Ground PT Semen Padang tersebut diikuti 17 tim dari berbagai unit kerja di lingkungan perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua K3 Nasional PT Semen Padang 2026, Angga Dwi Permana Putra.

Dalam sambutannya, Angga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Ia menegaskan bahwa SHE Challenge merupakan agenda tahunan PT Semen Padang yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap penerapan K3 di seluruh lini operasional.

Dalam pelaksanaannya, SHE Challenge 2026 mempertandingkan lima kategori utama, yakni cerdas cermat K3, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), confined space, working at height atau bekerja di ketinggian sekitar delapan meter dengan akses tangga vertikal, pemadaman api kecil menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), serta pemadaman api besar menggunakan fire truck.

“SHE Challenge bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembelajaran dan penguatan budaya K3 bagi seluruh insan PT Semen Padang. Ajang ini juga sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional 2026, yaitu Membangun Ekosistem Pembinaan dan Pelayanan K3 Nasional yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah upaya perusahaan untuk terus bertumbuh dan bersaing di industri semen nasional, penerapan K3 harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas kerja. Untuk itu, ia berharap seluruh peserta dapat menunjukkan semangat, kolaborasi, dan profesionalisme dalam mengikuti setiap tahapan lomba.

Ia berharap pengalaman dan keterampilan yang diperoleh peserta selama mengikuti SHE Challenge dapat diterapkan dalam situasi nyata di lapangan. Meskipun kondisi darurat tidak diharapkan terjadi, pemahaman terhadap prosedur penyelamatan dan penanganan seperti kebakaran dinilai sangat penting sebagai langkah mitigasi risiko.

“Bekal yang diperoleh dari ajang ini diharapkan dapat membantu peserta dalam menghadapi kondisi darurat, baik di lingkungan kerja maupun di tempat tinggal,” tambahnya.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan bahwa pelaksanaan SHE Challenge 2026 mencerminkan komitmen manajemen PT Semen Padang dalam membangun dan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi sarana penguatan budaya keselamatan yang melibatkan seluruh unit kerja, sekaligus menunjukkan keseriusan manajemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif,” ujarnya.

Ajang SHE Challenge ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Salah seorang peserta dari PKTD Wisma Indarung PT Semen Padang, Saskia, menyampaikan bahwa SHE Challenge memberikan manfaat besar bagi karyawan. Menurutnya, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman praktis tentang K3, khususnya dalam penanganan kebakaran dan korban cedera.

“Banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami, kini menjadi lebih jelas dan aplikatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterampilan yang diperoleh melalui lomba tersebut sangat berguna apabila suatu saat terjadi keadaan darurat, meskipun hal tersebut tidak diharapkan. Saskia juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.

“Idealnya, kegiatan ini dilakukan minimal dua kali dalam setahun agar seluruh insan Semen Padang terus terlatih dan sigap,” katanya.

Hal senada disampaikan peserta dari Unit Pengamanan PT Semen Padang, Angga. Ia menilai SHE Challenge tidak hanya meningkatkan pengetahuan K3, tetapi juga memperkuat kekompakan dan kerja sama tim. Menurutnya, koordinasi yang terbangun selama perlombaan dapat diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

“Kekompakan tim yang terlatih tentu akan berdampak positif terhadap kinerja dan keselamatan kerja di unit masing-masing,” ujarnya.

 


Padang Pariaman Sicincin Lintas Media News. Com

Kepala Cabang Dinas Pendidikan  Dan Kebudayaan (Kacapdin) Kabupaten Padang Pariaman Yul Ardi SPd. MM Resmikan Lima Inovasi Baru di SMA N 1, 2x11 Enam Lingkung, dalam KabupatenPadang Pariaman. 

Kehadiran Kacapdin sangat mensuport dan mengapresiasi kepiayawan kepala sekolah Drs. Edi Tyawarman MM. dalam memajukan mutu pendidikan SMA ini, yang labih lazim di sebut SMA N 1 Sicincin. 

 Keistimewaan tersendiri bagi Kepala Sekolah   Edi Tyawarman,  lonching dan terbitkan lima inivasi baru sekali gus, semua terlaksana berkat kerja sama kami dengan seluruh perangkat sekolah, mulai dari majelis guru pegawai Tata Usaha samua  peserta didik, komite mendukung peran positif, serta security siap melayani dan menyapa paratami yyhendak berkunjung. 

Tangan dingin  Drs. Edi Tyawarman MM. menjadikan  sekolah ini peraih penghargaan ADIWIYARTA Peringkat 2  Se SMA Tibgkat  Sumatera Barat di Tahun 2025 yang lalu.

Piagam Penghaan di serahkan oleh wakil Gubenur, dan   disaksikan oleh Kejati Sumatera Barat, selain itu kepala sekolah dengan tangan terbuka merpersilahkan sekolah lain bisa menjadikan sekolah  ini  tempat study tiru dari segala aspek apapun yang kami miliki ulasnya

 Hari ini Lonching Empat  inivasi baru berupa Wc Percocontohan, Lapangan Catur,  Denah Sekolah, Rumah Penyimpanan Sampah, akses lancarnya sarana air, untuk penyiraman taman bunga sekeliling sekolah, Kacapdin Yul Ardi bubuhkan tanda tangan di selogan yang bertulisan Lonching enpat inivasi yang terpasang rapi  pada dinding ruang serba serbi sekolah. 

Satu persatu Kepala sekolah Edi Tiawarman tunjukan sarana baru sembari memperkenalkan  mulai dari lapangan catur dengan mejanya, hal ini disarankan oleh kacapdin agar sarananya meja catur di perbayak, bila sewaktu-waktu bisa di adakan lomba catur untuk memacu ketangkasan pola pikir anak tambah Kacabdin. 

Menuju akses denah sekolah yang dilengkapi dengan panah dan arah tujuan selalu terakses dengan rapi nengikuti lorong sesuai panduan denah yang terpasang. 

Melanjut kan perjalanan menuju wc percontohan semua dilengkapi fasilitas air bersih, pemasangan  pipa air di dinding luar  bahagian Wc Cukup panjang untuk menyiram bunga di sekitar lokasi yang agak jauh dapat terjangkau. pada jumat 23/01 menujuk kearah air yang dialiri pipa. 

 Di sertai rumah penyimpanan sampah ada dua tempat, bahagian paling pojok  ujung sekolah ada ruangan sampah kering untuk darul ulang, dan satu lagi menyimpanan sampah organik yang bisa dijadikan kompos, bermanfaat untuk pupuk tanaman hias di sekitar sekolah. 

Kearah yang sejalur peninjauan,  Kacabdin, Kepala sekolah, guru dan pelajar menghantar  menuju kearah barat bahagian sekolah, terdapat taman, kolam ikan,  kantin sekolah,   dan tempat ruangan baca, sungguh suasana yg menabjukan,  nyaman duduk  pada  jam istirahat tiba

Tidak luput dari perhatian, Kacapdin Yul Ardi,  juga tunjuk  parkiran motor, agar direnovasi  pintu keluar parkir yang mentok ke diding taman, dibuka akses baru kusus tempat keluar kendaraan dan penataan yang fleksibel,  sehingga nyaman bila keluar masuk motor tidak terganggu pada waktu yang tidak ditentukan usulnyausulnya. 

Perjalanan lpanjang mengelilingi  lingkungan sekolah juga membuat kita cukup terkesima, karena

SMA N 1 SiCincin ini punya perkarangan  luas, siapa sangka perkarangan sekolah ini punya luas 1,5 hektar, 

Kehadiran kacapdin sangat mensuport kemajuan sekolah ini, dan mengapresiasi kepiayan Kepala Sekolah Edi Tiawarman dalam memajukan mutu sekolah dan pendidikan SMA N 2x11 Enam Lingkung ini. 

Si tempat terpisah, ,diruangan kerjanya Drs. Edi Tyawarman MM, dengan media berucap terimakasih kepada keluarga besar SMA ini semua keberhasilan yang didapat adalah hasil kerja sama kita semua, sehingga kita bisa meraih Peringkat terbaik Se Sumatera Barat, Alhamdulilah  peserta didik sagat menjunjung tinggi harkat, martabat, dan berbudaya dalam segala aspek pendidikan



PARIAMAN,Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, mendalami potensi sektor kelautan dan perikanan saat melakukan kunjungan kerja ke UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman, Sabtu (31/1). Dalam kunjungan tersebut, Muhidi mendorong pengalokasian anggaran melalui usulan program dan kegiatan DPRD guna mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Muhidi menyampaikan, potensi kelautan dan perikanan di Sumatera Barat sangat besar. Khusus Kota Padang sebagai daerah pemilihannya, sektor ini perlu dikelola secara optimal agar mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Muhidi menyatakan siap mendorong pengalokasian anggaran melalui usulan program dan kegiatan DPRD sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di sektor kelautan dan perikanan.

Ia mengungkapkan, selama ini fokus kebijakan yang didorongnya berada pada sektor pendidikan, kesehatan, dan UMKM. Namun, seiring meluasnya ruang lingkup tugas yang mencakup seluruh wilayah Sumatera Barat, sektor perikanan juga menjadi perhatian serius.
Oleh karena itu, Muhidi mendalami potensi sektor tersebut agar pengalokasian anggaran melalui usulan program dan kegiatan DPRD dapat diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kepala UPTD Konservasi dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat, Wandi Afrizal, menyampaikan bahwa potensi kelautan dan perikanan di Sumatera Barat sangat besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Ia menjelaskan, UPTD berperan menjaga ekosistem kelautan sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut meliputi pemantauan kondisi terumbu karang, pengawasan aktivitas perikanan, serta pendampingan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya kelautan.

Menurut Wandi, wilayah kerja UPTD mencakup kawasan pesisir yang luas, mulai dari Kota Pariaman, Pesisir Selatan, hingga Kepulauan Mentawai. Karena itu, penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Selain melibatkan kelompok pengawas masyarakat (POKWASMAS), UPTD juga mendorong sinergi dengan Powisri sebagai kelompok wilayah bahari dalam pengembangan wisata bahari berbasis masyarakat. Sinergi ini diarahkan untuk mengelola potensi sport fishing, snorkeling, dan diving secara terstruktur dan berkelanjutan.(*/st)

PADANG,Lintas Media News
Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Semen Padang kembali menggelar Safety, Health, and Environment (SHE) Challenge 2026. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi serta memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (29/1/2026) di Lapangan Fire Ground PT Semen Padang tersebut diikuti 17 tim dari berbagai unit kerja di lingkungan perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua K3 Nasional PT Semen Padang 2026, Angga Dwi Permana Putra.

Dalam sambutannya, Angga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Ia menegaskan bahwa SHE Challenge merupakan agenda tahunan PT Semen Padang yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap penerapan K3 di seluruh lini operasional.

Dalam pelaksanaannya, SHE Challenge 2026 mempertandingkan lima kategori utama, yakni cerdas cermat K3, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), confined space, working at height atau bekerja di ketinggian sekitar delapan meter dengan akses tangga vertikal, pemadaman api kecil menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), serta pemadaman api besar menggunakan fire truck.

“SHE Challenge bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembelajaran dan penguatan budaya K3 bagi seluruh insan PT Semen Padang. Ajang ini juga sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional 2026, yaitu Membangun Ekosistem Pembinaan dan Pelayanan K3 Nasional yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah upaya perusahaan untuk terus bertumbuh dan bersaing di industri semen nasional, penerapan K3 harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas kerja. Untuk itu, ia berharap seluruh peserta dapat menunjukkan semangat, kolaborasi, dan profesionalisme dalam mengikuti setiap tahapan lomba.

Ia berharap pengalaman dan keterampilan yang diperoleh peserta selama mengikuti SHE Challenge dapat diterapkan dalam situasi nyata di lapangan. Meskipun kondisi darurat tidak diharapkan terjadi, pemahaman terhadap prosedur penyelamatan dan penanganan seperti kebakaran dinilai sangat penting sebagai langkah mitigasi risiko.

“Bekal yang diperoleh dari ajang ini diharapkan dapat membantu peserta dalam menghadapi kondisi darurat, baik di lingkungan kerja maupun di tempat tinggal,” tambahnya.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan bahwa pelaksanaan SHE Challenge 2026 mencerminkan komitmen manajemen PT Semen Padang dalam membangun dan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi sarana penguatan budaya keselamatan yang melibatkan seluruh unit kerja, sekaligus menunjukkan keseriusan manajemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif,” ujarnya.

Ajang SHE Challenge ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Salah seorang peserta dari PKTD Wisma Indarung PT Semen Padang, Saskia, menyampaikan bahwa SHE Challenge memberikan manfaat besar bagi karyawan. Menurutnya, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman praktis tentang K3, khususnya dalam penanganan kebakaran dan korban cedera.

“Banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami, kini menjadi lebih jelas dan aplikatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterampilan yang diperoleh melalui lomba tersebut sangat berguna apabila suatu saat terjadi keadaan darurat, meskipun hal tersebut tidak diharapkan. Saskia juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.

“Idealnya, kegiatan ini dilakukan minimal dua kali dalam setahun agar seluruh insan Semen Padang terus terlatih dan sigap,” katanya.

Hal senada disampaikan peserta dari Unit Pengamanan PT Semen Padang, Angga. Ia menilai SHE Challenge tidak hanya meningkatkan pengetahuan K3, tetapi juga memperkuat kekompakan dan kerja sama tim. Menurutnya, koordinasi yang terbangun selama perlombaan dapat diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

“Kekompakan tim yang terlatih tentu akan berdampak positif terhadap kinerja dan keselamatan kerja di unit masing-masing,” ujarnya.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.