May 2023

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batang anai Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukittinggi Dewan Pers Dharmasraya DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai FJPI Sumbar HPN 2022 Jakarta Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Kayu Agung Kepulauan Meranti Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk Linggau Mentawai Meranti Miranti Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Painan Pariaman Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Selatan Pessel PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang PWI PWI Sumbar Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Sawahlunto Selat panjang Semen Padang Semen Padang.. Sijunjung SMSI Solok Solok Selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel sungai sarik TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

Padang,Lintas Media News
Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Saeful Rakhmat, diwakili oleh Komandan Satuan Pertahanan Pangkalan Lanud Sutan Sjahrir Mayor Kes Suharno menggelar simulasi latihan teknik pertolongan di permukaan air (Water Rescue) bertempat di sungai Muara Batang Kabung Ganting, Padang. Rabu (31/5/2023).

Kegiatan Pelatihan water rescue tersebut bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan personel Lanud Sut dalam melaksanakan SAR atau penyelamatan dan pencarian korban, apabila terjadi musibah orang tenggelam dan bencana alam. Dalam mendukung tugas operasi perlu dibekali latihan SAR pertolongan agar anggota mampu melaksanakan tugas-tugas sesuai prosedur yang ada.
Komandan Satuan Pertahanan Pangkalan (Dansathanlan), Lanud Sut Mayor Kes Suharno, mengatakan bahwa potensi kerawanan musibah hampir sama di setiap provinsi, sehingga menjadi atensi bagi kita serta menjadi tujuan utama ketika terjadi musibah di sungai atau laut, diperlukan kecepatan dan respon Tim SAR Lanud Sut.

kegiatan simulasi tersebut, dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang pertolongan di permukaan air atau dikenal dengan Water rescue. Sehingga potensi pencarian dan pertolongan ini dapat membantu Basarnas daerah dalam melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan secara cepat, tepat, aman, terpadu dan terkoordinir.

Untuk mewujudkan hasil yang optimal, latihan ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat serta patuhilah semua prosedur yang berlaku dengan mengutamakan faktor keselamatan, keamanan latihan dan tetap menjaga kesehatan.

Di kesempatan itu juga Perwira Seksi Operasi Satuan Pertahanan Pangkalan ( Pasiops sathan) Lanud Sut Kapten Lek Yunadi mengatakan, Latihan SAR ini merupakan pelaksanaan program Kerja triwulan II T.A. 2023.

Adapun materi yang diberikan dalam latihan water rescue ini antara lain meliputi manajemen teknik dasar penyelamatan, teknik Pertolongan Korban diatas permukaan air menggunakan Boat LCR dan teknik menolong serta mengevakuasi Korban di air sesuai program latihan yang sudah terencana.(rel)


Meranti,Lintas Media News
Setelah usai melaksanakan Ujian Satuan Pendidikan (USP), Keluarga besar SD Negeri 1 Teluk Belitung menggelar perpisahan siswa/i kelas VI (Enam) tahun ajaran 2022- 2023. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti bersama Camat Merbau.

"Perpisahan seswa/i kali ini dipusatkan di halaman Sekolah SD Negeri 1 Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Rabu (31/5/2023) siang berlangsung haru.

Dalam perpisahan kali ini, 52 orang anak siswa/i kelas VI dikembalikan kepada orang tua wali murid

Disela perpisahan tersebut terlihat, berbagai persembahan turut ditampilkan, seperti tarian sekapur sirih, tarian haiya Susanti, tarian Pinguin, Vokal grup syimpani yang indah, tarian Zapin melayu, dan penampilan pantomim. 

Hadir pada saat itu, Camat Merbau Muhammad Nazir S.Pd.MSi, Pengawas TK/SD Kecamatan Merbau, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti H.Khalid Ali SE, Kapolsek Merbau diwakili Brigadir Deky, Kepala UPT Puskesmas Teluk Belitung Apriadi Saputra, A.Mk, Kepala Bank Riau ranting Teluk Belitung Hidayatus Sopyan, Ketua LKM Samaun S.Sos, Edy Musriadi SE, Perwakilan PT RAPP Bagus Kepala Sekolah SD Negeri 1 Teluk Belitung Wan.Sendek, S.Pd beserta seluluh majlis gurunya, Pengurus Komite SD Negeri 1 Teluk Belitung, para Kepsek terdekat Kecamatan Merbau, tokoh masyarakat, dan sejumlah wali murid kelas VI turut hadir dalam undangan tersebut.

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Teluk Belitung Wan Sendek.S.Pd dalam kesempatan itu mengatakan, terlaksananya perpisahan ini berkat kerjasama komite dan sejumlah orang tua wali murid, ucapnya

Perempuan yang bersosok pemakai jilbab itu menuturkan, kepada anak yang akan meninggal sekolah ini diharapkan dapat melanjutkan pada jenjang selanjutnya, hormati orang tua, dan guru anak anak, imbuhnya berharap.

Diakuinya, anak kita sudah bisa mengijuti ujian secara onlen, awalnya saya sendiri kurang percaya bisa tidak anak kami mengikutinya, "ternyata", alhamdulillah semua berjalan baik dan sukses, jelas Wan Sendek.

Menurutnya lagi, sekolah ini sudah pernah mengirim delapan orang anak Pramuka mewakili ke tingkat Provinsi Riau.
Menurutnya, berbagai prestasi juga diraih oleh anak kita atas nama sekolah SD Negeri 1 Teluk Belitung, pungkas Wan Sendek.

Sementara, Camat Merbau Muhammad Nazir S.Pd.MSi dalam sambutannya mengatakan, pada hari ini kita semua bisa hadir dalam rangka perpisahan siswa/i kelas VI SD Negeri 1 Teluk Belitung, ucapnya

Saya mengucapkan dan memberi apresiasi kepada pihak sekolah guru dan komite bersama orang tua wali murid sehingga terlaksana perpisahan ini dengan baik, sesuai harapan kita bersama, jalinkan komunikasi dan kekompakan sesama kita, pinta Camat Merbau

Kepada orang tua, diharapkan agar dapat melanjutkan pendidikan anak kita pada jenjang lebih tinggi, katanya, tuntutlah ilmu setinggi langit, pesan Camat Merbau seraya mengaku dirinya pernah menjabat di Dinas Pendidikan.

Diharapkan, agar orang tua juga lebih perhati terhadap anak kita, jangan cuma dilepas pada sekolah, pantau terus aktivitas anak kita arah terus ke arah yang lebih baik, tanam pendidikan agama itu sangat perlu buat benting pribadinya kelak, beber orang nomor satu di Kecamatan Merbau itu.

Menurutnya, dizaman era teknologi canggih ini, anak kita juga harus dipantau jangan sempat terpangaruh Hf, tanamkan cita cita, tingkatkan prestasi dengan baik, imbuhnya lagi, 

Kepada guru, Camat Merbau berpesan dan berharap sekiranya dapat mengukir dan membangun karakter anak didik kita, agar anak didik kita mempunyai ahklaq yang baik, terutama bimbing anak anak kita agama islam, pungkas Muhammad Nazir.

Mewakili orang tua wali murid, Apriadi Saputra, A.Mk mengucapkan terima kasih kepada seluruh majlis guru yang sudah bersusah payah mendidik anak anak kami, sehingga anak kami dari tidak tahu menjadi tahu,  seperti yang kami harapkan, kata nya.

Kami khawatir, anak kami pengaruh dengan dunia maya, sementara dunia nyata tidak berjalan sama sekali, ini merupakan tantangan buat kita secara bersama, jangan sampai anak kita pengaruh dunia maya.

Kepada anak juga dirinya berharap, tanamkan hakekat dalam hati, bangun prestadi sepaya kita jadi anak terpelajar, dan jangan putuskan hubungan silaturrahmi dengan guru, mohon doa restu guru kita, pungkas Apriadi Saputra

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti H.Khalid Ali SE dalam kesempatan itu hanya mengatakan, sekolah SD Negeri 1 Teluk Belitung merupakan sekolah percontohan, dan ini perlu perhatian kita bersama, ucapnya

Diakuinya, tadinya kepala sekolah mengusulkan kondisi sekolah, dan saya menyarankan coba di ajukan proposal, nanti dibahas, saran Khalid Ali seraya mohon maaf atas kesilafan sebelumnya pernah jadi Komite di SD Negeri 1 Teluk Belitung.

Disela dan diakhir acara, terlihat penyerahan candra mata dari orang tua wali murid buat sekolah, juga pengumuman baut anak didik yang berperslestasi dan foto bersama.(Nina/Ali Sanip)


Bukittinggi,Lintas Media News
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat resmi melantik kepengurusan baru PWI Kota Bukittinggi 2023-2026 yang diminta segera beraktivitas dan merangkul seluruh wartawan di daerah setempat.


Pelantikan dipimpin Ketua PWI Sumbar, Basril Basyar yang disaksikan oleh Sekdako Bukittinggi, Martias Wanto bersama pimpinan Forkopimda dan berlangsung di Aula Balai Kota Pemkot Bukittinggi, Rabu.


"Selamat kepada pengurus yang baru agar dapat bekerja dengan baik membina wartawan yang ada di Bukittinggi," kata Basril Basyar.


Ia meminta PWI Bukittinggi tetap menjaga keutuhan organisasi dengan segera merangkul seluruh wartawan yang ada.


"PWI harus bersama saling bersatu, jangan membaca atau melihat ke belakang lagi, susun program dan rangkul semua ,jangan sampai wartawan Bukittinggi pecah, jangan ada isu yang berkembang memecah belah," kata dia.


Ia berharap PWI Bukittinggi selalu mengarahkan seluruh anggotanya untuk menjaga profesionalitas wartawan termasuk dalam masa kampanye politik.


"Hati-hati, tetap profesional, independen wartawan harus dijaga, jaga kode etik , sesuaikan dengan fakta dan berimbang, jangan terlibat kampanye hitam," katanya.


Sekdako Bukittinggi, Martias Wanto berharap PWI Bukittinggi dapat segera berkativitas setelah dua bulan lebih terhenti kegiatannya.


"Sudah 75 hari sejak rapat kongres, semoga PWI Bukittinggi segera melaksanakan kegiatan dan konsolidasi dengan cepat, susun program, jangan terlau banyak waktu terbuang," kata Sekda.


Ia meminta wartawan di Bukittinggi ikut serta mensosialisasikan kegiatan Pemilu untuk mencerdaskan pemilih.


"Melalui karya wartawan agar memberikan motivasi ke masyarakat untuk tidak golput, PWI Bukittinggi ikut serta mencerdaskan pemilih," kata dia.


Sementara itu, Ketua PWI Bukittinggi terpilih, Ikhwan Salim mengatakan akan segera memulai kerja kepengurusan dengan langkah awal memperbaiki hubungan silaturahmi antar wartawan.


"Kami bertekad mengembalikan kekompakan kembali, kalau ada komunikasi yang salah selama ini akan diperbaiki, semua anggota akan dirangkul lagi, semoga teman wartawan bisa kembali bekerjasama," katanya.


Ikhwan Salim menggantikan ketua PWI Bukittinggi sebelumnya, Anasrul. Ia dibantu oleh Sekretaris Nurwirsyah dan Bendahara Dina Amrina serta beberapa orang pengurus lainnya.


Pelantikan ini disesuaikan dengan Surat Keputusan PWI Sumbar bernomor No.14.01/SK/PWI-SB/III/2023 dan hasil Konferensi PWI Bukittinggi pada Maret lalu.(*)



MERANTI,Lintas Media News
Pemerintah Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke 14 tahun 2023 yang mengambil tempat dihalaman Kantor Camat Merbau pada Selasa (30/5/2023) malam.

MTQ kali ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Prun) H. Asmar. Sebanyak 128 peserta dari 9 Desa dan 1 Kelurahan Teluk Belitung yang ikut meramaikan perlombaan MTQ itu.

Disela pembukaan MTQ Ke 14 tahun juga terlihat turut ditampilkan Zikir Barat dari anak-anak didikan subuh Masjid Al-Ihsan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau.

Sekcam Merbau, Hj Wan Jumiati SE MSi selaku Ketua umum dalam laporan penanggung jawabnya mengatakan, terlaksanananya MTQ kali ini merupakan hasil rapat bersama pemerintah Kecamatan Merbau. Dijelaskannya, pelaksana MTQ diperkirakan berjalan selama lima hari lima malam, seraya menjelaskan sejumlah peserta dan jumlah dana yang didapati.

"Terima kasih kepada semua pihak yang turut mensuport dalam segala hal, dan terima kasih kepada panitia yang bersusah payah untuk mengsukseskan MTQ tahun ini, diharapkan MTQ kali dapat berlangsung lancar," pungkas Wan Jumiati.

Sementara Camat Merbau, Muhammad Nazir SPd MSi mengatakan, kami atas nama pemerintah Kecamatan Merbau mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudi hadir untuk membuka MTQ Kecamatan Merbau tahun ini. Kemudian kepada semua pihak yang telah mendukung dalam mengsukseskan perhelatan Musabaqoh tahun ini kami ucapkan terima kasih.

Tidak lupa orang nomor satu di Pemerintah Kecamatan Merbau itu menuturkan lagi, dengan kehadiran Bapak Bupati yang sudah menyempatkan diri ditengah masyarakat kami dapat membawa berkah dan semangat bagi pembangunan didaerah Merbau kedepan. Kepada panitia pelaksana juga kami ucapkan terima kasih.

"Melalui MTQ ini diharapkan dapat mencari bibit Qori dan Qoriah terbaik nantinya. Selain itu kepada dewan hakim juga kami mengharapkan agar dapat memberi penilaian yang ojektif dalam kegiatan MTQ ini. Semoga MTQ Kecamatan Merbau dapat menghasilkan Qori dan Qoriah terbaik serta mampu mengharumkan nama Kecamatan Merbau di ajang MTQ tingkat Kabupaten yang akan datang," ungkap Camat Merbau Muhammad Nazir berharap.

Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar dalam sambutannya mengatakan, saya atas nama pemerintah dan masyarakat Meranti memberi apresiasi kepada Kecamatan Merbau dalam penyelenggaraan MTQ telah menjadi budaya di tengah tengah masyarakat di Kepulauan Meranti. Ajang tersebut, katanya, tidak hanya untuk mendapatkan juara atau prestasi, akan tetapi menjadi syiar dan dakwah dalam membumi asihkan Al- Qur'an kedepan lebih baik.

"Kita harus menjadikan Al-Qur'an sebagai nafas, dan pegangan hidup yang hakiki serta sebagai cerminan kepribadian membangun ahklak kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari. MTQ tingkat kecamatan ini tidak sekadar perlombaan, tapi juga harus menjadi momen pemersatu masyarakat. Mari kita bangun kekompakan bersama kedepan dalam membangun Kepulauan Meranti yang lebih baik," pungkas Plt. Bupati seraya membuka secara resmi MTQ Ke 14 tahun 2023 tingkat Kecamatan Merbau.

Selain Plt. Bupati turut hadir dalam pembukaan, unsur Forkopimda Meranti, Wakil Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali SE beserta Anggota DPRD Meranti lainnya, staf ahli bupati, para asisten, dan kepala OPD. Kepala UPT Se Kecamatan Merbau, Kapolsek Merbau AKP Aguslan SH, Danramil 06 Merbau Kapten Arh Afrihardin Nasution SSos, Lurah Teluk Belitung Mashuri ST, MUI Meranti san Merbau, LPTQ Meranti dan Merbau, Kepala Desa se-Kecamatan Merbau, Ketua LAMR Merbau Syafruddin SHum, Act. Area Manager PT. ITA, Haryo S.N didampingi Field GPA Officer PT. ITA, Iswardi beserta staf Wan Zulfan dan Andi Saputra, para dewan hakim, para official dan kafilah MTQ, tokoh agama, tokoh pemuda, kaum perempuan, dan ratusan masyarakat lainnya.

Terlihat pembukaan tersebut juga ditandai dengan pemukulan beduk dan kompang secara bersama, dan dilanjutkan sesi foto bersama. Selain itu turut diiringi pengibaran bendera MTQ oleh pasukan Paskibra Merbau serta persembahan lainnya yang membuat semarak pembukaan MTQ tahun ini di Kecamatan Merbau.(Nina/Ali sanip.)


MERANTI,Lintas Media News
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Ruang Rapat Melati, Selasa (30/5/2023). Diskusi yang mengambil tema Sinergitas Bersama Membangun Kakap Putih itu, diikuti oleh peserta secara langsung dan juga daring.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti Bambang Suprianto mengatakan kabupaten termuda di Provinsi Riau itu memiliki banyak potensi perikanan, baik tangkap maupun budi daya. Mulai dari kakap putih hingga udang.

Dia pun menjelaskan, salah satu sektor perikanan yang cukup menjanjikan selain ikan kakap putih, yakni ikan tirus. Menurutnya, limpa dari ikan jenis itu bernilai tinggi di pasaran karena berguna sebagai bahan baku benang bedah.

"Hal ini menjadi potensi yang menjanjikan di Kepulauan Meranti, dan Indonesia," ujarnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa saat ini habitat ikan tirus cukup terbatas dan bersifat alami. Pihaknya, kata Bambang, sudah pernah mencoba untuk membudidayakan ikan tirus secara masiv namun belum berhasil.

"Belum ada teknologinya. Mudah-mudahan lewat FGD bisa dibahas, bukan ikan kakap saja," harap Sekda Meranti itu.

Usai pembukaan, kegiatan itu dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing stake holder dan diskusi.

Hadir dalam FGD tersebut, Kepala Pusat Standarisasi Sistem dan Kepatuhan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan KKP Ir. Riza Shah Phahlevi, M. Sc, PhD, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinisi Riau (Mewakili), unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Batam, para kepala OPD Kepulauan Meranti dan berbagai satuan kerja lainnya tingkat direktor jenderal kementerian secara daring. (Nina/rls).

Kota Solok Lintasmedianews.com - Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar membuka kegiatan pendidikan pendahuluan bela negara dan sosialisasi anti narkoba Di Aula SMPN 5 Kota Solok, Selasa (30/5).

Turut hadir, Forkopimda Kota Solok, Kakan Kesbangpol Kota Solok, Eni Suryani, Camat Lubuk Sikarah, Elsye Desilina, Peserta Latsitardanus XLIII Tahun 2023 serta 65 orang siswa/siswi SMA dan SMK sederajat se-Kota Solok.

Wako dalam sambutannya mengajak seluruh peserta yang hadir harus bangga menjadi warga negara Indonesia. Alhamdulillah sekarang kita sudah merdeka berkat perjuangan para pahlawan kita. Saat ini tugas kita adalah mempertahankan kemerdekaan dan kita isi kemerdekaan ini untuk menjaga kedaulatan nasional

" Generasi muda harapan bangsa harus mempersiapkan diri untuk membela negara ini. Bagaimana ananda bergerak, bertindak berlandaskan rasa cinta kepada bangsa ini," ajak wako.

Selanjutnya, agar menjauhi hal-hal yang merusak terutama narkoba, jika ada teman yang mengajak jangan mau dan segera jauhi. Tidak akan ada orang sukses dengan narkoba.

Wako berpesan untuk terus berdayakan Head, Heart and Hand. Head adalah Isi kepala, Heart adalah hati dan perasaan serta Hand. Setidaknya ada beberapa keahlian yang harus di kuasai generasi muda diantaranya keahlian memecahkan masalah, keahlian untuk bekerjasama, serta kemampuan berkomunikasi.

" Semoga ananda semua dapat sukses dan menjadi role model ditengah-tengah lingkungan bermasyarakat. Jangan tanya apa yang telah diberikan negara kepada kita, tapi tanyalah apa yang telah kita berikan untuk negara," tutup wako.(T/K)


Kota Solok Lintasmedianews.com - Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar menyambut kedatangan Ketua Tim Penilai PKK Berprestasi Tingkat Sumbar, Wakil Ketua Bidang 2 yaitu Ny. Lina Hansastri beserta rombongan tim penilai di Kelurahan Sinapa Piliang, Selasa (30/05).

Turut mendampingi, Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Zulmiyetti Zul Elfian, Wakil Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, serta Kepala OPD terkait, Camat dan Lurah serta anggota PKK Kota Solok.

Pada Tahun 2023 ini, Kota Solok diwakili oleh Kelurahan Sinapa Piliang dalam Lomba Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023.

Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar menyampaikan, keberadaan serta peran kelembagaan PKK dan kelompok Dasawisma memiliki peran amat penting dalam membina sikap perilaku masyarakat, terutama dalam pembinaan karakter anak sejak usia dini, peningkatan pendidikan dan ekonomi serta penanganan dalam pelayanan kesehatan termasuk penurunan angka stunting di Kota Solok.

Pemerintah daerah selalu menganggarkan dana melalui OPD yang mewadahi PKK untuk kelancaran pelaksanaan program-program pokok dan kegiatan PKK.

Ketua TP PKK Kota Solok, Ny.Zulmiyetti Zul Elfian Umar mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai beserta rombongan dari Propinsi Sumatera Barat.

Gerakan PKK adalah sebuah gerakan yang berada dan tumbuh dari bawah yaitu masyarakat, dan hari ini bisa kita perhatikan bersama dampak maupun manfaatnya di tengah masyarakat demi peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Dasawisma sebagai ujung tombak pelaksanaan 10 Program Pokok PKK merupakan orang orang yang Tangguh dan tak kenal pamrih.

PKK terus berjuang untuk mengembangkan potensinya demi kesejahteraan masyarakat, mewujudkan tujuan dan sasaran sesuai Visi dan Misi PKK. PKK juga rutin melaksanakan pembinaan dan pelatihan sesuai Juklak dan Juknis hasil dari Rakernas PKK.

“Kepada Tim penilai kami berharap disamping melakukan penilaian juga kami mohon bimbingan dan arahan agar PKK Kota Solok semakin maju kedepannya, ” harap Ny. Zulmiyetti Zul Elfian.

Ketua tim penilai, Ny. Lina Hansastri mengatakan, Kota Solok dengan tagline Berjuara yang memprioritaskan Keimanan dan Ketaqwaan warganya memang sangan asri. Kami menyampaikan ucapan terima kasih telah disambut dengan sangat baik.

“Penilaian tahun 2023 ini dilakukan dalam rangka program kerja Tim Penggerak PKK Propinsi Sumatra Barat untuk melihat ke daerah sejauh mana implementasi serta mengevaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, “ papar Ibu Lina yang juga merupakan Wakil Ketua Bidang II.

Adapun poin penilaian dari tim meliputi, Penilaian kelembagaan dan tertib administrasi, kemudian terkait poa asuh anak di era digital saat ini, penilaian UP2K yang melihat produktivitas keluarga sehibgga berdampak pada ekonomi, selanjutnya pemanfaatan pekarangan yang ditanami sayur mayur, buah buahan, toga serta ungags/ kolam sehingga mewujudkan Baiti Jannati. Dan yang terakhir yaitu PHBS plus ditengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ekspose dari Kelurahan Sinapa Piliang yang memaparkan mengenai berbagai kegiatan yang telah dilakukan serta inovasi yang ada termasuk publikasi yang sudah dilakuan dan penayangan video dokumenter, dan terakhir yaitu kunjungan lapangan oleh Tim Penilai.(T/K)

Padang,Lintas Media News
TNI AU. Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Saeful Rakhmat menyambut kedatangan Menteri Pertanian RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH beserta rombongan dan ikut mendampingi Peninjauan Lokasi Gelar Percontohan dan Press Conference persiapan acara Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-XVI tahun 2023 bertempat di Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Sumatera Barat. Selasa (30/5/2023).

Adapun dalam kunjungannya tersebut antara lain paparan singkat oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Prof. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr., kepada Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H beserta rombongan terkait lokasi gelar percontohan Penas Tani XVI tahun 2023. Disampaikan bahwa kesiapan lokasi kegiatan Penas Tani sudah mencapai progress pekerjan ± 90%.

Dilanjutkan dengan peninjauan lokasi Gelar Teknologi (Geltek) Smart Green House, balai pertemuan utama, tanaman hias, sayuran hidroponik dan aquaponik, buah-buahan, sawah, hortikultura, etalase bibit perkebunan, jagung dan sorgum, Posko Sekretariat Gelar Teknologi, peternakan, aneka kacang serta umbi.
Mentan RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H menyampaikan dalam Press Conference, "Saya ucapkan terima kasih kepada Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Saeful Rakhmat yang telah menfasilitasi tempat kegiatan pelaksanaan Penas Tani XVI Tahun 2023 yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 s.d. 15 Juni 2023 di Lanud Sutan Sjahrir. Penas Tani sangat penting demi kemajuan Pertanian dan Nelayan di Indonesia. Penast Tani berguna untuk mengatasi hambatan cuaca dengan cara teknologi.  Penas Tani ini bukan hanya pameran tetapi akan memberikan ilmu kepada kita semua guna meningkatkan hasil pertanian dan nelayan." ujarnya.

Penas Tani XVI tahun 2023 akan digelar Pada tanggal 10 s.d 15 Juni 2023 di Lanud Sutan Sjahrir yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dan akan dihadiri ± 40.000 orang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H., Direktorat Jenderal Tanaman Pangan RI, Dr. Ir. Suwandi, M.Si., Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan RI, Dr. Ir. Nasrullah M. Sc., Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Ir. Ali Jamil Harahap MP, Ph. D., Gubernur Prov Sumbar H. Mahyeldi Ansharullah, S.P dan Forkopimda Prov Sumbar lainnya.(rel)


Lintasmedia news.com,DHARMASRAYA, SENIN (29 Mei 2023) -- Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 27 mencapai puncaknya pada Senin (29/5). Rangkaian kegiatan yang dimulai pada awal mei tersebut ditutup dengan acara puncak yang bertempat di Kantor Bupati Dharmasraya, Pulau Punjung. 

Pasca menghadiri puncak HLUN, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerukan agar semua orang merawat lansia, tanpa perlu memandang generasi. "Saya berpesan pada seluruh pihak. Tidak hanya anak-anak, bahwa apa pun kita, siapa pun kita, saat ini kita ada karena orangtua. Jangan kemudian mereka saat ini sudah tidak bisa menolong kita, kemudian merepotkan kita, kita tidak mau merawatnya," kata Mensos saat memberikan keterangan di hadapan awak media. 

Melalui momentum HLUN ini, Mensos mengajak semua orang kembali mengingat dan menghormati jasa-jasa orangtua yang telah merawat anak-anaknya. "Kita lahir kita tidak bisa apa-apa bahkan ke belakang (buang air besar) saja enggak bisa semua, makan enggak bisa. Jangan telantarkan mereka, siapa pun mereka. Apa pun kita, itu ada karena mereka," ujar Mensos. 
Peringatan HLUN di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat tahun 2023, mengambil tema “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat”. Kabupaten berpenduduk 228 ribu ini dipilih sebagai tuan rumah karena tingginya angka pernikahan siri pada lanjut usia.

Rangkaian acara HLUN ke-27 Tahun 2023 dimulai pada tanggal 1 – 28 Mei 2023 dan bulan Mei disebut sebagai Bulan Lansia. Peringatan HLUN merupakan bentuk apresiasi negara atas semangat jiwa raga serta peran penting para lanjut usia Indonesia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan dan memajukan bangsa. UU No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia mengamanatkan, pembangunan kesos harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia, karena lanjut usia memiliki pengalaman, keahlian dan kearifan untuk berperan serta dalam pembangunan nasional.

Untuk memenuhi hak-hak lansia, dalam peringatan HLUN 2023, Kemensos menyalurkan bantuan total  sebesar Rp23,89 milyar untuk 11 kecamatan di Kabupaten Dharmasraya.

Dalam Peringatan HLUN tahun 2023, dilaksanakan pelayanan bagi lanjut usia mulai dari pemberian bantuan sosial, kesehatan, pemenuhan hak sipil, penyuluhan terkait perawatan bagi lanjut usia dan pemberian penghargaan bagi lansia yang berprestasi maupun pihak-pihak yang berprestasi dan berkontribusi di bidang kelanjutusiaan.

Untuk layanan pemenuhan hak sipil,  meliputi pembuatan E-KTP lanjut usia, akte kelahiran, kartu keluarga, dan isbat nikah. Kemensos bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya  melakukan pengumpulan data lansia yang mengikuti isbat nikah. Rangkaian isbat nikah terpadu telah dilaksanakan pada tanggal 22 dan 25 Mei, dan pada hari puncak tanggal 29 Mei 2023 mendatatang. Pelayanan isbat nikah bekerja sama dengan Pengadilan Agama setempat untuk pengesahan status pernikahan. 

"Ya jadi setelah kita screening dalam rangka HLUN ini ada beberapa warga yg ternyata tidak punya surat nikah.  Impactnya besar sekali, sebetulnya saya pikirkan saat itu bagaimana status anak-anak kalau dia tidak ada surat nikah, tentu dia tidak ada KK," kata Mensos.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan,  dalam sambutannya mengucapkan   terima kasih kepada Mensos, karena mempercayakan Kabupaten Dharmasraya sebagai tuan rumah Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 27 dan Hari Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke 19 Tahun 2023.

Ketua Umum Apkasi itu mengatakan, dengan menjadi tuan rumah HLUN dan Hari Tagana, Dharmasraya  dikunjungi dari seluruh pelosok Indonesia. Dari Aceh sampai Papua, dari Miangas sampai Pulau Rote. 

Dijelaskan, dengan kehadiran Mensos beserta jajaran di Kabupaten Dharmasraya, memberi motivasi tersendiri bagi para lansia, dalam menjalani kehidupannya sehingga, lansia terawat, Indonesia bermartabat dapat diwujudkan.

“Rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dan sedang berlangsung,  terdapat 16 program kegiatan yang diberikan kepada 6.886 lansia penerima manfaat. Kami mengusulkan penambahan jumlah lansia penerima manfaat, karena saat verifikasi di lapangan oleh pendamping PKH dan TKSK ditemukan banyak lansia yang memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat baik yang terdaftar maupun yang belum terdaftar di DTKS sebanyak 5.362 orang,” bebernya lagi.

Selain itu, Bupati juga mengatakan bahwa di Baznas di Kabupaten Dharmasraya dalam kegiatan HLUN juga menyalurkan zakat umat kepada 100 orang lansia miskin sebanyak Rp.32.000/hari selama satu bulan. 

“Sekali lagi, saya atas nama Pemkab Dharmasraya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Ibu Menteri beserta seluruh jajaran yang melakukan bhakti sosial di Kabupaten Dharmasraya. Sehingga manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat kami di Kabupaten Dharmasraya terutama kaum lansia. Semoga sumbangsih, tenaga dan pengorbanan yang ibu bapak berikan dapat menjadi amal ibadah di sisi Allah,” ujar Bupati Dharmasraya yang selalu terlihat energik dan bersemangat dalam membangun Kabupaten Dharmasraya.

Pasca menghadiri HLUN, Mensos berkunjung ke RSUD Sungai Dareh untuk melihat proses operasi katarak bagi lansia. Operasi ini merupakan layanan bidang kesehatan yang disediakan dalam HLUN. Layanan kesehatan meliputi meliputi pemeriksaan kesehatan dasar (gula darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat), dan donor darah.  

Selain itu, terdapat pemberian Bantuan Sosial seperti bantuan permakanan bagi lansia tunggal, program pemberdayaan ekonomi lansia, program sembako,  Program Keluarga Harapan (PKH),  Rumah Sejahtera Terpadu, bantuan aksesibilitas berupa kursi roda, kacamata, tongkat, walker, dll. Layanan lainnya adalah bantuan sandang dan nutrisi, pembuatan Taman Lansia (terdapat fasilitas olahraga, bercocok tanam, dll.).  

Kegiatan lainnya adalah pemberian penghargaan kepada lanjut usia dan pihak-pihak yang telah berprestasi dan berkontribusi terhadap penanganan isu-isu kelanjutusiaan baik perseorangan, keluarga dan kelompok. Kemudian pameran produk kreatifitas lanjut usia (kerajinan tangan, lukisan, batik, atau hasil kreasi lainnya).

Dilakukan pula bimbingan teknis perawatan lanjut usia kepada pendamping sosial, kader dasawisma, kader posyandu dan kader posbindu. Kemudian ada juga penayangan video success story lanjut usia; kampanye melalui banner, spanduk, baliho, media elektronik, dan media cetak; webinar kelanjutusiaan.

Kemensos menyebar seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua, untuk memberikan pelayanan kepada lansia di 11 kecamatan di Dharmasraya. Tidak hanya itu, Kemensos juga mendatangkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari berbagai wilayah di Indonesia untuk bahu membahu membangun jembatan, taman lansia, dan Rumah Sejahtera Terpadu bagi lansia. Hal ini juga sekaligus untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Tagana ke 19. Tagana telah menjelma menjadi salah satu Potensi dan  Sumber Kesejahteraan Sosial yang paling dekat dengan masyarakat yang selalu siaga merespon cepet kejadian bencana. 

Pada acara puncak, Mensos dan para undangan juga tersambung dengan 11 kecamatan di Dharmasraya melalui teleconference. Mensos menyapa para lansia yang hadir di masing-masing kecamatan. Selain acara puncak, Kemensos melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) juga merayakan HLUN secara serentak di 11 titik. 

Acara Puncak Peringatan HLUN ke-27  juga dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI Delmeria dan Sri Wulan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten/Kota lainnya beserta unsur Forkopimda, Jajaran Direktorat Jenderal/Sentra/Sentra Terpadu/Balai Besar Kemensos RI dari seluruh Indonesia.(elda)


Lintasmedia news.com
,lX koto-Pada acara puncak Hari Lanjut Usia Nasional yang ke 27 dan Hari Ulang Tahun Tagana ke 19 Kemensos serahkan bantuan bagi kurang lebih 600 lansia di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, Senin (29/05/2023).

Nur Alam S. Sos MM kepala sentra Pangurangi Takalar Selawesi Selatan Kemensos RI, saat diwawancarai awak media ini mengatakan sekitar kurang lebih 600 penerima manfaat atau lansia mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial.

" Pada acara puncak Hari Lanjut Usia Nasional yang ke 27 ini bertempat di Kecamatan Sembilan Koto, ada sekitar kurang lebih 600 penerima manfaat atau lansia mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial yang berupa sembako, ada kebutuhan dasar, alat bantu, juga ada bedah rumah untuk lansia, semua ini diwakili oleh beberapa satker atau sentra-sentra, disini ada Dit. Pemberdayaan Kelompok Rentan, Sentra Efata Kupang, Sentra Pangurangi Takalar, BBPPKS Yogyakarta, Pusdatin Kesos, sentra ini semuanya ditugaskan di kecamatan Sembilan Koto," ucap Nur Alam kepala sentra Pangurangi Takalar Selawesi Selatan Kemensos RI.


Nur Alam menambahkan harapannya untuk para lansia Sembilang Koto sesuai tema Lansia tatap terawat sehingga Indonesia bisa bermartabat, adapun lansia yang masih produktif kita berdayakan untuk mandiri dengan bantuan beberapa usaha untuk kemandiriannya.

Masih dilokasi yang sama Camat Sembilan Koto Desmil S. Sos MM kepada media ini  juga menjelaskan," pada hari ini semua perangkat pemerintahan Kecamatan Sembilan Koto memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka HLUN 27 dan Tagana ke 19 pertama kita melakukan acara utama yaitu pembagian sembako dan mengikuti zoom dengan ibu menteri sosial yang terpusat dikantor bupati kabupaten Dharmasraya, kemudian acara tambahan kita akan melakukan pelayanan kesehatan gratis di kecamatan sebelumnya tadi pagi kita melaksanakan kegiatan germas yakni senam makan buah dan sayur.
Untuk Kecamatan Sembilan Koto, kita bantu juga dengan lumbung sosial yang berada di Nagari Koto Nan Ampek Di Bawuah dimana lumbung sosial ini adalah persiapan jikalau sewaktu-waktu terjadi bencana alam, kita bisa memakai alat berikut makanan-makanan yang ada di lambung sosial untuk di distribusikan bagi masyarakat kita yang terdampak bencana alam," ungkap Desmil Camat Sembilan Koto.(elda)

Lintasmedia news.com,DHARMASRAYA - Peringatan puncak Hari lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-27 Tahun 2023 yang dilaksanakan di Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memberikan sebuah efek positif yang sangat luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Dharmasraya pada umumnya, dan seluruh para Lansia di Dharmasraya pada khususnya.

Dengan adanya pelaksanaan HUT HLUN dan Tagana yang ke-19 di Kabupaten Dharmasraya, Kementerian Sosial RI memberikan kuncuran dana sebesar Rp.23.894.912.692. Dalam bentuk bantuan sosial, dalam rangka HLUN ke-27 dan HUT Tagana ke-19 di Kabupaten Dharmasraya. Rincian bantuan yang diberikan berupa paket bantuan (sembako nutrisi, sandang, obat-obatan, alan kebersihan diri) untuk 6.743 orang dengan nilai bantuan sebesar Rp.8.517.317.463.

Bantuan berupa sarana kamar dengan jumlah penerima sebanyak 182 orang, sebesar Rp.248.511.770. Bantuan barupa alat bantu dengar dengan jumlah penerima sebanyak 202 orang dengan jumlah Rp.497.176.125. Bantuan berupa kursi roda sebanyak 154 orang dengan jumlah Rp.292.261.577.

Bantuan Tongkat berupa kruk, kaki 3 dan sebagainya diperuntukkan untuk 347 orang, dengan nilai bantuan sebesar Rp.115.739.407. Bantuan berupa kaca mata baca sebanyak 630 penerima bantuan, dengan jumlah nilai sebesar Rp.144.780.500. Operasi katarak dengan penerima manfaat sebanyak 427 orang, dengan nilai bantuan Rp.204.850.000.
 
Bantuan permakanan sebanyak 56 orang, dengan jumlah bantuan sebesar Rp.50.400.000, bantuan berupa isi hunian rumah sebanyak 59 orang dengan nilai bantuan sebesar Rp.389.446.300. Bantuan berupa kewirausahaan (Atensi) sebanyak 89 orang, dengan nilai Rp.241.863.050.

Bantuan untuk rumah sejahtera terpadu sebanyak 55 orang, dengan nilai bantuan Rp.1.100.000.000. Bantuan berupa kewirausahaan (Pena) sebanyak 11 orang, dengan nilai bantuan sebesar Rp.54.206.500. bantuan untuk perlengkapan ibadah sebanyak 5.260 orang dengan jumlah nilai bantuan sebesar Rp.601.560.000. Bantuan berupa taman lansia sebanyak 1 unit, dengan jumlah bantuan sebesar Rp.180.000.000. Bantuan untuk pelaksanaan isbat nikah sebanyak 590 orang, dengan nilai sebesar Rp.59.500.000.

Bantuan untuk duta lansia sebanyak 550 orang dengan jumlah bantuan sebesar Rp.328.350.000. Program untuk keluarga harapan sebanyak 7.067 orang, dengan jumlah Rp.5.191.750.000. Bantuan sembako regular sebanyak 12.906, dengan jumlah Rp.5.377.200.000. Dan  bantuan untuk pembangunan jembatan gantung sebanyak 1 unit, dengan nilai Rp.300.000.000.

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Tri Rismaharini atas perhatian yang sangat luar biasa untuk Kabupaten Dharmasraya. 

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Ibu Menteri beserta jajarannya, yang melakukan bhakti social di Kabupaten Dharmasraya. Sehingga manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat kami di Kabupaten Dharmasraya, terutama kaum lansia. Semoga sumbangsih, tenaga dan pengorbanan yang ibu dan bapak berikan dapat menjadi amal ibadah di sisi Allah,” ujar Bupati pada saat Hari Puncak HUT Lansia di halaman kantor Bupati Dharmasraya, Senin, (29/05/23).

Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada ibu dan bapak para undangan. Apabila selama berada di Kabupaten Dharmasraya ada kekurangan dalam pelayanan, mohon dimaklumi. Karena Kabupaten Dharmasraya termasuk kategori kabupaten kecil yang minim fasilitas sarana, prasarana dan akomodasi dalam jumlah yang banyak. 

“Semoga kedepannya Dharmasraya dapat berbenah melengkapi sarana dan prasarananya. Dan saya berharap Dharmasraya dapat selalu mengayomi para lanjut usia agar terwujud Indonesia yang bermartabat. Karena menjadi tua itu adalah suatu kepastian yang tidak bisa kita hindari. Tetapi menjadi sosok yang berdaya guna di usa lanjut adalah sebuah pilihan yang terbaik,” pungkas Bupati yang juga sebagai Ketua Apkasi.(elda)


Mentawai,Lintas Media News
Cuaca terik yang begitu menyengat kulit, menyambut kedatangan rombongan UPZ Baznas Semen Padang di Dermaga Pokai, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (23/5/2023) siang sekitar pukul 11.30 WIB. 

Belasan da'i di Kecamatan Siberut Utara, termasuk dari Kecamatan Siberut Barat yang telah menunggu di Dermaga Pokai, kemudian menurunkan satu persatu barang bawaan rombongan dari lembaga penyalur zakat karyawan PT Semen Padang dari atas Kapal MV Mentawai Fast yang ditumpangi rombongan UPZ Semen Padang. 

Barang bawaan itu terdiri dari tikar solat, Alquran, serta puluhan perlengkapan salat dan kipas angin. Semua barang bawaan itu, 
akan disalurkan oleh UPZ Baznas Semen Padang kepada Masjid Bahrul Ulum dan puluhan muallaf yang ada di Dusun Sute' Uleu, Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat, Kepulauan Mentawai. 

"Ayo, semua barang yang telah diturunkan langsung kita pindahkan ke speedboat milik BumDes Sikabaluan. Bakda Zuhur kita langsung berangkat ke Dusun Sute' Uleu," kata Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang, Muhammad Arif, kepada belasan da'i di pulau terbesar di Kabupaten Kepulauan Mentawai tersebut. 

Arif bersama rombongan yang terdiri dari Sekretaris UPZ Baznas Semen Padang, Muhammad Irwan Prasetyo, dan Buya Zulkisman Lubis, S.Ag, berangkat dari Kota Padang menuju Dusun Sute' Uleu dalam rangka pembinaan da'i mitra UPZ Baznas Semen Padang di Siberut Utara dan Siberut Barat yang digelar 23-25 Mei 2023, sekaligus meninjau proses pembangunan Masjid Bahrul Ulum. 

Masjid Bahrul Ulum merupakan satu-satunya masjid di Dusun Sutek' Uleu. Dusun ini merupakan dusun tertua di Desa Simalegi. Perjalanan ke dusun ini tidak lah mudah. Harus menaiki speedboat dan butuh nyali besar untuk sampai ke dusun ini, mengingat lokasinya berada di pesisir pantai barat Pulau Siberut. Jika cuaca buruk, maka nyawa taruhannya. 
Selain badai yang menghadang, jarak dusun ini cukup jauh, sekitar 3,5 jam perjalanan atau sejauh kurang lebih 80 mil dengan menyisiri perairan utara Pulau Siberut dan terus ke pariaran barat (Samudra Hindia), atau dari Dermaga Pokai, naik speedboat ke arah utara Pulau Siberut melewati Pulau Tumbang dan Pulau Semasin, terus ke Labuhan Bajau. 

Setelah melewati Labuahan Bajau, gelombang laut yang bersahut-sahutan dari arah Samudra Hindia semakin kuat. Bahkan, dari cerita Kepala Desa Sikabaluan, Aprijon, yang ikut bersama rombongan UPZ Semen Padang mengatakan kuatnya gelombang laut dari arah Samudra Hindia sering membuat operator speedboat terpaksa berbalik arah ke Dermaga Pokai. 

"Kalau akhir Mei ini gelombang laut sudah mulai tinggi. Mudah-mudahan saja gelombangnya bisa bersahabat dengan speedboat ini. Tapi kalau tidak, nanti kita cari tempat berlindung di pulau-pulau kecil yang ada dekat sini," kata Kepala desa berusia 39 tahun itu yang juga merupakan da'i mitra UPZ Baznas Semen Padang. 

Untungnya, dalam kunjungan rombongan UPZ Baznas Semen Padang ke Dusun Sute' Uleu, gelombang dari arah Samudra Hindia itu tak mengganas, sehingga begitu melewati Labuahan Bajau, speedboat yang ditumpangi terus menyisiri perairan barat Pulau Siberut dengan melewati perairan di Desa Sigapokna hingga akhirnya rombongan UPZ Semen Padang sampai di Dusun Sakaladath. 

Setiba di Sakaladath, speedboat yang membawa rombongan UPZ Baznas Semen Padang kemudian merapat di pantai Sakaladath. Sebab, gelombang laut yang mencapai 2 meter lebih ke arah Dusun Sute' Uleu, tak memungkinkan untuk bisa dilalui oleh speedboat berukuran 10 meter dengan lebar 1 meter yang dilengkapi mesin 80 PK, tanpa life jacket untuk penumpang speedboat. 

"Tidak ada kapal lain selain speedboat ini yang bisa kita gunakan untuk ke Sute' Uleu.  Maklumlah, di sini tidak ada kapal berukuran besar yang mengakses Sute' Uleu. Kalau lewat darat, tidak ada jalan. Satu-satunya jalan, ya lewat laut," ujar Aprijon. 

Dari Sakaladath, rombongan UPZ Semen Padang berjalan kaki menyisiri pantai barat dengan melewati camp tempat para bule yang sedang menikmati tingginya gelombang laut Kepulauan Mentawai untuk bermain surfing. Jarak Sakaladath ke Dusun Sute' Uleu cukup jauh, sekitar 4 km. Meski begitu, banyaknya bule berselancar di atas papan surfing membuat perjalanan menuju Sute' Uleu tak begitu melelahkan.

Sekitar 1 jam perjalanan, rombongan sampai di Dusun Sute' Uleu, tempat Masjid Bahrul Ulum yang dibangun melalui sumbangan donatur dan dana zakat karyawan PT Semen Padang yang disalurkan melalui UPZ Baznas Semen Padang, yang merupakan pionir bagi UPZ lainnya yang ada di perusahaan BUMN. Setiba di sana, rombongan disambut puluhan muallaf, termasuk tokoh masyarakat setempat bernama Putra Satria alias Togar. 

Kata Togar, di Dusun Sute' Uleu ini ada sekitar 40 KK. Dari jumlah tersebut, terdapat 10 KK yang beragama Islam. Sebagian besar dari mereka adalah muallaf. Tentunya, dia bersama para muallaf lainnya butuh bimbingan dari para da'i untuk bisa mengenal Islam lebih baik. Untuk itu, dia pun memohon agar UPZ Baznas Semen Padang dapat menempatkan da'i nya di Sute' Uleu. 

"Saya juga muallaf dan saya belum mengenal Islam dengan baik. Kami mohon jangan hanya materi saja yang diberikan kepada kami, tapi juga bimbingan. Karena, kami ini masih buta dengan ilmu agama Islam, apalagi SDM kami rendah. Mohon tempatkan da'i yang benar-benar membina kami di sini," kata Togar berharap kepada rombongan UPZ Baznas Semen Padang. 

Mayoritas masyarakat Dusun Sute' Uleu, kata Togar melanjutkan, berasal dari Dusun Simalegi Tengah, Desa Simalegi. Dulunya, dusun ini dihuni oleh sedikit masyarakat. Pada tahun 1997, sekitar 30 kepala keluarga (KK) di Simalegi Tengah pindah ke Sute' Uleu dalam rangka mengembangkan zona persiapan Taman Nasional Siberut.

Sampai sekarang jumlah KK tidak berkembang signifikan, karena banyak dari warga yang pindah tinggal ke dusun lain, dan ada juga yang merantau keluar dari Kepulauan Mentawai untuk mencari kehidupan yang lebih baik. 

"Saya ini dulunya penyuluh persiapan Taman Nasional Siberut. Karena Taman Nasional Siberut terlalu sempit, akhirnya butuh pengembangan. Makanya, kami pindah ke Sute' Uleu ini. Kalau bahasa Mentawai nya, Sute' Uleu itu artinya subur. Alhamdulillah, tanahnya subur dan cocok buat kami berladang," kata Togar sembari menyebut rata-rata masyarakat Sute' Uleu bekerja sebagai peladang. 

Terkait dibangunnya Masjid Bahrul Ulum oleh UPZ Baznas Semen Padang, Togar mengatakan ibarat mimpi yang terwujud. Karena, sudah lama umat Islam di Sute' Uleu menginginkan adanya masjid untuk salat Jumat. Karena, pada umumnya setiap jumat, umat muslim melaksanakan ibadah salat Jumat ke Dusun Betaed dan 
ke Dusun Sakaladath. Kedua dusun ini masih berada di teritorial Desa Simalegi. 

Jarak kedua dusun ini cukup jauh dari Sute' Uleu. Kalau ke Bataed sekitar 8 km atau sekitar 20 menit kalau menggunakan sepeda motor. "Yang dekat itu ke Sakaladath. Jaraknya sekitar 4 km. Makanya, kami sangat senang sekali UPZ Semen Padang mau membangun masjid di dusun kami ini. Meski belum 100 persen selesai, alhamdulillah sudah bisa kami manfaatkan. Ramadan kemarin kami gunakan untuk salat Tarawih," ujarnya. 

Hal yang sama juga disampaikan oleh masyarakat sekitar bernama Rahmad Hidayat. Kata dia, Masjid Bahrul Ulum ini satu-satunya rumah ibadah umat Muslim di Sute' Uleu. Dan, pembangunan masjid ini berawal saat dia mengantarkan anaknya sekolah ke Sakaladath. Waktu itu awal tahun 2022. Di sana, dia bertemu dengan teman lamanya bernama Renti Tateuteu yang merupakan da'i mitra UPZ Baznas Semen Padang. 

Renti Tateuteu pun menyampaikan kalau dia ke Sakaladath bersama rombongan UPZ Baznas Semen Padang untuk menjalankan program dakwah dan syiar Islam. Kemudian, Rahmad menemui pihak UPZ Semen Padang  dan menyampaikan keinginannya agar dibangunkan masjid di dusunnya. Gayung bersambut, UPZ Baznas Semen Padang menurunkan tim untuk menindakkanjutinya. 

"Setelah tim dari UPZ melakukan survei, saya bersama masyarakat langsung mengurus segala persyaratannya, termasuk surat hibah tanah tempat dibangunnya masjid ini. Dua bulan pengurusannya selesai, dan pihak UPZ juga membentik tim untuk pembangunan masjid ini. Tim tersebut merupakan da'i mitra dari UPZ Semen Padang yang ada di Siberut Utara dan Siberut Barat," katanya. 

Sementara itu, Sekretaris UPZ Baznas Semen Padang, Irwan Prasetyo, terharu melihat kondisi muallaf di Dusun Sute' Uleu yang pada umumnya masih rendah tentang pemahaman ajaran Islam. Namun begitu, Irwan salut karena para muallaf di Sute' Uleu ini tetap istiqomah memilih Islam sebagai keyakinan mereka. 

"Semoga para muallaf di sini tetap teguh dengan agama Islam sebagai keyakinannya. Kami dari UPZ Baznas Semen Padang akan berusaha untuk terus memperhatikan para muallaf di Sute' Uleu ini, termasuk muallaf lainnya di berbagai desa yang ada di Kepulauan Mentawai ini," kata pria yang akrab disapa IP ini. 

Secara pribadi, kata IP melanjutkan, kunjungannya ke Mentawai, merupakan kali pertama dilakukannya. Sangat banyak pelajaran yang didapat dalam kunjungan tersebut, terlebih ketika mengunjungi Dusun Sute' Uleu yang tentunya dapat meningkatkan rasa syukur bagi umat Islam yang ada di daerah-daerah maju, seperti Kota Padang. 

"Saya pribadi tidak terbayangkan bagaimana perjuangan umat muslim di Sute' Uleu. Untuk salat jumat saja, mereka harus keluar dari kampung mereka sejauh 4 km, bahkan ada sampai 8 km jauhnya. Belum lagi akses ke Sute' Uleu yang hanya bisa diakses lewat laut. Listrik gak ada, dan sinyal telephone juga susah, apalagi jaringan internet," katanya.

"Kalau untuk menelephone, kita harus keluar dari dusun ini sekitar 1 km, atau memanjat bukit yang cukup terjal yang ada di dusun tersebut. Itu pun, sambungannya juga tidak bagus. Suara putus-putus. Nah, tentunya kondisi di Sute' Uleu ini dapat meningkatkan rasa syukur kita yang tinggal di daerah maju. Karena, Allah memberikan banyak kemudahan bagi kita," sambung IP. 

Dari keterangan para da'i mitra UPZ Semen Padang, kata IP melanjutkan, kondisi pedalaman Mentawai pada umumnya hampir sama dengan di Sute' Uleu ini. Bahkan untuk berdakwah, para da'i harus melewati banyak rintangan. Lewat laut, dihadang oleh tingginya gelombang. Sedangkan lewat darat, kondisi jalan yang begitu buruk hanya bisa diakses oleh kendaraan roda dua. 

Untuk itu, melalui dukungan UPZ Semen Padang, IP yang juga merupakan Kepala Unit Operasional SDM PT Semen Padang itu berharap agar para da'i tetap senantiasa mensyiarkan agama Islam, serta membimbing para muallaf di pedalaman Kelualauan Mentawai agar mereka semakin mengenal Islam. "Jangan sampai ada yang mengeluh, tetap ikhlas dan cari lah ridho Allah SWT. Kalau kita ridho dan ikhlas, Allah akan memberikan Surga sebagai ganjarannya," ungkap IP. 

Selain dalam rangka pembinaan da'i mitra UPZ Baznas Semen Padang di Siberut Utara dan Siberut Barat, pada kesempatan itu UPZ Semen Padang kemudian juga menyerahkan bantuan yang dibawa dari Padang yang terdiri dari 55 Alquran dan perlengkapan salat untuk para muallaf di Dusun Sute' Uleu, termasuk 8 helai tikar salat dan 5 kipas angin. 

Khusus Alquran dan perlengkapan salat, bersumber dari wakaf jemaah Masjid Nurul Ikhsan, Kompleks Arai Pinang, Pengambiran, Kecamatan Lubeg, Kota Padang, dan jemaah dari Buya Zulkisman Lubis S.Ag yang dihimpun oleh UPZ Baznas Semen Padang. Sedang bantuan lainnya, berasal dari zakat mal karyawan PT Semen Padang. 

"Selain menyerahkan bantuan Alquran dan perlengkapan salat, kami bersama masyarakat sekitar juga bergotong-royong membuat sumur sebagai sumber air untuk berwudhu. Semangat masyarakatnya untuk membangun sumur luar biasa. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut bergotong-royong," kata Arif didampingi Buya Zulkisman Lubis. 

Terkait pembangunan Masjid Bahrul Ulum, Arif mengatakan bahwa pembangunan masjid tersebut merupakan bagian dari program Dakwah & Syiar Islam di Kepulauan Mentawai. Untuk pembangunan masjid tersebut, UPZ Baznas Semen Padang telah menyalurkan dana pembangunan sebanyak Rp113 juta. Dana tersebut berasal dari para donatur dan zakat mal karyawan PT Semen Padang. 

"Saat ini pengerjaan masjid baru selesai 50 persen. Atap masjid sudah tetpasang, tinggal pekerjaan pememasang dinding dan membuat tempat wudhu. Setelah itu, lanjut ke proses finishing. Mudah-mudahan dengan adanya dukungan donatur dan karyawan Semen Padang, masjid ini bisa diselesaikan sesuai dengan harapan umat muslim di Sute' Uleu," ujarnya. 

Sementara itu, Buya Zulkisman Lubis menyebut bahwa besarnya dukungan para donatur dan karyawan PT Semen Padang dalam membimbing para muallaf di Mentawai melalui da'i mitra UPZ Semen Padang, dapat dijelaskan dalam Surat Muhammad Ayat 7, yang berbunyi "wahai orang-orang yang beriman jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu".

"Artinya, para donatur dan karyawan Semen Padang yang menyalurkan zakatnya ke UPZ Semen Padang, kemudian zakat tersebut digunakan untuk menolong agama Allah seperti membangun masjid dan lain sebagainya, maka Allah akan meninggikan derajatnya. Dengan demikian, pintu keberkahan akan semakin dibukakan oleh Allah SWT. Mudah-mudahan, rumah tangga donatur dan karyawan Semen Padang menjadi sakinah, dan anak-anak yang jadi anak yang soleh dan sholehah," katanya.(*)

PADANG,Lintas Media News
Kampanye Perang Melawan Stunting yang digalakkan PT Semen Padang dalam rangka mendukung Generasi Emas 2045 melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di tiga kecamatan di Kota Padang, kembali digelar. Tiga kecamatan itu adalah Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung dan Pauh.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis mengatakan, kampanye Perang Melawan Stunting melalui program BAAS itu telah dimulai pada tahun 2022. Bahkan, kegiatan berupa pencegahan anak stunting ini mendapat apresiasi dari wali kota Padang, Hendri Septa.

"Maret 2023 kita mendapat penghargaan dari Pak wali kota. Karena, kita telah mendukung percepatan penurunan angka Stunting melalui program BAAS. Tentunya, penghargaan ini menjadi penyemangat kami di Semen Padang untuk kembali melanjutkan kampanye Perang Melawan Stunting dimasyarakat" katanya, Senin (29/5/2023).

Kampanye Perang Melawan Stunting melalui program BAAS ini, katanya melanjutkan, rencananya akan dimulai lagi pada juni-november 2023, dengan sasaran penerima manfaat sebanyak 281 bayi. Kegiatan yang akan dilakukan juga masih sama dengan tahun 2022, yaitu dalam konteks penurunan tingkat dampak stunting pada bayi dan balita dibawah 2 tahun (baduta).
"Kegiatan yang akan kita lakukan di 2023 ini masih lanjutan dari tahun sebelumnya, yaitu pemberian makanan tambahan dan rumah gizi dengan sasaran penerima manfaat sebanyak 281 bayi, ditambah kegiatan sosialisasi stunting dan pengecekan kesehatan pra-nikah pada pasangan calon pengantin yang akan diterapkan pada tahun 2023 ini," ujarnya. 

Terkait kampanye Perang Melawan Stunting melalui program BAAS dari Pemko Padang itu, Iskandar menyampaikan bahwa program tersebut dinilai sangat efektif dalam menekan dan mencegah angka stunting. Bahkan, pada tahun 2022, sejumlah baduta stunting berhasil 'diwisuda'.

"Alhamdulillah, ada sejumlah baduta stunting di Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung dan Pauh yang kita bantu berhasil diwisuda atau sembuh dari stunting. mudah-mudahan kampanye dan dukungan kami terhadap program BAAS di tiga kecamatan ini, dapat terus membantu Pemko Padang dalam pencegahan dan penurunan angka stunting," katanya.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Rinold Thamrin menambahkan, kampanye Perang Melawan Stunting melalui program BAAS ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Keterlibatan PT Semen Padang pada program BAAS ini selain mendukung Pemko Padang, juga berkaitan dengan Generasi Emas 2045.

"Makanya, kampanye Perang Melawan Stunting yang dikolaborasikan dengan program BAAS Pemko Padang ini, diharapkan dapat menyukseskan Generasi Emas 2045, sehingga baduta stunting yang kita bantu sekarang ini di tahun 2045 nanti, mereka tumbuh menjadi generasi unggul dan berkualitas," kata Rinold Thamrin.

Dihubungi terpisah, Kepala Puskesmas Lubuk Kilangan, drg. Afridawati mengapresiasi PT Semen Padang yang akan kembali mendukung program BAAS melalui kampanye Perang Melawan Stunting. Karena, dukungan dari PT Semen Padang sangat diharapkan dalam pencegahan dan penanganan baduta stunting.

"Saat ini angka baduta stunting di Lubuk Kilangan yang tervalidasi 129 baduta. Kemungkinan angka ini akan bertambah, karena kami masih melakukan pendataan. Tapi yang jelas, dukungan Semen Padang berupa pemberian makanan tambahan sangat membantu kami dalam penanganan baduta stunting di Lubuk Kilangan ini," katanya.(*)



Padang,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi menerima kunjungan puluhan santri dam guru SD Swasta Al Huffaz kota Payakumbuh di ruangan khusus I dprd Sumbar .Senin (29/5/2023).

Rombongan yang dipimpin kepala sekolah H. Rinaldi, S.Pd., M.SI, melakukan kunjungan ke DPRD Sumbar, dalam rangka “Puncak Tema kelas 6 tentang Kepemimpinan dan Alam Semesta” dimana santri ingin mengenal lebih dekat tentang lembaga DPRD Provinsi.

Menurut Rinaldi,sesuai dengan tema kepemimpinan, dan berbagai hal yang berkaitan dengan pemerintahan, diterima langsung ketua DPRD Sumbar Supardi, di ruang khusus gedung tersebut.

Pada kesempatan itu,para siswa diberi kesempatan agar melakukan berbagai pertanyaan, sehingga mereka berani untuk menyampaikan pendapat didepan umum atau ditempat orang ramai.Ujar Rinaldi.
Sementara,ketua DPRD Sumbar Supardi sangat merespon  kunjungan siswa/siswi SD Swasta Al Huffaz kota Payakumbuh ini,
secara rileks Supardi memberikan jawaban yang mudah dicerna para siswa.

“Kita merasa bahagia mendapat kunjungan anak-anak kita dan para guru, untuk membahas masalah kepemimpinan, agar kelak mereka menjadi pimpinan negri yang bisa merasakan bagaimana masyarakat, dan menjadi pemimpin yang bijaksana, baik di daerah Payakumbuh maupun di Sumatera Barat, serta Indonesia,” ucap Supardi.

Supardi berharap, hasil kunjungan para siswa dan guru sekolah tersebut, bisa juga dikuti sekolah-sekolah lainnya, sehingga bisa dikenalkan cara kepemimpinan sejak dini.

“Apa yang dilakukan SD Swasta Al Huffaz bisa dilakukan oleh sekolah lainnya, untuk melatih dan memperkenalkan kepemimpinan sejak dini, sehingga negri ini menjadi lebih baik dan kaderisasi kepemimpinan berjalan baik,” tambah Supardi.

Hal yang sama juga dirasakan Kepala Sekolah,guru-guru,para siswa/wi SD Al Huffaz .

“Kami merasa bahagia dengan respon DPRD Sumbar terhadap kunjungan kami, dan terimakasih pada ketua pak Supardi, yang dengan senang berdialog serta melayani berbagai pertanyaan para siswa serta rombongan, moga pemimpin seperti Pak Supardi ini bisa menjadi pimpinan di daerah kami,” tutup kepala sekolah ketika akan meninggalkan gedung DPRD Sumbar.(lmn/*/st)


DHARMASRAYA - Lintasmedia news.com
Menyiapkan para generasi belia yang mencintai, menyayangi serta menghormati orang tua  lanjut usia (Lansia) mutlak diperlukan sebagai bagian dari penanaman nilai-nilai luhur bangsa 

Menindaklanjuti spirit di atas, salah satu rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-27 di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatra Barat digelar ‘Bimbingan Teknis Peningkatan Kepedulian dan Perawatan Lansia. Sabtu (27/05/2023)

Pasca Bimtek digelar akan tersedia Duta Lansia dari anak usia belia dengan dua target penting, yaitu pertama tumbuh kesadaran dan pemahaman bagi anak. Dimana, lansia adalah insan atau orangtua mulia yang harus dijaga harkat dan martabatnya, sehingga ketika anak-anak yang orangtuanya sudah lansia akan mereka sayangi, memperdulikan dan memperhatikan, serta merawat lansia jika membutuhkan perawatan.

“Kedua, ke depan berkurang lansia yang ditelantarkan keluarga. Kalau toh masih ada yang ditemui lansia tunggal dan tidak punya siapa-siapa, serta harus dirawat oleh pemerintah pusat, provinsi, kab/kota serta LKS yang _concern_ dengan Lansia,” ujar Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Supomo di Jakarta.

Bimbingan Teknis diikuti 550 siswa-siswi SD kelas V dan VI dan SMP kelas VII dan VIII di 11 Kecamatan, yaitu Pulau Punjung 50 peserta, Timpeh 50 peserta, Padang Laweh 50 peserta, Sitiung 50 peserta, Koto Baru 50 peserta, Koto Besar 50 peserta, IX Koto 50 peserta, Tiumang 50 peserta, Sungai Rumbai 50 peserta dan Asam Jujuhan 50 peserta. 

Kegiatan Bimtek digelar selama satu hari, dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Agus Widiatmo dan Mirsal Gani dengan tema besar  ‘Membahagiakan Lansia di Usia Senjanya'. 

“Materi Bimtek berjumlah 10 jam pelajaran mulai pengenalan konsep lansia, permasalahan dan kebutuhannya, testimoni lansia bahagia, peran individu keluarga, masyarakat dan pemerintah mewujudkan kesejahteraan Lansia, simulasi duta lansia terkait tugas, fungsi dan tanggungjawabnya, serta diskusi dan membangun komitmen, ” ujar Kabag TU Arif Rohman mewakili Kepala BBPPKS Regional 1 Padang di SDN 08 Pulau Punjung.
 
Latar belakang kegiatan Bimtek sebagai upaya nyata menanamkan nilai-nilai pentingnya menghargai Lansia kepada siswa SD dan SMP; juga perlu membangun komitmen keterlibatan anak usia belia untuk menghargai dan memenuhi kebutuhan Lansia di rumah maupun di lingkungan masyarakat. 

Output_ dan _outcome_ Bimtek adalah tersedianya Duta Lansia di kalangan anak usia SD dan SMP yang nantinya akan berperan aktif dalam dua peran sebagai _role model_ dan _agent of change._ _Role model_ akan menjadi sosok panutan yang memberikan keteladanan dalam hal komitmen maupun tindakan nata dalam upaya menghargai dan membantu pemenuhan Lansia dalam lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat dimana dia berada.

“_Agent of change_ yaitu menjadi agen perubahan dalam mensosialisasikan, membangun komitmen dan mengajak teman-teman di lingkungan sekolah, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat untuk menghargai dan membantu pemenuhan Lansia,” ungkap Arif. 

Pemilihan Duta Lansia dipilih berdasarkan hasil pengamatan dan penilaian atas keseriusan, keaktifan, komitmen yang diperhatikan peserta selama mengikuti kegiatan Bimtek, sehingga di akhir acara akan dipilih sebanyak 12 peserta yang akan dinobatkan sebagai Duta Lansia. 

“10 Duta Lansia akan diikutsertakan secara daring dalam acara puncak peringatan HLUN ke-27 dan 2 Duta Lansia akan menghadiri di halaman Kantor Bupati Dharmasraya dimana akan dipasangkan selempang Duta Lansia oleh Ibu Menteri Sosial didampingi Bupati Dharmasraya, ” tandasnya.
 
Salah seorang perserta, Amar, 12 tahun, siswa kelas V SD 08 Pulau Punjung mengaku senang bisa mengikuti kegiatan Bimtek yang dilaksanakan dengan menghadirkan para narasumber yang menyenangkan. 

“Saya senang sekali bisa mengikuti kegiatan Bimtek tentang kepedulian dan perawatan lansia, bisa nambah teman juga, ditambah nanti disedikan hadiah berupa door prize,” ucap Amar.
(elda)


Lintasmedia news.com,DHARMASRAYA – Perhelatan akbar tingkat nasional yang diselenggarakan di Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat yakni peringatan HLUN ke-27 dan HUT Tagana ke-19 tingkat nasional tahun 2023 terus berlangsung kegiatannya, sejak beberapa hari yang lalu hingga hari ini, Sabtu, (27/05/23). Seluruh Duta Tagana Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote berkumpul untuk menyukseskan perhelatan akbar tersebut.

Sebagai seorang tuan rumah, Pemkab Dharmasraya berusaha untuk memberikan yang terbaik. Baik itu pelayanan dan sambutan yang terbaik untuk seluruh anggota Tagana yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah memasak rendang, yang merupakan salah satu makanan terenak di dunia. 

Bahkan, Pemkab Dharmasraya membuat masakan rendang tersebut di lokasi tempat utusan Tagana seluruh Indonesia. Mereka diberikan kesempatan untuk melihat proses pembuatan rendang, mengolah rendang dan mencicipi rendang yang dibuat didepan mata mereka.
Menurut Sekda Dharmasraya, Adlisman didampingi oleh Kadis Pertanian, Darisman, Kadis Budparpora, Sutan Taufik mengungkapkan bahwa rendang yang dimasak di hari spesial Tagana dan HLUN sebanyak 575 kilo. Dengan tungku yang ada sebanyak 25, diolah langsung oleh OPD yang ada di Kabupaten Dharmasraya. 

Daging yang diolah untuk dibuat rendang sebanyak lebih kurang 575 kilo, dengan rincian rendang yang dimasak oleh masyarakat sebagai 200 kilo. Ditambah dengan yang diolah langsung oleh SKPD se-Kabupaten Dharmasraya sebanyak 375 kilo. 

“Sengaja kami sebagai tuan rumah mempersembahkan makanan khas Minangkabau yaitu rendang yang langsung dimasak bersama oleh OPD dan Duta Tagana Indonesia dilokasi acara. Sehingga mereka dapat melihat proses pembuatan rendang, dan dapat membantu membuatnya. Serta saat matang, bisa langsung mencicipi enaknya rendang yang kita buat. Hal ini diperuntukkan untuk lebih mendekatkan dan memperkenalkan kuliner khas Sumatera Barat,” ujar Sekda. 

Selain itu, Pemkab Dharmasraya dalam hal ini Bupati Dharmasraya yang juga merupakan Ketua APKASI berharap kepada Menteri Sosial Republik Indonesia, Risma bersama rombongan dan Duta Tagana Indonesia untuk dapat mencicipi kuliner Indonesia yang masuk dalam kategori kuliner terenak di dunia.

Kata Sekda lagi, rendang yang dibuat bukan sekedar dicicipi saja oleh Duta Tagana Indonesia tersebut. Akan tetapi nantinya rendang yang dibuat akan dibungkus secara rapi sebanyak 1000 bungkus, setiap bungkusnya akan diisi sebanyak setengah kilo. Dan diberikan sebagai buah tangan untuk seluruh peserta dan undangan yang hadir pada dua acara yang paling bergengsi tingkat nasional.

“Saya jamin sekali menikmati bakal ketagihan untuk mencoba lagi. Karena rendang yang kita buat dari hati yang tulus dan ikhlas, sebagai sebuah oleh oleh untuk seluruh tamu istimewa kita dari seluruh Indonesia,” bebernya lagi.

Sementara itu menurut Tagana Kementrian Sosial Republik Indonesia, Agung menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Serta apresiasi dan rasa bangga kepada Bupati Dharmasraya bersama jajaran sebagai tuan rumah digelar begitu meriah, melibatkan seluruh pemangku kepentingan acaranya. Sehingga acara ini menjadi spektakuler dan membahana.

“Acara di Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat ini sangat luar biasa meriahnya, sejauh Kemensos menggelar acara seperti ini. Hanya di Kabupaten inilah baru saya temui acara teratur tersusun melibatkan seluruh komponen masyarakat, sehingga berjalan dengan meriah dan sukses,” ujar Agung.

Kata Agung lagi, ia sangat salut dan bangga dan mengapresiasi yang sangat luar biasa kepada Bupati Dharmasraya bersama jajaran karena telah membuat acara yang begitu luar biasa.

”Bupatinya semangat dan enerjik memantau seluruh tempat kegiatan, dengan senyum ramah memberikan arahan kepada seluruh penyangga kegiatan. Sehingga hanya satu kata yang bisa kami ucapkan yaitu memang luar biasa Bupati Dharmasraya ini,” pungkas Agung.(elda)


TEMBILAHAN ,Lintas Media News
Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Riau tahun 2023 dilaksanakan di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Sabtu malam, 27 Mei 2023. 

Dikesempatan itu, Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri langsung acara yang digelar dilapangan Gajah Mada Kota Tembilahan. 

Malam puncak HPN sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) diikuti Forkopimda Riau, bupati/walikota dan PWI se-Provinsi Riau. 

Bupati perempuan pertama di Provinsi Riau ini menyampaikan ucapan selamat dan sukses pelaksanaan HPN serta HUT ke-77 PWI. 

“Atas nama Pemkab Bengkalis, saya mengucapkan selamat hari pers kepada insan pers, dimanapun berada dan terkhusus buat rekan-rekan para insan pers yang ada di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan,” tuturnya. 


Bupati Kasmarni mengungkapkan, pers sangat berperan penting terhadap pembangunan di Kabupaten Bengkalis. Tentunya, lewat pemikiran-pemikiran yang membangun demi kemajuan Bumi Lancang Kuning termasuk Negeri Junjungan. 

"Pers harus selalu berdampingan dengan Pemkab Bengkalis, untuk mewujudkan Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera," katanya. 

Menurut Kasmarni, wartawan telah menjadi mitra Pemkab Bengkalis yang kritis, objektif, analitik, dan bertanggung jawab. Untuk itu, Bupati Kasmarni berharap, antara pers dengan Pemkab Bengkalis harus terus bersinergi. 


Disisi lain, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis yang turut hadir mendampingi Bupati Kasmarni menyebutkan, momentum HPN dan HUT PWI diharapkan mampu menjadikan penguatan insan pers untuk semakin berkualitas, semakin profesional dan bisa berkontribusi dalam pembangunan. 

"Melalui HPN tahun 2023 diharapkan pers bisa menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan fitrahnya yaitu memberikan pendidikan, informasi, hiburan dan sebagai kontrol sosial di masyarakat," katanya. 

Hendrik juga meminta pers dapat menjadi agent of change atau agen perubahan yang bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik, melalui informasi dan edukasi dalam pemberitaan yang disampaikan. Menjernihkan yang keruh serta meluruskan yang bengkok. 

"Terima kasih kepada media yang telah membantu menyampaikan informasi terkait program pemerintah. Semoga kolaborasi pers dengan pemerintah daerah dapat terjalin dengan baik lagi kedepannya," tutup Hendrik. 


HPN tingkat Provinsi Riau terselenggara dengan meriah, diisi dengan penampilan artis Sultan, expo dan pertunjukan lainnya.

Adapun HPN tahun 2023 ini mengangkat tema "Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat". 

Turut terlihat hadir Assisten 1 Setdaprov Riau Masrul Kasmy, Kapolda Riau diwakili Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Ketua Komisi 1 DPRD Riau Riau Eddy A. Mohd Yatim, Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan, Plt Bupati Kuansing Suhardiman Amby. 

Kemudian Plt Sekda Bengkalis Ersan Saputra, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Ketua PWI Pusat Atal S Depari, Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang dan Ketua PWI Bengkalis Adi Putra. (DISKOMINFOTIK/Rm)


TEMBILAHAN,Lintas Media News
Bupati Bengkalis Kasmarni Sabtu malam, 27 Mei 2023 menerima anugerah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Award Riau tahun 2023 pada malam puncak Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 PWI yang diselenggarakan di lapangan Gajah Merdeka Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. 

Penghargaan PWI Riau Award itu diserahkan Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang kepada Bupati Bengkalis Kasmarni atas partisipasi dan dukungannya membantu program peningkatan kompetensi Wartawan anggota PWI Riau. 

Selain Bupati Kasmarni, Gubernur Riau, Kapolda Riau, Ketua Komisi 1 DPRD Riau, Bupati Inhil, Plt Bupati Kuansing serta 10 perusahaan dan mitra PWI Riau turut menerima anugerah dari PWI Riau. 

Usai menerima penghargaan, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWI Riau telah mempercayakannya untuk menerima penghargaan. 


"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis kami mengucapkan terima kasih. Semoga dengan penghargaan ini, kerjasama yang telah terbina antara rekan-rekan pers, khususnya keluarga besar PWI Riau dan Bengkalis dengan Negeri Junjungan semakin erat dan hebat," harapnya. 

Bupati perempuan pertama di Provinsi Riau ini menuturkan, penghargaan yang diperoleh itu adalah bagian dari kinerja semua pihak yang terlibat. 

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Bengkalis. Mewujudkan visi serta misi kami, tentunya dengan bantuan insan pers pula. Maka dari itu hubungan baik ini janganlah terputus, namun kian erat dan kuat,” jelasnya. 


Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan mepedulian kabupaten yang dipimpin Bupati Kasmarni telah memberikan perhatian serius terhadap keberadaan PWI. 

"Kepada Bupati Bengkalis, PWI menyampaikan terima kasih karena ibu berkenan menjadi tuan rumah perhelatan Konferensi ke-15 PWI Riau di Kabupaten Bengkalis tahun lalu, konsisten menjadi mitra PWI, serta
ikut meningkatkan kompentensi wartawan," pungkas Ketua PWI Riau.

Kemudian dikesempatan itu Zulmansyah juga membeberkan kantor PWI Bengkalis sebagai kantor termewah dan megah di Provinsi Riau berkat perhatian Bupati Kasmarni. 

Turut terlihat hadir Assisten 1 Setdaprov Riau Masrul Kasmy, Kapolda Riau diwakili Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Ketua Komisi 1 DPRD Riau Riau Eddy A. Mohd Yatim, Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan, Plt Bupati Kuansing Suhardiman Amby. 

Lalu Plt Sekda Bengkalis Ersan Saputra, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Ketua PWI Pusat Atal S Depari, Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang dan Ketua PWI Bengkalis Adi Putra. (DISKOMINFOTIK/rm)


Lintasmedia news.com,DHARMASRAYA- MINGGU (28 MEI 2023 Gegap gempita menjelang perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) pada 29 Mei mendatang dipastikan tak hanya menjadi acara seremonial. Kementerian Sosial memastikan lansia dapat berdaya dan mampu meningkatkan kesejahteraannya sendiri. 

Nenek Nuriyah misalnya. Wanita berusia 79 tahun ini mendapatkan bantuan pengembangan usaha program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) dari Kemensos melalui Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Kewirausahaan Sosial. Nenek Nuriyah tak bisa menyembunyikan rasa bahagia melihat jejeran barang-barang kelontong yang memenuhi _lapau_ (warung) sederhana miliknya.

"Untuang-untuang yang  _maagiah_ bantuan  _ko sadonyo masuak sarugo_  (Semoga yang memberikan bantuan ini masuk surga)," katanya mendoakan.

Sebelumnya, Nenek Nuriyah sudah memiliki usaha toko kelontong. Namun usahanya tidak berkembang karena banyak pelanggan yang berhutang dan tidak membayar. Nenek Nuriyah tinggal sendiri di rumahnya di Jorong Aur Kuning Desa Batu Rijal Kecamatan Padang Laweh Kabupaten Dharmasraya. Sedangkan anaknya tinggal di desa yang masih berada di kecamatan yang sama dengannya. 

Sehari-hari, Nenek Nuriyah menggantungkan hidup dari hasil penjualan toko sembako. Penghasilannya tidak menentu, kadang bisa Rp40.000 - Rp80.000 sehari, kadang tidak mendapatkan uang sama sekali. Tapi di usia senjanya, Nenek Nuriyah tidak ingin bergantung pada orang lain, kekurangan uang ia penuhi dengan berjualan kelapa. 

Selain Nenek Nuriyah, terdapat 10 lansia lainnya yang mendapatkan bantuan PENA. Di antaranya adalah  Kakek Jon Anwar di Kecamatan Sungai Rumbai, Nenek Ismayarti di Kecamatan Koto Baru, Nenek Ijem di Kecamatan Koto Salak, Nenek Asmawati di Kecamatan Pulau Punjung, Nenek Agu di Kecamatan Asam Jujuhan, Nenek Sumiyati di Kecamatan Koto Besar, Nenek Poniyem di Kecamatan Tiumang, Kakek Mardias di Kecamatan Sitiung, Nenek Samini di Kecamatan Timpeh, dan Nenek Ermis di Kecamatan Sembilan Koto. 

Adapun kluster usaha diberikan sesuai hasil asesmen, yaitu warung sembako untuk 6 orang, pontong pical dan jajanan tradisional untuk 2 orang, usaha olahan tempe rumahan, jamu tradisional, dan keripik balado. 

*Bantuan Sesuai Asesmen*

Plt Direktur Pemberdayaan KAT dan Kewirausahaan Sosial, I Ketut Supena mengatakan pemberian bantuan yang bervariasi tidak lepas dari hasil asesmen yang dilakukan.

"Kewirausahaan yang diberikan sesuai hasil asesmen, ini penting agar usaha yang dijalankan lansia benar-benar sesuai minat dan potensi dari para lansia, dan juga sesuai dengan kebutuhan akan potensi usaha sesuai wilayah lansia berdomisili," katanya.

Menurutnya, pelibatan lansia pada program PENA menjadi penting untuk mendorong generasi muda agar bisa berpikir kreatif dan berwirausaha. "Beliau-beliau ini hendaknya menjadi panutan bagi generasi muda. Usia yang tidak lagi muda justru membuat beliau-beliau tetap semangat untuk berwirausaha dan tidak mau bergantung kepada orang lain" jelasnya.

Memasuki usia lanjut bukan berarti segala aktivitas harus berhenti. Lansia harus tetap aktif dengan memilih aktivitas sesuai dengan kondisi fisiknya. 

Bantuan PENA kepada 11 lansia di Dharmasraya terlaksana atas kerja sama Ditjen Pemberdayaan Sosial dan Direktorat Pemberdayaan KAT dan Kewirausahaan Sosial dan Dinas Sosial Kabupaten Dharmasraya.(elda)




Tarusan, Lintas Media News
Kaum suku Jambak Nagari Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Sumbar), Baralek Gadang melewakan gelar panghulu yaitu Edi Siswadi, SE.MM dengan gelar kebesaran adat Datuak Rangkayo Balai Nan Sapayuang Sapatagak.

Melewakan penghulu di Rumah Gadang Suku Jambak itu berlangsung Sabtu (27/5/2023) yang ditandai dengan pemasangan saluak, keris dan penyerahan tongkat oleh Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Ampang Pulai Novriyon Dt. Bandaro Jambak kepada Edi Siswadi. 

Petinggi adat dan pemerintahan hadir dalam Baralek Gadang ini. Tampak Gubernur Sumbar diwakili Kacabdin VII Dinas Pendidikan Muslim Arif, S.Pd.MM., Bupati Pesisir Selatan diwakili Staf Ahli Ir. Nusirwan Dt. Nan Sati, Ketua LKAAM Pesisir Selatan Drs. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah, Wakil Ketua LKAAM Pessel Azhar Nuri Dt. Rajo Nan Putiah, Kadis Capil Pessel Reva Mansarin Dt. Tigo Lareh, Ketua LKAAM Koto XI Tarusan Akmal Dt. Batuah Nan Kayo, Ketua LKAAM Bungus Teluk Kabung Erman B., SAP Dt. Rajo Ibrahim, Camat Koto XI Tarusan, Wali Nagari dan sejumlah tokoh perantau.
"Dengan pemasangan simbol kebesaran adat berupa saluak, keris, penyerahan tungkek (tongkat) dan disumpah serta dihimbaukan gelarnya di gelanggang yang ramai, maka resmilah Edi Siswadi menyandang gelar Datuak Rangkayo Balai Nan Sapayuang Sapatagak," kata Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Pesisir Selatan Drs. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah.

Dengan telah dilewakan, maka Dt. Rangkayo Balai Nan Sapayuang Sapatagak sudah duduk sama rendah dan tegak sama tinggi dalam KAN Ampang Pulai, akan mengayomi seluruh anggota kaum Suku Jambak, serta berkontribusi untuk melestarikan dan menegakkan adat salingka nagari.

Menurut Syafrizal Ucok Datuak Nan Batuah, seorang penghulu akan menjadi tempat bertanya bagi anggota kaumnya, tempat mengadu bagi para kemenakan, orang yang akan menyelesaikan sangketa di kaumnya dan sosok yang manuladan (menjadi tauladan) dalam nagari.

Butir-butir nasehat kepada penghulu baru disampaikan Syafrizal Ucok Datuak Nan Batuah dalam ungkapan adat yaitu : "Penghulu ibarat kayu gadang di tangah padang, nan baurek balimbago ka batang, nan babatang sandi andiko, nan badahan cupak jo gantang, nan badaun rimbun jo adat, nan babungo mungkin jo patuik, nan babuah kato nan bana, manyalasaikan silang jo sangketo, tinggi tampak jauh, dakek jolong basuo, tampek maniru manuladan dek urang di nagari".

Sebaliknya, juga ada pantangan yang dilarang untuk dilakukan oleh seorang penghulu, yaitu tidak melakukan tindakan maksiat dan mungkar yang dilarang adat Minangkabau dan ajaran agama Islam. "Penghulu jangan hilia malonjak, mudiak mangacau, jangan mangusuik alam nan salasai dan jangan mangaruah aia nan janiah," kata Syafrizal Ucok Datuak Nan Batuah, mantan Wakil Bupati Pesisir Selatan 2005-2010 ini.

Berdasarkan Keputusan KAN Ampang Pulai maka Edi Siswadi sebagai Datuak Rangkayo Balai Nan Sapayuang Sapatagak didampingi oleh Orang Empat Jinih yaitu Drs. H. Dafrizal Maharajo sebagai Imam Khatib, Erion Rajo Bilang sebagai Orang Tuo Adat, Zaitul Mandaro sebagai Dubalang Adat, Masril Rajo Bilang sebagai Panungkek dan Darmis sebagai Bundo Kanduang. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.