January 2021

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batang anai Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukittinggi Dewan Pers Dharmasraya DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai FJPI Sumbar HPN 2022 Jakarta Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Kayu Agung Kepulauan Meranti Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk Linggau Mentawai Meranti Miranti Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Painan Pariaman Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Selatan Pessel PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang PWI PWI Sumbar Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Sawahlunto Selat panjang Semen Padang Semen Padang.. Sijunjung SMSI Solok Solok Selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel sungai sarik TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok


Padang Magek, Lintas Media News

Lebih kurang sudah sebelas tahun, pembangunan lantai 2 Mushalla Ponpes Darul Ulum Padang Magek, Kabupaten Tanah Datar, terbengkalai. Tahun ini, pengerjaan pembangunannya harus dikerjakan. Melihat, lamanya tyerbengkalai pembangunan Mushala yang berlokasi di Ponpes Darul Ulum mendesak untuk segera diselesaikan pembangunannya.

Artinya, dengan dibangunanya mushala dua lantai tersebut, bisa digunakan sebagai ruang belajar ruang belajar ratusan santri yang bersekolah di pondok Pesantren Darul Ulum tersebut, ujar Ampera Salim, salah seorang pengurus Ponpes, Sabtu, (31/1) kepada LintasMediaNews, Sabtu 30/1/202.

Disebutkan Ampera Salim, seluruh pembiayaan pembangunan Ponpes Darul Ulum, selama ini, hasil dari sumbangan dari kemurahan hati kaum muslimin yang yang tergerak hati kecilnya untuk menyisihkan sedikit hartanya untuk menyumbang. Setelah, sekian lama terbengkalai pihak ponpes sangat merindukan sebuah mushala.

Bangunan yang sudah lama terbengkalai ini, cepat diselesaikan pembangunanya. Namun apa daya, keterbatasan dana dan anggaran yang tidak dimiliki pengurus, sehingga kondisi bangunan mushala berlatai dua tersebut belum dapat dipergunakan sebagai sarana belajar bagi ratusan santri yang menuntut ilmu agama di Ponpes ini, terang Ampera Salim.

Melihat, perkembangan Ponpes dari tahun ketahun. Jajaran pengurus harus memutar otak untuk mencari dana untuk mengelola ponpes ini dari bulan kebulan. "Kini ruang belajar mendesak ditambah. Disisi lain, pondok tidak punya dana segar untuk membangun lokal untuk belajar santri. Jika, lantai 2 mushalla bisa diatap dan didinding sederhana saja, maka tempat itu sudah bisa dijadikan ruang belajar bagi santri, yang kini lebih kurang 300 orang laki laki dan perempuan," katanya.

Menurutnya, saat ini ruang belajar yang representatif baru lima lokal. Sedangkan untuk belajar diperlukan 10 lokal. Jika lantai 2 mushala itu rampung, berarti lokal bertambah dua lagi. Selain itu, lantai 2 lokal lain sebelah mushalla, juga ada 3 kelas menunggu pasang pintu dan jendela.

"Bila semua lokal belajar sudah terpenuhi, nanti pengurus fokus pada asrama santri laki laki lagi. Kini untuk 70 santri perempuan, sudah nyaman tidur di asrama pondok. Sedangkan santri laki laki baru sebahagian tidur di asrama pondok. Selebihnya  masih tidur di surau surau milik warga sekitar bersempit sempit," katanya.

Dalam hal ini pula, dia berharap, bagi kaum muslimin/muslimat, sanak saudara yang ingin berimfak, bersedekah, diterima di nomor rekening: Pesantren Darul Ulum Padang Magek, BRI Batusangkar, Rek: 5416.01.00.3692.53.9.
Untuk itu, kita sangat berharap sekali bantuan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar
sedikit banyaknya menghibahkan bantuan untuk kelanjutan pembangunan Ponpes secala menyeluruh. Tahun lalu, kita sudah mengajukan proposal bantuan pada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalu Kesra. Namun, realisasinya belum ada sampai sekarang. Kita yakin, bila pemerintah daerah kabupaten sedikit peka melihat kondisi ponpes yang jauh dari kata layak. Pasti, perintah daerah Kabupaten akan terenyuh melihatnya, tukuk Ampera Salim.(maison pisano)

Padang, Lintas Media News

Forum Wartawan Parlemen (FWP) DPRD Kota Padang menggelar Rapat Kerja (Raker), Ahad, 31 Januari 2021, bertempat di Rumah Makan Muaro Baru, Pasia Jambak Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Sumatera Barat.

Raker tersebut dibuka oleh Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani. Hadir pada kesempatan itu, Kasubag Humas Sekretariat DPRD Kota Padang El Fauzi, sesepuh FWP dan segenap anggota FWP DPRD Kota Padang.

Ketua FWP DPRD Kota Padang Dasrul mengatakan, FWP merupakan forum yang lahir di DPRD Kota Padang yang bertujuan untuk bersinergi dengan lembaga kedewanan.

"Kami selama ini, sejak berdirinya FWP mengambil peran menyampaikan informasi kegiatan ke dewanan kepada warga Kota Padang dan dunia luar," kata Dasrul.

Kasubag Humas Sekretariat DPRD Kota Padang El Fauzi berharap, FWP kedepannya terus bersinergi dengan lembaga kedewanan.

"Jangan ada yang merasa dianaktirikan. Sebab kami memandang semuanya sama. Sepanjang sesuai aturan akan kami suport," tegas El Fauzi.

Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani mengatakan, tanpa media, dunia ini terasa hampa. Begitulah pentingnya peran media di tengah-tengah masyarakat.

"Kami berharap, Raker yang dilaksanakan dapat menghasilkan program kerja untuk kemajuan Kota Padang. Artinya, media memiliki peran penting dalam pelaksanaan pembangunan," jelasnya.

Syafrial Kani mengharapkan, jurnalis yang ada di DPRD Kota Padang dapat mengambil peran dalam menyelesaikan permasalahan sosial di Kota Padang.

"Persoalan yang selama ini abu-abu, tanpa ada penyelesaian yang jelas di tengah-tengah warga kota, maka tugas jurnalis dan media yang menyuarakan," katanya.

Dikatakan Syafrial Kani, dirinya sudah berpesan kepada Sekwan agar terus menjaga kemitraan dengan FWP. Tentunya harus mengacu kepada aturan yang ada.

"Tujuan FWP sangat mulia. Kita harus melakukan penguatan. Kami berharap kita saling mengingatkan," ujarnya.

Usai pembukaan Raker, dibuka sesi dialog dengan Ketua DPRD Kota Padang dan Kasubag Humas DPRD Kota Padang. Banyak persoalan yang disampaikan, terutama kemitraan. (b/hms)

Pd, Panjang. Lintas Media News. 
Meski, dijabat Plt Direktur. Prestasi PDAM kota Padang Panjang tidak mengecewakan, pasca ditinggal Jevi Charter. Buktinya, berdasarkan buku kinerja 2020 yang diterbitkan Direktorat Air Minum pada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang Panjang berhasil meraih Peringkat I tingkat Sumbar.

Melalui, penilaian kinerja perusahaan air minum yang dilakukan terhadap empat aspek penting, seperti keuangan, pelayanan, operasional dan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan 18 indikator tersebut, PDAM Padang Panjang juga menempati Peringkat III Wilayah I (Sumatera) dan beradai di posisi 35 nasional. Hal tersebut, dikatakan Plt, Direktur PDAM. Alhadi, ketila disambangi LintasMedia.News, diruang kerja,  Sabtu, 30/1/2021.

PDAM Padang Panjang, masuk dalam kategori sehat bersama 46 dari 107 PDAM yang ada di Sumatera dengan posisi peringkat tiga setelah Tirta Nauli Sibolga, peringkat ke dua Tirta Musi Palembang di peringkat pertama.

Sedangkan, dalam 5 PDAM terbaik untuk kelompok pelanggan kurang dari 10 ribu di Indonesia, PDAM Padang Panjang meraih kinerja terbaik Pertama dengan nilai 3,65 yang sekaligus menempatkan kita di peringkat 35 nasional secara umum dari 387 PDAM di seluruh Indonesia, serta peringkat 3 dari 107 PDAM di Sumatera,ujar Alhadi. 

Rahian, prestasi yang digapai PDAM Padang Panjang, tidak terlepas dari suport Pemerintah Kota Padang Panjang dan DPRD, serta pelanggan setia yang sangat besar pengaruhnya dalam pencapaian menuju PDAM mandiri.

Lebih jauh Alhadi mengatakan,sebagai perusahaan publik, pelayanan terbaik menjadi hal utama harus dijaga PDAM. Artinya, pelayanan prima tidak hanya tertip administrasi. Namun, semua aspek harus saling mendukung,  petugas lapangan sebagai ujung tombak menjadi tokoh central dalam pencapaian sebuah kinerja PDAM secara kolektif, pun

Untuk mencapai kesempurnaam itu, memang butuh kerja sama yang solid, baik yang bidang administrasi maupun tenaga lapangan. Syukur, selama ini tim work itu masih tetap terjaga. Meski, beban berat itu tetap ada dipundak selaku Plt.
 
Kita berharap, semua capaian ini bisa tetap ditingkatkan dan memberi manfaat baik bagi perusahaan, pelanggan dan daerah secara umum. Sehat mamagemen, dan pelayanan tentu akan berimbas pada sebuah hasil yang dicapai,tukuk Alhadi. 

Sementara, ditempat terpisah Anggota DPRD Padang Panjang, Nasrulah Nukman mengatakan, dalam menempatkan direktur PDAM definitif. Walikota harus selektif menempatkan seseorang untuk menjadi direktur PDAM. Salah salah, menempatkan seorang direktur, yakinlah perusahaan yang sudah sehat ini akan kembali menjadi tumpuan kekesalan banyak pelanggan, tukuk Nasrulah.(maisonpisano)

PADANG.Lintas Media News.
Dalam rangka membantu memudahkan keluarga pasien rawat inap asal luar daerah, Yayasan Semen Padang (YSP) akan menghadirkan rumah singgah yang akan dilaunching dalam waktu dekat.

Kepala Bagian SDM dan Umum Yayasan Semen Padang Defni Riza mengungkapkan, saat ini rumah tersebut telah siap untuk digunakan. Lokasinya terletak di jalan Marsawa no.8, Kelurahan Piai Tengah, Kecamatan Pauh, RT 02/RW 04, Komplek Dangau Teduh, Kota Padang.

"Rumahnya sudah tersedia dan berbagai peralatan dan perlengkapan juga sudah ada di dalamnya. Hanya saja kami masih mengurus untuk perizinannya kepada Dinas Sosial Kota Padang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah dapat untuk ditempati oleh keluarga pasien rawat inap SPH asal luar daerah," ujar Defni.

Ia menjelaskan, dalam rumah tersebut terdapat 3 kamar yang di dalamnya terdapat 2 tempat tidur, ruang tamu, dapur bersih dan dapur untuk memasak, kamar mandi dan toilet, ruang makan, parkir kendaraan, hingga taman belakang. Selain itu, di dalamnya juga telah tersedia berbagai peralatan yang dibutuhkan seperti kulkas, dispenser, meja makan, karpet di ruang utama hingga peralatan untuk memasak di dapur.

Di rumah tersebut, selain didampingi oleh petugas di rumah singgah tersebut, keluarga pasien yang tinggal disana bisa menikmati fasilitas yang telah disediakan dengan sebaik-baiknya. Sementara itu, untuk konsumsi, mereka dapat membuat kopi atau teh untuk dinikmati bersama. Namun untuk makanan, keluarga pasien dapat membawa sendiri persiapannya dan dapat memasak langsung disana menggunakan peralatan memasak yang telah disediakan di dapur.

Selain itu, nantinya YSP juga akan menyediakan transportasi berupa mobil operasional untuk keluarga pasien yang ingin melakukan kunjungan melihat kondisi keluarganya yang sedang dirawat di SPH. Transportasi itu akan mengantarkan keluarga pasien pada jam bezuk pasien dan kembali mengantarkannya ke rumah singgah tempat mereka beristirahat.

"Hanya saja, syarat utama untuk keluarga pasien yang hendak menginap disana harus berasal dari luar Padang. Kemudian, pasien yang mendapat rawat inap di SPH merupakan pasien BPJS Kelas III dan PBI," katanya.

Ia menjelaskan bahwa ada berbagai persyaratan lainnya yang harus dipenuhi bagi keluarga pasien yang hendak menginap disana seperti kelengkapan data pasien dan pendamping, surat pengantar dari SPH dan data diri lainnya. Selain itu, pasien boleh didampingi oleh dua orang pendamping, yang mana satu orang menemani pasien di rumah sakit dan satunya lagi di rumah singgah.

"Untuk persyaratan lebih lengkapnya akan disampaikan saat Rumah Singgah Yayasan Semen Padang ini akan dilaunching," katanya.

Defni juga mengungkapkan bahwa latar belakang hadirnya rumah singgah tersebut guna membantu keluarga pasien yang harus mendapat rawat inap di SPH, apalagi bagi mereka yang berasal dari luar daerah.

"Selain itu, di samping mengelola Semen Padang Hospital, Klinik Semen Padang (Klisepa) By Pass dan Klisepa Indarung, Yayasan Semen Padang juga diamanatkan dalam Anggaran Dasarnya untuk mengelola kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat sosial, kemanusiaan dan keagaamaan. Jadi rumah Rumah Singgah ini termasuk dalam amanat tersebut," jelas Defni. (*)


MENTAWAI.Lintas Media News.
Unit Pengelola Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang meresmikan pemakaian 13 unit rumah da'i yang berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), baru-baru ini. 

Bertempat di KM-40 Desa Bulasat, Kecamatan Pagai Selatan, peresmian 13 unit rumah da'i binaan UPZ Baznas Semen Padang itu, ditandai dengan penyerahan replika kunci rumah dan pengguntingan pita rumah da'i oleh Camat Pagai Selatan Andar Sabelau. 

Peresmian rumah da'i itu juga disaksikan pihak Kementerian Agama Kepulauan Mentawai yang diwakili Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Indra Gunawan, Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi dan perwakilan Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP). 

Kemudian dari pihak UPZ Baznas Semen Padang, hadir Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif beserta jajaran. Selain itu, juga hadir sejumlah masyarakat yang ada di Desa Bulasat. 

Selain meresmikan rumah da'i, pada kesempatan itu, UPZ Baznas Semen Padang juga menyerahkan 25 unit sepeda motor operasional untuk da'i binaan UPZ Baznas Semen Padang yang berada di Kepulauan Mentawai. 

Kepala Departemen Komunikasi & Sarana Umum PT Semen Padang di Padang, Jumat (29/1/2021) mengatakan,  bantuan sepeda motor dan bantuan pembangunan rumah  itu merupakan bentuk apresiasi UPZ Baznas Semen Padang kepada da'i binaan yang telah mendukung program UPZ Baznas Semen Padang di Mentawai, khususnya bidang Syiar Islam.

“Apresiasi ini diberikan kepada da'i, karena perjuangan mereka  dalam mensyiarkan Islam di Mentawai luar biasa berat, terutama medan jalan yang rusak berat menjadi tantangan di Mentawai dalam menjangkau umat Islam di pedalaman Kepulauan Mentawai,” kata Oktoweri. 

 Seperti di Desa Bulasat ini contohnya. Jika hujan, kondisi jalan yang berlubang juga semakin becek dan berlumpur. Jangan kan sepeda motor biasa, sepeda motor trabas pun sulit melewati jalan ini. Selama ini, banyak da'i yang jatuh ketika melintasi jalan berulang berlumpur. 
Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif menambahkan,  bantuan rumah da'i dan sepeda motor itu diharapkan dapat meningkatkan motifasi para da'i binaan yang ada di tanah "Sikerei". Apalagi bagi UPZ Baznas Semen Padang, para da'i binaan adalah ujung tombak berbagai program UPZ Baznas Semen Padang yang ada di Kepulauan Mentawai, khususnya di bidang Syiar Islam, dakwah dan advokasi. 

"Di Kepulauan Mentawai ini ada 51 orang da'i binaan kita dan mereka telah menjadi da'i binaan sejak 1996. Mereka tersebar hingga ke pelosok-pelosok pedalaman di Kepulauan Mentawai, seperti Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Selatan dan Pulau Pagai Utara," bebernya. 

Terkait bantuan sepeda motor, Arif menuturkan bahwa sebanyak 25 sepeda motor yang diserahkan hari ini merupakan penyerahan tahap II. Untuk tahap I sebanyak 27 unit, kata Arif, telah diserahkan pada 2018, sehingga total sepeda motor operasional untuk da'i binaan di Mentawai berjumlah 52 unit. 
"Sampai saat ini sudah 25 unit sepeda motor operasional yang kami serahkan. Satu unit dari jumlah tersebut, kami serahkan untuk operasional Kepala Sekokah MTsS Ruhama' Pasapuat sekaligus da'i binaan kita. Dan kami pun juga bayarkan pajak sepeda motor unruk da'i ini hingga lima tahun ke depan, " ujarnya. 

Semua bantuan yang diserahkan UPZ Baznas Semen Padang, tambah Arif, bersumber dari zakat karyawan/ti PT Semen Padang. "Oleh sebab itu, saya mengucapkan terimakasih kepada manajemen PT Semen Padang yang telah memberikan kepercayaan kepada UPZ Baznas Semen Padang untuk menyalurkan zakat karyawan/ti PT Semen Padang," tuturnya. 

Kepala Seksi  Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Kepulauan Mentawai Indra Gunawan mengapresiasi UPZ Baznas Semen Padang yang telah memberikan bantuan rumah dan sepeda motor operasional untuk da'i binaanya, apalagi para da'i binaan UPZ Baznas Semen Padang, juga ikut serta membantu program-program Kemenag Kepulauan Mentawai. 

Di Mentawai, kata Indra, UPZ Bazmas Semen Padang telah banyak berbuat. Tidak hanya menyebarkan puluhan da'i binaan, tapi juga mendukung program Kemenang Kepulauan Mentawai. Salah satunya, mendukung penuh pelaksanaan sidang isbath nikah di Kepulauan Mentawai yang digelar pada 2018 dan 2019. 

"Ada 611 pasangan suami istri yang di sidang. Dalam pelaksanaan sidang itsbath nikah itu, UPZ Baznas Semen Padang memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi pihak Pengadilan Agama Kelas I A Padang untuk datang ke Kepulauan Mentawai," katanya. 

Indra berharap agar UPZ Baznas Semen Padang terus memperhatikan keberadaan umat Islam di Kepulauan Mentawai yang sangat membutuhkan bimbingan dalam meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

"Semoga apa yang diperbuat UPZ Baznas Semen Padang di Mentawai dapat menjadi ladang amal. Begitu juga dengan seluruh karyawan/ti Semen Padang yang telah menyalurkan zakatnya kepada UPZ Baznas Semen Padang," ujarnya. 

Perwakilan SPSP Arif Rusman pada kesempatan itu menitipkan doa kepada seluruh da'i binaan UPZ Baznas Semen Padang dan umat Islam yang ada di Kepulauan Mentawai. "Mohon doakan kami dan perusahaan," katanya. 

Kalau karyawan dan perusahaan PT Semen Padang sejahtera, maka jumlah zakat yang dihimpun UPZ Baznas Semen Padang tentu akan meningkat. 

"Peningkatan tersebut tentunya juga berdampak baik pada umat Islam di Mentawai," imbuh Arif didampingi Daski Wandi yang juga perwakilan SPSP. 
Salah seorang da'i binaan UPZ Baznas Semen Padang Rosman mengaku bersyukur dan terharu usai mendapatkan bantuan rumah dan juga sepeda motor operasional dari UPZ Baznas Semen Padang. 

"Alhamdulillah, kami senang bisa mendapatkan rumah dan sepeda motor. Bantuan ini sangat berharga bagi kami dan tentunya bantuan ini akan meningkatkan semangat kami dalam mensyiarkan Islam di pedalaman Mentawai," katanya.(*)

Pd,Panjang. Lintas Media.News.

Tiga program andalan unggulan, bakal digeber Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) kota Padang Panjangdi tahun 2021. Ada pun, tiga program unggulan bakal digelar, antaralain, Olimpiade Literasi, lomba Bunda Literasi dan temu Sastra  Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala DPK, Alvi Sena, menjawab LintasMedia. News diruang kerjanya, Jumat, 29/1/2021. Program, Olimpiade literasi antar TBM se-Kota Padang Panjang, berguna untuk memotivasi seluruh TBM yang ada di kota Padang Panjang. "Pihaknya,  berharap TBM-TBM yang ada sekarang semakin maju,  terus bergerak serta memunculkan ide-ide bernas yang akan mengharumkan nama TBM nya senditi," ujar Sang Kadis. 

Sementara, untuk lomba bunda literasi  tingkat kota, bertujuan untuk meningkatkan minat baca dari bunda literasi kepada anggotanya di kelurahan. "Lomba ini kita fokuskan bagaimana seorang bunda literasi bisa membangun dan meningkatkan serta mengayomi para anggotanya di kelurahan," jelasnya.

Untuk program unggilan Dinas Pustaka dan Kearsipan, yang tidak kalah pentingnya, yakni temu sastra Indonesia. Untuk,  program yang ketiga ini sudah tiga kali diadakan. "Ahamdulillah kegiatan ini sukses. 

Insyaa Allah ke depan akan digalakkan lagi. Program ini sangat menguntungkan bagi Kota Padang Panjang, karena kita menyatukan para sastrawan se-Indonesia di Padang Panjang dan tentunya mereka akan mengenal Kota Padang Panjang secara dekat," ujarnya.

Dengan ketiga, ptigr unggulan tersebut, sekali lagi pihaknya berharap, semua program andalan DPK ini nantinya berjalan lancar dan dapat menjual nama Padang Panjang ke kancah internasional, pungkas Albisena.(maison)

Pd, Panjang. Lintas Media.News
Peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU), secara signifikan diperoleh Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Pegawai Negeri Balaikota sebesar Rp 1.307.943.506 setelah dikeluarkan kewajiban berupa zakat Rp 29.655.420. 

Ketua KSPPS Pegawai Negeri Balaikota, Dr. Winarno, SE, ME menyebut, SHU tahun 2020 meningkat 36 persen dari SHU tahun sebelumnya, yang hanya sebesar Rp 960.408.346.

 
"Ini bersumber dari SHU Simpan Pinjam sebesar Rp 1.145.569.829 dan SHU Toko sebesar Rp 162.373.676. Di Tahun Buku 2019, SHU Toko hanya sebesar Rp 23.576.673,” jelas Winarno saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Auditorium Mifan Waterpark, Kamis (28/1).
 

Winarno mengatakan, jumlah anggota dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Data 2019, jumlah anggota sebanyak 701 orang, bertambah menjadi 705 di tahun 2020. 
 
“Kita memiliki sejumlah inovasi dan terobosan dengan memberikan poin kepada masyarakat yang berbelanja di KPN Mart. Serta program konsinyasi kerjasama dengan pihak penyedia barang kebutuhan harian, kebutuhan elektronik, furniture dan program deposito hasil pendampingan oleh Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperdakop UKM) yang telah berjalan sejak tahun 2020 lalu,” ungkapnya.
 
Wakil Walikota, Drs. Asrul menyampaikan apresiasi atas capaian KSPPS Pegawai Negeri yang dulu bernama Koperasi Pegawai Negeri (KPN) ini. “Mudah-mudahan prestasi yang telah diraih ini, bisa dipertahankan dan semakin ditingkatkan di masa yang akan datang. Sehingga KSPSS Pegawai Negeri Balaikota menjadi contoh bagi koperasi  lain,” tutur Asrul. 
 
Asrul mengajak seluruh anggota KSPPS terlibat aktif dalam membangun dan membesarkan koperasi tersebut. “Harus ada rasa memiliki bagi anggota koperasi. Rasa kepemilikan yang besar dari seluruh anggota koperasi,  akan berdampak positif bagi kemajuan koperasi bersama,” katanya.
 
Dikatakan Asrul, pengembangan koperasi syariah menjadi program unggulan Pemko yang selaras dengan julukan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah. Koperasi yyariah tersebut sudah bulat menjadi cita-cita Pemko dan insan koperasi. 

”Saya mengamati perkembangan koperasi yang ada, termasuk KPN Balaikota sebagai koperasi syariah pertama. Sejak beralih menjadi koperasi syariah, KPN Balikota mengalami perkembangan yang sangat pesat,” sebutnya.
 
Kepala Disperdakop UKM, Arpan, SH selaku pembina KSPPS ini menyampaikan, RAT tahun ini dapat mendorong KSPPS Pegawai Negeri menjadi lebih baik dan menjadi barometer koperasi syariah di Kota Padang Panjang.  “KPN sudah lama menjadi pionir koperasi syariah. Semoga  akan terus maju dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” pungkasnya.(maison)

Jakarta.Lintas Media News.
Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 09 Februari 2021,  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar beberapa rangkaian kegiatan salah satunya seminar Nasional yang digelar secara virtual pada 03 Februari 2021 mendatang dengan mengusung tema “Pemulihan Ekonomi Nasional dan Kebangkitan Ekonomi Kreatif (PENKEK Pasca Pandemi)”. 

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut,  Menteri Pariwisata dan Ekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, I Wayan Koster, Gubernur Bali,  Airin Rachmi Diany, Ketua APEKSI, Mardani H Maming, Ketua Umum HIPMI. Acara akan  dipandu oleh moderator Retno Intani (indonesiatoday.co), Aat Surya Safaat (sin.co.id) dan  Indonesian Creative Network.

Ketua Panitia HPN SMSI Pusat, M.  Nasir mengatakan, peserta yang akan hadir dari SMSI, terdiri dari Dewan Pengurus SMSI Pusat, Dewan Pakar SMSI Pusat, Ketua dan Pengurus SMSI Provinsi se-Tanah Air. 

“Selain pengurus SMSI, acara ini juga terbuka untuk umum, terutama masyarakat yang berkecimpung di dunia Pariwisata,dan juga selaku usaha dan UMKM,” ujar M. Nasir, mantan Sekretaris Redaksi KOMPAS ini.

Sementara itu, terkait dengan undangan  masyarakat yang berkecimpung di dunia pariwisata,  anggota Dewan Pertimbangan SMSI Pusat GG Ashok Kumar menyampaikan,  undang yang telah dikirim yaitu Ketua Umum BPP Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI), Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA), Ketua Umum Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia (AKPI), Ketua Umum DPP ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia), Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Pariwisata Indonesia, Ketua Umum  DPP Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).

“Tidak hanya itu kami juga mengirimkan undangan untuk para pelaku usaha antara lain, Ketua Umum  Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia (ASPINDO), Ketua Umum  Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia, Ketua Umum  Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI), Ketua Umum  Himpunan Penulis Pariwisata (HPP), Ketua Umum  Hotel Human Resources Managers Association (HHRMA), Ketua Umum Indonesia Food & Beverages Executive Association (IFBEC), Kepala Dinas Pariwisata Provinsi se-Tanah air. Juga kita undang Pengurus HIPMI Pusat dan para Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) se-Tanah Air,” pungkas GS Ashok Kumar.(rel)


Padang.Lintas Media News.
GHAS akan ditutup sekali dalam sebulan.Sekretaris Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar H.M.Nurnas mempertanyakan kinerja dari pasukan penegak Perda melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan sesuai dengan Perda Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru kepada masyarakat.

"Sudahkah turun, baik Satpol PP Padang, maupun provinsi, karena kita punya Perda AKB.Dengan Perda AKB kan bisa para petugas untuk turun ke bawah mengimbau masyarakat patuh dengan 3 M" ungkap Nurnas Kamis (28/1/2021) di Padang. 

Nurnas menilai, saat ini Satpol PP yang turun di malam hari ke kawasan Khatib Sulaeman, khususnya Satpol PP Padang hanya berdiam diri di satu tempat.
Seharusnya kata Nurnas, yang dilakukan oleh pasukan penegak Perda adalah mendatangi satu per satu warga yang duduk di trotoar Khatib Sulaeman, lalu memberikan informasi bahaya virus corona dan penerapan protokol kesehatan.

"Khatib Sulaeman, setiap bangku-bangku yang tersedia, tidak pernah kurang yang duduk disitu kurang dari 15 orang, itu kan juga kerumunan"jelasnya.

Dalam upaya menekan angka kasus positif virus corona di Sumbar yang masih belum menunjukkan penurunan kasus,Nurnas berharap pengambil kebijakan harus melakukan tindakan dengan seadil-adilnya.

Dengan akan ditutupnya kegiatan di GOR H.Agus Salim (GHAS) sekali dalam sebulan, HM Nurnas mendukung aparat kepolisian dan Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar untuk melakukan  penutupan tersebut selama 5 jam.

"Makin tinggi Covid, makin teraniaya PKL.Makanya untuk tidak berlarut-larut tentunya mari kita mulai patuhi" ungkap Nurnas, 

Menurut Nurnas,Potensi kerumunan massa di kawasan GOR H Agus Salim tidak hanya terjadi pada pagi hari, namun juga pada malam hari.Bahkan menurutnya Nurnas, kerumunan massa di malam hari tidak kalah banyak dengan kerumunan GOR H Agus Salim di hari libur.

Tidak sampai disitu, Nurnas juga meminta aparat kepolisian dan Satgas Covid-19 untuk menyisir daerah pantai yang memang menjadi salah satu kawasan yang berpotensi membuat kerumunan.

"Seharusnya GOR tidak hanya dilihat siang hari, juga harus dilihat malam hari.Begitu juga dengan pantai Padang," tutup Nurnas.(rls/st)

Padang, Lintas Media News

Koperasi Pensiunan Semen Padang (Kopensepa) kembali melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2020. Rapat ini juga sekaligus pengukuhan pengurus dan pengawas periode 2021-2023 Koperasi Pensiunan Semen Padang, Kamis, 28 Januari 2021.

Ketua Pengurus KPSP, Aulia Hasril mengatakan Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2020 Kopensepa sebanyak Rp618 juta. SHU tahun 2020 naik sebesar 26.38 persen dibanding SHU tahun 2019, dan juga lebih tinggi sebesar 33.41 persen dari anggaran. 

SHU Kopensepa selama lima tahun terakhir mengalami perubahan yang bagus. "Tahun 2015, SHU sebanyak Rp476 juta, tahun 2016 sebanyak Rp342 juta, tahun 2017 sebanyak Rp330, tahun 2018 sebanyak Rp395, tahun 2019 sebanyak Rp489 juta, dan tahun 2020 sebanyak Rp618 juta. Peningkatan SHU ini karena adanya dana yang dipinjamkan untuk modal kerja," terangnya.

"Untuk pertumbuhan SHU relatif baik, dimana kekayaan Kopensepa meningkat. Hal itu terlihat dari total aset hingga 31 Desember 2020 sebesar Rp8,8 miliar," katanya saat memberikan pemaparan dalam RAT di lantai satu GSG Semen Padang, Kamis, 28 Januari 2021.

Sedangkan, dari tahun 2014 hingga 31 Desember 2020, jumlah anggota keluar sebanyak 431 orang dengan simpanan ditarik sebanyak Rp1,6 miliar. Anggota masuk sebanyak 9 orang dengan simpanan Rp22 juta. Sedangkan untuk jumlah anggota per 31 Desember 2020 sebanyak 1912 dengan simpanan Rp7,4 miliar.

Ia mengatakan, untuk perubahan ekuitas Kopensepa selama tahun 2020 meningkat dari tahun 2019 sebanyak 122,97 persen. Untuk simpanan pokok hingga 31 Desember 2020 berjumlah Rp191,2 juta. Simpanan wajib sebanyak Rp1,55 miliar. Cadangan sebanyak Rp618 juta, dan SHU belum dibagi sebanyak Rp618 juta dengan total ekuitas Rp2,99 miliar.

Sementara, untuk piutang bermasalah, tahun 2020 Kopensepa telah mengalami penurunan sebesar 77,29 persen, dari Rp53,3 juta  per 31 Desember 2020 menjadi Rp12,1 juta per 31 Desember 2020.

Total aset Kopensepa per 31 Desember 2020 sebesar Rp8,8 miliar atau meningkat sebesar 5,74 persen dari total aset per 31 Desember 2019 sebesar Rp8,3 miliar. Realisasi total aset Kopensepa per 31 Desember 2020 lebih tinggi 6,29 persen dari anggaran tahun 2020 sebesar Rp8,3 miliar. 

Anggota dewan pengawas, Hamdan Kanun memberikan beberapa saran untuk Kopensepa, di antaranya memperhatikan saran-saran yang disampaikan auditor, yakni persuasi terhadap jaminan piutang yang dijamin asetnya turun, melakukan upaya peningkatan pendataan, terutama dari aktivitas non simpan pinjam. "Kemudian mempercepat penyelesaian perubahan AD/ART SOP untuk menunjang kelancaran koperasi, karena sudah menjadi koperasi serba usaha," jelasnya.

Ketua pengurus Kopensepa tahun 2021-2023, Novril mengatakan, kedepan pihaknya akan melanjutkan hal baik yang telah dilakukan pengurus sebelumnya. "Kita melihat pengurus sebelumnya telah menyelesaikan pekerjaan dengan bagus. Salah satu hal yang akan kita lakukan yakni dengan  merambah kepada kegiatan bisnis lainnya, yang juga telah dimulai. Nantinya kita juga akan mengembangkan kerjasama eksternal, namun masih dalam koridor koperasi," tuturnya.

Novril menjelaskan, untuk 2021 pihaknya akan tetap bergerak sesuai RKAK sudah disahkan. "Mungkin 2022 bisa bermanuver salah satunya pengembangan teknologi. Hal ini karena ada tuntutan dalam sistem informasi yang ada, dengan memanfaatkan sistem teknologi yang terus berkembang, sehingga untuk manual kita kurangi. Selama ini sudah ada di RKAK, namun belum ditindak lanjut dengan maksimal," jelasnya.

Kopensepa Dapat Penghargaan dari Dinas Koperasi Kota Padang

Sekretaris Koperasi dan UMKM Kota Padang, Jamilus mengatakan, pihaknya memberikan penghargaan kepada Kopensepa karena selama dua tahun berturut-turut menyelesaikan Rapat Akhir Tahun (RAT) tepat waktu.

"Dalam RAT koperasi Kopensepa, Alhamdulillah pelaksanaannya tepat waktu, yakni 28 Januari 2021. Dalam RAT hari ini, kita juga memberikan penghargaan. Ini karena pada RAT tahun 2020 lalu untuk masa tutup buku 2019, Kopensepa juga melaksanakan RAT tanggal 28 Januari 2020. Karena dua tahun berturut-turut, maka kita memberikan penghargaan," katanya selesai acara.

Ia berharap Kopensepa bisa berkembang lebih maju di masa mendatang dan mensejahterakan anggotanya. "Karena di koperasi, mensejahterakan anggota adalah hal terpenting," jelasnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua pengurus tahun 2021-2023 Novril, sekretaris Syakroni dan bendahara, Yusri Boy, serta anggota pengawas Desri Ayunda. Pada kesempatan itu juga dilakukan pengukuhan pengurus dan pengawas tahun 2021-2023. (*/b/hms)

Pdg. Panjang, Lintas Media News

Usai dipasangi, jaringan internet disejumlah masjid dikota Padang Panjang, melakukan rapat kordinasi sekaligus, memaparkan mamfaat dari pemasangan jaringan interner disejumlah rumah ibadah.  Pemerintah kota Padang Panjang. Bersama Dewan Masjid Indonesia Kota dan pengurus masjid se-Kota Padang Panjang melakukan rapat kordinasi terkait pemasangan internet gratis, Rabu (27/1).

Rapat, digelar  Lantai 3 Balaikota Silaing Bawah, turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Syahdanur. Niat baik atau nawaitu dari program berbagi akses internet ini, bagian dari upaya Pemko membantu meringankan beban masyarakat. Terutama beban belanja akses internet untuk kebutuhan pembelajaran daring yang makin tinggi di masa pandemi.

"Pada masa pandemi seperti ini, pembelajaran mulai dari TK hingga bangku perkuliahan dilakukan secara daring. Hal ini cukup memberatkan para orang tua. Kita berharap dengan adanya internet gratis ini, dapat membantu masyarakat untuk akses internet dalam rangka kebutuhan sekolah anak.

Program,  internet gratis yang digelonyorkan pemerintah kota Padang Panjang, sejalan dengan program  Smart Surau yang dicanangkan Pemko selama ini. Jadi, dengan adanya internet gratis yang dipasang disejumlah masjid programnya telah diprotek dengan sangat aman oleh Kominfo.

Jadi, jika ada yang menggunakan untuk hal hal negatif, tidak akan terjadi. Karena, program internet gratis tersebut telah terkunci dengan aman. Percayalah, pengawasan ketat akan tetap kita lakukan, mengingat perangkat internet tersebut dipasangnya di masjid, terang Syahdanur. 

Sementara itu, Kadis Kominfo, Ampera Salim mengatakan, internet juga sudah menjadi kebutuhan dasar saat ini, terutama sebagai media dalam proses pendidikan. "Internet di masjid, salah satu media untuk mendekatkan hati anak-anak ke masjid. Kita berikan kesempatan mereka menggunakan internet. Dengan akses internet di lokasi publik, terlebih di lokasi ibadah. 

Diharapkan, kita semua untuk saling membantu, saling kontrol dan menjaga dari banyak pihak terhadap akses konten internet yang tidak baik oleh anak-anak.

Ditambahkannya, kita tanamkan ke hati mereka, bahwa masjid itu rumah kedua bagi mereka, mereka nyaman di sana. "Jika tidak ada di rumah, berarti mereka ada di masjid, belajar dam menuntut agama sesuai harapan kita semua" tuturnya.

Sementara itu, Ustadz Ade Sehabudin, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Padang Panjang yang juga mewakili pengurus MUI Kota Padang Panjang menyampaikan, masjid dalam penggalan sejarah selalu menjadi tonggak kebangkitan. Itu berlaku sejak jaman Rasulullah hingga zaman pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia. 

“Memakmurkan masjid adalah tugas kita bersama. Namun tugas ini menjadi semakin berat di era globalisasi ini. Untuk itu, kita perlu jeli mencari cara untuk membiasakan anak kemenakan kita merasa betah berlama-lama berada di lingkungan masjid," ucapnya. 

Nawaitu baik dari Pemko ini,  katanya, sepatutnya didukung bersama. "Karena ini bisa menjadi salah satu jalan membawa kita dan anak kita menjadi para pemakmur masjid. Apapun kendala yang mungkin terjadi di lapangan nanti, kita bersama akan turut mencarikan solusinya," katanya.

Sekarang, tinggal bagaimana teknis penggunaan dan pengaksesan internet ini. Baik mekanisme pendaftaran akun, waktu aktifnya layanan internet, tata cara penggunaan, dan inovasi dakwah yang mungkin bisa dilaksanakan memanfaatkan akses internet ini, ujarnya. (maison pisano)


Padang.Lintas Media News.
Ketua umum Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI) Pusat M. Rafik Alamsyah Perkasa mengatakan, pihaknya mendesak dibuka kembali kegiatan masyarakat di kawasan GOR H. Agus Salim, karena penutupan GOR H. Agus Salim membuat omset pedagang menurun drastis.

"Kita mendesak dibuka kembali kawasan Gor. H Agus Salim, karena telah membuat pedagang menjadi menjerit dan merana," ujar M Rafik di Padang, Rabu, 27 Januari 2021.

Menurut Rafik, pandemi membuat perekonomian masyarakat menjadi menurun drastis, maka memberikan ruang kepada pedagang berjualan kembali dapat membuat perekonomian kembali bangkit.

"Kita menghimbau kepada aparat penegak hukum lebih ketat memberikan pengawasan penerapan  protokol kesehatan Covid-19, agar  masyarakat memakai masker dan pelaku usaha tertib," ujar M.Rafik merupakan tim TKN Jokowi- Makruf Amin ini.

Dikatakan M.Rafik, pihaknya menyayangkan tempat hiburan malam atau cafe- cefe dan diskotik tetap buka hingga larut malam dan tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Kita melihat aneh saja kebijakannya menutup GOR H Agus Salim, kenapa diskotik kok tetap buka, padahal diskotik kawasan tertutup serta terjadi berpeluk- pelukkan dan berjoget. Sedangkan kawasan olahraga memiliki ruangannya terbuka dan itu sehat tempat masyarakat berolahraga," ujar M.Rafik sembari menambahkan kalo aspirasi kami demi kepentingan orang banyak tidak digubris , maka kami akan kirimkan surat somasi ke Kapolri.(rls)


Pdg. Panjang, Lintas Media News

Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Padang Panjang, tidak habis-habisnya berinovasi. Melalui, Inovasi teranyar yang diberi label Si Jempol,  UPTD Metrologi Legal Dinas Perdagangan,  Koperasi dan UKM (Disperdakop UKM) melakukan tera ulang kepada beberapa alat timbang, Selasa (26/1). 

Fokus, didasarkan timbangan di toko mas yang ada di Pasar Padang Panjang dengan sistem jemput bola (Si Jempol).

Kadis Perdakop UKM, Arpan,  didampingi Kepala UPTD Metrologi Legal, Hasrat, menjawab Lintas Media News, Rabu, (26/1/2021) mengatakan, kegiatan rutin ini dilalukan sebagai upaya memberikan perlindungan konsumen terhadap alat ukur timbangan khusus emas. 

"Tahun ini pihak kita, membuat inovasi baru dalam tera ulang alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya. Para pedagang tetap di tempat usaha, ada petugas yang turun kelapangan datang untuk melakukan tera ulang. Tanpa dipungut biaya sepeser pun, ucapnya.

Lebih lanjut, Arpan menjelaskan, kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari ke depan, 25-29 Januari, dengan target pedagang emas sebanyak 16 toko. Usai itu, pihak kita akan menyasar timbangan para pedagang yang saban hari menggunkan timbangan sebagai neraca ukur. 

"Alhamdulillah untuk hari pertama, sudah 10 toko dari 16 toko mas yang ada di Kota Padang Panjang telah melakukan tera ulang. Mudah-mudahan target  100% dapat tercapai besok. Bagi para pedagang di luar Padang Panjang yang ingin melakukan tera ulang, juga kami persilahkan," jelasnya.

Sebelum melakukan uji tera, pihak kita terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada para pedagang emas, jauh-jauh hari agar menera ulang alat timbangannya, timbangan neraca dan elektronik (digital). Kita punya dua orang tenaga Tera. Yakni,  penera ahli dan penera terampil.

“UTTP pedagang telah dilakukan tera ulang,  akan mendapatkan label khusus, yang dapat dilihat para konsumen. Sehingga, konsumen dan pedagang bisa sama-sama mendapat kepercayaan dalam aktivitas berniaga,” ungkapnya.

Padang Panjang pada tahun 2018, sebutnya lagi, telah ditetapkan sebagai Daerah Tertib Ukur (DTU) oleh Kementerian Perdagangan. "Tentu ini kita implementasikan dalam pelaksanaannya. Terutama terhadap tertib ukur di Kota Padang Panjang," tuturnya. 

Sementara itu, para konsumen juga merespon positif pelaksanaan uji timbangan pedagang ini. Feri (44), dari Toko Mas Sumatera mengungkapkan, dia rutin melakukan tera ulang setiap tahunnya.

“Saya pribadi mengapresiasi apa yang dilakukan Pemko. Dengan ini, kita pedagang bisa membuktikan secara tertulis terkait keakuratan timbangan yang kita gunakan,” pungkasnya. (maison pisano)

Pd, Panjang. LintasMedia. News.  
Setelah puluhan tahun,  berada dalam satu komplek, SMP Negeri dengan SD 11Ekor Lubuk. Hasrat. Untuk memisahkan tersebut bakal terealisasi. Walikota Fadly Amran, meninjau langsung sekolah yang sudah puluhan tahun itu, berada dalam satu komplek yang sama. 

Dalam kunjungan silaturahmi, Selasa (26/1), Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano meninjau sekolah tersebut lokasi dan membahas tahapan dua sekolah yang sampai saat ini masih tergabung dalam satu komplek.

"Kami telah menerima aspirasi dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan juga dari masyarakat untuk memisahkan lingkungan kedua sekolah. Alhamdulillah tahun ini, usulan itu telah masuk dalam anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). Dan insyaa Allah akan kami sempurnakan di anggaran perubahan," ujar Fadly, 
didampingi Kadisdikbud, Drs. M. Ali Tabrani, M.Pd. 

Kepala SDN 11, Zulkarnain, S.Pd menerangkan, pemisahan kedua sekolah ini dilakukan karena perbedaan pola pikir dan tingkah laku antara pelajar SMP dan murid SD akan berdampak pada psikologis, terutama bagi anak sekolah dasar.

"Kami dari pihak komite sudah berjuang cukup lama. Dari tahun 2008, kami telah mengusulkan pemisahan kedua sekolah ini. Usulan juga disampaikan dalam Musrenbang tahun lalu. Ini bukan semata-mata kemauan kami, bukan kemauan warga Ekor Lubuk, tapi atas pertimbangan dampak psikologis bagi peserta didik yang menjadi faktor utama.

Alhamdulillah, perjuangan ini sudah membuahkan hasil. Insyallah. Jika tidak ada aral meliintang tahun ini harapan banyak orang akan terujud," jelas Ketua Komite SDN 11, Noviendy,  SE menambahkan pernyataan Zulkarnain. 

Sementara Kadis,  Ali Tabrani menyebutkan, Disdikbud sudah mengusulkan DAK dari tahun 2019 dan disetujui pada tahun ini. 

Ditambahkan Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud, Ir. Sri Syahwitri, untuk pembangunan ruang belajar, ruang guru, dan ruang UKS sepenuhnya dengan DAK dan akan disempurnakan dengan anggaran perubahan sesuai instruksi walikota. 

"Tahap awal, akan dilakukan secepatnya sesuai dengan pembahasan dengan pihak sekolah dan tokoh masyarakat setempat. Ini pun juga telah dibahas dalam Musrenbang tahun 2020. Untuk ruang belajar, akan dirampungkan dalam tahun ini, agar tidak mengganggu PBM peserta didik," paparnya. 

Diakhir kunjunganya, Fadly Amran berkesempatan meninjau studio live dan broadcasting yang dirancang untuk mengembangkan kreatifitas anak dibiidang  IT dan berkesenian.

Selaku kepala daerah, akan support setiap inovasi yang digagas selolah. Maju mundurnya, sebuah pendidikan tidak dapat diukur dari satu aspek. Aspek berkesenian dan IT, salah satu faktor penunjung sebuah pendidikan, disamping sarana penunjang untuk mangasah kreativitas siswa di sekolah," ujarnya.(maisonpisano)




Padang.Lintas Media News.
Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Sumbar H.M.Nurnas prihatin tidak terimanya insentif penanganan covid-19 tenaga kesehatan.Untuk itu,komisi I DPRD Sumbar akan lacak FaktaTersendatnya Insentif Nakes tersebut.

"Ini tidak bisa dibiarkan, dan zolim namanya itu, masak Nakes yang jadi garda terdepan sekaligus benteng terakhir penanganan covid-19 tidak dibayarkan insentifnya," ujar HM Nurnas di Padang kemaren.

HM Nurnas berjanji akan buat terang benderang soal insentif Nakes tersendat tersebut.

"Senin besok saya usul ke Komisi I untuk membentuk Tim Lacak Fakta untuk membuat terang soal insentif Nakes tersebut," ujar HM Nurnas.

Politisi Partai Demokrat ini tahu setelah membaca di dua group WhatsApp diikutinya. 

Info share di WhatsApp Group itu mengatakan insentif covid-19 mereka sejak Juni-Desember 2020 belum dibayarkan.(rls/st)

Sawahlunto, Lintas Media News

Satu orang anggota DPRD Kota Sawahlunto periode 2019-2024, Jhon Reflita resmi berhenti sebagai anggota DPRD Kota Sawahlunto. Jhon Reflita, Ketua Partai Perindo mengajukan surat pengunduran diri sebagai Anggota DPRD Kota Sawahlunto berdasarkan keinginan sendiri.

Ketetapan pemberhentian tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 171-21-2021 tanggal 19 Januari 2021,dengan memperhatikan surat Walikota Sawahlunto nomor 171/1041/BKP-PBD/SWL/2021 Tanggal 4 Januari 2021 dan surat Ketua DPRD Kota Sawahlunto Nomor 171/971/DPRD-SWL/2020 Perihal Usulan Pemberhentian dari Jabatan Anggota DPRD Kota Sawahlunto serta Surat Pernyataan Pengunduran Diri sebagai Anggota DPRD Kota Sawahlunto a.n Sdr. Jhon Reflita dari Partai Perindo Tanggal 20 November 2020.

Elfia Rita Dewi Wakil Ketua DPRD Kota Sawahlunto mengatakan, dengan keluarnya Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat perihal  Pemberhentian Jhon Reflita sebagai Anggota DPRD Kota Sawahlunto hendak segera ditindaklanjuti supaya aktifitas di dewan dapat berjalan dengan baik.

“Saya berharap proses Pergantian Antar Waktu (PAW) dapat berjalan lancar sehingga aktivitas di DPRD berjalan dengan baik dengan 20 Anggota DPRD seperti sediakala,” ujar Dewi yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Sawahlunto periode 2020-2025, Selasa (26/1), di Kantor DPD Partai Golkar Kota Sawahlunto.

Dedi Syahendri, Sekretaris DPRD Kota Sawahlunto membenarkan, pihak DPRD sudah menerima Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat perihal Pemberhentian Anggota DPRD Kota Sawahlunto a.n Jhon Reflita yang berasal dari Partai Perindo.

“Selanjutnya, pihak DPRD Kota Sawahlunto segera menindaklanjuti Keputusan Gubernur Sumatera Barat tersebut dengan segara menyurati KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Sawahlunto untuk penetapan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Sawahlunto dari Partai Perindo, tentulah penggantinya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Dedi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (26/1). (Nova)

Pdg. Panjang, Lintas Media News

Tahun anggaran 2021, Pemerintah Kota Padang Panjang kembali mengganggarkan dana lebih kurang Rp 8 miliar untuk mempercantik wajah kawasan Pasar Pusat, setelah tertunda lantaran refocusing anggaran Covid-19. Ditargetkan rampung dalam enam bulan, kawasan pasar bakal “Janiah” dan menarik untuk dikunjungi.  

“Kita, berupaya bagaimana memaksimalkan kawasan pasar itu menjadi lebih asri, dikunjungi orang, menjadi daya tarik. Tahun ini, akan ada pembenahan. Sekarang, dalam proses tender dan tanda tangan kontrak,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Welda Yusar, ST, MT ditemui di ruang kerjanya, Lintas Media News, Selasa, (26/1/2021).

Rencana pengerjaanya, terhitung dari bulan April dan perkiraan selesai di September. Kenapa kita targetkan rampung dikerjakan pada bulan September. Pemerintah kota Padang Panjang, mempersembahkannya sebagai hadiah di Hari Jadi Kota (HJK). “Mudah-mudahan rencana mulia ini terlaksana dan menjadi hadiah di HJK,” tutur Kadis cukup saulah ini menuturkan. 

Welda mengatakan, untuk mempercantik kawasan pasar pusat Padang Panjang, pihak akan membangun  trotoar mulai dari Jalan M. Syafei terus Jalan Khatib Sulaiman, jalan Imam Bonjol, M. Syafei sampai ujung dekat gerbang Tanah Hitam, simpang AB Mart, sampai simpang Bank Nagari Syariah,” jelasnya. 

Konsep pedestrian di kawasan pasar merujuk sejumlah konsep di beberapa daerah di Indonesia termasuk daerah sekitar. "Ada yang bagus, kenapa tidak kita terapkan  seperti pemakaian 'bollard' kita merujuk pada kota Padang dan Bukittinggi. Semua, konsep tersebut kita kolaborasikan akan memberikan sesuatu yang spesial bagi Kota Padang Panjang,” tuturnya. 

Trotoar dengan material andesit itu, samgat ramah unyik disable. Pada, spot-spot tertentu, nantinya ditanam pepohonan,  taman, tempat duduk dan lighting. Pangkalan ojek, yang mangkal sembarangan akan ditertipkan, bila petlu kita carilan tempat mangkal khususa agar kesan rapinya akan timbul. Pihak kita, akan berkordinasi dengan Dinas Perhubungan. Kita akomodir bersama sama dalam menciptakan Padang Panjang bersih dan bermartabat, tukuknya.

Jika, tidak ada aral melintang, di depan pasar akan ada vertical garden dan ampitheater mini sebagai panggung tempat anak-anak muda dalam berkreasi seni. Di pasar juga disediakan “Tourist Information Center" yang dikelola Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata. (maison pisano)

Pdg. Panjang, Lintas Media News

Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur, terpilih mewakili Kota Padang Panjang mengikuti Lomba Dasawisma Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Para, kader kelurahan yang terpilih mewakili Padang Panjang dalam ajang penilaian Dasa Wisma tingkat Sumbar itu, diminta untuk mempersiapkan diri dengan sbaik baiknya.

Hal tersebut dikatakan, Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, saat meninjau langsung kelapangan akan kesiapan Kelurahan Koto Panjang, Selasa (26/1). 

"Dian Puspita berpesan, jangan sampai ada kurang atau salah-salah, lengkapi data data yamg akan dipresentasikan kelak,  semua sesuai dengan indikator penilaian yang diminta tim penilai," kata Dian.

Yang perlu dipersiapkan, terang Dian, mulai dari data Dasawisma, buku-buku Dasawisma, data dinding dan yang terpenting Hatinya PKK di lapangan jangan sampai kurang. Masalahnya, Hatinya,  PPK menjadi penilaian tertinggi pada waktu lomba

Lebih jauh Dian mengatakan, harus diingat betul jangan sampai terbalik nalik, mana yang patut didahulukan. “Setiap indikator dinilai nantinya oleh juri. Jangan nanti kita sudah susah payah, namun masih terlihat seperti dibuat-buat. Misalnya Dasawisma ramah anak, benar-benar ramah anak. Jangan nanti juri ke lapangan malah tidak terlihat oleh mereka ramah anaknya," ujar Dian memgingatkan.

Semua yang telah dipersiapkan, bila dapat harus ditingkatkan lagi. “Jangan hanya untuk berlomba saja, kita bikin ini itu. Usahakan berjalan seperti ini terus. Jadi, sewaktu wakti yim penilai turun kelapangan semua harus alami, jangam ada kesan dilapangan semua rekayasa pungkasnya. (maison pisano)

Bunda PAUD, Dian Puspita sambangi sekolah PAUD pasca diterapkannya kembali belajar tatap muka oleh Pemerintah kota Padang Panjang. (foto:hms)

Pdg. Panjang, Lintas Media News

Dengan, diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) oleh Pemerintah Kota Padang Panjang untuk semua tingkat pendidikan. Pastikan, guru-guru dan anak-anak didik patuhi protokol kesehatan yang diterapkan jelang diberlakukanya PTM (Prokes) seminggu yang lalu. 

Bunda PAUD, dr. Dian Puspita Fadly Amran, lakukan monitoring dan evaluasi ke beberapa sekolah. Senin (25/1), Dian melakukan Monev ke PAUD Humairah, TK Darul Falah, dan PAUD Raudathul Jannah. 

Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. M. Ali Thabrani, M.Pd dan beberapa pihak terkait dan pemerhati pendidikan yang turun langsung kesekolah memastikan dari dekat proses belajar dan mengajar. 

Disetiap PAUD yang dikunjungi, guru-guru dan anak didik patuh dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah, memakai masker, mencuci tangan sebelum memasuki lingkungan sekolah.

Saat monev, Dian mengingatkan kepada guru dan anak-anak untuk mematuhi Prokes. "Jangan sampai lalai. Tetap patuhi Prokes. Karena kita tidak tahu pasti kapan Covid-19 ini berakhir," katanya.

Ditambahkannya, walaupun guru-guru sudah melaksanakan tes swab dan hasilnya negatif, namun dari segi anak-anak, orang tua yang antar jemput, tidak diketahui dari mana dan ke mana saja. "Begitupun diri kita (guru-red), tidak bisa dipungkiri kita pasti ada ke pasar untuk membeli perlengkapan sehari-hari. Kontak dengan banyak orang. Maka dari itu, pentingnya kita menjaga Prokes," tambahnya.

Tidak lupa, Dian juga mengingatkan agar setiap anak tidak melepaskan masker saat PBM berlangsung, tetap jaga jarak. "Yang terpenting, atur jadwal pembelajaran bagi anak-anak. Jangan semua anak sekaligus masuk kelas," ujarnya. 

Selain Monev, Dian juga bincang-bincang terkait kondisi PAUD dan TK yang dikunjunginya. Dari kesan, yang dapat diambil. Proses belajar dam mengajar berjalan dengan sempurnan. Artinya, pihak sekolah benar benar disiplin menegakan aturan yamg sudah disepakati bersama, jelang dibukanya kembali pembelajaram tatap muka, pungkas Dian Puspita.

Sementara, Kadis Pendidikan dam Kebudayaan, Ali Tabrani mengatakan nyaris dua minggu pelaksanaan belajar tatap muka dilakukan pada semua jenjang pendidikan, untuk sementara pihaknya brlum ada mendapat laporan dari sekolah sekolah,  murid dan majelis guru terpapar covid 19. Kita berharap, untuk seterusnya kondisi seperti ini dapat kita pertahankan. Sekolah, guru dan murid tetap terpelihara dan jauh dari yang namanya terpapar covid 19 tukuk, Ali Tabrani. (maison pisano)


Agam .lintas media news, 
pasca kebakaran pagi tadi.minggu (24/1) jadi perhatian masyarakat.

masyarakat dari berbagai tempat silih berganti mendatangi rumah  korban lubuk tarok jorong  pasar Bawan, untuk menyaksikan lokasi kebakaran dan Meliatkan rasa peduli kita sesama tetangga

kebakaran pagi tadi  di rumah Maraten  di pasar bawan,kec ampek nagari kab Agam  disebab kan oleh konslet nya harus pendek  listrik kata salah seorang ketua pemuda pasar Bawan Basrizal cs,

salah seorang warga yg melihat kejadian tadi pagi, masril koto (42) mengaku melihat kejadian yg begitu cepat terjadi membuat merasa shock dan merasa cemas.

warga lubuk Tarok jorong pasar Bawan kec ampek nagari silih berganti menyaksikan puing puing kebakaran rumah di pasar Bawan pasca kebakaran,Minggu pagi (24/1)warga yang melihat bangunan yang ludes terbakar mengaku prihatin dgn melihat kondisi rumah abis oleh si jago merah..

sahat di temui lintas media news pemilik rumah Maraten di bawan, kebakaran terjadi Minggu pagi (24/1) sekitar pukul 10.20 wib tidak ada korban jiwa dari kejadian tsb namun kerugian di perkirakan Rp:10 juta.(Fahmi jr)

Pd,Panjang.LintasMedia.News.
Awal tahun baru 2012, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) telah memberlakukan seluruh pelayanan dokumen secara online. Jenis dokumen, yang dikerjakan secara online, diantaranya pengurusan Karyu Penduduk(KK) KTP, Akta dan KIA. Namun untuk perekaman KTP-el bagi yang belum pernah memiliki, tetap datang ke Disdukcapil. Karena, perekaman dan data kependudukan baru, orang bersangkutan datang ke kantor Dukcapil.

Bagi, masyakat yang akan mengurus segala administrasi kependuduk. Dukcapil,  telah berlakukan semua jenis pelayanan dokumen secara online melalui website paduko.padangpanjang.go.id," kata Kadis Dukcapil melalui Kepala Seksi Kerjasama dan Inovasi Pelayanan, Rimanita Erizon, SE, ME menjawab LintasMediaNews, diruang kerjanya Sabtu (23/1). Rima menyebutkan, saat ini aplikasi Paduko dapat diinstal melalui PlayStore yang dinamakan "Udajang".

Dikatakan Rima, dalam sebulan belakangan, masyarakat Padang Panjang telah banyak menggunakan aplikasi Paduko. Namun, masih ada beberapa yang belum paham dan masih mengunjungi Disdukcapil. “Kami tetap melayani dan juga mengarahkan mereka untuk memakai aplikasi Paduko," sebutnya.

Diterangkannya, aplikasi Paduko sangat praktis dan mudah untuk diakses. Masyarakat tinggal pilih menu sesuai dengan dokumen yang dibutuhkan, isi data, ambil nomor tiket dan tunggu beberapa saat. Dokumen yang akan diperlukan akan muncul dalam bentuk pdf dengan ukuran kertas hvs 80grm yang bisa cetak sendiri di rumah.

Namun, untuk KTP dan KIA, tambahnya, masyarakat belum bisa cetak sendiri, tapi bisa ambil langsung ke Dukcapil atau nanti akan diantar langsung oleh Laskar Dukcapil.

"Kami harap bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan agar menggunakan aplikasi Paduko secara permanen. Dengan, adanya aplikasi ini,  masyarakat tidak usah lagi repot repot datang kekantor Dukcapil. Cukup, menggunakan aplikasi yang telah ada. Disamping, gampang diakses,waktu dan tenaga masyarakat akan berkurang dengan menggunakan aplikasi ini, tukuk Sang Kadis Maini.(maisonpisano)

Pd, Panjang.Lintas Media News. 
Walikota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano pada 14 Januari lalu, paparan, perihal potensi wisata Stasiun Kereta Api (SKA) Kota Padang Panjang mampu meyakinkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Alhasil, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian mendukung keinginan Pemko menjadikan SKA sebagai destinasi wisata. 

"Kami mendukung rencana Pemko Padang Panjang. Untuk itu, dalam waktu dekat saya akan berkunjung ke Padang Panjang untuk melihat potensi ini," ungkap Sekretaris Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Zulmafendi. 

Dalam eksposnya, Fadly menyampaikan, Pemko telah melakukan kajian terhadap potensi destinasi wisata SKA yang dibangun pada masa kolonial Belanda tahun 1889 itu. 

"Pada stasiun ini dapat dibangun objek wisata berupa museum dan taman  teknologi kereta api bergigi, diorama dan multimedia sejarah kereta api, gerbong KA konter aneka kuliner, gerbong KA konter cenderamata, gerbong KA konter informasi pariwisata, premium  guest house, premium café/restaurant, galeri songket sulaman Minangkabau, gedung pertemuan/pameran (aset TNI-AD), dan taman monumen makam, " ungkapnya. 

Fadly turut  mendukung rencana aktivasi kereta api dari Sawahlunto ke Padang Panjang. "Kami mendukung rencana pemerintah pusat untuk mengaktifkan kembali jalur Padang Panjang-Sawahlunto. Hal ini akan meningkatkan kunjungan ke Padang Panjang," tuturnya yang turut dihadiri dan didengar) Walikota Sawahlunto, Deri Asta.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Maiharman yang hadir waktu itu bersama Kadishub, I Putu Venda kepada Kominfo, Sabtu (16/1) menjelaskan, berdasarkan hasil kajian pengembangan destinasi wisata, stasiun kereta api ini dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.  "Sekaligus  perlindungan berkelanjutan terhadap warisan dunia kereta api di Stasiun KA Padang Panjang," jelasnya. 

Hadir dalam pertemuan tersebut, kata Venda, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Perkeretaapian, Danto Restyawan, Kepala Balai Perkeretaapiaan Sumatera Barat, Suranto Ato, Sekjen Masyarakat Peduli Kereta Api Sumbar, Yulnofrins, dan Kadivre PT KAI Sumbar, Insan Kesuma.(maisonpisano)


Agam.Lintas Media News.
Setiap keluarga beru selalu disampaikan Sakinah Mawaddah Warahmah (Samawa), keluarga yang damai, penuh kasih sayang dan bahagia sampai akhir hayat. Untuk ungkapan Samawa perlu kita uji dan evaluasi sejauh arti makna Samawa dalam hakekat keluarga yang sedang kita jalani. Jika ada kekurangan mari kita memperbaharuan untuk menjadi keluarga melahirkan hakekat bahagia dalam ketaqwaan. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit Datuak Malintang Panai menjadi saksi nikah, sekaligus memberikan nasehat perkawinan Basri Khairunnas dengan Suri Septyani di Masjid Al-Mukminun, Jorong Biaro Kenagarian Biaro Gadang, Kec. Ampek Angkek, Kab. Agam, Jumat (22/1/2021).

Basri Khairunnas merupakan pegawai kantor gubernur di Biro Humas Setda Provinsi Sumatera Barat putra dari pasangan Ridwan Baharuddin dan Rosmina mempersunting Suri Septyani putri dari pasangan  Sutarman dan Ira Zamri. 
Wagub Nasrul Abit lebih lanjut katakan, kita senang  Basri Khairunnas yang akrab dipanggil (Abay) dapat melakukan Ijab dan Kabul dengan satu kali ucap, Alhamdulillah, semoga membawa kebaikan.

"Kita semua tahu sering sampaikan doa kepada setiap kedua mempelai ucapan Sakinah Mawaddah Warahmah, mungkin perlu juga diuji apakah sudah sakinah? Apakah sudah mawaddah dan apakah warahmah ?. Jika semua masih belum mesti introspeksi lakukan perobahan oleh masing-masing diri dari pasangan karena kebahagian itu tergantung kondisi  pasangan suami dan istri. Ataukah masih ada perbedaan pandangan yang semestinya tidak perlu terjadi," ungkap Nasrul Abit.

Ia juga katakan keluarga sakinah itu terlihat bagaimana mampu menciptakan rasa damai, aman dan tentram dalam keluarga baik dengan orang tua maupun dengan mertua dan tetangga tempat tinggal.

"Sebuah keluarga mesti merancang rencana dan memperjuangkan sesuatu baik dalam membangun nilai-nilai kebaikan. Setelah mampu sakinah mewujudkan rasa mawaddah, rasa cinta dan rasa sayang dipupuk terus menerus tidak berubah walaupun terjadi  perubahab fisik nanti namun cinta tidak berobah cinta tetap jadi satu tidak terpisahkan, hingga akhir hayat," katanya.

Nasrul Abit juga mengatakan tumbuhnya nilai-nilai warahmah saling memahami, saling menghormati, keberadaan keluarga menjadi hargadiri dan kebanggaan menjalani hidup. 

"Untuk kepada Besri dan Suri diharapkan jangan tinggal sholat, kebahagiaan itu diminta kepada Allah dalam amalan.  Kepada orang tua, ninik mamak dan mertua masing-masing, mari kita berikan mereka menjalani kehidupan membawa biduak sendiri," harapnya.

Nasrul Abit dalam mewujudkan semua itu yang terpenting menjaga cara berkomunikasi. Jangan terjadi sindia menyidia yang membawa kepada ketidak percayaan. 

"Jangan ada penyesalkan dan pentengakaran jika ada kelemahan dan kepribadian. Jika ada pertengkaran jangan sampai ada yang keluar simpan sebagai harga diri keluarga. Kemudian sesuai pendapat jangan sampai gadang pasak dari pado tiang," pesannya.

Nasrul Abit juga sampaikan, laki-laki menjadi pemimpinan dalam keluarga   Jaga hati dan pikiran masing- masing, jangan ada berbantah bantahan. Tumbuhkan saling memahami dan mengasihi.

"Kesejahteran dalam keluarga itu mesti ananda raih dengan usaha dan kerja keras tanpa melupakan ibadah sejatinya. Kegigihan, ketekunan dan ketulusan dalam bekerja menjalani kehidupan akan membukakan jalan kebaikan," doa Nasrul Abit.

Prosesi Akad nikah sakral ini berlangsung khidmat dan lancar. Basri Khairunnas dengan mantap mengucapkan janji sucinya di depan penghulu. Nasrul Abit sebagai saksi pihak laki-laki langsung mengesahkan. Maka keduanya resmi menjadi pasangan suami istri.(rel/b)



Padang.Lintas Media News..
HM Nurnas menandatangani pernyataan menjadi Anggota Koperasi Serba Usaha Jaringan Pemred Sumbar (KSU JPS), di DPRD Sumbar, Jumat (22/1/2021).

Pada kesempatan itu, HM Nurnas yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar, langsung menyerahkan simpanan pokok sebagai anggota KSU JPS sebesar Rp50 ribu.  Bahkan,  HM Nurnas,  juga memenuhi kewajibannya dengan melunasi simpanan wajib selama satu tahun, sebesar Rp 1.200.000.

Ketua KSU JPS, Saribulih mengucapkan terimakasih atas pemenuhan kewajiban tersebut. Pada kesempatan itu, disampaikan akan segera mengurus legalitas koperasi dengan membuat akte notaris.
 "Untuk pembuatan akte sampai pengesahan Menkumham dibutuhkan anggaran sebesar Rp2 juta. Selanjutnya, akan dilanjutkan dengan pengurusan NPWP dan rekening giro," ujarnya.

Bak gayung bersambut, anggota dewan HM.Nurnas yang dekat dengan semua kalangan ini langsung menyikapi. 'Untuk biaya pembuatan akte, nanti hubungi saja saya,' ujarnya.

Sementara Sekretaris KSU JPS, Isa Kurniawan menegaskan akan secepatnya mengurus administrasi dan legalitas koperasi. "Saat ini, persyaratan anggota sudah memenuhi syarat. Besok kita akan langsung mendatangi notaris,' ujarnya.

Sekretaris JPS, Zondra Polta berterima kasih atas dukungan HM Nurnas. "Kami makin termotivasi untuk lebih maksimal dalam mengembangkan JPS untuk semakin berkiprah. Apalagi, kehadiran koperasi, tentu saja akan meningkatkan ekonomi Anggota JPS," ujarnya yang juga didampingi Anggota JPS Chandra. (St/relis)







Padang,Lintas Media News.
Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Sumbar HM Nurnas
sangat mendukung penutupan aktifitas di Gelanggang Olah Raga (GOR) H.Agus Salim pada hari dan jam yang sudah ditentukan oleh Polda Sumbar.

"Saya mendukung kalau penutupan GOR itu,untuk tujuan menekan dan memutus mata rantai virus korona.Kata HM Nurnas, Jum'at (22/1/2021) di DPRD Sumbar.

Menurut Nurnas,penutupan GOR H Agus Salim sementara waktu itu cukup positif dan pasti berdampak menekan penyebaran covod-19. Karena kerumunan orang menjadi makan empuk penyebaran virus corona, terutama dunsanak kita yang membawa virus dengan status OTG (orang tanpa gejala).

Pihak Polda dan jajaran Satgas Penanganan Covid-19 mengambil keputusannnya tentu didasari statistik angka pasien terinfeksi covid-19.Tambah Nurnas.

"Saya berharap kebijakan tutup GOR H Agus Salim sementara waktu yakni Sabtu-Minggu besok, masyarakat seharusnya mendukung," ujar politisi senior Partai Demokrat Sumbar ini.

Tidak ada pelarangan olahraga karena olahraga bisa memicu kebugaran tubuh dan memperkuat imun tubuh."Yang dilarang berolahraga dan beraktifitas di kerumunan orang. Kalau berolah raga pagi, bisa dilakukan satu orang atau berdua dengan suami atau istri, seperti peregangan badan, lari atau jalan santai di sekitar lingkungan tempat tinggal masing-masing," ujar HM Nurnas.

Kepada masyarakat, mulai dari keluarga,HM Nurnas mengajak mari tingkatkan disiplin dan patuh selalu pada Protokol Covid-19 dan salalu istiqomah dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Semoga covid-19 ini segera berlalu dari bumi yang kita cintai ini.

HM Nurnas juga minta Pemprov Sumbar tidak kendor dalam sosiliasi dan lakukan secara berkala razia warganya akan bahaya covid-19.

"Berita kemarin saja 78 orang terpapar covid-19 warga Tanah Datar. Satpol PP harus semakin inten ingatkan masyarakat," ujar Nurnas.

Sementara Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik menjelaskan.GOR H Agus Salim yang selama ini Sabtu-Minggunya menjadi sentral segala macam aktifitas masyarakat Kota Padang,mulai Sabtu-Minggu 23-24 Januari dari pukul 05.00-10.00 WIB GOR di tertutup dari aktifitas warga.

"Penutupan GOR Agus Salim yang ada di Kota Padang ini berhubung lokasi tersebut sering dipergunakan masyarakat untuk aktifitas berolahraga, hal ini sebagai bentuk antisipasi kerumunan  orang," ujar 
Satake Bayu.(ST/fwp)

Kampar, Lintas Media News

Polres Kampar melaksanakan upacara Pemberian Penghargaan kepada Personel Jajaran Polres Kampar yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas Kepolisian di Aula Sanika Satyawada, Senin siang (11/1/2021).

Salah seorang yang mendapat penghargaan tersebut adalah Kompol Ricky Ricardo SIK, sehari hari  menjabat Waka Polres Kampar. Ricky adalah putra  sulung DR. H. Amiruddin, SH, MH, pengacara senior dan juga pengurus PWI Sumbar.

Upacara Pemberian Penghargaan ini dipimpin langsung Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK dan dilakukan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Hadiri Pejabat Utama Polres Kampar, Para Kapolsek Jajaran dan segenap Perwira Polres Kampar.

Selain  3 personel Polres Kampar mendapat penghargaan dari Kapolda Riau, juga 7 personel lainnya menerima penghargaan dari Kapolres Kampar, berikut nama-nama para penerima penghargaan ini sesuai kategorinya.

Penghargaan dari Kapolda Riau diberikan kepada 3 personel atas keberhasilannya dalam melaksanakan tugas dengan capaian kinerja yang maksimal, diberikan kepada Kompol Ricky Ricardo SIK yang menjabat Waka Polres Kampar, Bripka Seprinaldi SH dan Briptu Muhammad Ikhsan.

Dikutip dari Sumatranews, penghargaan dari Kapolres Kampar diberikan kepada 7 personel atas keberhasilannya dalam mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Lubuk Sakat Kec. Perhentian Raja pada 9 Juli 2020, dan Pengungkapan Kasus Laka Menonjol yang menyebabkan meninggal  dunia  anggota Polri atas nama Bripda Vernando   Pasaribu pada 14 Desember 2019 lalu.

Untuk penghargaan bagi personel yang mengungkap kasus pembunuhan ini diberikan kepada Iptu Zulfatriano SH mantan Kapolsek Perhentian Raja, Ipda Melvin Junaidi Sinaga SH, Bripka Agus Kurnia, Bripka Tino Gazuli SH dan Bripka Lius Mulyadin dari Reskrimum Polda Riau, yang  ikut membantu pengungkapan  kasus tersebut.

Sementara, 2 personel lainnya menerima penghargaan dari Kapolres Kampar atas pengungkapan kasus kecelakaan menonjol, diberikan kepada Bripka Geffi Saputra SH dan Bripka Tommy Putra SH dari Satlantas Polres Kampar.

Dalam upacara ini dibacakan Keputusan Kapolda Riau dan Keputusan Kapolres Kampar, tentang pemberian penghargaan bagi personel berprestasi dalam pelaksanaan tugas Kepolisian, selanjutnya dilakukan penyerahan Piagam Penghargaan oleh Kapolres Kampar kepada masing-masing penerima.

Dalam amanatnya Kapolres Kampar menyampaikan bahwa Penghargaan ini diberikan kepada personel yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas Kepolisian, hal ini sebagai bentuk apresiasi dari pimpinan terhadap personel yang berperan aktiv dalam memberikan pelayanan terbaik kepada  masyarakat.

Pada kesempatan ini, Kapolres Kampar juga menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan dan berpesan agar mereka terus meningkatkan kinerjanya, lebih lanjut disampaikan bahwa penghargaan ini hendaknya juga menjadi motivasi bagi personel lainnya agar dapat mewujudkan capaian kinerja yang maksimal.

Upacara pemberian penghargaan ini berakhir sekira pukul 13.30 wib dan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan lancar. (*)



Sawahlunto, Lintas Media News

Walikota Sawahlunto Deri Asta meresmikan pemakaian Gedung UPTD Puskesmas Talawi. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Walikota Sawahlunto.

Deri Asta dalam sambutannya mengatakan, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan Puskesmas Talawi. Pembangunan Puskesmas tersebut merupakan salah satu penjabaran Visi Misi dan janji kampanye pada saat Pilkada Kota Sawahlunto tahun 2018 lalu yaitu, peningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. 

“Kita bersyukur 95 persen masyarakat Sawahlunto sudah masuk jaminan kesehatan BPJS karena preminya dibayarkan oleh APBD Sawahlunto,” kata Deri Asta pada saat Peresmian Pemakaian Gedung Puskesmas Talawi, Kamis (21/1), di Depan Gedung Puskesmas Talawi.

Menurut Deri, Gedung Puskesmas Talawi hendaknya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Standar pelayanan kesehatan di Puskesmas Talawi sudah dinilai terbaik maka diharapkan masyarakat di sekitar Talawi dapat berobat di Talawi. “Kita berharap di Talawi dapat dibangun Rumah Sakit tipe D sebab jumlah penduduk di Kecamatan Talawi mencapai 19 ribu jiwa.” 

“Mudah-mudahan pembangunan rumah sakit tipe D tersebut dapat segera terlaksana. Saya berharap rencana tersebut juga tertompang kepada masyarakat Talawi karena kita butuh lahan yang luas. Kita juga berharap dukungan Ninik mamak di Kecamatan Talawi sehingga lahan segera dapat tersedia,” harap Deri. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto Yasril mengatakan, pembangunan Puskesmas Talawi sesuai dengan perencanaan dan tepat waktu. Pembangunan fasilitas kesehatan tersebut berasal dari dana DAK Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto tahun 2020 sebesar Rp 10,5 milyar lebih. 

“Kita berharap fasilitas kesehatan masyarakat yang sudah rampung tersebut hendaknya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh masyarakat Kecamatan Talawi yang jumlah penduduknya mencapai 19 ribu jiwa tersebar di 11 desa,” ujar Yasril. (nv'h)

Serang, Lintas Media News

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Rabu (20/1/2021) membangun jalan dan sanitasi berupa bangunan untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK) untuk warga kota Serang, Provinsi Banten.

Pembangunam jalan tersebut merupakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2021, yang digelar SMSI sebagai organsasi wadah berhimpunnya 1.224 perusahaan media pers siber. 

Sebagai organisasi konstituen Dewan Pers, SMSI ingin membawa angin baru dalam  Hari Pers Nasional (HPN) 2021 sehingga tak lagi terfokus pada acara serimonial namun bersama-sama melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. Jalan yang dibangun merupakan jalan baru dengan panjang 750 meter dan lebar 2,5 meter.

Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, mengatakan, pembangunan jalan tersebut selesai sesuai target yaitu sebelum puncak acara HPN 9 Februari 2021. “Ini sumbangan SMSI untuk warga, ini merupakan bantuan masyarakat pers untuk masyarakat dalam rangka memperingati HPN. Hari ini pembangunan jalan telah selesai dan kita pastikan peresmiannya dapat diwujudkan sebelum acara puncak HPN,” kata Firdaus saat memantau pembangunan jalan di Kampung Jaha, Kelurahan Pageragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Rabu (20/1/2021).

Dikatakan, pembangunan jalan tersebut sudah dimulai  beberapa pekan lalu yang diawali dengan pembebasan lahan, perataan tanah dan penebangan pohon. 

“Pelaksanaan pembangunan kedua proyek sosial itu ditangani SMSI Pusat dengan melibatkan SMSI Provinsi Banten yang paling dekat dengan lokasi  proyek tersebut serta didukung sepenuhnya oleh PT Dwi Ratna Putra,” katanya.

Firdaus saat meninjau lokasi bhakti sosial tersebut didampingi Sekretaris Jenderal SMSI M Nasir, Ketua Departemen Organisasi dan Daerah SMSI Pusat Andi Setiadi sekaligus sebagai Koordinator Bhakti Sosial Pembangunan Jalan Panitia HPN 2021, Humas SMSI Pusat Izaac M Tulalessy, Ketua SMSI Provinsi Banten Lesman Bangun dan Ketua Bidang Organisasi SMSI Provinsi Banten Sahatma Refindo.

Selain pembangunan jalan, SMSI di lokasi yang sama juga sementara membangun 16 unit MCK. 

Sementara itu, jajaran Muspika Walantaka, Kota Serang, Banten, sangat mengapresiasi program pembangunan jalan dan MCK warga yang dilakukan SMSI. 

Mereka berharap, program SMSI yang dilakukan dalam rangka Hari Pers Nasional 2021 tersebut bisa bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat, serta memperlancar program kamtibmas.

“Kami sangat berterimakasih kepada SMSI yang tahun ini mengadakan kegiatan, dalam rangka menyambut ulang tahun pers yang lokasinya berada di wilayah kami ini, dengan mengadakan pembangunan jalan yang tentu sangat bermanfaat bagi kami, masyarakat kami,” ujar Camat Walantaka, Karsono, saat meninjau pengaspalan jalan tersebut, Rabu (20/1/2021).

Apalagi, kata Karsono, saat ini anggaran pemerintah daerah masih sangat terbatas. “Mengingat anggaran kami sangat terbatas, pemerintah kota, kelurahan juga sangat terbatas anggarannya. Dengan adanya ini, kami tentu saja merasa sangat senang dan ini bisa membantu masyarakat kami dalam memperlanjar mobilitas masyarakat sehari-hari,” katanya.

Karsono menjelaskan saat ini masih banyak permasalahan infrastruktur di Kecamatan Walantaka yang masih belum dibangun. 

“Tidak hanya jalan,  MCK juga bagi masyarakat kami masih menjadi malasah karena masih ada banyak yang belum mempunyai MCK, jadi saat ini kami dengar tadi ada pembuatan MCK buat 16 KK, jadi itu tentu kami sangat menyambut gembira. Dan mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat kami,” jelasnya.

Menurut Karsono, program bakti sosial yang dilakukan SMSI sudah pasti disambut baik masyarakat karena bisa memperlancar aktivitas masyarakat, yang sebagian besar petani 

“Kalau saya melihat, saya yakin masyarakat sangat gembira dan menyambut baik. Kalau jalan bagus tentu saja kegiatan masyarakat semakin lancar, kegiatan sehari-hari, kegiatan ekonomi juga makin tambah lancer,” ungkapnya.

Ia berharap SMSI ke depan bisa melakukan program yang lebih meluas. “Harapan ke depan mudah-mudahan kegiatan ini lebih luas lagi cakupannya dan mudah-mudahan media, rekan-rekan wartawan semakin jaya, makin bisa membantu masyarakt kami, untuk membantu mereka semakin sejahtera dengan membangun jalan seperti ini,” katanya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Walantaka AKP Sudibyo mengaku sangat mendukung program SMSI karena sangat menunjang program keamanan dan ketertiban. “Program SMSI sangat menunjang dan membantu keamanan dan ketertiban, terutama di wilayah Walantaka,” ujarnya.

AKP Sudibyo berharap agar program SMSI bisa dilanjutkan oleh banyak pihak. “Mudah-mudahan Pemkot Serang juga bisa membantu kegiatan masyarakat sehingga terasa lebih nyaman. Karena kalau jalan-jalan sudah bagus tentu saja ekonomi juga  menunjang. Yang penting pihak kepolisian sangat mendukung kegiatan yang dilakukan SMSI,” ungkapnya,

Apresiasi terhadap program SMSI juga diutarakan Danramil Walantaka Kapten Inf Tumiran. 

Ia mengaku program pembangunan jalan dan MCK yang dilakukan SMSI sangat menunjang aktivitas masyarakat dan ia berharap agar hal ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memperlancar peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (*/b/rel)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.