Padang.Lintas Media News.
 Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)RI H. Alirman Sori menegaskan, kepala daerah harus konsisten, fokus dan berkelanjutan dalam melaksanakan program pembangunan daerah. Suksesi kepemimpinan lima tahun tidak serta merta menjadi alasan mengubah arah dan tujuan pembangunan daerah.

Hal itu diungkapkan senator asal Sumatera Barat ini, setelah melakukan kunjungan selama masa istirahat bersidang (reses) anggota DPD RI masa sidang kedua tahun 2019 - 2020 ke daerah pemilihannya.

Menurut Alirman Sori , dari berbagai masukan, saran dan harapan yang disampaikan instansi dan lembaga yang dikunjungi, dapat ditarik benang merah, bahwa fokus dan berkelanjutan merupakan kunci dari kesuksesan pembangunan. Terutama dalam pengembangan potensi sumber daya daerah.

"Kita telah berkunjung ke beberapa daerah kabupaten dan kota, juga mengunjungi beberapa kantor perwakilan beberapa instansi vertikal. Kendalanya, program pembangunan daerah masih belum fokus dan tidak berkelanjutan," papar Alirman Sori, Rabu (18/3/2020).

Diantara prioritas kunjungan ke daerah pemilihan pada masa reses kali ini menurut Alirman Sori adalah mengenai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, juga beragendakan mengetahui kondisi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Namun, yang sangat menjadi perhatian adalah mengenai UMKM karena ini langsung bersentuhan dengan masyarakat dan berkaitan dengan program lainnya seperti pariwisata," terangnya.

Khusus mengenai UMKM, Alirman Sori banyak menerima masukan dari kantor perwakilan Bank Indonesia dan kantor perwakian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sumatera Barat.
"Banyak masukan dan saran dari Bank Indonesia dan OJK, seperti pembinaan UMKM, pengembangan kawasan pariwisata dan sebagainya, ini menuntut keseriusan," ujarnya.

Alirman Sori menegaskan, Sumatera Barat tidak kekurangan potensi. UMKM, sektor pariwisata, semua bisa dikembangkan dengan catatan harus dilakukan secara fokus dan berkelanjutan.

"Tahun ini di Sumatera Barat, beberapa daerah kabupaten dan kota termasuk provinsi akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada). Kita berharap kepala daerah ke depan, baik gubernur maupun bupati dan walikota harus memiliki dorongan yang kuat untuk melakukan perubahan," katanya.

Alirman Sori menegaskan, tanpa campur tangan pemerintah, UMKM tidak akan berkembang dengan baik. Sementara untuk pengembangan pariwisata, yang paling dibutuhkan adalah komitmen, fokus dan berkelanjutan.

Selain itu, untuk sektor pariwisata, Alirman Sori juga menyarankan agar antar kabupaten dan kota di Sumatera Barat terintegrasi dan saling membangun koordinasi. Pemprov Sumatera Barat harus duduk bersama dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam rangka membuat roadmap kepariwisataan.

"Kepariwisataan ini akan bersentuhan langsung dengan sektor UMKM. Seluruh kabupaten dan kota punya potensi, tapi harus dibuatkan roadmap oleh pemerintah provinsi agar seluruh kabupaten dan kota itu bisa terintegrasi," tandasnya.

Mengisi reses masa sidang kedua tahun 2019 - 2020 DPD RI ini, Alirman Sori mengunjungi beberapa daerah kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Antara lain Kabupaten Pesisir Selatan, Solok Selatan, Kabupaten Agam, Kota Padangpanjang dan Kabupaten Tanahdatar. Kemudian instansi vertikal seperti OJK dan Bank Indonesia serta mengadakan pertemuan dengan beberapa kelompok masyarakat. (rel)

 
Top