Pd.Panjang.Lintas Media.News.com.

DESA Kubu Gadang berada diwilayah kecamatan Padang Panjang Timur, kota Padang Panjang, kini makin dilirik wisatawan lokal dan mancanegara. Pasalnya, desa terletak diwilayah perbatasan antara kota Padang Panjang dengan Kabupaten Tanah Datar ini kini semakin populer pasca digagas warganya sebagai Desa Wisata memamfaatkan potensi alam dan seni budaya tradisi " Silek Lanyah" sebagai daya tarik dalam mempromosikan desa itu, pada daerah luar.

Sejak digagas sebagai Desa Wisata. Kubu Gadang, telah dikunjungi banyak wisatawan lokal dan turis asing. Kedatangan banyak turis ke Kubu Gadang, ingin meyaksaksikan atraksi silek lanyah yang dimainkan anak nagari ditengah genangan air persawahan. 

Bunyi gandang, dan pupuik batang padi mengiringi atraksi silek lanyah, telah jadi daya tarik tersendiri. Tidak hanya wisatawan lokal dan turis asing banyak datang berkunjung. Termasuk media TV nasional dan internasional  disamping media lokal.

Kini, secara tak langsung sektor ekonomi warga pengerak usaha kecil menengah di Kubu Gadang perlahan mulai tumbuh. Terutama warga yang bergerak disektor makanan khas dan minuman. Seyogyanya, gagasan melahirkan ide Desa Wisata oleh anak nagari tidak hanya berdampak ekonomi. Justru, telah ikut mengangkat citra kota Padang Panjang dalam sektot industri pariwisata. 

Buktinya, Menparparegraf  Sandiaga Uno telah dua kali ke Kubu Gadang. Pertama, tahun 2018 silam Sandi kesana saat jadi salah satu peserta Pilpres berpasangan dengan Capres Prabowo Subianto.

Berkaca dari kondisi diatas. Rasanya telah saatnya Pemko Padang Panjang melalui OPD terkait memberi perhatian serius ke Kubu Gadang. Terutama dorongan pembangunan fasilitas pendukung, seperti tenda yang representatif untuk warga penjual kuliner disamping pengembangan infrastruktur penunjang lainnya. 

Kita optimis, Walikota Fadhly Amran pasti sudah membaca situasi di Kubu Gadang. Pasalnya, peluang untuk menjadi besar sangat terbuka lebar dengan. Berkaca, pada tingkat kedatangan tamu melihatkan grafik peningkatan yang cukup dignifikan.

Sekarang, tinggal bana keseriusan OPD terkait untuk mengembangkan destinasi wisata berpanorama alam dan persawahan ini, menjadi wisata menjanjikan dalam berbagai hal. Terutama, dalam mengangkat perekonomian masyarakat sekitar.(maisonpisano)
 
Top