Pd, Panjang. Lintas Media.News.com

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) adalah proses mengelola sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan yang memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif secara langsung semua komponen warga sekolah, yaitu; kepala sekolah, guru, siswa, orang tua dan masyarakat

Model pengelolaan yang memberikan otonomi kepada sekolah, memberikan fleksibilitas kepada sekolah, dan mendorong partisipasi secara langsung warga sekolah (guru, peserta didik, kepala sekolah, karyawan) dan masyarakat (orangtua peserta didik, alumni, tokoh masyarakat, ilmuwan, pengusaha) untuk meningkatkan mutu sekolah berdasarkan kebijakan pendidikan nasional serta peraturan perundang-undangan yang berlaku

Tujuan MBS, Meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kemandirian, fleksibilitas, partisipasi, keterbukaan, kerja sama, akuntabilitas, kesinambungan, dan inisiatif sekolah dalam mengelola, memanfaatkan, dan memberdayakan sumberdaya yang tersedia

Meningkatkan, kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan melalui pengambilan keputusan bersama

Meningkatkan tanggungjawab, sekolah kepada orang tua, masyarakat, dan pemerintah tentang mutu sekolahnya, meningkatkan kompetisi yang sehat antar sekolah tentang mutu pendidikan yang akan dicapai, serta, meningkatkan efisiensi, relevansi, dan pemerataan pendidikan di daerah di mana sekolah berada, ujar Muji Sirwanto menjawab LintasMedia.News.com diruang kerjanya, Kamis,8/3/2021

 Lebih jauh Muji Sirwanto mengatakan, pola manajemen berbasis sekolah, meliputi enam belas macam klasifikasi yang meliputi antara lain,
Desentralistik, Otonomi
Pengambilan keputusan partisipatif,
Ruang gerak luwes, Pendekatan professional, Motivasi diri, Deregulasi, Mempengaruhi Memfasilitasi, Mengelola resiko,
Menggunakan uang seefisien mungkin, Teamwork yang cerdas Informasi terbagi, Pemberdayaan. Organisasi datar, Sistem dinamis

Untuk melihat sejauh mana keterlaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah tersebut, maka Direktorat SMP melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap SMPN 6 Kota Padang Panjang

Banyak hal, dan masukan-masukan untuk kemajuan SMPN 6 Kota Padang Panjang yang di sampaikan oleh Bapak Aris dari Direktorat SMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Semoga ini menjadi darah baru untuk kemajuan SMPN 6 Kota Padang Panjang, pungkas Muji Sirwanto.(maisonpiasano)
 
Top