Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Padang Pariaman - Lintas Media News. com

Setelah mengikuti retreat di Magelang selama delapan hari, Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman bersiap memulai tugasnya sebagai pemimpin daerah untuk  Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. 

Rombongan Bupati H. John Kenedy Azis (JKA) beserta Ibu Ketua TP PKK, Ny. Nita Azis, dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat beserta Ibu Ketua GOW Ny.Resti yulandari Rahmat tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sekitar pukul 11 WIB, pada Minggu (2/3/25). 

Kedatangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati ini disambut dengan meriah oleh Unsur Muspida, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, serta Kepala Perangkat Daerah. Tidak hanya itu, ratusan tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, dan warga Padang Pariaman turut menyambut kedatangan mereka dengan antusias.

Penyambutan dimulai dengan tari galombang yang khas, dilanjutkan dengan salam hangat bersama para tamu undangan. Rombongan kemudian beristirahat sejenak di ruang VIP Bandara sebelum melanjutkan perjalanan ke Masjid Agung Syekh Burhanuddin untuk menunaikan Sholat Zuhur berjamaah.

Setelah sholat berjamaah, Bupati dan Wakil Bupati beserta rombongan mengunjungi makam Syekh Burhanuddin, salah satu ulama besar yang berjasa dalam penyebaran Islam di Indonesia. Di kompleks makam, mereka memanjatkan doa bersama yang dipimpin oleh Imam Khatib setempat.

Bupati John Kenedy Azis menjelaskan, kunjungan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Syekh Burhanuddin dalam mengembangkan ajaran Islam di Nusantara dan juga untuk mengenalkan situs tersebut sebagai ikon wisata religi di Sumatera Barat.

Setelah melakukan ziarah, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Rumah Dinas Bupati di Karan Aur untuk melaksanakan agenda selanjutnya. (Kominfo/len)

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya-

Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, meninjau kondisi jalan lintas Sumatera yang putus akibat banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, yang menyebabkan terganggunya konektifitas dari dan ke wilayah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, pada Minggu (02/03/2025).

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir yang merendam jalan lintas Sumatera dan memutus jalan penghubung utama dua provinsi tersebut. 

Akibat putusnya penghubung utama dua provinsi ini, ratusan kendaraan terjebak macet dari dua arah dan terpaksa harus mencari jalur alternatif.

"Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Mudah-mudahan perbaikan dapat segera dilaksanakan, mengingat sebentar lagi akan memasuki arus mudik Lebaran 1446 H," ujar Wabup Leli Arni, yang saat itu didampingi Kepala Pelaksana BPBD, Eldison dan Camat Sungai Rumbai, Arwenta. 

Wabup menjelaskan, bahwa lokasi kejadian berdekatan dengan Sungai Rumbai yang merupakan pintu masuk utama Sumatera Barat, sehingga jalan lintas Sumatera di wilayah ini harus dapat diperbaiki segera untuk mendukung kelancaran arus mudik 1446 H yang sebentar lagi akan berlangsung. 

"Jalan ini sangat penting bagi masyarakat yang akan pulang kampung saat Lebaran. Oleh karena itu, kami berharap penanganan bisa dilakukan secepatnya agar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terganggu lebih lama," tambahnya.

Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya akan berkoordinasi dengan Pemkab Bungo serta Balai Pelaksana Jalan Nasional untuk menangani perbaikan jalan yang terputus akibat banjir.

Dia berkomitmen, meskipun lokasi di Propinsi Jambi, dan merupakan tanggungjawab Balai Pelaksana Jalan Nasional, Pemkab Dharmasraya melalui Dinas PUPR siap mengerahkan dukungan. 

"Yang terpenting, keterisolasian ini dapat segera kita tangani dan mobilitas di Jalan Lintas Sumatera kembali normal, kalau bisa secepatnya," terang Wabup. 

Sebagai solusi sementara, Dinas Perhubungan Kabupaten Dharmasraya telah mengumumkan jalur alternatif bagi kendaraan yang akan melintas:

1. Simpang Gunung Medan – Sitiung – Jalan Lintas Sumatera Lama – Simpang 3 (Kantor Camat Koto Baru) – Ampalu – Simalidu – Kabupaten Tebo.

2. Kantor Pos Koto Baru – Simpang 3 (Kantor Camat Koto Baru) – Ampalu – Simalidu – Kabupaten Tebo.

Pemerintah juga memastikan bahwa perbaikan sementara berupa pembangunan jembatan akan segera dilakukan, sesuai dengan informasi dari Balai Jalan Nasional.

Masyarakat di sekitar lokasi kejadian diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat.(elda)


Jakarta,Lintas Media News
 Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai. Di sisi lain, dalam menciptakan kamtibmas yang aman dan damai tersebut juga tentunya menjadi tugas Polri. 

“Kita hidup di tengah masyarakat yang tingkat stabilitas keamanan dan persatuan sampai hari ini masih dalam koridor yang menggembirakan,” ujar Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, Senin (3/3/25).

Ia mengakui bahwa sering terjadi konflik sosial, kerusuhan, unjuk rasa, tawuran, bahkan geng motor yang meresahkan di tengah-tengah masyarakat. Namun, hal itu bisa diatasi Polri hingga situasi kamtibmas kembali kondusif.

“Alhamdulillah semuanya bisa ditangani dengan baik. Ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran Polisi di tengah hiruk pikuk masyarakat yang sekarang terjadi,” jelasnya. 

Jika tidak ada Polri, ungkap Ketua MUI, akan banyak hal-hal tak terkendali di masyarakat. Sebab, tak di pungkiri masih banyaknya keterbatasan di masyarakat yang kemudian diisi oleh Polri.

Kehadiran Polri, ujarnya, sangat memberikan perlindungan bagi masyarakat. Situasi aman benar-benar dirasakan seluruh masyarakat hingga hari ini berkat kerja keras Polri.

“Pengetahuan masyarakat tentang keamanan masih terbatas. Pengetahuan masyarakat tentang konflik di tengah-tengah masyarakat masih terbatas. Tapi dengan hadirnya polisi, maka masyarakat merasa terlindungi, masyarakat merasa aman, kehadiran mereka ini membuat hati masyarakat ini menjadi tenang karena merasa ada yang melindungi,” ujarnya. 

Menurut Ketua MUI, Polri memiliki tugas penegakan hukum, sebagaimana Indonesia yang merupakan negara hukum. Dengan berbagai aturan yang ada, hal itu memberikan keadilan di masyarakat. 

Diharapkan, Polri akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dengan tugas melindungi, mengayomi, melayani, dan memberikan keadilan. Memberikan kepastian hukum kepada masyarakat harus tetap menjadi komitmen bagi Polri.

“Masyarakat butuh rasa keadilan di tengah-tengah kehidupan dan polisi kita hadir di tengah-tengah masyarakat dengan baik dalam rangka penegakan hukum itu dan di dalam memelihara rasa keadilan di tengah-tengah masyarakat. Hidup polisi, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Selamat bekerja,” jelas Ketua MUI.(*)


Jakarta,Lintas Media News
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dan Polri menggelar acara pembagian bantuan sosial (bansos). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Ramadhan 2025.

Adapun kegiatan ini dilakukan BEM PTNU seluruh Indonesia bersama Polri di beberapa titik wilayah, seperti di Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kaltim, Kalsel, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu dan beberapa wilayah lainnya.

Presidium Nasional BEM PTNU se-Nusantara Achmad Baha'ur Rifqi mengatakan bahwa bansos tersebut adalah bentuk hadirnya mahasiswa dan Polri di masyarakat.

"Tentu kegiatan yang dilaksanakan oleh BEM PTNU se-Nusantara bersama Polri adalah sebagai bentuk hadirnya kami di dalam masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan tersebut, hal ini juga sebagai bentuk implementasi tri dharma perguruan tinggi," Presidium Nasional BEM PTNU, Minggu (2/3/2025). 

Lebih lanjut Presidium Nasional BEM PTNU juga berharap bansos tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Setidaknya bansos itu bisa meringankan beban masyarakat.

"Ya semoga dengan bantuan berbentuk sembako tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia, paling tidak bisa meringankan beban mereka dalam menghadapi bulan yang penuh berkah ini," ungkapnya.

Sebagai informasi, Polri menggelar kegiatan bansos dengan aliansi BEM PTNU se-Nusantara, Aliansi BEM dan OKP lain dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Pelaksanaan kegiatan baksos Polri Presisi ini digelar bersinergi dengan elemen mahasiswa.

Simbolis pemberian bantuan digelar di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2025) siang. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut hadir dalam gelaran baksos tersebut.(*)

Padang,Lintas Media News
Masa retreat kepala daerah telah usai. Kini, Fadly Amran dan Maigus Nasir resmi memimpin Kota Padang selama lima tahun ke depan. Namun, masyarakat mulai mempertanyakan, apakah semua janji kampanye mereka akan benar-benar direalisasikan?

Sejak awal, Fadly-Maigus banyak menjanjikan program unggulan (Progul) yang digadang-gadang akan membawa perubahan besar bagi Kota Padang. Kini, publik menunggu langkah konkret untuk mewujudkan visi tersebut.
Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Adrian Tuswandi, menegaskan bahwa masyarakat akan terus mengawasi jalannya pemerintahan ini.

"Selamat bertugas untuk Bro Fadly Amran dan Buya Maigus Nasir! Sekarang waktunya membuktikan janji kepada masyarakat," ujar Adrian, Minggu (2/3/2025) di Padang.

Dari sekian banyak janji kampanye, program Padang Amanah menjadi yang paling dinantikan masyarakat.

"Janji pemerintahan yang berintegritas dan bebas pungli harus benar-benar diwujudkan. Jangan hanya sekadar slogan kampanye!" tegas Adrian.

Fadly Amran sendiri kerap menekankan pentingnya birokrasi yang transparan. Kini, publik menunggu apakah ia benar-benar mampu menjalankan konsep pemerintahan bersih tersebut.

"Jangan sampai janji hanya manis di awal, lalu dilupakan setelah menjabat," tambahnya.

Adrian memberikan peringatan tegas kepada Fadly-Maigus agar tidak ada praktik birokrasi yang menyimpang selama kepemimpinan mereka.

"Jangan sampai ada temuan penyimpangan. Ini peringatan serius!" ujarnya.

Lebih lanjut, Adrian menyoroti dugaan masuknya sejumlah individu sebagai tenaga ahli Wali Kota Padang yang justru membebani APBD.

Menurutnya, hal ini berbahaya karena selain berpotensi merugikan keuangan daerah, juga dapat mengganggu jalannya pemerintahan yang ideal sesuai dengan semangat Progul Padang Amanah.

"Para tenaga ahli tersebut sudah tercatat dalam institusi keuangan Pemko Padang. Namun, tugas mereka tidak mencerminkan kolaborasi dan sinergi. Bahkan, mereka cenderung mendikte serta memerintah banyak kepala dinas. Apakah ini yang diinginkan Fadly, yang selama ini kita kenal sebagai pemimpin sejati?" ungkapnya.

Adrian juga meminta Wali Kota Fadly untuk menertibkan pola kerja tenaga ahlinya yang dinilai tidak profesional.

"Saya yakin mereka bukan ahli di bidangnya, tetapi dipilih hanya karena faktor kedekatan," katanya.

Menurut Adrian, seorang pemimpin yang gagal menegakkan transparansi akan kehilangan kepercayaan rakyat dan merusak citra mereka sendiri.

"Hati-hati dengan orang-orang di sekitar. Jangan sampai citra Bro Fadly hancur karena segelintir oknum yang justru merugikan pemerintahan," jelasnya.

Adrian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawasi kebijakan yang diterapkan Fadly-Maigus.

"Jangan diam! Pantau dan awasi setiap kebijakan yang mereka ambil. Pemerintahan yang sehat adalah pemerintahan yang diawasi rakyatnya," tegasnya.

Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan sebuah kota adalah pemimpin yang membuat kebijakan untuk kepentingan semua warga, bukan hanya kelompok tertentu.

"Jangan sampai ada kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir orang! Jika itu terjadi, Kota Padang bisa tertinggal jauh," imbuhnya.

Masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap kepemimpinan Fadly-Maigus. Mereka berharap pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel benar-benar terwujud.

"Jika mereka melenceng, itu bisa menjadi bumerang bagi mereka di masa depan," tutup Adrian. (***)

 

PEKANBARU, LINTASMEDIANEWS.COM

Hj. Ismiatun yang juga istri dari Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, dikukuhkan sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Ketua Pembina Posyandu Kepulauan Meranti, Sabtu (1/3/2025) di Balai Serindit Pekanbaru. 

Pengukuhan itu berbarengan dengan Pelantikan Ketua TP-PKK Provinsi Riau, Henny Saswita oleh Gubernur Riau Abdul Wahid. Hadir dalam pelantikan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Taufik OH, dan sejumlah bupati/wali kota di Provinsi Riau. 

Ismiatun menegaskan komitmennya untuk menggerakkan program-program yang berfokus pada pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta optimalisasi layanan Posyandu.

Dia menilai PKK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam bidang pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, dan kesehatan masyarakat. 

"Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta seluruh kader PKK dan Posyandu untuk menjalankan program yang berdampak langsung bagi masyarakat Kepulauan Meranti,” ujarnya.

Dia juga menyoroti pentingnya memperkuat peran Posyandu dalam memberikan layanan kesehatan kepada ibu dan anak, terutama di daerah terpencil. 

“Sebagai daerah kepulauan, Meranti menghadapi tantangan dalam pemerataan layanan kesehatan. Oleh karena itu, kami akan memperkuat peran Posyandu agar dapat menjangkau masyarakat luas dan memberikan pelayanan yang lebih optimal,” tegas Ismiatun. 

Sebelumnya, Ketua TP-PKK Provinsi Riau, Henny Sasmita, menegaskan bahwa pengurus baru TP-PKK di setiap daerah harus mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta bersinergi dengan berbagai pihak dalam mengoptimalkan program-program pemberdayaan masyarakat.

“Saya percaya bahwa Ketua TP-PKK di setiap daerah, termasuk di Kepulauan Meranti, akan menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Sinergi antara TP-PKK dan Posyandu harus diperkuat untuk memastikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat, terutama dalam enam standar pelayanan minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh Ketua TP PKK yang baru dilantik untuk terus berinovasi dalam melaksanakan program kerja, terutama dalam menjawab tantangan di masing-masing daerah. 

“Mari bersama-sama kita wujudkan keluarga yang lebih sejahtera melalui program PKK dan optimalisasi peran Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan bahwa PKK dan Posyandu merupakan garda terdepan dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Dia juga menyebutkan, PKK memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kesehatan masyarakat. 

"Saya berharap TP PKK dan Posyandu di seluruh Riau, termasuk di Kepulauan Meranti, dapat terus bersinergi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Abdul Wahid. (Nina/rls).



Pasbar,Lintas Media News
Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat (Sumbar) dibantu tim Opsnal Polsek Kinali Polres Pasaman Barat meringkus seorang pelaku yang mengedarkan Narkotika jenis ganja kering siap edar.

Petugas gabungan melakukan penghadangan mobil yang dikendarai oleh pelaku di Jalan Umum Jembatan Padang Kadok Nagari Bandua Balai, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (1/3/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.

"Benar, anggota Direktorat Resnarkoba Polda Sumatera Barat, dibantu personel Polsek Kinali melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku TH (42), dan satu unit mobil pribadi jenis Daihatsu Terios warna hitam Nomor Polisi BB 1797 HC," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.

Diterangkan, sebelumnya anggota Direktorat Narkoba Polda Sumbar akan melakukan pengejaran terhadap sebuah mobil merk Terios warna hitam, yang diduga membawa Narkoba dari arah Kinali menuju Kota Padang.

Mendapat informasi tersebut, Ia langsung memerintahkan Kapolsek Kinali AKP Alfian Nurman beserta personel, untuk melakukan back up terhadap anggota Dit Resnarkoba Polda Sumbar.

"Sesampai di jalan umum tepatnya dekat jembatan Padang Kadok Kinali, petugas langsung melakukan penghadangan, namun mobil pelaku berhenti dan langsung mundur, kemudian berputar balik menuju arah Simpang Empat," terangnya.

Lanjutnya, berjarak sekitar 50 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), saat petugas melakukan penghadangan, mobil yang dikendarai oleh pelaku oleng sehingga menabrak tebing tanah.

"Pelaku diketahui sebanyak dua orang, yang melarikan diri ke arah kebun kelapa sawit milik warga, setelah mobil yang dikendarainya menabrak tebing di pinggir jalan umum Padang Kadok Kinali," terangnya.

Selanjutnya, Kapolsek Kinali AKP Alfian Nurman bersama tim dari Direktorat Narkoba Polda Sumatera Barat melakukan pencarian bersama-sama dengan cara menyisiri areal perkebunan sawit masyarakat.

"Setelah dilakukan pengejaran di dalam perkebunan sawit lebih kurang empat jam, salah seorang pelaku berhasil ditengkap petugas yang diketahui berinisial TH, sedangkan satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas," sebutnya.

Dijelaskan, pelaku merupakan warga Batang Boru Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), saat petugas melakukan penggeledahan di dalam mobil pelaku yang disaksikan oleh masyarakat setempat, ditemukan Narkotika jenis ganja kering siap edar yang telah dipaket dimasukkan ke dalam karung sebanyak empat karung.

Berdasarkan hasil interogasi awal terhadap pelaku, Narkotika jenis ganja kering tersebut dibeli dari seseorang di Payabungan, Provinsi Sumatera Utara, dan mobil merk Daihatsu Terios Nomor Polisi BB 1797 HC, dirental dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Adapun barang bukti yang ditemukan dalam masing-masing karung berisikan 26 paket, empat paket, 20 paket dan 32 paket, sehingga total secara keseluruhan barang bukti ganja kering berjumlah 82 paket, dan satu unit mobil merk Daihatsu Terios Nomor Polisi BB 1797 HC," jelasnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Direktorat Resnarkoba Polda Sumatera Barat di Padang, untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut. (HumasResPasbar)




 Sumbar, Lintas Media News
Dalam upaya mewujudkan Kota Padang bebas dari tawuran dan balap liar, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumatera Barat (Sumbar) secara intensif menggelar patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Patroli ini difokuskan pada malam hari, terutama saat akhir pekan, untuk mencegah aktivitas yang meresahkan masyarakat tersebut.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, mengungkapkan bahwa jajaran Ditsamapta Polda Sumbar terus menggelar patroli secara intensif. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya tawuran dan balap liar di berbagai wilayah rawan di Kota Padang.

Rute patroli meliputi area seperti Jalan Andalas, Jalan Sungai Sapih, Jalan Pondok, Jalan Permindo dan Jalan Taplau dengan menggunakan kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua. Petugas patroli berjumlah 14 Personel yang terdiri dari Unit 1 dan Unit 4 Siturjawali Subditgasum, yang dipimpin Aipda Bambang.

Hasil pantauan tim patroli menunjukkan tidak adanya aktivitas balap liar dan tawuran di lokasi-lokasi tersebut.

Dalam kegiatan patroli ini, tim unit 1 dan 4 Siturjawali patroli perintis melaksanakan penguraian pemuda -  pemuda yang masih berkumpul pada waktu subuh yang diduga akan melaksanakan Balap liar, serta membubarkan pemuda - pemuda tersebut supaya tidak terjadinya hal hal yang menggangu Harkamtibmas.

Kombes Pol Dwi Sulistyawan menekankan bahwa patroli malam ini merupakan implementasi dari program Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, yang berkomitmen untuk membersihkan Kota Padang dari aksi tawuran dan balap liar.

Kabid humas mengajak peran aktif masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memberikan informasi jika terdapat indikasi kegiatan negatif tersebut di lingkungan masing-masing.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan Kota Padang dapat menjadi wilayah yang aman dan kondusif, bebas dari tawuran dan balap liar, sehingga kenyamanan dan ketenteraman warga dapat terjaga.(*)


Jakarta,Lintas Media News
Jumlah pendaftar Rekrutmen Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tembus 8.000 orang. Polri mengatakan tingginya animo masyarakat rawan dimanfaatkan calo atau pihak tak bertanggung jawab untuk melancarkan penipuan dengan iming-iming bisa membantu pendaftar lolos rekrutmen.

"Perhari ini jumlah pendaftar online untuk Akpol ada 8.016. Kalau secara keseluruhan pendaftar pada rekrutmen anggota Polri baik itu Tamtama, Bintara, Akpol 116.732 orang dan paling banyak Bintara," kata Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (28/2/2025).

Dedi lalu mempertegas, sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwasanya jalur untuk masuk Akpol hanya ada satu, yakni jalur reguler. Dengan begitu, diharapkan proses rekrutmen melahirkan taruna-taruna Akpol yang benar-benar mampu menjalani proses pendidikan dan pelatihan selama di Akpol.

"Sesuai arahan pimpinan, tahun ini sama seperti tahun lalu, tidak dilakukan dikotomi lagi, atau friksi-friksi jalur rekpro, jalur reguler, jalur kuota khusus," Dedi menekankan.

Dia menegaskan tahapan rekrutmen anggota Polri transparan, karena para calon taruna dapat melihat langsung capaian nilai tes baik dirinya maupun calon taruna lainnya. Hal ini dikarenakan panitia akan menayangkan nilai-nilai tes secara real time di layar.

"Selesai tes renang, catar (calon taruna) bisa langsung lihat dia berapa detik, nilainya berapa. (Tes) lari juga demikian, dapat berapa putaran, waktunya berapa lama. Tes-tes lainnya pun sama, selesai (tes), nilai langsung keluar. Nilai terpampang di layar, semua bisa melihat," jelas Dedi.

Dedi menjelaskan rekrutmen dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan akuntabel dan humanis (Betah) telah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu. Panitia sengaja menayangkan nilai atau skor agar calon taruna sama-sama bisa saling mengoreksi diri.

"Calon taruna ketika dia merasa nilai tidak sesuai, diberikan kesempatan untuk mengoreksi ke panitia. Mereka juga sudah tau bobot nilai akademis berapa, psikologi berapa, jasmani berapa. Calon taruna itu bisa menghitung sendiri dengan sistem yang terbuka ini," terang Dedi. 

Gambaran proses dan metode seleksi, tegas Dedi, perlu diketahui masyarakat. Tujuannya, agar masyarakat sadar bahwa seleksi anggota Polri hanya bertumpu pada kemampuan diri sendiri selama mengikuti tahapan seleksi.

"Kepada seluruh jajaran kami minta terus mengedukasi masyarakat bahwa seleksi anggota Polri itu kuncinya kemampuan diri sendiri. Persiapan yang matang, latihan serius, itu kuncinya," tegas Dedi.

Dedi berharap masyarakat tak percaya calo atau siapapun yang menjanjikan masuk Polri dengan imbalan uang. Dedi pun menegaskan ancaman pidana bagi pelaku penipuan.

"Sudah banyak kasus masyarakat tertipu, sudah memberikan sejumlah uang, anaknya gagal (lolos rekrutmen)" pungkas Dedi.

Berikut tahapan tes Akpol di tingkat panitia daerah:
a. Pemeriksaan administrasi awal dengan penilaian kualitatif
b. Pemeriksaan kesehatan tahap I dengan penilaian kualitatif
c. Tes psikologi tahap I sistem Computer Assisted Test (CAT), penilaian kuantitatif dan kualitatif
d. Test akademik tahap I, sistem CAT dengan penilaian kuantitatif meliputi:
- pengetahuan umum (termasuk UU Kepolisian)
- wawasan kebangsaan (UUD 1945, NKRI, Bineka Tunggal Ika, wawasan nusantara dan kewarganegaraan)
- tes penalaran numerik
- Bahasa Indonesia
e. Tes EKG dengan penilatan kualitatif
f. Uji kemampuan jasmani (kesamaptaan A, B dan renang) dengan penilaian kuantitatif dan kualitatif, serta pemeriksaan anthropometrik dengan penilaian kualitatif.
g. Sidang penetapan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap II
h. Pemeriksaan kesehatan tahap II dengan penilaian kualitatif
i. Pendalaman PMK dan Tes psikologi tahap II sistem wawancara, penilaian kualitatif
j. Pemeriksaan administrasi akhir dengan penilaian kualitatif
k. Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat daerah.

Berikut tahapan tes Akpol di tingkat panitia pusat:
a. Pemeriksaan administrasi dengan penilaian kualitatif
b. Pemeriksaan kesehatan tahap I dan II dengan penilaian kualitatif
c. Pemeriksaan mental dan ideologi dengan CAT
d. Tes akademik neliputi TPA dengan Bahasa Inggris menggunakan CAT, penilaian kuantitatif
e. Tes psikologi wawancara dengan penilaian kualitatif
f. Pendalaman PMK dengan penilaian kualitatif
g. Tes kesamaptaan jasmani (kesamaptaan A, B dan renang) dengan penilaian kuantitatif dan kualitatif, serta pemeriksaan anthropometrik dengan penilaian kualitatif.
h. pemeriksaan penampilan dengam penilaian kualitatif
i. Sidang terbuka kelulusan tingkat pusat.(*)

 

Batu Bara, Lintasmedianews.com

 ketua GRIB batu bara OK HENDRA SYAPUTRA Bersama jajaran pengurus DPC GRIB JAYA  kab BATU BARA sambut kepulangan BUPATI dan Wakil BUPATI Batu Bara Di Kualanamu..

 Solidaritas ke'anggotaan GRIB JAYA Batu Bara memang tidak di ragukan lagi . Paska penyambutan Bupati terpilih Kab Batu Bara.

Grib tidak sendiri , beberapa golongan kalangan masyarakat dan Tokoh-tokoh masyarakat ikut serta menyambut kepulangan Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara .

 Ketua GRIB Kab Batu Bara OK HENDRA SYAPUTRA mungucapkan semoga Bupati dan wakil Bupati terpilih Batu Bara amanah saat menjalani tugas nya ..

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya 
Dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, jajaran Unit Reskrim Polsek Koto Baru menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Singgalang 2025 pada Sabtu, 28 Februari 2025. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Koto Baru, IPTU Alfurqan, S.H.

Kegiatan dilaksanakan sesuai dengan Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor: STR/25/II/OPS.1.3./2025 tanggal 18 Februari 2025 tentang Rencana Garis Besar Operasi Pekat Singgalang 2025, serta Surat Perintah Tugas Nomor: Sp.Gas/21/II/OPS.1.3./2025 tanggal 24 Februari 2025.

Di beberapa lokasi di Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa minuman keras dan tuak tanpa izin. Adapun barang bukti yang disita di antaranya dua jerigen berisi tuak, delapan botol Anggur Merah, serta tujuh botol minuman keras merek Api.

Kapolsek Koto Baru IPTU Alfurqan, S.H., mewakili Kapolres Dharmasraya AKBP Ikhwan, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa Operasi Pekat Singgalang 2025 akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal dan penyakit masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Dharmasraya.

“Operasi ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas yang meresahkan,” ujar IPTU Alfurqan.

Senada dengan itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Ikhwan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pemberantasan penyakit masyarakat, termasuk peredaran miras ilegal, merupakan prioritas utama Polres Dharmasraya.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting demi mewujudkan Dharmasraya yang aman, nyaman, dan bebas dari penyakit masyarakat,” tutup Kapolres Dharmasraya. (elda)




Jayapura,Lintas Media News
Batik Papua, sebagai salah satu warisan budaya takbenda Indonesia, terus dilestarikan oleh berbagai pihak, termasuk komunitas seni dan generasi muda setempat. Menariknya, kepedulian terhadap seni khas Bumi Cenderawasih ini juga datang dari sosok yang mungkin tak terduga—Brigpol Ita Sombo Allo, seorang Polwan Ops Damai Cartenz-2025.

Pada Sabtu siang yang cerah, Brigpol Ita mengunjungi Sanggar Ameldi di Kota Jayapura, tempat para pengrajin batik Papua berkarya. Kedatangannya disambut hangat oleh Joni Silas Wona, seorang pembatik yang telah lama mengabdikan dirinya untuk seni ini. Dalam kesempatan tersebut, Brigpol Ita tak hanya menyaksikan proses pembuatan batik khas Papua, tetapi juga turut mencoba membatik sendiri. Dengan penuh ketelitian, ia menorehkan lilin panas di atas kain, mengikuti teknik yang diajarkan oleh para pengrajin.

"Batik bukan sekadar kain bermotif, tetapi sebuah identitas dan kebanggaan bangsa. Papua memiliki motif khas yang sangat unik, seperti burung cenderawasih, tifa, rumah adat honai, serta ukiran suku Asmat dan Dani. Keindahan ini harus terus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman," ujar Brigpol Ita penuh semangat.

Joni Silas Wona merasa bangga atas kunjungan Brigpol Ita. Baginya, kehadiran Polwan dari Ops Damai Cartenz-2025 bukan hanya sebagai simbol keamanan, tetapi juga bukti nyata bahwa aparat kepolisian turut mendukung pelestarian seni dan budaya lokal.

"Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami. Senang rasanya melihat perhatian dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, terhadap perkembangan batik Papua. Ini menunjukkan bahwa budaya kita mendapat tempat penting di mata bangsa," ungkap Joni.

Batik Papua telah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat dan terus berkembang melalui berbagai upaya pelestarian, seperti edukasi, pelatihan, dan promosi. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan batik khas Bumi Cenderawasih ini semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Langkah sederhana yang dilakukan Brigpol Ita membuktikan bahwa melestarikan budaya bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk mereka yang bertugas di garis depan dalam menjaga keamanan negara.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.