Lomba Dasa wisma
Padang Pariaman – Lintas Media News, com
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, menyampaikan rasa optimisnya bahwa Dasa Wisma Sinar Pagi 3, Nagari Aie Tajun, Kecamatan Lubuk Alung, akan meraih juara dalam penilaian Dasa Wisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat menyambut kedatangan Tim Penilai Lapangan Dasa Wisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 2 Mei 2025 di Nagari ai Tajun, Lubuk Alung.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman Ny. Hj. Nita Kristanti Azis, Ketua GOW yang juga Staf Ahli TP PKK Ny. Resti Yulandari Rahmat, Sekretaris Daerah Rudy Repenaldi Rilis, Kepala Perangkat Daerah, Camat, dan jajaran pengurus TP PKK di Tingkat Kecamatan dan Nagari.
"Dasa Wisma adalah gerakan kecil yang langsung menyentuh sisi kehidupan masyarakat. Saya yakin, indikator penilaian yang digunakan di Tingkat Kabupaten sejalan dengan penilaian Provinsi, sehingga peluang untuk menang sangat besar," ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberadaan tim penilai Provinsi menjadi motivasi besar bagi Pemkab Padang Pariaman untuk memperkuat program pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
“Melalui kelompok kecil ini, gerakan PKK menyentuh langsung aspek penting kehidupan: kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga pelestarian lingkungan,” tambahnya.
Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Hj. Nita Christansti Azis, juga menyampaikan apresiasi kepada kader Dasa Wisma Sinar Pagi 3, yang terus menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan ketahanan keluarga di Nagari Aie Tajun.
Ia juga menyampaikan selamat datang kepada Tim Penilai Provinsi yang dipimpin oleh Ny. Dianita Maulin Vasco. Ia berharap tim penilai dapat melihat berbagai inovasi dan memberi masukan konstruktif untuk perbaikan ke depan.
“Ini merupakan langkah awal untuk melanjutkan perjuangan membangun kesejahteraan keluarga secara mandiri. Dasa Wisma ini dikenal karena memanfaatkan tanaman jahe merah sebagai minuman kesehatan dan mengolah jagung menjadi makanan sehat untuk rumah tangga,” jelasnya.
Lebih lanjut Ketua TP PKK menyebutkan Dasa Wisma Sinar Pagi 3 yang diusung sebagai perwakilan Kabupaten Padang Pariaman, merupakan juara tingkat kabupaten tahun 2024 dan termasuk dalam klasifikasi ‘maju’. Terdiri dari 14 rumah dengan 14 kepala keluarga dan total 55 jiwa, kelompok ini dinilai konsisten dan inovatif dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
Tim penilai, yang dipimpin Ny. Dianita Maulin Vasco, yang juga merupakan Tim Ahli TP- PKK Sumbar turut memberikan apresiasi atas kesiapan dan semangat kader, serta menekankan pentingnya kesesuaian antara paparan dan pelaksanaan lapangan.
“Apa yang dipaparkan dan ditulis harus sama dengan yang diterapkan. Inilah esensi dari penilaian lapangan,” ujarnya.
Penilaian ini merupakan bagian dari agenda strategis gerakan PKK dalam mewujudkan keberhasilan 10 Program Pokok PKK secara nyata di masyarakat. (rls/len)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmen berkelanjutannya dalam mendukung upaya penanggulangan stunting di Sumatera Barat. Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dan Hari Otonomi Daerah ke-29, perusahaan menyalurkan bantuan senilai Rp47 juta untuk mendukung Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting) di tiga kecamatan di Kota Padang.
Bantuan ini difokuskan ke wilayah ring 1 operasional perusahaan, yakni Kecamatan Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung. Penyerahan dilakukan secara simbolis usai upacara di Gelanggang APEKSI, Balai Kota Padang, yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Kegiatan turut dihadiri Forkopimda, kepala OPD Pemko Padang, tokoh masyarakat, guru, dan pelajar yang mengenakan pakaian adat dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya ibu hamil dan anak-anak di sekitar wilayah operasional.
“Kami percaya masa depan bangsa bergantung pada generasi yang sehat. Karena itu, intervensi dini terhadap stunting menjadi tanggung jawab sosial yang kami jalankan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Iskandar menjelaskan, sebelum Program Genting dijalankan luas oleh pemerintah daerah, PT Semen Padang telah lebih dulu menggagas kampanye “Perang Melawan Stunting” sejak 2022. Program ini mencakup edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pemantauan kesehatan balita, serta pembinaan Posyandu.
Pada pelaksanaan program tahun ini, bantuan mencakup dua bentuk utama: pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil melalui Posyandu, serta pembangunan dan perbaikan sarana sanitasi seperti jamban sehat guna mendorong perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Akses sanitasi yang layak menjadi faktor penting dalam pencegahan stunting. Ini menjadi perhatian utama kami karena masih banyak keluarga di sekitar wilayah operasional yang belum memiliki fasilitas memadai,” jelas Iskandar.
Bantuan ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya di bidang kesehatan dan sanitasi. Iskandar menegaskan, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan keberadaan perusahaan memberi dampak sosial positif yang berkelanjutan.
Apresiasi atas program ini datang dari Camat Lubuk Kilangan, Afrialdi Masbiran, yang menyebut PT Semen Padang sebagai contoh dunia usaha yang konsisten berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat.
“PT Semen Padang telah menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat berperan aktif dalam mengatasi stunting, yang merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Selain di Kota Padang, pada 2023 lalu PT Semen Padang juga mendukung percepatan penurunan stunting di Nagari Labuah Panjang, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok melalui Program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS).
Komitmen perusahaan ini sejalan dengan Asta Cita ke-1 Pemerintah Republik Indonesia, yakni mewujudkan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlak mulia.
PARIWARA DPRD KOTA PADANG
Lintasmedianews.com, Padang
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye memimpin Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang II, dan Pembukaan Masa Sidang III Tahun 2025, di Gedung DPRD Kota Padang, Rabu (30/4/2025).
Pada kesempatan itu, Mastilizal Aye didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri dan Sekretaris Dewan Hendrizal Azhar.
Rapat paripurna itu dihadiri segenap anggota DPRD Kota Padang.
Sementara itu, Wali Kota Padang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Andree Algamar.
Hadir juga segenap unsur Forkopimda, Kepala OPD, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Padang Sejahtera Mandiri (PSM), RSUD M. Zein dan undangan lainnya.
"Alhamdulillah, hari ini kita menggelar rapat paripurna dengan agenda Penutupan Masa Sidang II, dan Pembukaan Masa Sidang III Tahun 2025," katanya.
Dikatakan Mastilizal Aye, pada masa sidang II, sudah banyak kegiatan yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Padang sesuai dengan tupoksi yang diatur Undang-undang.
Selain melakukan rapat-rapat dan kunjungan kerja, jelas Mastilizal Aye, anggota DPRD Kota Padang juga melakukan reses per daerah pemilihan.
"Melalui reses tersebut, anggota dewan menjaring aspirasi dari masyarakat dan dijadikan masukan penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan Kota Padang ke depannya," katanya.
Bahkan, jelas Mastilizal Aye, DPRD Kota Padang juga telah melahirkan beberapa produk legislasi berupa Peraturan Daerah (Perda) pada masa sidang I tahun 2025.
"Produk legislasi yang dihasilkan sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan Pemko Padang demi menciptakan kesejahteraan warga kota," cakapnya.
Mastilizal Aye pun meminta Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar membacakan rangkuman kegiatan DPRD Kota Padang selama masa sidang II tahun 2025.
Selain itu, Sekwan Hendrizal Azhar juga membacakan konsep agenda dan jadwal kegiatan DPRD Kota Padang pada masa sidang III tahun 2025.
Sementara itu, Sekdako Tuanku Andree Algamar menyampaikan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Kota Padang yang telah menetapkan beberapa Peraturan Daerah (Perda) selama Masa Sidang II tahun 2025.
"Pada Masa Sidang II, kita telah menetapkan sejumlah Perda, di antaranya Perda Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum, Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, serta Perda Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Masjid," ungkapnya.
Andree Algamar menyampaikan harapan agar sejumlah Rancangan Perda yang telah diajukan dapat segera ditetapkan menjadi Perda.
Seperti Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada PT Bank Nagari dan Perumda Air Minum.
Serta Perda tentang Pembinaan Kepramukaan dan Pengembangan Organisasi.
“Kita juga berharap beberapa Rancangan Perda yang saat ini sedang dibahas dapat segera diselesaikan. Diantaranya, Perubahan Kedua atas Perda Kota Padang Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Padang, serta Perda tentang Penyelenggaraan Pangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sekda Kota Padang ini menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Padang atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin baik selama Masa Sidang II tahun 2025, dan berharap kerjasama ini dapat ditingkatkan untuk masa yang akan datang.
“Mewakili Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Padang yang telah bekerja keras bersama Pemerintah Kota dalam membahas dan mengesahkan beberapa Perda dalam masa sidang II,” (adv)
PADANG, LIBTASMEDIANEWS.COM
Sebanyak 48 calon jemaah haji yang terdiri dari karyawan aktif, karyawan teladan, serta pensiunan PT Semen Padang resmi dilepas keberangkatannya menuju Tanah Suci oleh manajemen perusahaan, dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Ruang Rapat Lantai I Kantor Pusat PT Semen Padang, Rabu (30/4).
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, yang didampingi oleh Direktur Keuangan dan Umum Oktoweri, Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis, Kepala Departemen Sumber Daya Manusia Juke Ismara, serta para staf pimpinan perusahaan.
Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat kepada para calon jemaah haji yang telah mendapat kesempatan istimewa untuk menunaikan rukun Islam kelima.
"Atas nama pribadi dan manajemen, saya menyampaikan selamat yang tulus kepada Bapak dan Ibu sekalian yang mendapat kehormatan menjadi tamu Allah SWT. Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah panggilan spiritual," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga niat, stamina, serta ketaatan terhadap arahan pembimbing dan petugas haji, agar ibadah dapat dilaksanakan secara khusyuk dan bermakna.
Diketahui, 48 calon jemaah haji yang dilepas tersebut terdiri dari 9 karyawan teladan periode 2012–2017, 11 karyawan aktif, 16 pensiunan, serta 12 anggota keluarga dari karyawan dan pensiunan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian karyawan teladan, PT Semen Padang menanggung penuh biaya pelaksanaan ibadah haji, termasuk biaya manasik dan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, seluruh calon jemaah haji, baik dari kalangan karyawan aktif maupun pensiunan, juga menerima bantuan uang saku dari perusahaan.
"Mohon diterima sebagai simbol kepedulian dan cinta kami. Semoga Bapak dan Ibu menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur," kata Indrieffouny dengan haru.
Perwakilan calon jemaah haji, Zulfahmi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh manajemen. Ia juga memohon doa dan restu agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian luar biasa ini. Semoga PT Semen Padang terus berjaya. Kami juga memohon maaf atas segala kekhilafan selama bertugas," ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, mengiringi para calon jemaah haji menuju perjalanan suci, dengan harapan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan meraih predikat haji mabrur. (*)
*Batu Bara* - Lintasmedianews.com
Menteri Koperasi Republik Indonesia Bapak Budi Arie menyerahkan secara langsung akta pendirian 29 Koperasi Desa Merah Putih untuk Kabupaten Batu Bara yang diterima secara simbolis oleh enam kepala desa Kabupaten Batu Bara yang disaksikan oleh Wakil Bupati Batu Bara Bapak Syafrizal.
Penyerahan akta tersebut pada acara Sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (30/04/2025).
Adapun 29 desa yang telah menyelesaikan akta pendirian Koperasi Merah Putih untuk Kabupaten Batu Bara diantaranya, Desa Pematang Rambai, Desa Bandar Sono, Desa Tanjung Harapan, Desa Mangkai Lama, Desa Perkebunan Tanjung Kasau, Desa Pasir Permit, Desa Perkebunan Kuala Gunung, Desa Perkebunan Limau Manis, Desa Pematang Panjang, Desa Bulan Bulan, Desa Gunung Bandung, Desa Pelanggiran Laut Tador, Desa Dewi Sri, Desa Bogak, Desa Pematang Jering, Desa Sei Suka Deras, Desa Kuala Indah, Desa Perupuk, Desa Lubuk Cuik, Desa Perkebunan Tanah Itam Ilir, Desa Sentang, Desa Tanjung Mulia, Desa Sei Mentaram, Desa Tanah Tinggi, Kelurahan Indrasakti, Desa Pasar Lapan, Desa Limau Sundai, Kelurahan Perkebunan Sipare Pare dan Desa Aras.
Menteri Koperasi Bapak Budi Arie mengatakan akan ada sekitar 80.000 koperasi desa dan kelurahan se-Indonesia. Di Sumut sendiri ada 6.110 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang akan dibentuk.
Selanjutnya, Menteri Koperasi Bapak Budi Arie mengatakan, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih pada tahap pertama akan dilakukan hingga Juni 2025 mendatang dan kemudian tahap pembangunan dan pengoperasian komdeskel seluruh Indonesia dan tahapan ketiga adalah monitoring dan evaluasi.
Masih di tempat yang sama, Wakil Bupati Batu Bara Bapak Syafrizal menyampaikan bahwa akan mendukung program pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
"Tentunya kami bersama Bapak Bupati Baharuddin Siagian akan selalu mendukung program Asta Cita Bapak Prabowo Subianto. Seperti halnya program Koperasi Desa Merah Putih."
Wabup Bapak Syafrizal menyakini dengan berdirinya koperasi pada tiap desa akan menumbuhkan ekonomi masyarakat.
"Dengan berdirinya koperasi desa, diharapkan akan menumbuhkan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tentunya mengurangi angka kemiskinan," ungkap Wabup Bapak Syafrizal.