December 2018

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batang anai Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukittinggi Dewan Pers Dharmasraya DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai FJPI Sumbar HPN 2022 Jakarta Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Kayu Agung Kepulauan Meranti Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk Linggau Mentawai Meranti Miranti Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Painan Pariaman Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Selatan Pessel PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang PWI PWI Sumbar Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Sawahlunto Selat panjang Semen Padang Semen Padang.. Sijunjung SMSI Solok Solok Selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel sungai sarik TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok


Jakarta,Lintas Media News.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendapat piagam penghargaan dari Musium Rekor Dunia Indonesia (Muri) atas rekor lomba memasak randang peserta dari provinsi terbanyak,yang deserahkan langsung oleh  Ketua Umum Museum Rekor Dunia Indonesia Jaya Suprana kepada Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Jakarta,  Minggu malam (2/12).

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas penganugrahan MURI " Lomba Memasak Randang Provinsi Terbanyak" Di Indonesia , merupakan motivasi dalam memajukan wisata Sumbar dan menguatkan Randang masakan terlezat di dunia aset budaya kuliner milik Indonesia.
Lomba memasak randang yang diikuti oleh utusan 33 provinsi di Indonesia,merupakan sumbangsih yang tak ternilai harganya, randang sebagai makanan disukai oleh seluruh masyarakat Indonesia serta juga mampu membuatnya sesuai selera masing-masing daerah di 33 provinsi di Indonesia, ujar Nasrul Abit.

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit juga menambahkan,  makanan randang saat ini merupakan kebanggaan bangsa Indonedia dan khusunya sebagai makanan budaya Sumbar yang diakui Unesco sebagai peninggalan budaya dunia.

Dengan diadakannya lomba marandang dengan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia mempersilahkan randang dikembangkan di daerahnya masing-masing sesuai kesukaan masyarakatnya. Hal ini bertujuan agar supaya seluruh rakyat  indonesaia dapat menikmati kelezatan  citra rasa randang., ungkap Nasrul Abit.

Ketua Umum Rekor MURI Indonesia Jaya Suprana dalam sambutannya menyampaikan, penganugrahan Rekor MURI Lomba Marandang Provinsi Terbanyak Indonesia, dengan segenap keterbatasan, kekurangan dan kesederhanaan kemanpuan diri dalam mendukung kemanpuan mental dan spritual bangsa Indonesia melalui anugerah perhatian dan penghargaan terhadap karsa dan karya superlatif para insan warga bangsa Indonesia.

Perhatian dan kepedulian yang begitu besar dari Pemerintah Provinsi Sumbar atas aktifitas budaya citra rasa marandang telah mampu memberikan nilai-nilai budaya kemasyarakatan,  kebaikan citra rasa yang membanggakan anak bangsa di dunia internasional, sebagai makanan terlezat nomor satu di dunia. Semoga atas kepedulian ini randang Padang Sumatera Barat dapat lestari dan dinikmati oleh generasi ke generasi berikutnya,  harapnya.
Hasil Lomba Nusantara Marandang pada tahun 2018,  Jura pertama diraih oleh provinsi Nusa Tenggara Barat,
Juara kedua oleh provinsi Jawa Barat. Juara ketiga oleh provinsi Maluku.

Sementara ,juara favorit I oleh provinsi Banten, juara faforit II dari provinsi Kalimantan Tengah dan  juara faforit III dari provinsi Riau. Penyerahan piala dan hadiah diserahkan langsung oleh Wakil Gubenur Sumbar Nasrul Abit.

Hadir dalam kesempatan itu,  Ketua BKOW Ny. Wati Nasrul Abit,  Kadis Kebudayaan,  Kadis Perindag,  Kadis Koperasi,  Kadis Peternakan, Kadis Pertanian,  Kabiro Ekonom,  Kabiro Kerjasama Rantau, Kepala Kantor Penghubung Jakarta serta beberapa tokoh masyarakat Sumbar. (st/rel)


Jakarta.Lintas Media News.
Nusantara Marandang merupakan kegiatan pertama kalinya yang diikuti utusan oleh 33 provinsi di Indonesia.  Ini merupakan upaya melestarikan randang sebagai makanan nusantara yang bisa dimasak oleh berbagai masyarakat Indonesia. Ada banyak ragaman randang yang memiliki rasa berbeda-beda enaknya,  karena itu randang kita jadi brending kuliner wisata Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Gubenur  Sumatera Barat Irwan Prayitno pada pembukaan Nusantara Marandang di lapangan Parkir Gelora Senayan Bung Karno,  bagian timur, Minggu sore ( 2/12).

Lebih lanjut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, kita mengenal banyak makanan kuliner Minang, ada nasi goreng, soto, gulai kepala ikan, dendeng balado namun agar fokus dan memudahkan orang tahu kita sepakat menyatakan randang sebagai band image wisata kuliner Sumatera Barat.

Randang merupakan makanan terlezat di dunia, yang berdampak akan kunjungan dan keinginan orang datang ke Sumatera Barat.  Kepopuleran randang ini kita manfaatkan dalam memajukan pariwisata, sekaligus meningkatkan perekonomian Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah.

Saat ini kita bangga soal kemasan randang sudah lebih baik dan bisa menjadi produk eksport, karena randang makanan yang dapat tahan selama 1 tahun. Jika randang ini dapat menjadi magnet daya tarik banyak negara di dunia untuk datang ke Sumatera Barat dan Indonesia. Karena randang adalah makanan khas Indonesia juga, ungkap Irwan

Gubernur juga menambahkan, dalam menggelorakan kelestasrian dan budaya adat makanya pemerintah provinsi Sumatera Barat akan setiap tahun mengelar Nusantara Marandang sekaligus mendorong masyarakat lain mampu membuat randang.

Dampak ekononi dari event ini tentunya akan membuka peluang para UKM kita dalam meningkatkan produksinya. Nusantara Marandang juga merupakan salah satu usaha promosi yang baik.  Ada publikasi media, ada kegiatan marandang, hiburan dan membicarakan filosofi budaya marandang itu sendiri agar masyarakat dan generasi muda kita dapat juga mengetahuinya, ungkapnya.

Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Prof. I Gde Pitana, diwakili Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar, Vita Datau Messakh mengatakan, kuliner merupakan komponen penting dalam kegiatan pariwisata, karena memiliki porsi 30% dari total pengeluaran wisatawan.

Saat ini randang masuk 5 besar makan terlezat didunia, ini sesuatu yang luar biasa. Dewasa ini, makanan bukan saja sebagai kebutuhan primer, tetapi sudah jadi bagian dari budaya suatu bangsa.  Data yang dihimpun uniknya.com, berikut 5 makanan terlezat di dunia hasil survei online CNNGO kepada 35 ribu orang di seluruh dunia, pertama adalah randang Padang.

Rendang merupakan pemenang yang cemerlang dengan pengikut yang setia. Hidangan berbahan daging sapi ini sekarang sudah berhak mengklaim julukan “Makanan Paling Nikmat di Dunia”, kita bangga akan hal itu.

Ini juga telah mengubah image randang Padang adalah Inonesia,  bukan randang Malaysia yang telah mempatenkannya. Dengan ditatap randang Padang nomor satu terlezat ini telah mengklarifikasi bahwa randang adalah makanan asli Indonesia, ujarnya.

Ningsih dari dari Rumah Randang, Ningsih  menyampaikan marandang ada filosofinya,  daging ibarat ninik mamak,  kelapanya adalah cadiak pandai,  cabe merupakan ulama,  dan bumbu-bumbu adalah masyarakat yang beragam.

 Hadir dalam kesempatan itu,  Gubernur Sumbar Irwan Prayitno,  Dirjen Promosi Wisata Vita Datau,  Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Nevi Irwan Prayitno,  Ketua BKOW Ny. Wati Nasrul Abit, Walikota Solok, Wakil Walikota Payakumbuh, Kepala produksi dan promosi INews TV,  Kadis Perindag,  Kadis Koperasi,  Kadis Kebudayaam,  Kadis Peternakan, Kadis Pertanian, Kabiro Ekonomi, Kabiro Humas,  Kakantor Penghubung bersama Inews TV penyelenggara,  tokoh perantau minang yang ada di Jakarta. (st/rel)


Bandung.Lintas Media News.
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengatakan.Generasi muda Minang jangan sampai melupakan jatidiri sebagai orang Minang yang sarat dengan adat basandi syarak,syarak basandi kitabbullah.

Nasrul Abit menyampaikan hal itu pada pembukaan Alek Rumah Gadang yang dilaksanakan oleh Kelompok Rumah Gadang Bandung bersama fakultas Ekonomi dan Bisnis  Telkom Universitas Bandung  di Aula Telkom University Bandung, Minggu (1/12).

 Nasrul Abit pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan kreatifitas mahasiswa memang tidak ada batasnya apalagi mahasiswa Minang yang ada di Universitas Telkom Bandung yang mengelarkan acara mendekatkan antara ranah dan rantau.

Kreatif mahasiswa generasi muda tanda adanya perhatian dan kecintaan terhadap kampung halaman serta upaya melestarian nilai-nilai budaya oleh generasi muda Sumatera Barat di perantauan.

Suguhkan pegelaran seni oleh  unit kegiatan mahasiswa Rumah Gadang universitas Telkom sangat luar biasa sekali perpaduan kebudayaaan Minang dan kreatifitas kaum milenial tampa menghilangkan nilai-nilai dan kekayaan budaya yang dimilki oleh Ranah Minang, ungkap Wagub Nasrul Abit

Nasril Abit menambahkan,  pegelaran kesenian yang dipersembahkan oleh mahasiswa Universitas Telkom Bandung ini memperkuat kembali kepedulian kaum muda untuk selalu menjaga dan melestarikan budaya Minang dimana pun berada selalu menjadi kebanggaan kita bersama.

Setiap generasi minang mesti selalu menjaga adat budaya serta berpegang teguh kepada syariat Islam menjauhi narkoba dan tidak terlibat LGBT.

Apapun yang akan mempersulit dan menghalangi menyelesaikan pendidikan di Universitas  Telkom karena sangat disayangkan kaum muda yang telah mendapatkan kesempatan yang sangat berharga ini dirusak oleh hal-hal yang tidak dibenarkan oleh agama, himbau Nasrul Abit.

Ketua UKM Rumah Gadang Alek Mulia Hanif,  dalam kesempat itu menyampaikan kegiatan Alek Rumah Gadang ini merupakan inisiatif dalam membangun antara ranah dan rantau,  dan berharao generasi muda perantau tidak melupakan budaya dan nilai-nilai budi perkerti sebagai urang minang.

Kehadiran pak Wagub Nasrul Abit memberikan kami semangat dan suport mewujudkan perhatian pemerintahan Sumatera Barat selalu peduli akan generasi muda yang sedang mearantau menuntut ilmu menjaga nama baik kampung halaman nan ta cinto, ujarnya bangga.(st/rel)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.