Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok


PADANG,Lintas Media News
Sekitar seratusan lebih peserta Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan ke-XVI, berkunjung ke PT Semen Padang untuk melihat area konservasi ikan bilih dan pembibitan tanaman kaliandra merah, termasuk melihat Kawasan Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I, Senin (12/6/2023).

Didampingi Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Padang, Diko Riva Utama, rombongan Penas Tani dan Nelayan yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia itu terlihat antusias. Terutama, saat berada di Pabrik Indarung I yang didirikan Belanda pada 18 Maret 1910.

Di pabrik semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara ini, rombongan tersebut tampak memanfaatkan moment kunjungannya ke Pabrik Indarung I untuk berswafoto dengan latar belakang bangunan Pabrik Indarung I. Tidak hanya itu, beberapa dari mereka juga ada yang melakukan live video di media sosial seperti Instagram dan TikTok.

Selama kurang lebih 1 jam berada di Pabrik Indarung I yang dulunya bernama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NIPCM), rombongan tersebut juga bertanya kepada pihak PT Semen Padang tentang bagaimana sejarah, serta perkembangan Pabrik Indarung I sejak didirikan sampai berhenti beroperasi di tahun 1999.
Salah satu peserta Penas Tani Nelayan asal Timika, Papua, bernama Pius Katagame, mengaku takjub dengan sejarah pabrik yang berada di sisi timur kawasan PT Semen Padang tersebut. Kata dia, produksi dari PT Semen Padang ini sudah tersebar ke seluruh Indonesia. Tidak ada yang tidak tahu dengan Semen Padang. 

"Di Timika saja, banyak rumah dan hotel yang dibangun menggunakan semen dari Semen Padang. Semen Padang luar biasa sekali, sudah berkontribusi besar dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Makanya, saya sangat senang diberi kesempatan untuk berkunjung ke Pabrik Indarung I ini," katanya. 

Hal yang sama juga disampaikan peserta Penas Petani dan Nelayan dari Kabupaten Nagan Raya, Aceh, bernama Yulianto. Kata dia, keberadaan PT Semen Padang yang sudah berusia 113 tahun, tentunya sangat memberikan manfaat besar bagi Indonesia. Karena, PT Semen Padang merupakan salah satu sumber daya Indonesia yang sangat berguna bagi kesejahteraan bangsa Indonesia.

"Bahkan pasca-Tsunami, kebutuhan semen untuk pembangunan di Aceh dipasok dari Semen Padang. Museum Tsunami Aceh sendiri juga dibangun menggunakan semen dari Semen Padang. Dan, saya tertarik berkunjung untuk melihat Pabrik Indarung I ini, karena bangunan pabrik ini merupakan cikal bakal industri semen di Indonesia," katanya.

Peserta Penas Petani dan Nelayan lainnya yang berasal dari Kalimantan Timur, bernama Agus Priyono, juga mengaku takjub dengan bangunan Pabrik Indarung I. "Saya tertarik melihat Pabrik Indarung I, karena banyak bangunan tua bersejarah yang dibangun di zaman Belanda menggunakan semen dari Semen Padang," katanya. 

Bahkan, kata Agus Priyono melanjutkan, Museum Mulawarman yang merupakan bekas istana dari Kesultanan Kutai Kartanegara yang dibangun pada tahun 1936, juga dibangun menggunakan semen dari PT Semen Padang. "Jadi, itu lah alasannya kenapa saya sangat tertarik sekali berkunjung ke Pabrik Indarung I ini," bebernya.

Setelah berkunjung ke Pabrik Indarung I, rombongan Penas Petani dan Nelayan itu kemudian mengunjungi tempat pembibitan kaliandra merah serta konservasi ikan bilih. Di sana, mereka juga mendengar secara seksama alasan PT Semen Padang melakukan pembibitan kaliandra dan konservasi ikan bilih yang merupakan ikan endemik di Danau Singkarak. 

Rumiati, peserta Penas Petani dan Nelayan dari Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, menyebut bahwa dirinya baru kali ini mendengar nama tanaman kaliandra. Tentunya, dari penjelasan pihak PT Semen Padang, ternyata kaliandra merah ini sangat bagus sekali untuk dikembangkan, terutama di tanah-tanah marginal. 

"Kaliandra merah ini bisa menyuburkan tanah. Siklusnya juga cepat, ditanam, kemudian dipangkas dan tumbuh sendiri. Manfaatnya juga banyak, bunganya bisa untuk budidaya madu, dan daunnya untuk pakan ternak. Sedangkan kayunya bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar yang dapat mensubstitusi batubara," katanya. 

Selain itu, sebutnya, dengan menanam kaliandra merah, juga membuat tanah menjadi subur. "Nah, setelah dari Penas Petani dan Nelayan ini, saya akan mencoba untuk membudidayakan kaliandra merah ini di rumah. Karena, saya juga diberi biji kaliandra oleh pihak Semen Padang. Minimal, saya manfaatkan untuk budidaya madu," ujarnya. 

Terkait konservasi ikan bilih, peserta Penas Petani dan Nelayan bernama Suparmi asal DKI Jakarta, mengapresiasi PT Semen Padang yang telah mengembangbiakkan ikan bilih melalui pemijahan secara alami di kolam pemijahan dan laboratorium. Apalagi, kata dia, ikan bilih hasil konservasi dikembalikan ke habitat aslinya di Danau Singkarak.

"Ini sangat bagus sekali. Semen Padang patut diapresiasi, karena telah berupaya mengembangbiakkan ikan bilih yang telah hampir punah. Menariknya, ikan bilih yang dikembangbiakkan ini juga dikembalikan ke habitatnya di Danau Singkarak. Saya sendiri, pernah memakan ikan bilih yang dibawa saudara. Ikannya sangat enak dan rasanya agak manis," katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Padang, Diko Riva Utama, mengatakan rombongan Penas Petani dan Nelayan ke-XVI ini sengaja dibawa ke PT Semen Padang, karena selain adanya Pabrik Indarung I yang telah menjadi kawasan Cagar Budaya Nasional, di PT Semen Padang juga terdapat potensi besar lainnya seperti kaliandra merah dan ikan bilih.

"Nah, kunjungan ke Semen Padang ini sesuai dengan agendanya Penas Petani dan Nelayan. Artinya, di samping tour ke Pabrik Indarung I,  rombongan ini juga bisa melihat pembibitan kaliandra merah dan konservasi ikan bilih. Alhamdulillah, seluruh peserta tampak tertarik dengan apa yang kita sajikan di semen Padang ini," katanya. 

Untuk itu, tambahnya, mewakili Pemko Padang, dia pun mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memfasilitasi peserta Penas Petani dan Nelayan berkunjung ke PT Semen Padang. "Terima kasih kepada manajemen Semen Padang yang telah memfasilitasi para peserta berkunjung melihat Indarung I serta pembibitan kaliandra merah dan konservasi ikan bilih," ujarnya. 

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan bahwa pihaknya memfasilitasi kunjungan peserta Penas Petani dan Nelayan, merupakan bentuk dukungan PT Semen Padang terhadap kegiatan Penas Petani dan Nelayan yang dipusatkan di kawasan Lanud Sutan Sjahrir, Tabing, Kota Padang.

"Bagi kami di Semen Padang, kunjungan peserta Penas Petani dan Nelayan ini juga sesuai dengan program perusahaan yang telah dikembangkan, seperti penanaman kaliandra merah bekerjasama dengan masyarakat sekitar perhutanan sosial dalam hal cadangan karbon dan energi alternatif terbarukan, termasuk konservasi ikan bilih yang terancam punah di Danau Singkarak," katanya. 

Ia berharap, selama kunjungan ke PT Semen Padang, peserta Penas Petani dan Nelayan puas dengan segala informasi yang disampaikan. "Semoga, sharing pengetahuan dari kami tentang tanaman kaliandra merah dan juga konservasi ikan bilih dapat menambah pengetahuan para peserta Penas Petani dan Nelayan yang mungkin beberapa dari peserta, belum mengenal kaliandra dan ikan bilih," pungkas Anita.(*)

PADANG,-Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi meninjau pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XVI Tahun 2023, Senin (12/6). Dalam tinjauan tersebut, Supardi berharap petani Sumbar bisa menjadi lebih unggul dengan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk pengembangan usaha pertanian. 

" Dalam Penas KTNA 2023 banyak kemajuan-kemajuan teknologi pertanian dari berbagai provinsi yang ditampilkan, diharapkan petani-petani Sumbar bisa mengambil manfaat untuk pengembangan sektor pertanian di Sumbar, " ujar Ketua DPRD sumbar Supardi. 

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Sumbar mengunjungi beberapa stand pengelolan hasil alam, seperti teknologi pengelolaan sawit, smart green house untuk pengelolaan sayuran hingga pengembangan sistem peternakan Closed-loop. 
Sawit merupakan komoditas perkebunan rakyat yang banyak di Sumbar, Kedepan dengan memanfaatkan teknologi petani sawit bisa mengelola sendiri hasil perkebunanan dari hulu ke hilir sehingga tidak bergantung lagi dengan pengusaha besar.

"Diharapkan petani sawit Sumbar bisa mandiri dimasa yang akan datang, tentunya harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi," katanya.

Supardi juga tertarik dengan pengembangan sistem peternakan Closed-loop pada unggas, Closed-loop adalah suatu pendekatan pola peternakan terpadu untuk mendorong perkembangan agribisnis berkelanjutan, sehingga bisa meningkatkan skala ekonomi dan pendapatan petani, serta mampu meningkatkan produktivitas ternak.

" Jadi unggas dan ternak sapi hingga domba dengan sistem  Closed-loop mesti dikembangkan di Sumbar pada masa yang akan datang," katanya.

Dia berharap Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk bisa melakukan pembinaan untuk pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Sumbar. Diharapkan Pemprov bisa untuk terus membagikan informasi-informasi untuk kemajuan petani dan peternak Sumbar.

" Semoga pemerintah kabupaten/kota yang ada bisa merangkul petani-petani yang datang ke Penas KTNA Ke-XVI tidak hanya untuk melihat, saja namun juga menambahkan wawasan dan relasi untuk kemajuan usaha pertanian, " katanya.


Sementara itu, Rofi dari Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan, pola Closed Loop merupakan salah satu langkah dalam adaptasi dan mitigasi risiko terhadap perubahan iklim dan antisipasi krisis pangan global.

Ciri dari Closed Loop yang pertama adalah penerapan pengembangan peternakan dari Hulu hingga Hilir, kemudian ciri kedua adalah berskala usaha dan yang ketiga adalah harus efisien,” jelas Rofi 

Dia menjelaskan, kambing dan domba, serta itik sebagai salah satu komoditas ekspor. Ia pun mengungkapkan, kebutuhan ternak domba/kambing hidup dalam konteks keagamaan seperti pemenuhan aqiqah dan hewan qurban semakin meningkat, dan disisi lain potensi ekspor domba/kambing juga sangat tinggi.

Saat ini kita telah ekspor produk olahan unggas ke beberapa negara, dan kita juga telah bisa menembus ekspor daging ayam karkas, serta telur ayam konsumsi ke Singapura dan saat ini sedang proses audit untuk ekspor ke Uni Emirat Arab”, kata Nasrullah menjelaskan. “Hal ini tentunya perlu dicontoh oleh Peternak lainnya agar lebih sukses lagi”, imbuhnya.(***)


Painan, lintasmedianews,com
Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat menargetkan untuk peningkatan kwalitas pendidikan salah satunya dengan pembangunan mobiler yang kebetulan tahun ini terhadap 71 SMP di Pessel tahun 2023 ini diharapkan dapat berjalan sukses lancar serta berkwalitas
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel Salim Muhamin, S.Pd, M.Si  melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP Sudirman, S.Pd, M.Pd
“Tahun ini kita kita akan membanguan mobiler untuk 71 SMP di Pessel dan kita targetkan sukses dan berkwalitas katanya kepada awak media
Dikatakan ini sesuai dengan visi dan misi Bupati Pessel yakni peningkatkan kwalitas pendidikan dengan sapras yang berkwalitas, tegasnya
Disamping itu kata Sudirman peningkatan SDM juga dibarengi sehingga sejalan dengan sapras yang berkwalitas di Pessel, iini merupakan implementasi dari pendidikan yang berkwalitas termasuk di Pessel jelas Plt Sekretaris Disdikbud Pessel itu
Untuk siswa kita dorong berprestasi disegala mata pelajaran salah satunya lewat lomba O2SN yang sedang berlangsung saat ini
“ Tahun lalu ada siswa SMP kita yang tembus ketingkat Nasional lomba O2SN dan ini akan kita pertahankan dan kita tigkatkan,”tegasnya
Dan juga mendorong peningkatan nilai siswa secara Nasional salah satunya dengan mengikuti lomba seperti lomba O2SN diatas serta  penerpana kurikulum merdeka, terangnya.(*)

MERANTI,Lintas Media News
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar meminta perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. Dengan begitu akan mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kemudahan Berusaha Angkatan Pertama Tahun 2023 di Gedung Afifa Selatpanjang.

Dia menginstruksikan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kepulauan Meranti untuk berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan. Termasuk PT Nasional Sago Prima (NSP), anak perusahaan PT Sampoerna yang mengolah potensi sagu di Desa Sungaitohor Kecamatan Tebingtinggi Timur.

"Dinas Penanaman Modal segera koordinasikan kepada PT Sampoerna jika sudah beroperasi dengan maksimal, saya minta berdayakan lah tenaga kerja lokal dari Kepulauan Meranti," tegasnya.

Kepada para pelaku usaha yang mengikuti Bimtek tersebut, Asmar juga meminta agar meningkatkan investasi di Meranti dan melengkapi perizinan berusaha yang telah ditetapkan.

"Kontribusi DPMPTSP Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini adalah melakukan pembinaan kepada pelaku usaha melalui kegiatan sosialisasi ini," jelas H. Asmar.

Plt Bupati Meranti itu juga mengimbau para peserta untuk dapat mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut dengan sungguh-sungguh. Diharapkan para pengusaha lebih memahami dan dapat melaksanakan perizinan berusaha melalui Online Single Submission (OSS) berbasis risiko dengan benar.

"Ikuti Bimtek ini dengan sungguh-sungguh dan berikan pelayanan terbaik terhadap konsumen, supaya ekonomi bisa segera pulih dan tumbuh. Dinas Penanaman Modal permudah perizinan usaha sesuai dengan aturan dan SOP-nya," kata Asmar.

Sebelumnya Kepala DPMPTSP Kepulauan Meranti H. Sutardi mengungkapkan kegiatan tersebut bertujuan memberikan informasi yang tepat kepada para pelaku usaha. Khususnya, terkait kewajiban dan ketentuan pelaksanaan penanaman modal termasuk mendapatkan kemudahan dalam berusaha.

"Kami berharap seluruh hadirin selaku pelaku usaha di Meranti setelah kegiatan ini, agar bisa menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Sehingga nilai Investasi di Kabupaten Kepulauan Meranti akan meningkat dan tentunya akan menjadi kebanggaan kita bersama," ujar Sutardi.

Turut hadir sebagai narasumber dari Dinas PTSP Provinsi Riau, para kepala OPD, pelaku usaha dan undangan lainnya. (Nina/rls).


Sawahlunto,Lintas Media News
Bank Syariah Indonesia  (BSI) menandatangani Memorandum of Understanding  (MoU) dengan BAZNas Kota Sawahlunto untuk mendukung Program Barasiah (Berantas Rentenir) di Kota Sawahlunto.

Manager BSI Area Propinsi Sumatera Barat Bustamir zi mengatakan,  Bank Syariah Indonesia  (BSI) siap mendukung Program Barasiah yang diluncurkan oleh BAZNas bersama Pemerintah Kota Sawahlunto. “Dengan memberdayakan UMKM merupakan langkah awal untuk menekan berkembangnya rentenir di Kota Sawahlunto. Para pengusaha Kecil Mikro Menengah akan dibantu permodalannya  dengan  menyalurkan KUR (Kredit Usaha Rakyat) melaui BSI,” ujar  Aidil saat Kegiatan Penyaluran Zakat Tahap II Tahun 2023 oleh BAZnas Kota Sawahlunto sekaligus Penandatanganan  MoU, Senen (12/6), di Hall Ombilin Sawahlunto.

“Para pengusaha UMKM saat ini digolongkan sebagai mustahiq karena menerima zakat dari BAZNas namun kedepannya diharapkan dapat menjadi pengusaha mandiri dengan adanya sokongan permodalan KUR yang akan disalurkan oleh BSI,” tutur Aidil. “Makin banyak penerima zakat itu bukti belum makmurnya masyarakat. Semoga suatu saat penerima zakat dapat ditekan karena kemakmuran rakyat meningkat.”
Deri Asta Walikota Sawahlunto mengapresiasi kinerja BAZNas Kota Sawahlunto yang semakin meningkat, terbukti pengumpulan dan penyaluran zakat oleh BAZNas terus meningkat setiap tahun. “Saya berharap para mustahiq mempergunakan zakat sesuai dengan peruntukannya. Jangan ada lagi zakat yang disalurkan ini dibelanjakan untuk tujuan konsumtif,” harap Deri Asta. 

“Program Barasiah sudah berjalan, ditandai dengan adanya kerjasama antara BAZNas Kota Sawahlunto dengan Bank Syariah Indonesia.   Melalui program barasiah Pemerintah Kota Sawahlunto dan BAZNas Kota Sawahlunto membantu masyarakat terhindar dari jeratan Rentenir,” ujar Deri.

Edrizon Effendi Ketua BAZNas Kota Sawahlunto menyampaikan, penyaluran zakat tahap II bulan Juni 2023 berjumlah Rp 769.400.000,-, dengan 492 penerima zakat (mustahiq).  Rinciannya, Katergori Pendidikan (TK, SD, SLTP dan Perguruan Tinggi) berjumlah Rp 381.400.000,- untuk  250 orang  mustahiq. Kategori Berobat berjumlah Rp 12.100.000,- dengan 13 orang mustahiq. Kategori Jompo berjumlah Rp 35.400.000,- untuk 59 orang mustahiq. Kategori Bedah Rumah berjumlah Rp 137.000.000,- untuk 37 orang mustahiq. Kategori Modal Usaha berjumlah Rp 163.500.000,- untuk 113 orang mustahiq dan Masuk Listrik berjumlah 40.000.000,- untuk 20 orang mustahiq.

“Mustahiq sudah melalui proses survey dan verifikasi oleh petugas BAZNas sehingga mereka sudah dinyatakan lolos dan layak sebagai penerima zakat sesuai syariat Islam. Saya berharap para penerima zakat saat ini dapat menjadi muzakki (wajib bayar zakat) pada tahap mendatang,”  ujar Haji Ed panggilan akarab Ketua BAZNas Kota Sawahlunto. (Nova)

Tanah Datar, Lintas Media.com.
Resmi dibuka Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM yang juga selaku Ketua Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Sumatera Barat, Open Turnamen Batu Taba Cup (BTC) V yang ikuti para atlet volly Sumbar, Riau dan Jambi tersebut siap berlaga dilapangan Volly BTC Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan, Jum’at malam (09/06).

Bupati Eka Putra berikan apresiasi kepada Nagari Batu Taba, yang telah menggelar open turnamen BTC Cup V tingkat provinsi yang juga turut berlaga atlet-atlet volly dari Provinsi Riau dan Jambi tersebut.

“Luar biasa pak walinya, sukses membangun nagari, berpresrasi di kabupaten, di provinsi bahkan baru-baru ini di Tingkat Nasional dan ini juga dibuktikan dengan open turnamen bergengsi ini,” ucapnya.

Diakui Bupati Eka Putra, open turnamen yang diikuti tiga provinsi ini tentu tidak mudah jika tidak didukung semua elemen masyarakat nagari, kecamatan dan kabupaten serta pihak sponsor yang turut menyukseskan open turnamen yang digelar setiap Jumat dan Sabtu hingga satu bulan ke depan tersebut.

“Open turnamen ini juga sebagai ajang persiapan seleksi atlet menghadapi Pra PON mendatang di Medan dari itu ajang ini juga sebagai latihan bagi atlet-atlet dari berbagai daerah yang turut di seleksi, saya terus pantau,” ujarnya.

Disebutkan Bupati Eka Putra, jika saat ini atlet-atlet volly dari kabupaten dan kota di Sumatera Barat juga sedang ikut seleksi yang dipusatkan di Kota Padang untuk mewakili Sumatera Barat yang akan berlaga di ajang pra PON mendatang.

“Mari bersemangat para atlet-atlet terbaik Sumatera Barat, kalian menjadi panutan bagi atlet-atlet volly lainya di Sumatera Barat, dengan semangat sportifitas kita bentuk generasi muda yang berprestasi,” ucapnya.

Sebelumnya Wali Nagari Batu Taba Desriyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Eka Putra yang juga ketua PBVSI Sumatera Barat yang telah berkenan hadir dan membuka secara resmi open turnamen tersebut.

“Terima kasih Pak Eka Putra yang telah berkenan hadir walau dalam kesibukan tugas dan juga kondisi cuaca hujan masih berkesempatan membuka open turnamen ini secara resmi,” ucapnya.

Disampaikan Desriyanto kehadiran Bupati ini juga sebagai penyemangat bagi para atlet yang akan berlaga juga bagi panitia dan seluruh masyarakat Batu Taba khususnya.

Pada saat laga pertama ketika pembukaan, club Pagaruyung Tanah Datar berhadapan dengan Generation dari Pasaman Barat, dimenangkan oleh Pagaruyung dengan skor 3:0.

Turut hadir saat pembukaan tersebut Camat Batipuh Selatan, Camat X Koto, Ketua KONI Tanah Datar, Direktur PDAM, Ketua PBVSI Tanah Datar dan juga Tokoh Masyarakat.
( ERM )

Tanah Datar , Lintas Media.com.
Karya Bakti TNI Penanaman 100 Pohon Secara Serentak di Kabupaten Tanah Datar Tahun 2023, Rabu (7/6) di lapangan futsal Muaro Ambius Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan dibuka resmi Bupati Tanah Datar Eka Putra.

Karya Bakti TNI, sebut bupati, merupakan salah satu bagian dari pembinaan teritorial TNI dengan tujuan untuk membangun solidaritas yang kokoh antara sesama prajurit TNI dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat.

Bupati mengharapkan kegiatan ini dapat mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang merupakan salah satu wujud Bakti TNI kepada masyarakat, dan tentunya juga menjadi salah satu bukti hubungan antara Pemerintah dengan Forkopimda berjalan dengan baik.

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI karena telah memilih Nagari Guguak Malalo sebagai lokasi kegiatan Karya Bakti dan penanaman 100 pohon secara serentak di Tanah Datar.Dan ia menyampaikan kepada TNI dan seluruh pihak, Pemerintahan Nagari, Jorong serta masyarakat Nagari Guguak Malalo khususnya dan Kecamatan Batipuah Selatan umumnya.

Eka uga menghimbau masyarakat memannfaatkan kegiatan dapat dijadikan jalur evakuasi rawan bencana, kemudian untuk mempermudah menuju lahan pertanian, perkebunan dan persawahan, juga ke pemukiman masyarakat yang juga dapat berdampak untuk peningkatan perekonomian masyarakat serta menunjang sarana transportasi ke objek wisata puncak Macau 2 yang menjadi salah satu destinasi wisata.

Di kesempatan itu, Bupati Eka Putra juga mengajak masyarakat dan instansi terkait terkhusus untuk menyambut dan mendukung kegiatan paralayang yang dinamakan TRoI yang akan dilaksanakan di Nagari Guguak Malalo dari Puncak Macau 2.Ayo kita persiapkan dan sambut dengan baik event paralayang di daerah kita, sehingga semakin mengharumkan nama Tanah Datar di kancah nasional ataupun internasional.

Pada kesempatan itu, Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Czi Sutrisno menjelaskan, alasan menjadikan Guguak Malalo sebagai lokasi Karya Bakti TNI dan Penanaman 100 Pohon Secara Serentak di Kabupaten Tanah Datar Tahun 2023.Itu sudah dilakukan survei semenjak tahun lalu.

Kegiatan dulakukan turut membantu pemerintah daerah untuk menyejahterakan masyarakat. Dan itu juga diawali dari laporan Wali Nagari dan juga Camat tentang kondisi jalan ke puncak Macau 2 yang dijadikan akses masyarakat tinggal, bertani dan berkebun sangat sulit untuk dilalui.

Menurut Dandim, kegiatan memanfaatkan keterbatasan dana dan bantuan Pemerintah Daerah, dilaksanakan peningkatan badan jalan kurang lebih 1 Kilometer termasuk semenisasi dengan melibatkan personil TNI dan juga personil Polres Padangpanjang dan dukungan masyarakat setempat.

Dandim juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat, sehingga kegiatan yang mengangkat tema Karya Bakti Adaptif Guna Mengoptimalkan Ruang, Alat dan Kondisi yang Tangguh.

Meskipun dana terbatas diharapkan, tahun depan kegiatan ini bisa terlaksana lagi. Dandim sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan jajaran yang telah membantu pelaksanaan kegiatan tersebut.

Turut memberikan sambutan
tokoh masyarakat juga anggota DPRD Tanah Datar Herman Sugiarto atas nama masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih dengan terlaksana kegiatan Karya Bakti TNI di Nagari Guguak Malalo.

Jadir dalam kehiatan itu, Forkopimda Tanah Datar, Manager PLN UP Bukittinggi, Ketua LKAAM, Staf Ahli, para Asisten, kepala OPD dan Kabag di lingkungan Pemda Tanah Datar, ketua GOW Tanah Datar, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Tanah Datar   (  ERM  )




 
Padang,Lintas Media News 
Kementerian Pertanian memanfaatkan ajang PENAS Petani Nelayan XVI di Padang untuk menunjukkan secara langsung contoh Closed Loop kambing/domba dan Itik kepada pengunjung.

Closed-loop adalah suatu pendekatan pola peternakan terpadu dari hulu ke hilir untuk mendorong perkembangan agribisnis berkelanjutan, meningkatkan skala ekonomi dan pendapatan petani, serta mampu meningkatkan produktivitas ternak.

Ini contoh yang bagus untuk peternakan yang berorientasi agribisnis”, kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat meninjau lokasi percontohan Closed Loop Peternakan Kambing/Domba dan Itik di Area PENAS XVI Lapangan Udara Sutan Sjahrir Kota Padang.
“Saya harap ini bisa diterapkan di berbagai daerah dengan menggandeng perbankan dan swasta untuk pengembangannya”, imbuh Mentan SYL.

Pada kesempatan tersebut, Mentan SYL mengatakan, Peternak tidak perlu khawatir jika ingin mengembangkan ternaknya. Menurutnya, Kementan saat ini telah menggandeng perbankan untuk memfasilitasi peternakan rakyat yang melakukan usaha pembibitan dan budidaya. 

“Para peternak dapat ikut memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya untuk penguatan akses pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka meningkatkan kualitas bibit, akselerasi peningkatan populasi untuk meningkatkan produktifitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi daging nasional”, kata SYL.

“Silahkan gunakan KUR untuk mengembangkan usaha,” tandas SYL.
Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Nasrullah mengatakan, pola Closed Loop merupakan salah satu langkah dalam adaptasi dan mitigasi risiko terhadap perubahan iklim dan antisipasi krisis pangan global.

“Ciri dari Closed Loop yang pertama adalah penerapan pengembangan peternakan dari Hulu hingga Hilir, kemudian ciri kedua adalah berskala usaha dan yang ketiga adalah harus efisien,” jelas Nasrullah. 

Nasrullah menjelaskan, kambing dan domba, serta itik sebagai salah satu komoditas ekspor. Ia pun mengungkapkan, kebutuhan ternak domba/kambing hidup dalam konteks keagamaan seperti pemenuhan aqiqah dan hewan qurban semakin meningkat, dan disisi lain potensi ekspor domba/kambing juga sangat tinggi. 

“Saat ini kita telah ekspor produk olahan unggas ke beberapa negara, dan kita juga telah bisa menembus ekspor daging ayam karkas, serta telur ayam konsumsi ke Singapura dan saat ini sedang proses audit untuk ekspor ke Uni Emirat Arab”, kata Nasrullah menjelaskan. “Hal ini tentunya perlu dicontoh oleh Peternak lainnya agar lebih sukses lagi”, imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Agung Suganda bahwa ajang PENAS ini sangat bermanfaat untuk para petani dan peternak karena ada berbagai informasi yang dapat diakses oleh pengunjung dengan lebih mudah.

Menurut Agung, para pengunjung juga dapat melihat berbagai teknologi peternakan terbaru termasuk teknologi kandang ramah lingkungan, teknologi dan varian olahan pakan ternak, teknologi kesehatan hewan, teknologi pengolahan kotoran hewan, dan lain-lain.

“Di lokasi Close Loop kami juga menyelenggarakan berbagai demo seperti demo inseminasi buatan, demo pembuatan pakan, demo pembuatan pupuk organic dan lain lain. Peternak juga dapat berkonsultasi serta mengikuti bimtek singkat dengan trainer terlatih,” jelas Agung.

Agung juga mengatakan, bahan-bahan dan teknologi yang digunakan dalam percontohan Closed Loop ini adalah bahan-bahan yang mudah didapat di masyarakat, dengan harga yang relatif terjangkau tetapi dengan kualitas yang cukup bagus. 

“Kami berharap melalui Percontohan Pengembangan Agribisnis Closed Loop Kambing/Domba dan Itik ini dapat memberikan inspirasi dan menjadi ajang temu usaha bagi para insan peternakan seluruh Indonesia untuk melakukan  konsolidasi,  jejaring kerjasama, serta tukar menukar informasi dalam pembangunan peternakan,” pungkasnya.(rel)


Solok Lintasmedianews.com - Dirjen Holtikultura dan Pj. Bupati Pidie kunjungi Chambai Hills di Kabupaten Solok, Kecamatan Lembah Gumanti, Minggu (11/6/23).

Dalam Kunjungan tersebut tampak hadir Bupati Solok ( Capt. H. Epyardi Asda, Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar ), Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian RI ( Dr. Liferdi, SP, M. Si ), Direktur Perlindungan Holtikultura ( DR. Drs. Jekvi Hendra, M. Si ), Kepala Balai Besar Litbang Sumber Daya Pertanian ( Husnain, SP, MP, M. Sc, P. Hd ), Kepala Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Hias ( DR. Ir. Erna Suryani, M. Si ), Sekda Kab Solok ( Medison, S. Sos, M. Si ), Asisten II ( Deni Prihatni, ST, MT ), Kepala Dinas Pertanian Prov. Sumbar atau yang mewakili, Kepala OPD Kabupaten Solok, Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia Kabupaten Solok beserta Jajaran.

Bupati Solok ( Capt. H. Epyardi Asda, Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar ) Dalam Sambutannya Menyampaikan Kami atas nama Kepala Daerah mengucapkan selamat datang kepada Bapak Dirjen Bersama rombongan serta Bapak Pj. Bupati Pidie di kabupaten solok, saya senang dan bangga sekali dengan kedatangan Bapak Dirjen di Kabupaten Solok ini.

” Kabupaten solok merupakan daerah yang potensial dengan holtikultura dan keindahan alamnya yang alami serta mempesona, Kami berharap nantinya Bapak Dirjen berkenan memberikan arahan kepada para petani kami kabupaten solok dan semoga petani kami disini bisa lebih baik dan ekonominya juga dapat berkembang lebih baik lagi”. ungkap Bupati

Masih Katanya, Dapat Kami laporkan kepada Bapak Dirjen bahwa Kabupaten solok ini merupakan sebagian besar daerahnya adalah pertanian, maka dari itu kami disini banyak membangun infrastruktur untuk pertanian seperti jalan jalan usaha tani.

“Sekarang juga telah banyak menggeliat pembangunan objek objek wisata, maka dari itu kami juga menghimbau kepada para investor bahwa di kabupaten solok bisa bebas dan mudah untuk berinvestasi karena semua izin akan kami permudah, Harapan kami mudah mudahan Solok Nan Indah ini betul betul bisa di nikmati oleh masyarakat luas dan solok ini dapat bangkit serta berjaya di masa yang akan datang”. tutupnya.

Pj. Bupati Pidie ( Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si ) Dalam sambutanya menyampaikan Saya mengucapkan terima kasih karena telah di terima dengan luar biasa di kabupaten solok ini, Kabupaten Pidie ini merupakan kabupaten yang memiliki SDM yang banyak dan juga memiliki potensial baik untuk dikembangkan, maka dari itu kami ingin mencontoh di kabupaten solok ini bagaimana cara pengembangan budidaya bawang merah dan juga culture serta budayanya.

Selanjutnya Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI juga menyampaikan dalam sambutannya Saya melihat Kabupaten Solok ini merupakan salah satu keajaiban dunia karena adanya pemandangan yang luar biasa seperti di Chambai Hills ini, Kabupaten Solok ini merupakan salah satu sentra produksi Bawang Merah ke 4 terbesar di Indonesia.

” Bukan hanya bawang merah, saya juga melihat di kabupaten solok ini memiliki potensial besar akan cabe merah, dimana cabe merah solok ini terus mengalami surplus tiap tahunnya dan ini cukup baik untuk bangkitnya Kabupaten Solok menjadi yang terbaik, Maka dari itu kita harus memiliki kemampuan untuk mengelola hasil holtikultura dengan baik sehingga dapat menghasilkan berbagai macam tanaman holtikultura dengan sangat baik.”


Diakhir sambutannya Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI berpesan kurangi penggunaan pestisida karena kelebihan pestisida dapat merusak tanaman kita(Karta)


PADANG Lintasmedianews.com - Wakil Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM hadiri Upacara Penutupan Peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) Tahun 2023, Minggu (11/06/2023). 

Gubenur Sumatera Barat Mahyeldi Bertindak sebagai Inspektur Upacara bertempat di Lapangan Istana Gubernur Sumatera Barat. Hadir juga dalam penutupan itu, Danjen Akademi TNI, Letnan Jenderal TNI Teguh Arief Indratmoko, dan undangan lainnya.

Mahyeldi akui Kedatangan Peserta Latsitardanus di Sumatera Barat ini membawa semangat baru dan motivasi bagi pemuda dan pemudi di Sumbar. 

Mahyeldi berharap, agar para peserta tidak kapok datang ke Sumbar. Dia meyakini selama berkegiatan tentu banyak cerita yang mengalir, banyak kenangan yang terukir, banyak pula pengalaman baru yang didapatkan, baik antar sesama peserta Latsitardanus, maupun antara peserta dengan masyarakat.(T/K)

Padang,Lintas Media News
Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Saeful Rakhmat menghadiri pembubaran serta pelepasan peserta Latsitardanus XLIII tahun 2023 bertempat di Dermaga  Teluk Bayur Kota Padang. minggu, (11/6/2023).

Setelah kurang lebih satu bulan berada di ranah Minang, peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLIII tahun 2023 selesai melaksanakan tugas baktinya dan tiba waktunya kembali ke satuanya masing - masing untuk mempersiapkan diri menjelang pelantikan menjadi Perwira TNI - POLRI.

Pembubaran Resimen Taruna Latihan (mentarlat) dan pelepasan ini dipimpin oleh Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si dan diikuti kurang lebih 1.000 orang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Danjen Akademi TNI, Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko., S.E., M.M., Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si., Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono, S.I.K., S.H., Gubernur Prov. Sumbar, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Rayen Obersyl., Danlantamal ll Padang, Laksamana Pertama TNI Benny Febri, M.M., M.Tr.Opsla. dan Unsur Forkopimda Prov. Sumbar terkait lainnya.

Adapun amanat dari pimpinan apel mengatakan bahwa, "Setelah kegiatan ini taruna/taruni akan kembali ke tempat masing-masing, tibanya di tempat pendidikan kalian akan disiapkan untuk melaksanakan pelantikan, oleh karena itu saya mengingatkan agar taruna/taruni dapat memanfaatkan waktu yang singkat ini dengan baik. Hindari kegiatan yang tidak patut dan melanggar aturan." Tegasnya.

Setelah apel dibubarkan dilanjutkan dengan kegiatan tambahan seperti, penampilan Persembahan tarian Gamaik oleh sanggar Pelangi Ranah Minang.

Tidak lupa tamu undangan juga berkesempatan mengunjungi KRI Banjarmasin-592 untuk melihat dan merasakan suasana didalam Kapal Perang Indonesia tersebut.

Diakhir kegiatan seluruh tamu undangan melaksanakan merplug. Merplug adalah istilah untuk tradisi yang dilakukan di jajaran TNI AL untuk kegiatan menerima atau melepas kapal perang di dermaga.(rel)

Padang,Lintas Media News
Anggota DPR RI komisi X Lisda Hendrajoni berpendapat bahwa Anies Baswedan melengkapi semua syarat untuk menjadi presiden Indonesia lima tahun kedepan. 

Pernyataan tersebut disampaikan Lisda Hendrajoni kepada media kemaren di Padang. Dia menyebut bahwa merupakan solusi dari semua kebutuhan bangsa ini dalam proyeksi kedepan.

"Pak Anies punya kapasitas, intelektualitas dan integritas serta kapabalitas. Semua syarat tersebut telah dibuktikan Pak Anies ketika menjadi menteri dan gubernur DKI Jakarta," tutur Lisda Hendrajoni.

Selain kemampuan, lanjut Lisda Hendrajoni, Anies merupakan sosok yang mudah diterima pada semua kalangan, golongan, suku dan semua agama. Dia merangkul semua pihak untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

"Saat memimpin Jakarta kemarin, hampir tidak ada penolakan, tak ada penolakan dan semua golongan dirangkul untuk memajukan pembangunan Jakarta," jelas anggota DPR RI fraksi Nasdem ini.

Dengan gaya kepemimpinan Anies Baswedan yang dekat dengan , Lisda meyakini akan ada peningkatan Sumber Daya Manusia di Indonesia, khususnya pada sektor pendidikan. 

“Beliau adalah seorang guru, pernah menjadi Rektor sekaligus peneliti senior. Tentunya kami sangat meyakini sektor pendidikan Indonesia dapat lebih ditingkatkan, sehingga dapat mengejar ketertinggalan system pendidikan Indonesia yang masih berada dibawah Negara tetangga seperti Australia, Malaysia, bahkan Singapura. Hal ini berdasarkan data US News and World Report, BAV Group, dan Wharton School of the University of Pennsylvania dimana Indonesia berada di Peringkat 53 pada tahun 2022,”ungkap Anggota Komixi X DPR RI tersebut.

Politisi dari Daerah Pemililihan (Dapil) Sumatera Barat menyebut, Anies juga salah satu sosok yang berani dalam mengambil kebijakan, seperti yang ia lakukan saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, yakni pembatalan izin reklamasi bagi 13 pulau di Teluk Jakarta Utara.

“Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tegas dan berani dalam mengambil kebijakan. Dengan begitu, Indonesia akan kembali menjadi Negara yang disegani layaknya sebutan Macan Asia yang dulu pernah kita kenal. Insya Allah dengan dukungan seluruh masyarakat Indonesia, Pak Anies akan sukses dalam Pemilu tahun depan," pungkas Lisda.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.