Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukittinggi Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai FJPI Sumbar HPN 2022 Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Kayu Agung Kepulauan Meranti Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk Linggau Mentawai Meranti Merbau Miranti Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Painan Pariaman Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Selatan Pessel PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang PWI PWI Sumbar Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Sijunjung Sikucua Silungkang SMSI Solok Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel sungai sarik TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok



Di hari ke- 4 Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 0305/ Pasaman yang di pusatkan dikejorongan Situak Barat, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat, memberikan bantuan bibit ikan Nila kepada warga setempat, Jumat (13/7).

Selain itu, kegiatan TMMD di Situak Barat juga diisi dengan membersihkan Masjid, pengecatan, membuat serta mengatap teras masjid, melanjutkan pembuatan bandar saluran air serta pembuatan saluran drainase di lokasi pembangunan jalan area TMMD.

Salah seorang warga Ujung Gading, Abdullah, mengucapkan terimakasih kepada TNI dan pemerintah atas terlaksananya TMMD yang ke- 102 di Jorong Situak Barat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0305/Pasaman terutama kepada Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0305/Pasaman, karena dengan kegiatan ini dapat menyejahterakan masyarakat," ucapnya

Ia berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahunnya demi mendongkrak daerah terpencil di kabupaten Pasaman Barat.

"Semoga TNI sukses dan lebih kuat bersama rakyat serta tetap bersinergi dengan pemerintah setempat untuk membangun Pasaman Barat," harapnya.(st)


Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Hendra Irwan Rahim melepas keberangkatan lima anggota DPRD Sumbar sebagai Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Sumbar menunaikan ibadah haji.Jumat (13/7) di di ruangan khusus II DPRD Sumbar.

Kegiatan pelepasan tersebut  dihadiri Sekretaris Dewan Raflis dan sejumlah anggota DPRD Sumbar dan juga aparatur sipil negara (ASN) sekretariat DPRD.Kelima anggota dewan yang akan berngkat tersebut adala, Darmawi, Zalman Zaunit, Yuliarman, Risnaldi dan Rahmat Saleh.

Pada kesempatan itu,Ketua DPRD Sumbar  Hendra Irwan Rahim  meminta.Anggota dewan yang bertugas sebagai TPHD untuk menunaikan amanah dengan baik. Sebagai TPHD, anggota dewan ini bertugas melakukan penilaian, pengawasan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan haji.

"Ibadah haji harus dilakukan degan optimal. Selain itu, tugas sebagai TPHD juga harus dilaksanakan dengan baik," ujar Hendra.

Dia mengatakan penilaian yang didapat para anggota dewan sebagai TPHD itu akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan penyelenggaran haji di Sumbar.

Penilaian ini, kata dia, salah satuya bisa berupa evaluasi terhadap persoalan yang terjadi ketika pelaksanaan haji. Bisa pula berupa keluhan para jamaah.

"Penilaian seperti ini selalu dilakukan tiap tahun. Sehingga penyelenggaraan haji bisa semakin baik," ujarnya.

Hendra juga mengatakan tim ini harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang pelaksanaan tugas dan fungsinya sebagai TPHD. Selain juga harus menguasai proses dan tahapan pelaksanaan ibadah haji. Sebagai salah satu tim pemandu, TPHD memiliki tugas yang tidak kalah pentingnya dari tim pemandu haji yang lain.

"Jangan sampai tim pemandu malah dipandu atau malah minta dilayani. TPHD memiliki tanggungjawab yang sama dengan tim pemandu lain," ungkap Hendra.

Menurut Hendra, jika TPHD tidak berfungsi maksimal maka akan bisa mengganggu layanan masyarakat. Terlebih jika TPHD malah menjadi beban bagi petugas lain atau malah merepotkan jamaah. Hal ini bisa mengganggu kenyamanan para jamaah haji dalam menjalankan ibadahnya. Seharusnya TPHD bisa melayani jamaah sehingga bisa melaksanakan ibadah haji secara maksimal.

"Kita harapkan para anggota dewan yang mendapatkan amanat ini bisa menjalankan dengan baik," katanya.

Selanjutnya Hendra meminta agar para anggota dewan tersebut menjaga  kesehatan selama di tanah suci. Hal ini dikarenakan kemungkinan terjadi perubahan cuaca di sana. Untuk itu, makanan dan asupan gizi yang cukup haruslah dimiliki tim dan juga semua calon jamaah haji lainnya.(st)


Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 102 membangun dua unit lapangan bola voli. Tujuannya untuk menggalang generasi muda gemar berolah raga.

 Komandan Satgas TMMD  ke  102 yang juga Dandim 0305/Pasaman ditempat terpisah mengatakan daerah pedalaman seperti sejumlah Jorong di Nagari Ujung Gading  Antara sarana olah raga masih sangat minim, padahal olah raga jika ditekuni dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan generasi berprestasi.

Makanya melalui program TMMD ke 102 ini, TNI bersama-sama dengan warga Jorong Situak Barat melaksanakan pembangunan Dua lapangan bola voli (Lapangan Voli Pria dan Wanita), karena sarana olah raga minim, kita coba memfasilitasi agar generasi muda terutama ada yang berprestasi khususnya bola voli, ungkapnya, Jum'at (13/07).

Disamping itu, Letda Ckm Yudi Hery Wibowo dari Yonif 131/Brs yang bergabung di Satgas TMMD mengatakan kegiatan pembuatan lapangan bola voli merupakan salah satu sasaran tambahan TMMD di luar Program yang bertujuan untuk memfasilitasi kegiatan olah raga bola voli bagi warga terutama para pemuda pemudi Jorong Situak Barat.

Sementara  pemuda setempat Abdullah ( 29) mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada prajurit TNI dari Satgas TMMD Kodim 0305/Pasaman yang telah membantu membuatkan lapangan voli sehingga para pemuda dapat menyalurkan hobinya. (st)



Kegiatan TMMD ke-102  Kodim 0305/Pasaman tahun 2018, melakukan Bhakti Sosial dalam bentuk pengobatan gratis dan pengecekan penyakit tidak menular serta pemicuan STBM yang bekerja sama dengan dinas kesehatan Pasaman Barat kepada masyarakat Nagari Lembah Meilintang di kecamatan Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat.

Letda CKM Yudi Heri Wibowo.Amd., Danton Kes Satgas TMMD ke 102 Kodim 0305/Pasaman mengatakan bahwa Bentuk pelayanan kesehatan yaitu pengobatan gratis dan pengecekan penyakit Tidak menular serta pemicuAn STBM kepada lebih dari 150 pasien.

"Pengobatan gratis yang dilakukannya pada program TTMD ke 102 Kodim 0305/ Pariaman tahun 2018  Melibatkan 20 orang Tenaga medis dari Kabupaten Pasaman Barat, empat orang Tenaga medis dari Tni,
Dinas pemicuan masyarakat lingkungan (STBM), Skrening STPA Pelayanan Kesehatan primer, dan Seksi P2PTN Keswa Kabupaten Pariaman Barat".Katanya

"Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan terkait dengan kondisi terkini, maka hasil pemeriksaaan terdapat banyak penyakit-penyakit gangguan pencernaan  dalam hal ini asam lambung dan Maag serta penyakitnya lainnya seperti tekanan darah tinggi dan Rematik".

“orang disini dengan usia yang relatif muda tetapi tekanan darahnya sudah naik, ini perlu diselidiki, mengapa ? ini sepertinya, pola hidup yang memang berubah, pola makan yang berubah, mungkin juga karena kebiasan mereka jalan kaki ke kebun, sekarang sudah berubah dengan menggunakan kendaraan dan sebagainya,” tandasnya. (st)


Untuk memenangkan Dr. H. Alirman Sori dalam pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada pemilu 2019 mendatang. Anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) cabang Kabupaten Pesisir Selatan menyatakan kebulatan tekadnya saat silaturahim dengan Alirman Sori di Painan, Rabu (11/7) malam.

IMI Pessel siap bergerak menggalang kekuatan untuk putera daerah Pesisir Selatan satu-satunya yang mencalonkan diri di DPD mewakili Sumatera Barat tersebut. Kata Ketua IMI Pesisir Selatan  Oyon.

Oyon menyebutkan, kehadiran Alirman Sori dalam silaturahim ini memberi motivasi bagi seluruh anggota IMI Pesisir Selatan. Sebagai satu-satunya putera daerah Pesisir Selatan yang mencalonkan diri mewakili Sumatera Barat di DPD, merupakan sebuah tanggungjawab moral bagi IMI untuk ikut berpartisipasi dalam pemenangan Alirman Sori.

"Alirman Sori sebagai calon tunggal dari Pesisir Selatan untuk DPD RI mewakili Sumatera Barat. Ini merupakan tanggungjawab bersama, termasuk IMI Pesisir Selatan demi kemenangan putera daerah," tegasnya.

Oyon juga menyampaikan keinginan IMI Pesisir Selatan agar Alirman Sori mau menjadi bapak angkat IMI. Harapan itu disampaikan untuk motivasi dan inspirasi bagi anggota IMI dalam memajukan organisasi.

Sementara.Alirman Sori menyampaikan terimakasih atas dukungan yang diberikan IMI Pesisir Selatan tersebut. Menurutnya, dukungan dari seluruh lapisan masyarakat merupakan sebuah amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan baik.

"Dukungan dari seluruh masyarakat, termasuk dari IMI Pesisir Selatan merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan baik," ucapnya.

 Kepada seluruh anggota IMI Alirman Sori berpesan, untuk tetap menjaga kekompakan dan soliditas. Sebuah organisasi dapat berjalan dengan baik ketika anggotanya solid. Disamping itu, seluruh anggota IMI juga harus menjaga nama baik organisasi.
"Setiap anggota harus menjaga kekompakan, menjaga nama baik organisasi. Terus berinovasi dan melaksanakan berbagai kegiatan positif sehingga IMI semakin maju," sarannya.

Dr. H. Alirman Sori merupakan bakal calon DPD RI untuk pemilu 2019 mendatang dari daerah pemilihan Sumatera Barat. Dari 25 bakal calon DPD RI untuk Sumatera Barat yang telah mendaftarkan diri ke KPU, Alirman Sori merupakan satu-satunya putera daerah Kabupaten Pesisir Selatan.

Tokoh muda Sumatera Barat ini pernah menjadi anggota DPD RI pada periode 2009-2014 dan memegang jabatan Ketua Komite I DPD RI. Anggota Lembaga Pengkajian MPR RI periode 2014-2019 ini sebelumnya adalah anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan 1999-2004 dan Ketua DPRD pada periode 2004-2009. (st)


Wakil Gubernur Sumatera Barat, H. Nasrul Abit mengatakan. Tantara Manunggal Masuk Desa (TMMD) merupakan salah satu wujud Operasi Bhakti TNI bersama lembaga sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat.

Hal itu disampaikan Nasrul Abit saat membuka secara resmi kegiatan TMMD ke-102 Kodim 0305/Pasaman di Jorong Situak Barat Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (10/7).

Dikatakan Nasrul Abit,TMMD Ke 102 ini merupakan momentum meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan percepatan pembangunan di daerah 3 T.TMMD juga bertujuan meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan.

“TMMD ke-102 dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia di beberapa daerah. TMMD juga merupakan upaya dari TNI untuk melestarikan kemanunggalan TNI di tengah masyarakat sekaligus dalam rangka percepatan pembangunan di daerah terisolir,” ungkapnya.

Sementara, Dandim 0305/Pasaman, Pri Isdiyanto menyampaikan, TMMD di jorong Situak Barat akan dilakukan beberapa kegiatan fisik dan non fisik diantaranya, pembukaan akses jalan sepanjang 8 Kilometer, pembangunan Gorong-gorong sebanyak 3 unit dan pembangunan 45 jamban bagi warga kurang mampu. Sedangkan kegiatan non fisik sendiri berupa memberikan penyuluhan kepada masyarakat bekerja sama dengan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasbar.

“Kita bertekad, TMMD ke 102 Kodim 0305/Pasaman akan dilaksanakan semaksimal mungkin sesuai dengan yang diharapkan,”Pungkas nya Dandim 0305/Pasaman

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Pasbar, H. Syahiran mengajak kepada segenap masyarakat untuk aktif bergotong-royong dalam semua program dan kegiatan TMMD di daerah tersebut.

“Kita yakin dan percaya bahwa pelaksanaan TMMD ke-102 akan memberikan pelajaran berharga tentang betapa pentingnya semangat gotong-royong membangun bangsa. Saya minta semua masyarakat aktif bergotong-royong,” ajak nya Bupati.

TMMD ke 102 Kodim 0305/Pasaman di Situak barat melibatkan 20 OPD dilingkungan Pemkab Pasbar ditambah dengan instansi vertikal yakni Polres Pasbar, Kejaksaan Negeri dan BNNK Pasbar. Seluruhnya akan berkontribusi dengan melakukan kegiatan lebih kurang 40 kegiatan.

“Semoga TMMD akan membawa perubahan daerah ke arah yang lebih baik,” harapnya.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Selamat Lubis meminta kepada seluruh unsur yang terlibat dalam TMMD ke 102 agar memenuhi harapan masyarakat disamping program fisik dan non fisik yang telah digagas oleh pemerintah dan TNI Kodim 0305/ Pasaman dalam TMMD.

Pembukaan TMMD ke-102 Kodim 0305/Pasaman turut dihadiri Danrem 032/Wirabraja Yang di wakili oleh Kasrem 032/Wbr Kolonel Sonny Septiono. para Kasi korem 032/Wbr Dandim se-Sumbar, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, Ketua Persit 032/Wirabraja, Forkopimda Pasbar, Para camat dan Muspika kecamatan se-Pasbar dan masyarakat setempat. (st).




Dengan berbasis teknologi informasi, sistem pendaftaran calon saat ini sudah cukup baik, alur pendaftaran bisa dilakukan dengan tingkat kesalahan yang semakin minim.Kata Dr. H. Alirman Sori mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait alur pencalonan anggota legislatif, DPR, DPD dan DPRD.

Alirman Sori menyampaikan hal itu usai mendaftar sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Sumatera Barat ke KPU Provinsi Sumatera Barat, Selasa (10/7) siang.

Menurut Alirman, aplikasi yang disediakan KPU seperti Sistem Informasi Pencalonan (Silon) atau Sistem Informasi Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP) memberikan keuntungan dalam mempercepat proses entri data calon.

Ke depan Alirman berharap, sistem dan aplikasi yang dipakai saat ini,hendaknya  bisa terus ditingkatkan, sehingga semakin memudahkan kerja KPU dalam melakukan proses pemilihan. Bagi peserta pemilu itu sendiri, sistem ini sangat menguntungkan untuk meminimalisir kesalahan data.

Alirman Sori mendaftarkan diri ke KPU Provinsi Sumatera Barat sebagai calon anggota DPD RI periode 2019-2024, pada hari kedua pembukaan pendaftaran calon dari tiga hari waktu yang dijadwalkan KPU.(st)



Kodim 0304/Agam memberi bantuan kepada  korban kebakaran berupa 15 zak semen di Jorong Aro Kandikia, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam Sumatera Barat.Jum'at ( 6/07)

Komandan Kodim 0304/Agam Letkol Kav Salim Kurniawan mengatakan bahwa bantuan tersebut diserahkan sebagai wujud kepedulian terhadap korban terdampak yang rumahnya hangus terbakar.

"Kita merasakan duka yang dialami oleh keluarga korban Kebakaran, semoga diberi ketabahan," jelas Dandim yang diwakili Danramil 07/Tilatang Kamang Kapten Infanteri Karianto.

Dandim berharap, bantuan berupa 15 zak semen ini bisa digunakan dengan sebaiknya-baiknya bagi keluarga korban guna menata kembali rumah mereka yang habis akibat kebakaran.

Sementara, Wali Jorong Aro Kandikia Edison mengucapkan terimakasih atas bantuan TNI. Bantuan ini, sebutnya sangat dibutuhkan dalam pembangunan kembali rumah yang terbakar tersebut.

"Saat ini, keluarga terdampak tak bisa menghuni rumah itu karena sudah habis. Mereka menumpang tinggal dengan keluarga, saya berterimakasih sekali atas bantuan ini,"ucapnya.

Di samping  Ibu Sabaniar yang menerima bantuan 15 zak merasa terharu dan bahagia.

" Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0304/Agam atas kepedulian dan  bantuan yang di berikan kepada kami,  dengan bantuan ini kami sangat terbantu".
ungkap nya Sabaniar dengan terharu. (st)




Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar Arkadius Dt Intan Bano menerima kunjungan anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kepemudaan DPRD Provinsi Aceh di ruangan khusus 1 DPRD Sumbar Jumat (6/7).

H.Muslim M.Daud selaku Pimpinan rombongan mengatakan.Kedatangannya ke DPRD Sumbar adalah, dalam rangka pembahasan Ranperda Kepemudaan karena,DPRD Sumbar telah menetapkan Ranperda Kepemudaan ini menjadi Peraturan Daerah (Perda).

"Dalam pembahasan Ranperda Kepemdaan ini,kami ingin mendapatkan beberapa masukan dari DPRD Sumbar terutama tentang anggaran yang akan diperuntukan untuk pwrda Kepemudaan ini",kata H.Muslim.

Sementara,Arkadius menjelaskan.Dalam pembahasan Ranperda Kepemudaan ini,DPRD Sumbar juga mengadakan seminar kepemudaa yang menghadirkan Pemuda,Bundo Kanduang,Alim Ulama dan tokoh-tokoh agama.

"Karena olah raga itu berada di semua sektor,maka DPRD Sumbar tidak ada menganggarkan khusus.Tapi, masuk kesemua lini sektor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) anggarannya oleh karena itu, kami tidak lagi menganggarkannya",kata Arkadius.(st)


Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno,selaku Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Prov. Sumbar berkomitmen akan menuntaskan permasalahan agraria di Provinsi Sumatera Barat dengan serius.

Jika berhasil dituntaskan,  secara tidak langsung, akan mengurangi masalah ketimpangan kepemilikan tanah, menciptakan kemakmuran rakyat, menciptakan lapangan kerja baru, membuka akses masyarakat ke sumber-sumber ekonomi, meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan, menangani dan menyelesaikan konflik agraria, sekaligus memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan hidup.

"Masalah tanah masalah lama. Perlu dan harus ditangani secara serius. Mari kita tuntaskan. Kita inventarisir dan kita selesaikan satu-satu. Kalau tidak, akan jadi bom waktu dan meledak sewaktu-waktu," ujar Irwan Prayitno dalam sambutannya saat membuka acara Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Sumbar di Hall Nias Hotel Imelda, Padang (5/7).

Pada kesempatan itu, Irwan Prayitno mengajak seluruh pihak yang tergabung dalam GTRA Sumbar dan stakeholder terkait tidak menyalahkan dan tidak melempar tanggungjawab ke pihak manapun.

"Tidak perlu salahkan orang lain. Sekarang tanggungjawab itu diberikan kepada kita, kita jadikan pekerjaan rumah. Kita selesaikan yang belum selesai walaupun menumpuk. Jadi jangan ada yang nyalahin pejabat yang lalu. Ini salah dia, ini salah si ini, ini salah si itu. Ga ada itu 'dia' lagi. Sekarang ini tanggungjawab saya, tanggungjawab kita," ujarnya.

Dikatakan Irwan Prayitno, secara umum, terdapat enam masalah utama menyangkut Agraria yang harus diselesaikan, meliputi; ketimpangan penguasaan dan kepemilikan atas tanah, alih fungsi lahan pertanian yang masif, sengketa dan konflik agraria seperti permasalahan batas dan sertifikat ganda, kemiskinan dan pengangguran, turunnya kualitas lingkungan hidup, dan kesenjangan sosial.

"Persoalan-persoalan ini tidak bisa akan selesai oleh BPN saja. BPN tidak berdata. Ga bisa. BPN itu instansi vertikal. Tidak akan bisa maksimal kalau BPN sendirian. Maka dari itu perlu dukungan dari provinsi dan kabupaten/kota," imbuhnya.

Sebagai salah satu bentuk komitmennya, menurut Irwan Pemprov Sumbar telah menerbitkan Peraturan Gubernur awal 2018 lalu yang dimaksudkan untuk memudahkan kinerja GTRA. Gubernur ingin, pemerintah kabupaten/kota mengambil langkah yang sama.

"Kita sudah (menerbitkan Pergub) untuk ini. Agar berjalan, Bupati dan Walikota bikin juga peraturannya, agar memudahkan kerja gugus menyelesaikan masalah agraria yang ada," ajaknya.

Sementara, Direktur Land Reform Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Arif Basyar, mewakili Direktur Jenderal Penataan Agraria Kementerian Agraris dan Tata Ruang/BPN yang berhalangan hadir menyebutkan. GTRA dibentuk untuk membantu percepatan pencapaian target reforma agraria nasional seluas 9 juta hektare yang terbagi ke dalam dua program, yakni; Legalisasi Aset seluas 4,5 juta hektare, mencakup 3,9 juta hektare legalisasi aset dan 0,6 juta hektare tanah transmigrasi yang belum bersertifikat; dan, Redistribusi Tanah seluas 4,5 juta hektare, mencakup Tanah Hak Guna Usaha (HGU) tidak diperpanjang dan tidak dimanfaatkan seluas 0,4 juta hektare dan pelepasan kawasan hutan seluas 4,1 juta hektare.

Dijelaskan Arif Basyar, dalam rangka itu, GTRA diharapkan dapat menyelesaikan sengketa agraria dengan bantuan aparat penegak hukum yang ada di daerah masing-masing.

"Ada saja sengketa dan konflik tanah, baik antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pengusaha, masyarakat dengan negara, masyarakat dengan BUMN, dan lain-lain. Kami harap, dalam prosesnya, konflik agraria seperti itu bisa dituntaskan di level gugus masing," harapnya.

Arif juga mengatakan, dalam rangka percepatan, GTRA diharapkan dapat segera memastikan dan memetakan posisi tanah pelepasan hutan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI sebelumnya, serta dapat segera menindaklanjuti Perpres 88 Tahun 2017 tentang Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan.

"Terutama ya menyangkut tanah yang berasal dari pelepasan hutan negara untuk TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) dan atau hasil perubahan batas kawasan hutan," pungkasnya.

 Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Sumbar Sudaryanto dalam Lapotannya mengungkapkan, TORA Sumbar 2019 meningkat menjadi 58.254 hektare atau meningkat sebesar 7,23% dibanding TORA Sumbar 2018 yang hanya seluas 54.315 hektare.Dengan demikian, TORA Sumbar total adalah sebesar 112.569 hektare," ungkapnya.

Sudaryanto juga mengungkapkan bahwa Kota Solok adalah satu-satunya kabupaten/kota di Sumbar yang legalisasi aset agrarianya telah rampung 100%.(st)


Sebanyak 396 siswa siswi  SMP dari 34 provinsi di Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Sains Nasional (OSN) XVII 2018, berkesempatan menyaksikan pameran Alat utama sistim pertahanan (Alutsita)  dalam bentuk Wisata Edukasi  Bela Negara di Makoyonif 133/Ys, Air Tawar Padang,Kamis (5/7)

Pameran Alutsista menampilkan bebagai jenis unit peralatan tempur maupun non tempur buatan berbagai negara, karya anak negeri seperti PT Pindad, termasuk hasil modifikasi dan rekayasa pengembangan TNI AD yang dimiliki oleh Satuan Tempur Yonif 133/Yudha Sakti.

Menurut Kolonel Kav Meyer Putong, SH., yang menjabat sebagai Paban II/Puanter dari Mabes AD menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pendidikan bela Negara dan Pancasila kepada siswa-siswi yang mengikuti OSN XVII 2018.

“Pendidikan bela negara harus ditanamkan secara dini kepada para siswa siswi bertujuan untuk memupuk kecintaan terhadap Negara, selain itu pameran Alutsita ini dapat juga menumbuh kembangkan kecintaan siswa siswi terhadap TNI untuk menjadikan militer sebagai salah satu cita-cita yang diimpikan oleh para siswa dan siswi” jelasnya Paban II/Puanter  Aster Mabesad.

Disamping itu Retno Juni dari direktorat pembinaan SMP Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang juga turut hadir dalam kegiatan wisata edukasi bela negara di Yonif 133/Ys, mengatakan bahwa kegiatan ini mengajak para siswa yang mengikuti OSN XVII 2018 untuk melihat alutsita yang dipakai sebagai alat pengamanan terhadap negara Indonesia.

Retno menjelaskan juga bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang bekerja sama dengan TNI khususnya TNI AD “Kegiatan yang berkerja sama dengan TNI AD ini adalah kegiatan yang ke-2 kali diadakaan yang melibatkan 396 siswa siswa yang terbaik di dunia sains dari 34 provinsi di Indonesia, yang bertujuan untuk mengenal pertahanan dan keamanan negara Indonesia, sehingga para siswa ini tidak hanya mengenal sains semata,” ujarnya.

Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 032/Wbr Kolonel Inf M. Asep Apandi S.IP, M.Si selaku pelaksana wisata edukasi Bela Negara di Yonif 133/YS saat ditemui media menjelaskan bahwa sangat berbangga dengan kedatangan dari para siswa siswi dari 34 provinsi yang mengikuti OSN XVII 2018 di Kota Padang.

“Suatu kebanggakan tersendiri bagi kami Korem 032/Wirabraja dijadikan tempat dalam memberikan pendidikan Bela Negara serta pendidikan pancasila terhadap siswa-siswi yang mengikuti OSN XVII 2018 di Kota Padang. Selain memberikan pendidikan, kami juga mengadakan pameran alutsita yang bertujuan memupuk kecintaan siswa-siswi untuk bangga terhadap TNI dan kelak bisa menggantungkan cita-citanya sebagai anggota TNI,” ucapnya.

Sebanyak 1.433 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA berkompetisi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional ( OSN) 2018 di Padang, Sumatra Barat. OSN diharapkan menjadi sarana bagi siswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengembangkan potensi diri dalam bidang sains. Selain itu, mereka juga harus bisa membangun karakter-karakter positif selama mengikuti OSN. Ajang OSN diharapkan tidak hanya bisa melahirkan generasi bangsa yang pintar dalam bidang sains, melainkan juga memiliki karakter integritas dan menghargai keberagaman.

Keseluruhan peserta OSN XVII terdiri dari tingkat SD/MI sebanyak 272 siswa, SMP/MTs 396 Siswa, dan SMA/MA 765 siswa. Total partisipan jika ditambah dengan pendamping, pembina, juri, asisten juri, panitia pusat, dan panitia daerah mencapai 2.159 orang.(st)


Membantu kesulitan masyarakat sudah menjadi tanggungjawab seorang aparat teritorial, apalagi menjadi seorang Babinsa yang selalu berada diwilayah binaannya.

Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Koramil 01/Pancung Soal Kodim 0311/Pesisir Selatan, Serda Asril Tanjung, melaksanakan gotong royong bersama perangkat desa dan masyarakat melaksanakan pembersihan kiri kanan Jalan di Nagari Muaro Sakai Inderapura Kecamatan Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan.Senin (2/07).

Serda Asril Tanjung mengatakan hidup bermasyarakat sangatlah penting untuk saling bergontong royong.

"Sebagai makluk sosial dalam hidup bermasyarakat sangatlah penting untuk saling bergotong royong, membantu sesama dalam kehidupan sehari – hari sehingga kesulitan, beban seberat apapun yang terjadi dalam masyarakat akan terasa ringan apabila dipikul bersama – sama," kata Serda Asril Tanjung.

Dikatakan, Selaku Babinsa ia merasa terpanggil untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan, seperti halnya ikut bergotong royong membantu warga binaan yang sedang melaksanakan pembersihan kiri kanan jalan.

"Semoga semangat kebersamaan dan kegotongroyongan dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat tetap terbina guna mendukung perkembangan pembangunan, khususnya di Nagari Muaro Sakai Inderapura Kecamatan Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan," tandasnya

Kehadiran Babinsa dan perangkat desa menambah semangat kerja masyarakat dengan saling bahu membahu menggunakan peralatan yang ada dalam melaksanakan kegiatan gotong royong tersebut.

Karena kegiatan gotong royong adalah merupakan budaya dan warisan dari leluhur bangsa kita, jangan sampai kegiatan gotong royong hilang di negeri kita ini hilang akan tetapi harus tetap dilestarikan. Sebab budaya tersebut merupakan wadah kerja sama mempersatukan masyarakat dan menjalin hubungan tali silaturahmi yang baik.(st)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.