Batam,Lintas Media News.
Hari ketiga kunjungan Studi Tiru Forum Wartawan Parlemen (FWP) DPRD Sumbar ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengunjungi Harian Tribun Batam  yang berada di bawah naungan Kelompol Kompas Grup (KKG),Jumat (1/4/222).

Di Harian Tribun Batam,rombongan disambut hangat oleh Manager Produksi media harian terbesar di Provinsi Kepulauan Riau Alfian Zainal, SS, .

Kepala Bagian Hukum dan Persidangan DPRD Sumbar, Husin Daruhan, SH,  didampingi Kasubag Humas Dahrul Idris, STTP, dan Ketua FWP-SB, Novrianto dalam sambutannya mengatakan, bahwa studi tiru kelompok wartawan yang sehari-hari tugas liputan di DPRD Sumbar, dalam upaya melakukan pengayaan dalam strategi liputan, pengisian konten berita termasuk diskusi soal platform yang tepat untuk media masa depan.

"Karena itu kita pilih berkunjung ke Harian Tribun Batam sebagai media besar yang berada di bawah naungan Kelompok Kompas Gramedia, yang sudah diakui kredibilitasnya dan punya grup di seluruh Indonesia. Semoga ini bermanfaat bagi rekan rekan wartawan di DPRD Sumbar untuk menambah wawasan," ujar Kasubag yang juga Ketua Umum PAPPRI Sumbar.

Sementara, Alfian Zainal Yang akrab disapa Koyan di kalangan rekan media ini mengatakan, bahwa di Kelompok Kompas Gramedia (KKG), ada tiga pltaform yang terus dikembangkan yaitu Media Cetak, Media Online dan Konten Video.

"Bulan lalu, lahir lagi adik kami yang ke-66 yaitu tribunternate.com. Pengembangan sayap ini terus dilakukan grup dalam mengawal pemberitaan di republik ini, tentunya mengiringi perkembangan teknologi," ujar Alfian yang merupakan alumni Fakultas Sastra Unand.

Diakui Alfian, sejak 8-9 tahun lalu, KMG telah memprediksi akan terjadinya distrupsi dari media cetak ke digital. Karena itu, KMG melakukan transformasi dengan menyiapkan media online tribunnews.com, yang hingga kini bisa disebut sebagai induk dari semua media online tribun di berbagai provinsi dan daerah di Indonesia, seperti tribunpadang.com, tribunpekanbaru.com dan lainnya.

"Kita sadari, pada titik tertentu media cetak akan habis. Nah, inilah yang terus kita lakukan inovasi dengan terus mengembangkan media online dan video. Karena, kita rasakan betul di media cetak Harian Tribun Batam, sejak 2 tahun terus mengalami goncangan, meski hingga hari ini masih bisa bertahan. Tapi kita yakini, pada titik tertentu, era media cetak akan berakhir," ungkap Alfian yang juga alumni Harian Singgalang dan Harian Mimbar Minang di Padang.

Untuk media online terus dikunjungi pembaca, Alfian Zainal berpesan anggota FWP yang hadir, sejak hari ini, mulailah menanam berita-berita awet, karena kalau news, hari ini diberitakan, besok orang sudah lupa.

"Nah, dengan berita-berita yang awet, seperti malam nisfu sya'ban, yang sepanjang tahun setiap memasuki bulan suci ramadhan akan dibaca orang. Juga tulisan-tulisan soal kuliner, wisata, obat-obatan yang informasinya dibutuhkan orang setiap saat," pungkas Koyan. (st-fwp-sb)

 
Top