Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok


JAMBI,Lintas Media News
PT Semen Padang pada Rabu (6/9/2023) kembali menyapa mahasiswa Universitas Jambi (Unja) dalam agenda Semen Padang Mengajar untuk memperkenalkan dunia kerja kepada ratusan mahasiswa yang hadir. 

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati di Jambi, Rabu, mengatakan Semen Padang Mengajar hadir kembali ke Unja sebagai bentuk kolaborasi perusahaan dengan perguruan tinggi khususnya di wilayah pasar Semen Padang. 

Dalam kesempatan itu, Nur Anita berbagi pengalaman berkarir di perusahaan, juga membagikan tips dan trik kepada mahasiswa agar bisa masuk ke dunia kerja serta pengembangan karir. 

"Kami sharing pengalaman bagaimana agar mahasiswa meningkatkan kemampuannya untuk menghadapi dunia kerja apa saja yang perlu dipersiapkan," katanya. 

Melalui motivasi yang diberikan oleh perusahaan kepada mahasiswa Unja itu, pihaknya berharap agar mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan meningkatkan hard skill dan soft skill sesuai dengan rencana pekerjaan ke depan. 

Nur Anita menilai bahwa mahasiswa saat ini memiliki ketertarikan yang baik untuk memasuki dunia kerja. Tapi hal itu perlu diimbangi dengan semangat mengasah kemampuan baik diperkuliahan maupun soft skill secara berkelanjutan guna mematangkan potensi dari dalam diri. 
Ia juga menegaskan bahwa Semen Padang membuka kesempatan bagi siapa saja untuk menjadi bagian dari pabrik semen pertama di Indonesia ini. Apalagi dengan adanya rekruitmen bersama BUMN itu juga menunjukkan bahwa saat ini seluruh generasi muda dari pelosok Indonesia bisa memiliki peluang yang sama. Ia mengingatkan mahasiswa Unja agar memiliki daya saing sehingga dapat bersaing dengan mahasiswa dari daerah lainnya.  

Selain di Unja, Semen Padang Mengajar juga diagendakan diadakan di UIN Jambi pada Kamis (7/9/2023).  Program ini, kata Anita, sebagai salah satu dukungan perusahaan untuk dunia pendidikan. Dengan memberikan motivasi kepada mahasiswa, dan gambaran bagaimana dunia pekerjaan yang sesungguhnya. Diharapkan mahasiswa ini ke depan mampu lebih siap memasuki dunia kerja.

Sementara itu, Wakil Rektor Unja Bidang Akademik Prof. Kamid dalam sambutannya saat membuka agenda Semen Padang Mengajar itu memberikan apresiasi kepada Semen Padang yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa Unja untuk mengetahui lebih dalam dan luas mengenai iklim dunia kerja. 

Ia  berharap, ke depan akan semakin besar peluang bagi mahasiswa Unja untuk bekerja dan magang di perusahaan semen yang dibangun sejak tahun 1910 itu. Sehingga di hadapan mahasiswa, ia berpesan agar mereka meningkatkan kemampuan untuk memiliki daya saing. 

Salah satu mahasiswa Unja Fajar Sidra usai mengikuti kegiatan mengatakan “yang paling ngena pada saat berbicara mengenai critical thingking menjadi sebuah ilmu pengetahuan. Satu-satunya kebijaksanaan sejati adalah mengetahu bahwa anda tidak tahu apa-apa”, ujarnya.

Mahasiswa lainnya yang bernama Suci Insani mengaku materi yang disampaikan sangat menarik dan mudah dipahami. “Kami diajarkan build career melalui tiga tahapan, challange & opportunity, magic triangle dan prepare. Terima kasih Semen Padang semoga sukses selalu dan terus berkembang”, tutupnya.

PT Semen Padang merupakan perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, berdiri sejak 18 Maret 1910. Eksistensi perusahaan dalam sejarah modernisasi dan industrialisasi di Indonesia, telah teruji dalam pembangunan berbagai landmark atau Mahakarya di berbagai kota di Indonesia, seperti Monumen Nasional  yang berdiri kokoh sebagai simbol ibu kota negara, gedung Bursa Efek Indonesia, Jembatan Semanggi,  Gedung MPR/DPR di Senayan, Hotel Indonesia di jantung Jakarta, Jembatan Barelang,  Monumen Tsunami Aceh, Bandara Kuala Namu Medan, Jembatan Kelok Sembilan serta  berbagai bangunan penting lainnya di negeri ini. (*)





Bukittinggi,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bintek) Digitalisasi Guru SMK se-Kota Payakumbuh angkatan 8 dan 9.Selasa (5/9/2023) di Novotel Bukittinggi. 

Dalam sambutanya,Supardi mengatakan, dari kegiatan Bimtek yang telah dilakukan selama ini, selalu diawali dengan visi dan misi, hari ini SMA/ SMK bersedia membuka diri dan bekerja sama dengan semua pihak yang terlibat.

Menurut Supardi, kegiatan Bimtek ini adalah satu satunya di Sumbar yang tujuannya mencoba meningkatkan kualitas guru-guru dalam hal pendidikan.

“Defisit boleh melanda, kualitas guru tak boleh turun ” ucap Supardi.

Tak hanya itu, Supardi juga menyampaikan, 99 persen tokoh sejarah bangsa memiliki anasri kehidupan sebagai guru. Di Bimtek ini tidak hanya berbicara perihal masalah digital, membuat konten tapi juga belajar soal psikologi, teamwork, grup, dan kerjasama.
Selain itu, dikatakannya dari segala persoalan yang ada akan tetap optimis ke depan. Ia beranggapan Kota Payakumbuh mengandung dan menyimpan guru-guru yang luar biasa.

Supardi menambahkan,SMK Kota Payakumbuh bisa jadi akan menjadi SMK pelopor di Sumbar karena, anak-anak di Kota Payakumbuh memiliki potensi-potensi yang bisa dikembangkan dengan sangat luarbiasa.

 “Jadi bapak dan ibuk semuanya di sini ada empat hari, berdiskusilah dengan narasumber karena materinya sudah disusun baik. Materi yang dibahas tidak dari satu arah saja tapi banyak arah. Selamat mengikuti Bimtek Digital ini, semoga harapan kita semua bisa terkabul,” tambah Supardi.

Sementara itu, Kabid PSMK Dinas Pendidikan Sumbar, Dr. Ariswan, S. Ag, M. Pd, mengatakan, investasi pendidikan itu hanya muncul dari orang orang pendidikan, ekonominya pendidikan.

 Menurutnya guru adalah contoh, mulai dari masuk di awal tepat waktu, berpakaian yang sopan, bertutur kata yang baik, memberikan nasihat yang baik, itu semua guru yang mencontohkan.

“Inilah kegiatan kami yang sangat serius dalam sumber daya manusia mengenai kualitas pendidikan. SMK tantangannya luar biasa zaman sekarang, syukurilah karena ini nikmat yang luar biasa yang bapak ibuk dapatkan di pengalaman kali kali,” ucapnya.

Ariswan menjelaskan.Masih ada satu tahap lagi yang akan dilewati oleh para guru. Tahap ini cukup menentukan karena nanti akan terkait dengan SMK Fair yang akan diadakan tahun depan. Kegiatan ini masih dalam tahap penggodokan.

“Program ini akan mengurus hilirisasi dari produk-produk SMK yang selama ini mungkin tersimpan saja di Gudang,” ujar Sepris Yonaldi, SE, MM, Rektor Universitas Taman Siswa yang berkesempatan hadir.

Bimtek yang yang diselenggarakan  Dinas Pendidikan Sumbar ini akan berlangsung selama empat hari hingga Jumat, 8 September 2023 mendatang.
Bimbingan Teknis Creative Learning In Digital Age 2023 ini dihadiri sebanyak 9 SMK dari Kota Payakumbuh, 4 SMK Negeri dan 5 SMK Swasta. Terdiri dari 50 peserta Angkatan 8 dan 50 peserta Angkatan 9.

Dalam pembukaannya secara resmi turut datang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Rektor Universitas Taman Siswa, Kabid PSMK Dinas Pendidikan Sumbar, dan pemateri.
(*/st)


Lintasmedia news.com,DHARMASRAYA – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Dharmasraya tahun 2023. Acara ini dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Senin, (4/09/23).

Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Barat, Fatimah, Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pariyanto, Kapolres, Nurhadiansyah, Kepala Kejaksaan Negeri Pulau Punjung, Dandim 0310/SSD, Ketua Pengadilan Negeri Pulau Punjung, Sekda, Kepala Kantor Kementerian Agama dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati atas nama Pemkab Dharmasraya mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang berkenan mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Stunting di Kabupaten Dharmasraya. Semoga melalui rapat ini, dapat berupaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Dharmasraya. 

“Semoga melalui rapat ini kita berupaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Dharmasraya sesuai dengan instruksi Presiden tahun 2024. Karena angka prevalensi stunting harus menyentuh diangka 14 persen. Jadi kita punya waktu lebih kurang satu tahun lagi,” tegas Bupati.

Kata Bupati lagi, hal ini sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia berkualitas guna pencapaian Indonesia 2045 yaitu manusia Indonesia yang memiliki kecerdasan yang komprehensif, damai dalam interaksi sosialnya dan berkarakter kuat. Sehat menyehatkan dalam interaksi alamnya dan berperadaban unggul, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional. 

Visi tersebut akan sulit dicapai jika permasalahan gizi di Indonesia tidak diatasi secara serius. Berdasarkan dari hasil SSGI tahun 2022, angka prevalensi kasus stunting di Dharmasraya adalah 24,6 persen. Kasus prevalensi stunting di Kabupaten Dharmasraya adalah 24,6 persen.

“Kasus prevalensi Kabupaten Dharmasraya meningkat 5,1 persen dari tahun sebelumnya. Namun, berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Dizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) angka prevalensi stunting di Kabupaten Dharmasraya menyentuh angka 7,6 persen di tahun 2022. Ini menjadi tugas utama bagi kita semua dalam hal percepatan stunting di Kabupaten Dharmasraya.” Harap Bupati.

Pada tahun ini Kabupaten Dharmasraya telah melaksanakan survey yang dilaksanakan oleh Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Survei Kesehatan Indonesia ini akan menjadi acuan untuk menentukan angka prevalensi stunting Kabupaten Dharmasraya di tahun 2023. 

“Mari kita kawal bersama dalam hal pelaksanaan survey ini di lapangan. Perlu sekali kerja yang ekstra untuk bisa dilakukan percepatan penurunan stunting. Koordinasi dan kerja sama konvergen itu sangat penting. Memang mudah diucapkan namun sulit untuk diimplementasikan. Semua lintas sector saya himbau untuk bisa bekerjasama dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Dharmasraya,” harap Bupati lagi.

Intervensi stunting harus dimulai dari hulu yaitu kepada remaja dan calon pengantin. Pastikan kebutuhan gizi sejak dari remaja serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Kemudian calon pengantin pastikan telah melakukan pemeriksaan kesehatannya dilayanan kesehatan setempat. Mendapatkan bimbingan perkawinan serta KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) dari petugas di lapangan atau pendamping keluarga.

“Tentunya, semua daya upaya harus kikta lakukan supaya angka prevalensi stunting pada tahun 2024 di Kabupaten Dharmasraa menjadi 14 persen bahkan dibawah itu. Dan kita telah melahirkan inovasi terkait dengan percepatan penurunan stunting melalui Bapak Ibu Asuh Anak Stunting (BAAS) yang mana terdapat 241 bapak ibu asuh anak stunting. Untuk penyalurannya bantuan ini sudah masuk ke-4. Ini menjadi komitmen utama dari Pemkab Dharmasraya dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Dharmasraya,” tegas Bupati.

Kabupaten Dharmasraya juga mendapatkan penghargaan dari Gubernur Sumbar sebagai terbaik I dengan jumlah bapak asuh anak stunting terbanyak tingkat Provinsi Sumbar. Ini menjadi apresiasi bagi kita semua, semoga bapak asuh anak stunting ini menjadi pemicu semangat kita untuk Dharmasraya bebas dari stunting.(elda)


 
PADANG,Lintas Media News
 PT Semen Padang meraih dua penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI. Kedua penghargaan itu adalah Program Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Tempat Kerja dengan predikat Platinum dan penghargaan Program Penanggulangan dan Pencegahan (P2) HIV-AIDS di tempat kerja dengan predikat Silver, Senin (4/9/2023). 

Kedua penghargaan itu diserahkan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah pada Malam Anugerah Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2023 di Padang, Senin (4/9/2023). Dari PT Semen Padang penghargaan itu diterima  Direktur Operasi, Indrieffouny Indra, dan Kepala Unit Health Safety Environment (HSE), Musytaqim Nasra. 

Gubernur Mahyeldi mengapresiasi PT Semen Padang yang telah meraih penghargaan dari Kemnaker RI. Karena, penghargaan ini semakin membuktikan bahwa PT Semen Padang komitmen terhadap P2HIV-AIDS, serta pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di tempat kerja. 

"Selamat kepada Semen Padang atas dua penghargaan dari Kemnaker. Kami dari Pemprov berharap Semen Padang sebagai perusahaan semen kebangaan masyarakat Sumbar dapat terus mempertahankan dan meningkatkan pencapaian prestasi dibidang ketenagakerjaan," kata Mahyeldi yang pada kesempatan itu juga menyerahkan penghargaan yang sama dari Pemprov Sumbar. 

Direktur Operasi PT Semen Padang, Indieffouny Indra mengaku bangga dan bersyukur atas dua penghargaan yang diterima dari Kemnaker. Kedua penghargaan ini, tentunya membuktikan bahwa PT Semen Padang selalu komitmen terhadap penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di tempat kerja, termasuk P2HIV-AIDS.

Untuk penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di tempat kerja, Indrieffouny menyebut bahwa PT Semen Padang dianggap berhasil, karena sudah melakukan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dalam bentuk prosedur bekerjasama dengan Semen Padang Hospital dalam penyediaan fasilitas isolasi untuk pasien Covid-19.

"Kemudian, melakukan kegiatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 berupa sosialisasi covid secara daring, dan melakukan vaksinasi Covid-19 bekerjasama dengan Semen Padang Hospital dan Polda Sumbar. "Vaksinasi tersebut tidak hanya untuk karyawan Semen Padang Group, tapi juga kepada masyarakat," katanya. 

Kemudian terkait P2HIV-AIDS lanjutnya, PT Semen Padang sudah memasukkan P2HIV AIDS dalam kebijakan perusahaan, melakukan sosialisasi dengan pemasangan baliho di lingkungan perusahaan, serta melakukan sosialisasi kepada insan perusahaan dan sekolah-sekolah di lingkungan PT Semen Padang. 

"Selain itu, Semen Padang juga bekerja sama dengan puskesmas terkait pelayanan untuk penderita HIV, mempunyai Komite P2HIV-AIDS dalam kepengurusan P2K3 di Semen Padang, dan juga mempunyai prosedur P2HIV-AIDS," kata Musytaqim. 

Pada acara Penganugerahan Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 Awards) Tahun 2023 dari Kemnaker RI yang digelar di Jakarta pada 22 Juni 2023, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah mengatakan bahwa tantangan ketenagakerjaan terus berkembang seiring dengan perkembangan dinamika dunia usaha dan industri.

Oleh karena itu, K3 harus semakin menjadi perhatian dan prioritas bagi dunia kerja di Indonesia. "Kegiatan ini adalah bagian dari upaya Pemerintah, khususnya Kemnaker RI dalam mengampanyekan K3, dengan memberikan apresiasi berupa Pemberian Penghargaan K3 kepada pihak-pihak yang telah berhasil menerapkan K3, baik kepada perusahaan maupun Gubernur," kata Ida Fauziyah.
 
Penghargaan K3, sebut Ida Fauziyah, diberikan kepada perusahaan yang telah berhasil mencapai Kecelakaan Nihil, penerapan SMK3, P2HIV-AIDS di Tempat Kerja, serta Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Tempat Kerja. Penghargaan ini, juga merupakan upaya untuk menekan angka kecelakaan kerja. 
Dan, melalui penghargaan ini banyak perusahaan yang mempertahankan nihil kecelakaan kerja. "Bahkan, setiap tahun mengalami peningkatan," ujarnya.
 
Untuk perusahaan yang memperoleh nihil kecelakaan kerja, Menteri Ida Fauziyah membeberkan bahwa angkanya mengalami kenaikan sebesar 3,8%. Di mana pada tahun 2022 terdapat 1.742 perusahaan yang berhasil meraih penghargaan kecelakaan nihil, dan pada tahun 2023 sebanyak 1.812 perusahaan. 

"Untuk itu, kami berharap agar dengan pencapaian penghargaan K3 ini dapat memotivasi pimpinan perusahaan lain mempertahankan kinerja K3, karena K3 merupakan investasi dan untuk menjaga keberlangsungan usaha, serta mencapai produktivitas perusahaan," katanya.

Kemudian untuk kategori program Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 naik 11%, di mana pada tahun pada 2022 terdapat 916 perusahaan, naik menjadi 1.014 perusahaan di tahun 2023. "Selanjutnya untuk P2HIV-AIDS, juga mengalami kenaikan sebesar 31%, di mana pada tahun 2022 terdapat 343 perusahaan. Jadi, naik menjadi 498 perusahaan di tahun 2023 ini," katanya.(*)

Padang, Lintas Media News
5 September 2023 - Rayakan Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat sambangi PT Semen Padang, Senin (04/09). Kedatangan PLN ke salah satu perusahaan terbesar di Sumbar tersebut sebagai upaya untuk mempererat sinergi dan kolaborasi antar kedua perusahaan.

Bertempat di Ruang Rapat Semen Padang Indarung, rombongan PLN disambut langsung oleh Direktur Keuangan dan Umum PT Semen Padang Oktoweri beserta tim. Hadir dalam kunjungan ini General Manager PLN UID Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho, jajaran Senior Manager, serta Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang Yusuf Hadiyanto.

Selain mengucapkan terima kasih karena telah menjadi pelanggan setia PLN dengan konsumsi listrik terbesar di Sumbar, PLN juga menyampaikan bahwa PT Semen Padang merupakan mitra PLN dalam  mendukung pembangunan Indonesia, khususnya pembangunan Sumatera Barat. PLN bangga dapat mendukung rutinitas dan operasional Semen Padang dalam memproduksi semen berkualitas yang digunakan untuk pembangunan Indonesia dan Sumatera Barat.
Ucapan terima kasih disampaikan pula oleh Oktoweri. ‘’Terima kasih karena PLN telah memberikan banyak dukungan kepada PT Semen Padang dan menjalin hubungan yang sangat baik, baik dari tingkat manajemen hingga pelaksana teknis lapangan. Sinergi ini harus terus dilanjutkan sehingga memudahkan sinergi dan kerjasama antara PLN dan Semen Padang,” ungkapnya.

PLN dan PT Semen Padang kemudian diskusikan peluang sinergi yang dapat dilakukan oleh kedua pihak ke depan. Salah satunya adalah bersinergi mendukung target target Net Zero Emission (NZE) 2060. PLN mendukung target NZE 2060 dengan pasokoan energi listrik hampir 50%-nya berasal dari EBT. Terbaru, PLN UID Sumbar juga telah mengimplementasikan Program Renewable Energy Certificate (REC), layanan sertifikat energi terbarukan bagi pelanggan yang menginginkan pengakuan tingkat nasional maupun internasional atas penggunaan listrik dari sumber energi terbarukan.

Eric menjelaskan, beberapa pelanggan industri di Sumbar telah bergabung dengan Program REC PLN UID Sumbar. ‘’Besar harapan kami selanjutnya PT Semen Padang dapat turut bergabung. Dengan sertifikat ini, kami juga berkomitmen siap mensuplai pasokan listrik dari pembangkit EBT,’’ jelas Eric kemudian.

Oktoweri mengaku sangat mengapresiasi PLN UID Sumbar yang memiliki pasokan daya sangat besar dari pembangkit EBT. ‘’Kami mendukung sustainable energy PLN, karena selain baik untuk peningkatan penggunaan energi bersih, ini juga menunjukkan kita memiliki visi yang sama untuk kelestarian lingkungan. Semen Padang pun sedang giat pada sustainable energy yang lebih ramah lingkungan,’’ jelas Oktoweri.

Oktoweri lantas berharap, kinerja PLN dapat terus sejalan dengan kebutuhan dan kepuasan pelanggan, mengingat listrik merupakan kebutuhan vital bagi seluruh masyarakat. (*)

Lintasmedia new.com,DHARMASRAYA – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan kembali menjadi pembina apel gabungan bulan September, di lingkungan Pemda setempat, Pulau Punjung Senin, (4/09/2023). 

Dalam amanatnya di hadapan Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, dan Camat, Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang terkait dalam menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 RI di Kabupaten Dharmasraya dan penyelenggaraan event Sutan Riska Cup I di Sport Center berjalan dengan lancar dan sukses. 

“Semoga kita semua dapat mengambil hikmah positif dari peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia” terang Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia itu.

Selain itu, Sutan Riska juga memberikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), atas penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra kategori pemerintahan daerah Kabupaten kecil dari Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang diterima oleh Kadis Lingkungan Hidup pada tanggal 29 Agustus yang lalu.

“Semoga keberhasilan Kabupaten Dharmasraya mengelola lingkungan hidup, memberikan dampak positif bagi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan menjadi pertanda baik bagi kita semua untuk membangun kebersamaan, kekompakan dan semangat untuk lebih bersugguh-sungguh dalam membangun membangun Dharmasraya kedepan,” katanya

Kemudian Sutan Riska juga menyampaikan bahwa realisasi fisik per 31 Juli 2023 di targetkan 77,66 persen, sementara reaslisasi baru 59,25 persen. Sehingga deviasinya minus 18,37 persen. Demikian juga dengan realisasi keuangan banyak minusnya. 

Dihadapan seluruh ASN, Sutan Riska menjelaskan bahwa APBD Tahun 2023 sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, disebabkan adanya perubahan regulasi, terutama sekali penggunaan DAU yang ditentukan penggunaannya.

“Jika tahun lalu kita masih leluasa mengatur APBD sesuai kebutuhan, saat ini kita terikat dengan aturan yang menyebabkan perencanaan yang sudah kita susun di awal tahun tidak dapat dijalankan sebagai mestinya,” urainya.

Namun, di tengah kesulitan yang dihadapi, Sutan Riska menyatakan akan berusaha agar kesejahteraan pegawai tetap diperhatikan, dimana saat ini dirinya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah sedang mencari solusi terbaik mengatasi persoalan tersebut.

“Kami yakin dan percaya, kalau kita kompak secara tim dan saling menguatkan, maka semua persoalan yang kita hadapi dapat kita lewati dengan baik,” ajaknya.

Dalam momen ini Sutan Riska juga memberikan apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara yang memasuki masa pensiun, dengan menyematkan pin emas, yakni kepada M. Yusuf yang terakhir menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra, dan Irsyad yang terakhir menjabat sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya atas pengabdian Pak Yusuf dan Pak Irsyad selama menjadi abdi Negara. Semoga pengabdian bapak berdua selama ini dicatat sebagai amal soleh dan diberikan imbalan yang terbaik oleh Allah SWT,” tutupnya.(elda)




Padang,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi mengatakan.Kalau tidak ada aral melintang,Sumbar akan menggelar Festival Warisan Budaya Tak Benda (FWBTb) Intangible Cultural Heritage Festival (ICHF) dengan tema "The Volce Withem" (Suara Dalam Diri) pada tanggal 12; s/d 17 Oktober 2023 di Kota Payakumbuh.

Festival ini dilaksanakan dalam upaya mengaktivasi warisan budaya tak benda yang telah mendapat pegakuan pemerintah pusat dan dunia karena,pengakuan tersebut suatu waktu dapat dicabut kembali apabila warisan itu tidak aktiv atau tidak dijaga dan dilestarikan dengan baik.Kata Supardi didampingi kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Syaifullah.
saat Konferensi Pers di ruangan khusus I DPRD Sumbar.Senin (4/9/2023).

Menurut Supardi,Sumatera Barat memiliki banyak warisan budaya tak benda yang telah diakui oleh Pemerintah pusat maupun dunia. Hingga saat ini pemerintah pusat telah mengakui sebanyak 96 warisan budaya tak benda dari Sumatera Barat. Sementara itu pengakuan dari Unesco telah menetapkan 12 warisan budaya tak benda dari Indonesia yang salah satunya yaitu Silat dari Sumatera Barat.

Dijelaskan Supardi,kegiatan festival yang akan digelar tersebut merupakan bagian untuk terus mengenalkan atau memasyarakatkan warisan budaya tak benda yang ada di Sumatera Barat.
"Ini upaya kita untuk mengenalkan dan memasyarakatkan warisan budaya tak benda kita terkhusus kepada generasi muda, sehingga seluruh generasi muda tetap mengetahui warisan budaya yang ada," ujar Supardi.

Supardi menambahkan, selain untuk melestarikan, kegiatan yang akan digelar ini juga untuk menjadikan warisan budaya tak benda menjadi objek destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

"Kalau objek wisata, setiap daerah mungkin punya tempat wisata unggulan yang indah dan eksotis. Tapi kalau budaya berbeda disetiap daerah, makanya kita tonjolkan budaya kita untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara," kata Supardi.

Supardi berharap kegiatan yang digelar ini dapat terus menambah kebanggaan masyarakat Indonesia khususnya Sumatera Barat terhadap warisan budaya tak benda.

"Kalau dunia luar mereka lebih dahulu telah melakukan branding terhadap warisan budaya tak benda. Kita berharap masyarakat bisa upgrade atau kolaborasi beberapa budaya yang ada di Sumbar, sehingga bisa menjadi unggulan pariwisata dan menambah income perkapita, pertumbuhan ekonomi naik," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Syaifullah mengatakan, festival yang akan digelar tersebut mengangkat tema Suara Dalam Diri, Dinas Kebudayaan Sumbar juga telah menggelar sosialisasi terkait festival tersebut.

"Kegiatan yang kita gelar merupakan bentuk perlindungan dan pelestarian Warisan Budaya, khususnya warisan tak benda. Nantinya dalam Festival yang menggunakan anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) Ketua DPRD Sumbar Supardi itu, akan ditampilkan sejumlah Warisan Budaya tak Benda dari sejumlah daerah," kata Syaifullah(St)






Padang,Lintas Media News
Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar membacakan Ikrar Netralitas dan meneken Pakta Integritas menghadapi Pemilu 2024 dan Pemilihan Pilkada, dalam apel rutin dinas pada Senin (4/9/2023) pagi.

Kadis PMD Sumbar Amasrul, SH yang menjadi Pembina Apel ini memimpin jalannya pembacaan Ikrar Netralitas oleh Sekretaris Dinas PMD Amriman, S.Pd.MM yang diikuti oleh seluruh ASN Dinas PMD. Kemudian dilanjutkan dengan acara penandatanganan Pakta Integritas Netralitas.

Penandatanganan Pakta Integritas dilakukan secara simbolis oleh Kadis PMD Sumbar Amasrul, SH yang disaksikan oleh Sekretaris Dinas Amriman, S.Pd.MM., Kabid  Pemerintahan Nagari Desrianto Boy, S.Pd.M.Si.., Kabid UEM & KP Mahdianur, SE.MM., Kabid Kelembagaan Masyarakat dan Adat Quartita Evari Hamdiana, SKM.MM dan Kabid SDA dan TTG Vera Irawati, ST.MM.

Isi Pakta Integritas adalah sebagai berikut; Pertama, menjaga dan menegakkan prinsip netralitas pegawai ASN dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik, baik sebelum, selama maupun sesudah pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024.
Kedua, menghindari konflik kepentingan, tidak melakukan praktik-praktik intimidasi dan ancaman kepada pegawai ASN dan seluruh elemen masyarakat serta tidak memihak kepada pasangan calon tertentu. 

Ketiga, menggunakan media sosial secara bijak, tidak dipergunakan untuk kepentingan pasangan tertentu, tidak menyebarkan ujaran kebencian serta berita bohong. 

Keempat, seluruh ASN Dinas PMD menolak politik uang dan segala jenis pemberian dalam bentuk apapun.

"Demikian Pakta Integritas ini kami buat dan apabila kami melanggar hal-hal yang telah kami nyatakan dalam Pakta Integritas ini, kami bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Kadis PMD Amasrul, SH membacakan penutup dari Pakta Integritas ini.

Kepada media,  Kadis PMD Amasrul, SH mengatakan bahwa pembacaan Ikrar Netralitas dan penandatanganan Pakta Integritas menghadapi Pemilu 2024 ini adalah menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi No.15 tahun 2023 tentang Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan tahun 2024. (*)

Lampung,Lintas Media News
Mantan Kapolda Lampung pemilik segudang prestasi dan Staf Ahli Kapolri, Irjen.Pol (P).DR. Hi.Ike Edwin, SH,MH, Siap mencalonkan diri sebagai DPR-RI, Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung 1 dari Partai Demokrat.

Ike Edwin panggilan akrab dang Ike, mengatakan dimasa pensiun sebagai petinggi polri siap terjun kembali di dunia politik demi memperjuangkan aspirasi masyarakat serta ikut serta membangun Provinsi Lampung tanah kelahirannya.

Hal ini dikatakannya, saat  mengadakan ramah-tamah dengan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS beserta jajarannya pada (26/8/2023).

"Atas seizin Allah dan dukungan keluarga serta masyarakat Lampung, nawaitu saya siap mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari  Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung 1. Semoga saya diberikan kesehatan serta amanah,"ujarnya.

Dikesempatan tempat yang sama, Ketum DPP PWDPI saat dimintai tanggapan tentang sosok Dang Ike mengatakan jika dirinya mengenal baik serta sangat dengan dengan Ike Edwin yang notabenenya sebagai Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI.
"Wah, jika DITANNYA tentang prestasi beliau enggak bisa diragukan lagi. Dang Ike sudah lama saya kenal dan sudah saya anggap kakak saya sendiri  serta guru saya,"kata Ketum PWDPI.

Ketum PWDPI menjelaskan, Dimasa kepemimpinanya saat menjadi Kapolda Lampung, beliau dikenal paling dekat dengan masyarakat dan Kapolda paling mudah ditemui oleh warga.

"Disamping itu juga, Irjend Ike Edwin sukses mengubah status Polda dari Tipe B menjadi Tipe A dengan program-programnya yang dinilai efektif karena langsung tepat sasaran, seperti program untuk berkantor ditenda yang berpindah-pindah tempat. Program Lampung Mengaji yang digagasnya berhasil sebagai wadah kerukunan lintas agama dan suku, serta “Program Polisi Ada Dimana-mana” yang sangat dirasakan dan bermanfaat untuk Masyarakat,” Ujar Nurullah panggilan akrab Ketum DPP PWDPI.

Nurullah mengatakan, Mantan Wakapolda Sulsel tersebut banyak berkarya dan menjadikan Lampung dimasa kepemimpinannya sebagai masa keemasan dalam pemeliharaan Kamtibmas.

"Melalui karya-karyanya yang sangat luar biasa, maka kami menilai bahwa pria yang biasa disapa Dang Gusti Ike Edwin ini wajar dulu pernah mendapat penghargaan  Kategori Kapolda 2016 paling Fenomenal 2016.

Selain itu, lanjut Ketum PWDPI, dimasa Kepemimpinan Dang Gusti, Lampung keluar dari daerah Konflik sehingga Pemprov Lampung menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai Daerah bebas Konflik yang diserahkan oleh Mendagri kepada Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Dang Gusti mampu menurunkan peringkat Narkoba dari peringkat ke 6 menjadi peringkat ke-16.

"Dang Ike dulu juga pernah menurunkan  tingkat kejahatan dan penyakit masyarakat di propinsi Lampung menurun drastis,"imbuhnya.

Konflik satu tahun rata-rata 58x,saat Ike Edwin jadi kapolda hanya 3x saja dan untuk kontijensi satu tahun rata-rata 7x namun Saat dia jadi kapolda, tidak ada kontijensi atau nihil dan penurunan angka gangguan kamtibmas sebanyak 32 % . begal dan perampokan hampir tidak ada Sehingga dapat dikatakan situasi keemasan kamtibmas dilampung.

"Bahkan pada Tahun  2016 Lampung keluar dari zona merah pilkada menjadi hijau sangat Banyak masyarakat menilai situasi kamtibmas sangat kondusif di masa kepemimpinan Irjen Pol Ike Edwin sehingga masa itu tidak salah jika disebut tahun keemasan dalam kamtibmas.

"Sangat banyak masyarakat dari segala lapisan menginginkan Irjen Pol Ike Edwin menjadi gubernur Lampung dan mengharapkan para politisi dari daerah sampai pusat dapat melihat bahwa ada seorang  yang bermutu,cerdas .dan agamais dan mempunyai visi misi dan dedikasi, serta niat yang tulus untuk mengabdi untuk Nusa Dan Bangsa,"ungkapnya.

Ketum PWDPI menambahkan, media miliknya juga pernah memberikan beberapa kali sertifikat penghargaan atas kerja keras serta kepeduliannya terhadap masyarakat serta negara.

"Media group saya juga pernah berikan penghargaan Tokoh Adat Lampung  Peduli Sosial dan Tokoh Adat Lampung Pejuang Demokrasi serta Tokoh Masyarakat Sukses Jadikan rumahnya Lamban Gedung Kuning Menjadi Rumah budaya untuk sarana edukasi para anak sekolah dan masyarakat,"pungkasnya. (Lina/*)


Badung, Lo Intas Media News
Dalam membina kerukunan bersama dan menjalin kesolidan antar masyarakat dalam hal ini dengan Semeton tampung,Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Mujiardi Santoso wujudkan sinergitas menghadiri acara kedukaan ke keluarga Bapak Nyoman Dharma dan saudara kita pemain seruling Kadek Deri atas meninggalnya Jro mangku Panti Pasek Gel gel(Ni Wayan Rintin 90 tahun), Pada Sabtu(02/09/2023) pukul 11.00wita.

Kedatangan Ketua DPW PWDPI, Mujiardi Santoso disambut baik oleh keluarga Bapak Nyoman Dharma beserta  segenap keluarganya.

Lebih lanjut dalam penyampaian Mujiardi Santoso yang juga sebagai Ketua DPW LSM Prabu Prov.Bali untuk keluarga yang lagi Berduka akan terus menjaga meyame Beraya,dan menghimbau kepada setiap anggota yang hadir tetap jaga kesolidan dan integritas serta santun bermasyarakat.

"Serta minta LSM Prabu  tetap berpartisipasi aktif dalam menjaga pemilu agar tetap berjalan damai dan aman serta waspada terhadap berita hoax",ucap Mujiardi Santoso.(rel)



Padang,Lintas Media News
Dialog kebudayaan dengan tema "Mengenali Nilai-nilai Adat dan Budaya Melalui Manuskrip" yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat melalui pokir anggota DPRD Sumatera Barat, Hidayat dari Fraksi Gerindra, pada Sabtu (2/9/23), di Pusat Kreativitas Generasi Muda Kopi Pahit Hidayat, Padang, Sumatera Barat, adalah sebuah acara yang sangat berarti dalam mempromosikan dan melestarikan nilai-nilai budaya tradisional. 

Dialog Kebudayaan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Tradisi, Fadhli Junaidi, S.STP, yang dihadiri oleh 100 peserta dari kalangan anak muda di Kota Padang maupun luar Kota Padang.

Fadli Junaidi, menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Dinas tidak bisa hadir dikarenakan ada halangan, lalu Kepala Dinas berpesan untuk menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bapak Hidayat selaku anggota DPRD provinsi Sumatera Barat kerena bersedia untuk menitipkan pokok-pokok pikirannya di Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat. 

" Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hidayat yang telah menumpangkan pokok-pokok pikiran yang ditumpangkan kepada kami sehingga kami bisa berkolaborasi dan menyelenggarakan kegiatan ini,"ujar Fadli

Fadhli Junaidi, menggarisbawahi pentingnya pengakuan dan penghormatan terhadap kesatuan masyarakat hukum adat serta hak-hak tradisionalnya sesuai dengan UUD 1945 pasal 18b ayat 2. Hal ini menjadi landasan utama pelaksanaan acara ini, yang merupakan bagian dari program unggulan Dinas Kebudayaan.

Sebagai Narasumber dalam dialog kebudayan Angkatan ke dua ini, Filolog Indonesia sekaligus Dosen di Universitas Andalas (UNAND), Pramono, berbicara tentang bagaimana manuskrip atau naskah kuno, yang telah ada selama ratusan tahun, sekarang dapat diakses melalui teknologi digital dan internet.

“Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam melestarikan warisan budaya, dan Pramono menjelaskan bagaimana teknologi digital telah membantu dalam mendeteksi, merawat, dan memahami naskah kuno tersebut”, sebutnya.

Manuskrip atau naskah kuno yang memiliki arti manu itu tangan, scrip itu tulisan yang mana artinya tulisan tangan yang umurnya sudah ratusan tahun lalu, tetapi jangan dikira warisan budaya yang sangat tua, ini semakin kesini, melibatkan anak muda tidak hanya di Indonesia bahkan diseluruh dunia

" Saya memberanikan diri menjadi seorang pembicara dengan tantangan anak muda yang membicarakan mengenai naskah kuno yang telah ada sejak ratusan tahun lalu yang sekarang kita bisa mengakses melalu alat digital yang berkaitan dengan Internet”, ujar Pramono.

Dikatakannya, kemajuan dunia digital mempercepat akses terhadap koleksi yang umurnya ratusan tahun lalu tidak berada di Minangkabau, bahkan Indonesia dan dunia. “Ada suatu teknologi digital di Jerman yang bisa untuk mendeteksi satu riwayat satu kertas itu sudah dipakai ditulis", ujarnya.

Selanjutnya, Anggota DPRD Sumatera Barat Hidayat, menekankan pentingnya budaya sebagai pondasi kemajuan di berbagai sektor lain. Ia menyadari bahwa pembangunan di sektor kebudayaan sering kali terlupakan. 

“Sebagai bentuk perhatian Dinas Kebudayaan melalui pokir anggota DPRD Sumbar dengan acara ini, kita berusaha untuk memberikan perhatian yang lebih pada keberlangsungan nilai-nilai budaya dan adat di Sumatera Barat melalui manuskrip.

Selain itu, Hidayat menyampaikan bahwa sebagai anggota DPRD Sumbar, ia menilai pembangunan di sektor kebudayaan agak luput dalam konteks konsentrasi pemerintah daerah dan stakeholder yang ada di daerah Sumbar, padahal budaya merupakan pondasi dasar untuk bisa mengakselerasi kemajuan di sekitar sektor lain.

"Saya tidak akan mendefinisikan kebudayaan, mungkin teman-teman atau adik-adik semua lebih memahami tentang kebudayaan, setidaknya konkret secara sederhana, apa itu kebudayaan?, sistem kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, dan norma adat yang menjadi proses kehidupan kita sehari-hari yang beragam dan berbeda," ungkap Hidayat.

Peserta tampak antusias dan sangat apresiasi dialog kebudayaan ini, mereka menyambut baik tema acara yang menarik dan kehadiran narasumber yang kompeten dalam bidangnya. Meskipun mereka menganggap acara tersebut sangat positif, mereka juga memberikan masukan untuk memperpanjang waktu acara dan mengundang narasumber dari kalangan pengkaji seni tradisional.
Salah satu peserta, Yola Yolanda, lulusan ilmu sejarah, menganggap acara ini sangat penting dalam mengulik pengetahuan tentang manuskrip dan naskah kuno. Dia menilai bahwa Dinas Kebudayaan dan Bapak Dewan Hidayat telah berhasil memfasilitasi acara ini dengan baik, terutama dengan kehadiran narasumber seperti Prof. Dr. Pramono. 

Yola juga sangat mengapresiasi peran Bapak Hidayat dalam mendukung kebudayaan dan melihatnya sebagai contoh positif bagi pejabat yang memperjuangkan kebudayaan.

“Apa yang disampaikan oleh Bapak Hidayat dalam Dialog kebudayaan tadi itu luar biasa apresiasi beliau terhadap kebudayaan kita sendiri, bagaimana beliau memberikan apresiasi baik itu waktunya, dana nya dan segala macamnya. Saya pribadi terkesima dengan kepribadian beliau karena dengan adanya semangat beliau untuk memperjuangkan kebudayaan kita itu sudah sisi positif dari para pejabat-pejabat kita. Hal itu saya rasa bapak Hidayat lah yang menjadi fasilitator bagi kita nantinya bagi pemuda-pemuda ini untuk mengembangkan kebudayaan,” ungkap Yola.

Kemudian, Leonard Roza Riovarda dari komunitas ruang bangkit mengatakan, acara yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan yang bertemakan tentang mengenali nilai-nilai adat dan budaya melalui manuskrip. “Acaranya menarik dan sangat bagus yang mana mengundang narasumber yang sangar berkompeten dibidang tersebut, ditambah lagi dengan dukungan oleh pemerintah yaitu pak Hidayat yang membantu untuk menyelenggarakan acara,” sebutnya.

Harapannya, kedepan acara-acara seperti ini harus lebih sering lagi diselenggarakan atau menjadi jadwal Mingguan oleh Dinas Kebudayaan. 

“Untuk Bapak Hidayat personal, saya akui sebagai Ketua Fraksi Gerindra sudah tepat melaksanakan acara ini, saran saya untuk penyelenggara event lebih diupgrade lagi,” ungkapnya.

Keseluruhan, dialog kebudayaan ini merupakan langkah positif dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan adat di Sumatera Barat melalui pemahaman terhadap manuskrip dan naskah kuno. Semangat dan dukungan dari pemerintah daerah dan anggota DPRD, seperti Hidayat, sangat penting dalam memajukan kebudayaan dan memotivasi generasi muda untuk lebih memahami dan melestarikan warisan budaya mereka.(***)




Padang,Lintas Media News
Anggota komisi V DPRD Sumbar H. Hidayat, daerah pemilihan Sumbar 1 (Kota Padang) mengikuti Dialog kebangsaan dengan Judul Yang Muda Yang Berbudaya bertemakan menulis nilai-nilai Adat di era digital di Jalan Batang Naras Alai Parak Kopi Jum’at (1/9/2023).

Acara dialog dipandu Jonedi Kambang dan Nofal Wiska tersebut menghadirkan Narasumber Khairul Jasmi dari Harian Singgalang tentunya juga H. Hidayat dari DPRD Provinsi Sumbar.

Dalam dialog tersebut dihadiri para generasi muda dari berbagai organisasi termasuk Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar.

Dengan diadakannya dialog tersebut, H. Hidayat berharap generasi muda di Sumatera Barat khususnya Kota Padang memahami potensi-potensi kearifan lokal, potensi-potensi budaya, bahas daerah potensi kesenian tradisional, Permainan anak serta literasi cagar Budaya.

“Dengan pengenalan budaya kita, kita berharap menjadi kebanggaan dengan budaya kita,” ungkap Hidayat.

Hidayat menambahkan tidak perlu bangga dengan budaya orang lain, karena belum tentu cocok dengan nilai budaya sendiri.

“Budaya kita memiliki kearifan luar biasa seperti nilai gotong royong dan toleransi, disiplin, tanggungjawab sosial dan juga menghargai keberagaman budaya dan juga keyakinan,” lanjut Hidayat.

Hidayat berharap disain budaya sendiri akan mengusulkan nilai ekonomi produktif dan ekonomi kreatif.

“Kita berharap budaya kita bisa menghasilkan ekonomi dengan tarian tradisional, alat musik dengan berkolaborasi berbagai instansi seperti Dinas kebudayaan, pariwisata,” lanjut Hidayat.

Saat ini DPRD Sumbar bersama Pemerintah Provinsi Sumbar sedang menyusun Rakerda tentang kemajuan kebudayaan tersebut. Hal tersebut akan menjadi payung hukum menelorkan program dan kegiatan untuk memajukan kegiatan kebudayaan. (*/st)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.