Pdg. Panjang, Lintas Media News

Walikota Padang Panjang, Fadly Amran melantik dan mengambil sumpah pejabat Administrator dan Pengawas lingkup Pemerintah Kota Padang Panjang sebanyak 25 orang ASN lingkup Pemerintah Kota Padang Panjang.  Sebelum pelantikan dimulai, gempa kecil menggoyang lantai Tiga Kantor Balaikota Silaing Bawah, tempat dimana mutasi dilaksanakan, Selasa (17/11/2020) pagi.


Tepat jam 9.30 Wib, Wali Kota Fadly Amran bersama Ketua DPRD, Mardianyah,  Sekretaris Sony Budaya Putra, memasuki ruang pelantikan. Wajah wajah, yang sedikit cemas usai gempa pagi itu menggoyang bumi Serambi Mekah kembali ceria menyambut kedatangan Walikota beserta rombongan memasuki ruang pelantikan. 

Walikota Padang Panjang dalam hantarannya mengatakan, dalam sebuah Pemerintahan, mutasi atau pergeseran jabatan merupakan hal yang lumrah dan wajar dilaksanakan, namun tidak sedikit aparatur Pemerintah yang tidak suka atau kadang merasa tertekan dengan adanya rotasi pejabat yang dilaksanakan.

“Tidak hanya berpolitik membutuhkan kedewasaan, namun juga dalam menjalankan tugas Pemerintahan dimana pergeseran jabatan merupakan hal yang biasa terjadi dan sesuatu yang memang cukup mendesak. Namun yang harus dimengerti, jabatan itu bukan hak atau pemberian, namun sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” jelas Fadly Amran ketika melantik pejabat eselon III dan IV.

Oleh sebab itu, dikatakan Wako, pejabat yang kena mutasi dimanapun bertugas harus selalu siap, karena jabatan yang diberikan merupakan amanah bukan sebuah hak milik, atau sebuah hadiah. Dan yang terpenting,  ditempat yang baru pegawai yang dilantik harus cepat mensusaikan diri pada lingkungan tempat yang baru. 

Dikatakan Fadly, pelantikan pejabat lingkup pemerintah kota Padang Panjang yang dilaksanakan tersebut sebelumnya telah melalui proses panjang dan beberapa tahapan, mulai dari kemampuan, kinerja,profesionmalisme dan persyaratan golongan dan pangkat dan terakhir melalui pertimbangan tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat).

Oleh sebab itu, Walikota mengungkap hasil pelantikan pejabat eselon merupakan hasil kesepakatan bersama dan melihat dari berbagai sisi agar proporsional dan orang yang ditunjuk menempati suatu jabatan memang benar benar memenuhi persyaratan dan mampu.

Fadly Amran,  berharap kepada pejabat yang nanti telah menempati jabatan baru, agar benar benar mampu melaksanakan kepercayaan dan amanah yang diberikan dan menerimanya dengan lapang dada, jangan sampai menyalahgunakan bahkan tidak bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. “Jajaran Pemerintah harus mampu memberikan pelayanan dan optimal dan professional, dan mutasi pejabat ini merupakan upaya untuk mewujudkan hal itu,” jelas Sang Walikota. 

Sementara itu, BKPSDM, Rudy Suharman menjawab LintasMediaNews, menyebutkan bahwa pada pelantikan pejabat eselon III dan IV sekaligus juga melantik pejabat yang menduduki jabatan baru pada SKPD yang baru dibentuk termasuk ada yang mendapat promosi, mutasi.

Disebutkan ada sebanyak 25 orang ASN pejabat eselon 3 dan 4 yang dilantik, di antaranya peselon 3 sebanyak 15 orang eselon 4 sebanyak 10 orang ASN.

Nama nama,pejabat yang dilantik, terdapat wajah wajah baru dan ada yang dapat promosi jabatan. Diantaranya, Argus Saadah, jabatan baru Sekretaris Inpektorat, Oksah Kebendrip, jabatan baru inspetur pembantu pada inpektorat, Jevie Carter Eka Putra, menjadi Sekretaris Koperindag, Hartati, menjadi Sekretaris, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, 

Maryulis, S, Sos, M I, Kom, Kabid,Informasi dan  Komunikasi Publik Dinas Kominfo,  Afrizal. Sekretaris pada Perpustakaan dan Arsip, Neti Herawati, Kabid Pembangunan manusia,sosial budaya pada Dinas Sosial PPKBP3A, Benny, SSTP, Kabid Pelayanan Satu Pintu. 

Tis Maria, Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dam Perlindungan Anak pada Dinas Sosial. (Maison Pisano)

 
Top