Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

BUKITTINGGI,Lintas Media News
 DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bukittinggi menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah Kongres GMNI XXII.

Ketua DPC GMNI Bukittinggi Fikri Lafendra mengatakan, kesediaan menjadi tuan rumah telah melewati diskusi, disertai semangat dan dukungan dari kader hingga alumni GMNI di Sumatera Barat.

Fikri bilang, keinginan DPC GMNI Bukittinggi menjadi tuan rumah dibekali sejumlah alasan, utamanya terkait tubuh organisasi yang terbelah setelah Kongres XXI di Ambon 2019 silam.

Berdasarkan hal itu, lanjut Fikri, GMNI Bukittinggi ingin menyudahi dualisme yang terjadi. "Karena ujung dari perpecahan adalah persatuan, maka mari wujudkan persatuan itu.Tidak baik pula rasanya merawat perpecahan dan mau sampai kapan perpecahan dalam tubuh organisasi ini dilakukan," ujar Fikri.

Dia bilang, GMNI Bukittinggi sebagai akar rumput bertekad agar anak ideologis Bung Karno kembali bersatu, mulai dari pusat hingga ke daerah.

"Bukittinggi adalah kota sejarah sekaligus kota perjuangan, tentu mari kita mulai persatuan itu dari Bukittinggi untuk Indonesia," katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Persatuan Alumni (PA) GMNI Sumbar Yogi Yolanda menyampaikan dukungan penuh agar Kongres XXII terlaksana di Bukittinggi.

Bukittinggi, kata Yogi, punya nilai historis yang kuat di tataran Indonesia. Sejarah Indonesia tak bisa dikesampingkan dari Bukittinggi.

Buktinya, Bukittinggi pernah jadi Ibu Kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara pada Desember 1948 hingga Juli 1949. 

Selain itu, kota yang ikonik dengan Jam Gadang ini melahirkan pahlawan bangsa dan tokoh pejuang serta pemikir, salah satunya Bung Hatta, salah seorang tokoh pendiri bangsa.

"DPD PA GMNI Sumbar mendukung terlaksananya Kongres GMNI di Bukittinggi. Kongres kali ini diharapkan menjadi momen persatuan GMNI dan memperkuat GMNI sebagai pembela kaum marhaen," pungkasnya.
(*)


Pasbar,Lintas Media News
Melaksanakan reses masa sidang kedua tahun 2025,anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Sumatera Barat (Sumbar) Ali Muda SH, jemput Aspirasi masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil)nya,khususnya aspirasi ibu-ibu majelis taklim di Masjid Al Muhajirin, Jorong Sakato Jaya, Nagari Aur Serumpun, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (19/2/2025).

Dalam kesempatan itu, perwakilan majelis taklim Maimuna menyampaikan aspirasi mereka, khususnya terkait kebutuhan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan keagamaan.

“Kami sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah guna meningkatkan aktivitas majelis taklim di daerah tersebut,” harap Maimuna salah seorang perwakilan majelis taklim.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ali Muda menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang keagamaan dan pendidikan.

“Kami akan mengupayakan bantuan yang dibutuhkan agar kegiatan majelis taklim dapat berjalan lebih optimal,” ujar Ali Muda.

Ali Muda mengatakan.Kegiatan reses ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai permasalahan dan kebutuhan yang ada di daerah mereka, sehingga pemerintah daerah dapat memberikan solusi yang tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hadir dalam reses tersebut Kepala Jorong Sakato Jaya, Ardi, serta sejumlah majelis taklim, di antaranya Majelis Taklim Husnul Khotimah, Majelis Taklim Al Munawarah, Majelis Taklim Al Mukhsinah, dan Majelis Taklim Nurul Iman, serta masyarakat sekitar.(*/St).


Bukittinggi,Lintas Media News
 Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo S.I.P Melaksanakan Kunjungan Kerja di Kodim 0304/Agam Dalam keadaan sehat wal'afiat Bermarkas di Kota Bukittinggi Provinsi Sumbar, Rabu(19/02/2025).

Mengawali kegiatan Pagi ini, Saya Mengucapkan Terima kasih kepada Prajurit dan PNS Serta Persit jajaran Kodim 0304/Agam yang telah menunjukkan dedikasi maupun sumbangsih baik berupa moril maupun materil dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD khusunya Korem 032/Wbr dalam berbagai kegiatan yang telah kita laksanakan bersama.

Saya Selalu berpesan sayangi keluarga kalian dan ingin memiliki Anggota yang keluarganya harmonis, Sebab dengan keluarga yang harmonis maka suasana Rumah bisa nyaman sehingga kita juga bisa bekerja dengan baik dan tenang. 
Saya juga Ingatkan agar tiap Anggota dan keluarga dapat melaksanakan pola hidup sehat serta menjaga kebugaran tubuh khususnya bagi anggota yang mau alih golongan dari Tamtama ke Bintara, Bintara ke Perwira termasuk anak-anak kita yang ingin jadi TNI agar sedini mungkin disiapkan Kesehatan, Jasmani dan Akademiknya.

Penekanan Saya Untuk seluruh Prajurit/Babinsa untuk kreatif dan inovatif serta membangun komunikasi, kerjasama yang baik ke semua elemen masyarakat dan mampu memanfaatkan potensi wilayah di nagari atau desa binaannya sehingga Program unggulan Pimpinan (KASAD) diantaranya Program Air Bersih, pembangunan  Rlth, Pendampingan Penurunan Stunting, TNI AD Harus bisa menyatu dengan Rakyat dan harus ikut Serta menjaga ketahanan pangan dapat berjalan dan terlaksana sesuai yang diharapkan.

Perlu kita sadari bersama bahwa sesungguhnya Babinsa merupakan salah satu Solusi guna Mewujudkan Ketahanan Nasional dan Komitmen Pengabdian TNI  kepada Rakyat Indonesia dalam MengimplementasikanJati Dirinya sebagai Tentara Profesional, Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional, sesuai dengan Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.

Sebelum mengakhiri sambutan, ,"Saya tekankan kepada Segenap Prajurit dan PNS serta Persit Jajaran Kodim 0304/Agam, hindari segala tindakan yang melanggar hukum, seperti yang marak atau Viral saat ini Permainan Judi Online, Pinjol, , LGBT, Narkoba, perceraian dan segala Pelanggaran yang bertentangan dengan aturan Militer.

Setelah Memberi Penekanan dan Arahan Kepada Segenap Prajurit Kodim 0304/Agam , Dalam kesempatan itu juga Danrem 032/Wbr juga mengajak seluruh Prajurit dan Ibu Persit Melaksanakan Foto Bersama.
Ikut hadir dalam giat ini Kasi Ren Korem 032/Wbr Kasiter Kasrem 032/Wbr, Dandim 0304/Agam, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 032.
(PENREM032)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di areal reklamasi bekas tambang. Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2025, perusahaan menanam 205 batang pohon sengon di areal reklamasi Front II Timur IUP 206 Ha, di Bukit Karang Putih,  Senin (17/2/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Departemen Project Management Office PT Semen Padang, Fery Sarvino, serta dihadiri oleh Ketua Panitia Bulan K3 Nasional PT Semen Padang, Harri Kurniawan, Kepala Teknik Tambang Hendri Priparis, dan Kepala Unit CSR Ilham Akbar.

Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, menegaskan bahwa reklamasi dan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

“PT Semen Padang senantiasa mengedepankan aspek keberlanjutan dalam setiap aktivitas operasionalnya. Program reklamasi ini diharapkan tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar,” ujar Nur Anita.

"Dan, Kegiatan ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah RI dalam mendukung ekonomi hijau, dengan mendorong praktik pertambangan yang lebih berkelanjutan serta memperkuat ketahanan lingkungan demi kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

Kepala Departemen Project Management Office PT Semen Padang, Fery Sarvino, menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional, tetapi juga merupakan kewajiban perusahaan dalam reklamasi pasca-penambangan.

“Sebanyak 205 batang pohon sengon kami tanam di areal reklamasi Front II Timur IUP 206 PT Semen Padang. Angka ini dipilih untuk mencerminkan momen spesial penanaman, yakni Februari 2025,” ujar Fery.

Ia menambahkan bahwa penghijauan memiliki dampak jangka panjang, mengingat satu pohon yang berusia lebih dari 30 tahun dapat menghasilkan lebih dari 100 ribu liter oksigen. “Menanam pohon berarti berkontribusi pada udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat,” tambahnya.

Kepala Teknik Tambang PT Semen Padang, Hendri Priparis, menambahkan bahwa reklamasi tidak hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi juga wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Program ini bertujuan mengembalikan fungsi lahan bekas tambang serta menciptakan kawasan hijau yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa setiap tahun PT Semen Padang rutin melakukan penghijauan di berbagai lokasi reklamasi. Tahun sebelumnya, penghijauan dilakukan di Kampung Lereng, sementara tahun ini diperluas ke IUP Padayo, yang telah diluncurkan sebagai areal reklamasi Bukit Padayo.

Hingga saat ini, perusahaan telah mereklamasi sekitar 6 hektare di Bukit Padayo, 2,5 hektare di Bukit Karang Putih, dan 7 hektare di Bukit Ngalau. Jenis tanaman yang ditanam mencakup mahoni, trembesi, sengon, serta pohon khas tambang seperti sihujan. Selain itu, ditanam pula kaliandra sebagai tanaman penyisip yang memiliki manfaat ganda, baik untuk meningkatkan unsur hara tanah maupun sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

Ketua Panitia Bulan K3 Nasional PT Semen Padang, Harri Kurniawan, menjelaskan bahwa selain penanaman pohon, peringatan Bulan K3 Nasional 2025 juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, termasuk SHE Challenge, Lomba Pemilihan Tempat Kerja Teladan, serta Lomba Pemilihan Rumah Dinas kategori ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah).

Selain itu, digelar pula seminar K3 dan Gerakan Masyarakat Sehat guna meningkatkan kualitas hidup karyawan dan masyarakat sekitar. “PT Semen Padang juga menjadi tuan rumah dalam perlombaan Bulan K3 SIG, yang meliputi Cerdas Cermat K3 SIG dan SIG Challenge,” pungkas Harri. (*)

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya

Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya St Riki Alkhalik yang hadir dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten (HJK) Sijunjung ke-76 tahun ini mengucapkan selamat serta harapan terbaik agar Kabupaten Sijunjung terus bersatu, berprestasi dan sejahtera sesuai dengan tema yang diangkat dalam perayaan tahun ini.

“Semoga Kabupaten Sijunjung yang dijuluki Nagari Lansek Maniah ini terus bertransformasi dalam perkembangan yang signifikan baik dalam segi ekonomi, budaya maupun pariwisata sehingga dapat meningkatkan taraf kesejahteraan hidup masyarakat Kabupaten Sijunjung kedepannya,” turur St Riki Alkhalik.

Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Sijunjung. Selasa,18/02/2025. Juga dihadiri oleh Staf Kepresidenan Hasan Hasbi yang merupakan putra asli Tanjung Ampalu, Koto VII, Kabupaten Sijunjung. Kemudian juga turut hadir, Forkopimda, Pimpinan dan Anggota DPRD Sijunjung, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten III Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Barat beserta tamu undangan lainnya.(elda)

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya

Kapolres Dharmasraya AKBP Bagus Ikhwan.S.I.K.M.H, menyatakan bahwa dalam penanganan kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah polres Dharmasraya terutama Kasus Curas yang terjadi di Ruko Barokah, Sungai Betung, Polres Dharmasraya telah  melakukan upaya - upaya yang diantaranya:

Mendatangi TKP, melakukan olah TKP

dan mengumpulkan Barang  Bukti serta Mengamankan rekaman CCTV di TKP.

Selain itu, Kata Kapolres, Polres Dharmasraya juga telah membentuk Personil Gabungan Polres dan Polsek Polres Dharmasraya (timsus) guna penanganan yang optimal. Team Khusus yang dibentuk ini terdiri dari 4 tim yang masing masing tim dipimpin oleh Perwira yang bergerak untuk melakukan penyelidikkan dilapangan.

Tidak itu saja, lanjut Kapolres, Polres Dharmasraya juga telah mengirimkan hasil olah TKP ke labfor di Riau berupa rekaman CCTV, Sidik jari, selongsong dan proyektil yg ditemukan di TKP. Namun didapati info bahwa untuk sidik jari yang didapati di TKP tidak dapat di baca, hasil rekaman CCTV tidak menampakkan wajah dari pelaku sedangkan untuk hasil selongsong dan proyektil belum keluar hasilnya.

Selanjutnya Polres Dharmasraya juga telah meminta untuk celldum dan celebrate Hp dari orang orang yg di curigai. Namun hasilnya juga belum keluar.

Kapolres  menambahkan, Polres telah melakukan kerjasama dan koordinasi dengan Polres Polres dari Polda tetangga yaitu Polres Bungo dan Polres Tebo Polda Jambi,  Polres Musi Banyuasin dan Polres Mesuji Polda Sumsel dan Polres Kuansing Polda Riau, namun sampai saat ini belum ada hasil yang didapati. 

"Kami dari Polres Dharmasraya terus berupaya untuk mengungkap atas kasus yang terjadi dan mohon kerjasama dari semua pihak apabila mendapatkan informasi agar segera disampaikan ke polres Dharmasraya," terang Kapolres Dharmasraya. (elda)

 

Solok.Lintasmedianews.com.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Satgas Pangan Kabupaten Solok, yang dipimpin oleh Staf Ahli Bupati, Eva Nasri, melakukan pemantauan dan monitoring ketersediaan bahan pokok di Pasar Talang, Kecamatan Gunung Talang, pada Rabu 19 Februari 2025. 

Kegiatan ini turut diikuti oleh Kabag Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Solok, Anthony Saliza, serta sejumlah perwakilan OPD, di antaranya Dinas Kominfo, Bapelitbang, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan, Dinas Perikanan Pangan, Dinas Perhubungan, serta Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Solok.

Dalam keterangannya, Eva Nasri menjelaskan bahwa monitoring yang dilakukan 10 hari sebelum bulan puasa 1416 H ini difokuskan pada ketersediaan bahan pokok dan gas elpiji.

“Menjelang bulan puasa, insyaallah ketersediaan bahan pokok relatif stabil. Khususnya di Pasar Talang ini, dan Kabupaten Solok secara keseluruhan, harga bahan pokok relatif stabil dan terkendali,” ujar Eva Nasri.

Ia menambahkan bahwa harga bahan pokok di Pasar Talang dan Kabupaten Solok pada umumnya relatif terkendali. Tidak ada kenaikan harga yang signifikan, bahkan beberapa harga kebutuhan pokok mengalami penurunan, seperti cabai merah dan bawang merah.

Eva Nasri juga berharap agar selama bulan puasa dan hari raya nanti, ketersediaan bahan pokok dapat terjaga dengan baik.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik jika sewaktu-waktu terjadi sedikit kenaikan harga. Jika nanti ada kenaikan harga yang signifikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Solok kemungkinan akan melakukan operasi pasar dan pasar murah guna menstabilkan harga dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (Karta)

 


Solok.Lintasmedianews.com. 

Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH bersama Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu menghadiri Pembukaan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2025 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Rabu (05/02/2025).

Perhelatan Inacraft yang berlangsung dari tanggal 5 sampai dengan  9 Februari 2025 ini, dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas Ny. Selvy Gibran. Hadir pula sejumlah pejabat, seperti Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Koperasi Budi Arie, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Acara ini merupakan salah satu pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara dengan mengusung tema : “ From Smart Village to Global Market “. Kegiatan ini  juga menjadi wadah bagi para pengusaha industri kreatif  untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas.

Kali ini Dekranasda Kabupaten Solok turut meramaikan Inacraft tahun 2025 dengan membawa produk unggulan kerajinan Kabupaten Solok yang terdiri dari tenun, batik, bordir, sulaman, anyaman pandan, ecoprinting baik berupa kain, tas, selendang, mukena, tikar, dan deta.

Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan bahwa produk – produk UMKM dari Kabupaten Solok Harus Bangkit. “Di Inacraft 2025 ini kita ingin di Solok ada keberagaman kedepannya, kita ingin mendorong bagaimana ekonomi kreatif Solok ini bangkit. Dan ini merupakan momentum bagi kita untuk lebih mengembangkan produk produk kita di Kabupaten Solok, sehingga produk produk dari Kabupaten Solok bisa menembus pasar internasional,” Ucapnya.

Pada kesempatan itu,  Stan Kabupaten Solok juga dikunjungi oleh Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moriza. Ia menyampaikan bahwa UMKM harus menerapkan Prinsip LIDI ( Loyalitas, intergritas, disiplin, inovatif ), dengan menerapkan prinsip tersebut, diharapkan UMKM yang ada di Kabupaten Solok bisa memiliki visi dan naik kelas agar bisa menembus pasar internasioanal.(Karta)

 

Solok.Lintasmedianews.com. 

Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Ruang Rapat Bukik Cambai Bapelitbang Kabupaten Solok, Rabu (12/02/2025). Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Medison, Asisten III Editiawarman, Kepala BPS Mukhlis, para Kepala OPD, para Camat, Kacabdin Pendidikan Wilayah III Riko Fernanda, Ketua Forum Anak, Ketua Forwana Kabupaten Solok Zofra  Wandi, serta berbagai pemangku kepentingan dan stakeholder terkait.  

Dalam sambutannya, Sekda Medison menekankan bahwa RKPD 2026 harus lebih rinci dan terstruktur agar sesuai dengan kebijakan nasional dan kondisi keuangan daerah. Ia mengingatkan bahwa alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) akan mengalami pemotongan sekitar Rp 77 miliar akibat kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.  

“Pengurangan anggaran ini akan berdampak pada sektor perjalanan dinas, konsumsi rapat, BBM, lembur, dan alat tulis kantor. Namun, layanan publik tetap menjadi prioritas dan tidak akan terkena pemangkasan,” ujar Medison.  

Ia juga menegaskan bahwa RKPD 2026 akan difokuskan pada pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, serta sektor unggulan seperti pariwisata, pertanian, dan UMKM. Pemerintah daerah akan menerapkan prinsip Money Follow Program, dimana anggaran hanya akan dialokasikan untuk program prioritas yang berdampak nyata bagi masyarakat.

"Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan, kita optimis Solok dapat mencapai pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang," tutup Medison.

Sementara itu Kepala Bapelitbang Desmalia Ramadanur memaparkan bahwa RKPD 2026 mengacu pada percepatan transformasi daerah melalui penguatan fondasi pembangunan. Namun, ia juga mengungkapkan beberapa tantangan yang masih dihadapi, di antaranya :  Tingkat kemiskinan yang mencapai 7,31% di atas target 6,81%, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,91%, masih di atas target 4,32%,  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 72,29, menunjukkan peningkatan dari target 71,00 serta pertumbuhan ekonomi 4,36%, lebih rendah dibandingkan beberapa daerah di Sumatera Barat.  

"Ke depan, kita akan memperkuat sektor unggulan seperti pertanian berbasis teknologi, ekowisata, serta penguatan UMKM agar dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah," jelas Desmalia.  

Dalam RKPD 2026, Pemerintah Kabupaten Solok mengusung tema pembangunan  "Perkuatan Fondasi Transformasi melalui Pengembangan Sektor Unggulan untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat yang Inklusif dan Berkelanjutan". Beberapa strategi utama yang akan diterapkan meliputi transformasi digital pemerintahan dan layanan publik, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi lokal melalui hilirisasi pertanian dan UMKM, pengurangan kegiatan seremonial dan optimalisasi anggaran serta fokus pada pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Dengan adanya penyesuaian anggaran dan kebijakan strategis yang lebih terarah, Pemerintah Kabupaten Solok optimistis bahwa RKPD 2026 akan menjadi tonggak bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.  


Forum ini diakhiri dengan pembahasan mendalam tentang rancangan program prioritas yang akan diusulkan dalam RKPD 2026 yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapelitbang Desmalia Ramadanur. (Karta)


Sumbar ,Lintas Media News
Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan, Polda Sumbar melalui Ditpamobvit menggelar aksi bersih pantai di Pantai Muaro Padang, pada Selasa (18/2).

Kegiatan ini melibatkan personel Kepolisian dari Satker Ditpamobvit Polda Sumbar dengan penuh semangat, mereka membersihkan sampah plastik, kayu, dan berbagai jenis limbah yang mengotori pesisir pantai.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan.
"Pantai yang bersih tidak hanya meningkatkan keindahan alam, tetapi juga melindungi ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi semua pihak untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan," ujar Kabid humas.

Selain membersihkan pantai, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya sampah plastik dan pentingnya pengelolaan limbah yang baik.

Kegiatan bersih pantai dipimpin oleh Dirpamobvit Polda Sumbar KBP Ardian Indra Nurinta.S.I.K., M.H. 

Lanjut Kabid menyampaikan,  kegiatan aksi bersih pantai ini merupakan  tindak lanjut dari perintah harian bapak Kapolda Sumbar agar anggota Polda Sumbar menjadi Polisi yang peduli dan selalu menebar kebaikan.

Dengan adanya kegiatan pembersihan pantai Muaro Padang oleh anggota Polri semoga dapat mengispirasi masyarakat agar menjaga kebersihan  sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke pantai Muaro Padang. 

"Diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat, serta tercipta kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam," tutup Kabid humas. (*)

Sukabumi,Lintas Media News
Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap adanya praktik kecurangan yang dilakukan oleh pengelola SPBU di Kota Sukabumi. Berdasarkan laporan masyarakat, ditemukan indikasi bahwa sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Baros, Sukabumi, telah memasang alat tambahan pada dispenser pompa bahan bakar yang sengaja dirancang untuk mengurangi takaran BBM meskipun indikator menunjukkan angka yang sesuai dengan takaran yang dibeli konsumen.

Penindakan terhadap kasus ini bermula pada 9 Januari 2025, saat tim dari Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Tertentu bersama Direktorat Metrologi Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan dan PT Pertamina Patra Niaga melakukan pengecekan di SPBU 34-43111. Hasil pengujian menunjukkan adanya deviasi pengurangan BBM pada empat dispenser dengan merk pompa Tatsuno produksi 2005, untuk jenis Bio Solar, Pertalite, dan Pertamax. Pengukuran menggunakan Bejana Ukur Standar 20 liter memperlihatkan pengurangan BBM yang bervariasi antara 400 ml hingga 600 ml per 20 liter, jauh melebihi batas toleransi yang diperbolehkan sebesar 100 ml per 20 liter.

"Kami menemukan bahwa alat tambahan berupa PCB yang dipasang secara ilegal pada dispenser ini menyebabkan berkurangnya jumlah BBM yang diterima konsumen. Praktik ini jelas melanggar hukum dan merugikan masyarakat," ujar Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin, Rabu (19/2/2025) yang mengonfirmasi bahwa kasus ini telah dinaikkan ke penyidikan.

Pengelola SPBU yang terletak di bawah naungan PT PBM (Prima Berkah Mandiri) tersebut, yang telah beroperasi sejak 2005, diduga sengaja menyembunyikan alat tambahan berupa unit PCB (Printed Circuit Board) yang berisi komponen elektronik dan trafo pengatur arus listrik di dalam kompartemen pompa. Alat ini berfungsi untuk mengurangi jumlah BBM yang disalurkan kepada konsumen tanpa terdeteksi oleh petugas yang melakukan tera ulang.

Akibat praktik curang ini, diperkirakan kerugian yang diderita oleh masyarakat pengguna BBM mencapai sekitar Rp1,4 miliar per tahun. Polri telah menaikkan status perkara ini ke penyidikan dengan menetapkan Direktur PT PBM, RUD, sebagai terlapor yang berpotensi menjadi tersangka.

Berdasarkan temuan ini, pelaku dapat dikenakan pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, yaitu Pasal 27 yang mengatur tentang larangan memasang alat tambahan pada alat ukur yang sudah ditera, dan Pasal 32 ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap orang yang melanggar ketentuan tersebut dapat dipidana dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 juta. 

"Kami akan terus melakukan penyelidikan dan menindak tegas segala bentuk kecurangan yang merugikan masyarakat, terutama dalam sektor yang sangat penting seperti distribusi bahan bakar," tambah Dirtipidter Bareskrim Polri.

Selain itu, dalam doorstop tersebut, turut hadir Menteri Perdagangan Budi Santoso yang memberikan apresiasi atas pengungkapan kasus ini. "Kecurangan seperti ini merugikan konsumen dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik. Kami akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memastikan praktik serupa tidak terjadi lagi," ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso.(*)

 

Jakarta, Lintas Media News, com

Bupati terpilih Padang Pariaman, Jhon Kenedy Azis, dan Wakil Bupati Rahmad Hidayat turut hadir di Monumen Nasional (Monas) Jakarta dalam rangka persiapan pelantikan kepala daerah (KDH) yang akan digelar pada 20 Februari 2025 mendatang di Istana Negara, Jakarta.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Padang Pariaman, Zahirman, melaporkan bahwa sejak pagi, para kepala daerah yang akan dilantik telah mengikuti gladi kotor di kawasan Monas.

“Tadi Tim Kemendagri, sudah mengumpulkan para KDH, termasuk Bapak Jhon Kenedy Azis dan Bapak Rahmad Hidayat di Kawasan Monumen Nasional untuk mengikuti persiapan pelantikan,” tulis Zahirman dalam keterangannya.

Dalam kegiatan tersebut, para KDH mendapatkan arahan terkait mekanisme pelantikan agar prosesi dapat berjalan khidmat dan teratur. Mereka terlihat, mengenakan seragam olahraga dan menjalani pelatihan intensif.

“Untuk menampung, para KDH dan tim pendamping, panitia telah menyediakan tenda berkapasitas besar,” jelas Zahirman.

Rencananya, gladi bersih akan dilaksanakan kembali pada Rabu (19/2), di mana para KDH akan mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU).

Kegiatan ini bertujuan, untuk memastikan seluruh persiapan pelantikan berjalan dengan baik dan lebih lancar.

(Len /Diskominfo)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.