Articles by "Payakumbuh"

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok
Showing posts with label Payakumbuh. Show all posts



Payakumbuh, Lintas Media News

Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten III Amriul Dt. Karayiang membuka secara resmi Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang dilaksanakan di Komplek SDIT IPHI Kota Payakumbuh, Kamis (19/08).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda, pengurus IPHI Provinsi Sumbar, pengurus IPHI Kab/Kota se Sumbar, OPD terkait, pengurus IPHI Kota Payakumbuh, para hujjaj peninjau dan Kepala SDI dan TK Jamiatul Hujjaj Kota Payakumbuh.

Sebagai tuan rumah Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten III Amriul mengatakan Pemko Payakumbuh sangat mengapresiasi terselenggaranya Muswil luar biasa se Sumbar, dan diharapkan dapat berkembang secara mandiri dan meningkatkan kerjasama dengan pihak-pihak terkait.

"Saya berharap IPHI ke depan harus dapat merangkul semua pihak dan bekerja untuk rakyat dengan landasan amal, ini yang paling penting," kata Asisten III Amriul yang mewakili Wali Kota Payakumbuh.

Amriul menjelaskan Muswil IPHI tahun 2021 ini untuk meningkatkan kualitas dan integritas haji untuk kemaslahatan bangsa dan negara RI termasuk di Sumbar. Sehingga IPHI memiliki tanggungjawab besar dalam menjaga Ukhuwah berBangsa dan bernegara.

"Semoga Muswil luar biasa IPHI dapat menjadi sarana evaluasi, introspeksi, muhasabah diri dan organisasi dalam menyusun strategi dengan menebarkan sebanyak mungkin kemanfaatan untuk umat," ucapnya.

"Dan setelah dilakukan Muswil ini akan terbentuk pengurus yang kompeten dan mampu melaksanakan tanggung jawab menjaga ukhuwah berbangsa dan bernegara," tukuknya.

Sementara itu, Kabid PHU Kanwil Kemenag Sumbar Joben mengucapkan terimakasih ke Kota Payakumbuh yang telah memfasilitasi terselenggaranya Muswil IPHI Provinsi Sumbar yang telah berlangsung sejak kemaren. "Selamat mengikuti musda IPHI sumbar, semoga kedepannya lebih maju dan jadi IPHI percontohan di indonesia," ujarnya.

Dikesempatan itu juga salah satu panitia kegiatan yang juga Kepala SDIT IPHI Payakumbuh Ananda Putra mengucapkan selamat datang di komplek IPHI Payakumbuh kepada kontingen dan undangan. Semoga para tamu undangan merasa nyaman di Kompleks SDIT IPHI Payakumbuh.

"Sebagai tuan rumah kami siap mensukseskan Muswil luar biasa ini, kalau ada kelemahan sebagai tuan rumah kami mohon maaf," pungkasnya. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Hadiah Piagam dan Uang Tunai sebesar 7,2 juta rupiah bagi Karang Taruna Sopan Santun Kelurahan Balai Jariang (Baja) Kecamatan Payakumbuh Timur yang menjadi Juara 1 dalam penilaian Pilar Sosial Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat diserahkan oleh Wakil Gubernur Audy Joinaldy di Rumah Dinas Gubernur bersamaan dengan upacara penurunan Bendera Merah Putih, Selasa (17/8).

Penghargaan diterima oleh Ketua Karang Taruna Sopan Santun Tantyo Cipta Adi bersama penerima penghargaan kategori lainnya, mulai dari Pasar Rakyat, Nagari Berprestasi, Kelurahan Berprestasi, Bidang Konserfasi Hutan, dan Pilar Sosial Berprestasi. 

"Selamat atas prestasi yang telah dicapai, semoga bisa mempertahankannya, dan bermanfaat bagi pengembangan organisasi pemuda ini kedepan," kata Wagub Audy.

Sementara itu, Ketua KT Sopan Santun Tantyo Cipta Adi mengucap rasa syukur dan menyampaikan kalau ini adalah kado indah di hari istimewa untuk Kota Payakumbuh. Karang Taruna Sopan Santun menjadi Karang Taruna Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2021. 

"Selanjutnya kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Payakumbuh dalam hal ini Dinas Sosial Kota Payakumbuh yang selalu mensupport kegiatan kita. Terkhusus untuk seluruh masyarakat Balai Jariang, ini adalah hasil dari karya nyata kita bersama," ungkap Tantyo didampingi Kadis Sosial Erwan.

Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi menyebut bersulyukur dan mengucapkan selamat kepada Karang Taruna Sopan Santun Kelurahan Balai Jariang, Kecamatan Payakumbuh Timur. "Semoga berbagai inovasi kegiatan yang telah dilakukan dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga peran Karang Taruna betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkap Irwan.

Selain Karang Taruna, Kota Payakumbuh juga menerima penghargaan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Latina sebagai juara 3 atas nama Betaria Andriyani dan juga Kelurahan Tanjung Pauh, Payakumbuh Barat sebagai Juara 3 Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz turut serta bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Muhamad Kameily melakukan Penyerahan Remisi Umum (RU) kepada warga binaan pada peringatan HUT RI Ke-76.  Acara berlangsung di Lapangan dalam Lapas Kelas II B Payakumbuh, Selasa (17/8).

Dari total 305 warga binaan, sebanyak 160 menerima RU tersebut berdasarkan SK Kemenkum HAM melalui Dirjen Pemasyarakatan Nomor PAS-880.PK.01.05.06 Tahun 2021 tertanggal 17 Agustus 2021.

Kalapas Kelas II B Muhamad Kameily menyebutkan kondisi over capacity Lapas Kelas II B Payakumbuh perlu mendapat perhatian pemerintah pusat dan daerah. Dikatakan, warga binaan terbanyak saat ini dari kasus Narkotika.

“Dari jumlah tersebut didominasi kasus narkotika. Narapidana narkotika 126 orang, tahanan kasus narkotika 45 orang, narapidana kriminal umum 77 orang dan tahanan kriminal umum 57 orang,” ungkapnya.

Dikatakan Kalapas, berdasarkan data tercatat besaran RU I  adalah, 31 orang RU 1 bulan, 27 orang RU 2 bulan, 57 orang RU 3 bulan, 28 orang RU 4 bulan, 13 orang RU 5 bulan dan 4 orang RU 6 bulan.

Sedangkan, yang memperoleh RU II sebanyak 5 orang dengan rincian 3 orang RU 1 bulan dan 2 orang RU 5 bulan.

"Untuk RU II atas nama Indra Kasman bebas pada 17 Agustus 2021 namun dilanjutkan dengan subsidair selama 2 bulan karena denda 1 M tidak dibayar," ucapnya.

"Kemudian, 1 orang warga binaan atas nama Wahyu Utama sedang menjalani subsidair selama 3 bulan dalam program pembebasan bersyarat dan 3 orang warga binaan lainnya Herdi Zalmon, Riko Setiawan dan Wiki Hudaya telah dibebaskan melalui program Asimilasi di Rumah," tambahnya.

Lebih lanjut Kalapas menjelaskan di Lapas Kelas II B Payakumbuh untuk pidana tertinggi selama 20 tahun dan yang terendah 9 Bulan. Sedangkan untuk narapidana tertua berusia 71 tahun dan termuda 19 tahun.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz mengucapkan selamat kepada yang mendapatkan remisi, jadikanlah ini sebagai pelajar yang berharga dalam hidup. Jangan sampai jatuh lagi kelubang yang sama.

“Dengan diperpendeknya masa kurungan, diharapkan dengan kondisi ini akan menjadi cambuk bagi yang mendapat remisi. Bagaimana kedepannya agar hidupnya lebih bernilai di mata Allah dan di mata masyarakat. Semoga segera keluar dan jangan ulangi kesalahan,” pesan Wawako Erwin Yunaz.

Penyerahan remisi tersebut juga di hadiri Kajari Payakumbuh, Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh, Asisten I, Staf Ahli serta OPD terkait. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Disiarkan secara langsung via akun Media sosial Instagram, Youtube, dan Facebook Pemerintah Kota Payakumbuh. Upacara Bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 76 berlangsung khidmat di Halaman Balai Kota Payakumbuh, Selasa (17/8).

Upacara Bendera itu diikuti oleh Wali Kota Riza Falepi selaku Inspektur Upacara, turut hadir Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, unsur forkopimda Ketua DPRD Hamdi Agus, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, Dandim 0306/50 Kota Letkol Ferry S Lahe, Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Suwarsono, Ketua Pengadilan Negeri Kota Payakumbuh Kurniawan Widjonarko, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh Ramza Husmen serta tamu undangan.

Bertindak Perwira Upacara Kapten Inf. Salim dari Kodim 0306/50 Kota dengan Cadangan Akp Hendri Nursin, S.H, M.H dari POLRES Payakumbuh, sementara itu Komandan Upacara Letda Inf. Edi Wahyu dari Kodim 0306/50 Kota dengan Cadangan AKP. Afdal Mukarim dari Polres Payakumbuh.

Pasca pelaksanaan Upacara, juga dilakukan penyerahan dana coorporate social responsibility (CSR) atau bantuan sosial bidang pendidikan dari Bank Nagari kepada Pemerintah Kota Payakumbuh sebesar 110 juta rupiah. Diserahkan oleh Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh Rinaldi kepada Wali Kota Riza Falepi didampingi Kepala Dinas Pendidikan AH Agustion.

Bantuan itu juga diserahkan kepada 6 pelajar asal Kota Payakumbuh secara simbolis yang menerima beasiswa sebesar Satu Juta Rupiah. Laila Dwi Rahmawati dari SDN 44 Payakumbuh, Muhammad Khadafi dari SDN 57 Payakumbuh, Safa Mawadah dari SDN 62 Payakumbuh, Shopia Lathifah dari SMPN 5 Payakumbuh, Imam Mubarak Aljheni dari SMPN 10 Payakumbuh, Femilia Deswita dari SMAN 4 Payakumbuh, dan Indah Aksanti Gina mahasiswi Poltekes Padang.

Wali Kota Riza Falepi mengatakan Perayaan Kemerdekaan RI ke-76 di tengah Pandemi Covid-19 tentu menjadi tantangan baru sekaligus peningkatan pemersatu masyarakat Indonesia. Kemerdekaan merupakan pencapaian besar suatu Bangsa, namun merawat Bangsa yang telah Merdeka menjadi usaha yang tidak ada usainya.

"Hari ini 76 tahun Indonesia Merdeka, namun perjuangan masih terus digelorakan. Maju terus Indonesiaku!" seru Wali Kota Riza Falepi.


Wako Saksikan Upacara Bendera Bersama Presiden RI

Lepas melaksanakan Upacara, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi bersama unsur forkopimda mengikuti upacara peringatan HUT RI ke-76 secara virtual di Aula Pertemuan Ngalau Indah Lantai III Balai Kota Payakumbuh.

Upacara yang berlangsung di Istana Merdeka Jakarta dan diikuti seluruh kabupaten/kota dan Provinsi se-Indonesia itu merupakan tahun kedua dalam pelaksanaannya secara Virtual, dan dalam menghindari kerumunan yang dapat menimbulkan penularan wabah Covid-19, pelaksanaannya dibatasi.

Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin bersama ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengikuti upacara kemerdekaan HUT RI ke-76 dengan memakai pakaian adat dari beberapa perwakilan daerah di Indonesia.

Saat penaikan bendera sang saka merah putih, dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan di Istana Merdeka juga terlihat dalam Upacara Kemerdekaan HUT RI ke-76 yang tayang secara virtual itu ikut hadir perwakilan dari Kantor KBRI Afrika Selatan dan KBRI Nigeria.

Wali Kota Riza Falepi saat ditemui Media mengatakan peringatan HUT RI ke-76 pada tahun ini berlangsung dalam situasi Pandemi Covid-19, dimana seluruh warga negara Indonesia diwajibkan menerapkan protokol kesehatan ( Prokes ) pada kegiatan sehari-hari terutama di luar rumah.

"Pada rangkaian peringatan HUT RI ke-76 di Kota Payakumbuh juga harus menyesaikan dengan situasi pandemi Covid-19 yakni menerapkan protokol kesehatan dan tidak menyelenggarakan perlombaan atau kegiatan lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan orang. Belakangan ini kasus Covid-19 di Payakumbuh meningkat lagi, dan dalam menghadapi ini maka kita semua harus saling beriringan untuk mengantisipasi dan menekan kasus covid yang terjadi di kota yang kita cintai ini semaksimal mungkin," kata Riza Falepi didampingi Wawako Erwin Yunaz. 

Menurut Riza, dalam menyongsong peringatan HUT RI, semua yang me Rayakan Kemerdekaan ini tidak harus melalui perlombaan yang akan dapat menimbulkan kerumunan orang.

"Akan tetapi untuk mensiasati ini kita bisa dengan melaksanakan kegiatan lainnya yang tetap memiliki makna cinta Tanah Air," pungkas Riza. (H/Muchlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Pemerintah Kota Payakumbuh dan insan pers berduka. Wartawan Senior Zulkifli Damhur atau yang akrab disapa Papi Zul yang telah berpulang ke rahmatullah pada Kamis (12/8), sekitar pukul 04.30 dini setelah dirawat selama 2 hari di RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh.

Papi Zul diketahui dirawat di rumah sakit karena mengalami sakit gula darah. Papi juga diketahui terpapar Covid-19 setelah dilakukan hasil test PCR sebelum beliau wafat, sehingga pemulasaran jenazahnya menerapkan protokol Covid-19,

Bersama anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah dan teman sejawat almarhum, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz sempat menyalatkan shalat jenazah Papi dan melepas jenazah Papi Zul untuk diantarkan dengan ambulance ke tempat peristirahatan terakhir Papi di kampungnya Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Papi yang merupakan wartawan media cetak harian Haluan itu meninggal di usia 71 tahun, 18 hari lagi papi tepat berusia 72 tahun, tetapi sang Khaliq berkehendak lain, Papi Zul dijemput sang kuasa dengan meninggalkan 2 orang anak laki-laki, satu orang anak perempuan, dan 4 orang cucu

Wakil Wali Kota Erwin Yunaz mengatakan mewakili keluarga besar Pemerintah Kota Payakumbuh merasakan kehilangan dan berduka cita. Papi Zul adalah wartawan yang masih aktif meliput kegiatan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk menyajikan informasi kepada khalayak.

"Papi Zul juga merupakan sosok yang sangat disayangi oleh pejabat dan teman sejawatnya, beliau suka bercanda dengan leluconnya yang menarik dan menggelitik, hal itu pula lah yang bakal membuatnya dirindukan setiap orang. Semoga arwahnya diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," ungkap Erwin Yunaz.

Sementara itu, menurut Nur Akmal, yang merupakan wartawan "gaek" Luak Limopuluah, kepada sejumlah wartawan di sebuah kedai kopi di Payakumbuh, Kamis (12/8), mengatakan, almarhum semasa hidupnya suka bagarah (bercanda-red) dengan siapa saja. Bagi kawan-kawan wartawan.

"Almarhum adalah pembawa sitawa sidingin disaat usai turun ke lapangan meliput berita, ada- ada saja bahan cerita Papi bagaimana kawan-kawannya bisa ketawa," kata Nur Akmal.

Lain lagi dengan Widyat B Arta, yang mengatakan kepergian Papi Zul membuat gamang beberapa wartawan junior yang selalu mendapat wejangan ilmu jurnalistik darinya setiap sore hari di Balai Wartawan. Disamping itu almarhum juga sering mengajak wartawan senior lainnya untuk pergi meliput berita.

"Selesai bertugas dan sudah mengumpulkan bahan-bahan berita, pasti ada terselip kata-kata bergurau sehingga kami selalu terinspirasi untuk menyajikan berita menarik yang memenuhi unsur kode etik. Untuk itu, kami ucapkan selamat jalan sahabat kami, semoga husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan semoga selalu sabar menghadapinya, "kata Widyat dengan nada parau. (R/H)

Payakumbuh, Lintas Media News

Sebagai tindak lanjut dari rapat evaluasi penangan Covid-19 bersama Forkopimda, MUI, Bundo Kandung Kanduang, HTTpenandatanganan  KAN sepuluh Nagari di Aula Ngalau Indah, Kamis (10/08).

Walikota Payakumbuh yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menyebutkan, kegiatan ini merupakan cara mencarikan solusi untuk mengambil langkah-langkah strategis supaya perkembangan kasus Covid-19 dapat ditekan di Payakumbuh.

"Diharapkan dengan melibatkan semua unsur dan tokoh masyarakat dalam penanganan Covid-19 ini, bisa memberikan peran aktifnya dalam penanganan Covid-19, mengingat perkembangan kasus aktif di Kota Payakumbuh kian meningkat beberapa hari terakhir ini," ucap Sekda.

"Mari kita berkomitmen bersama dalam penanganan Covid-19 ini, selalu kita ingatkan sanak saudara, anak kemenakan kita untuk selalu menerapkan protokol kesehatan ( Prokes ,) dan mematuhi semua imbauan pemerintah," lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Payakumbuh Alex Prawira menjelaskan kecenderungan kasus positif untuk Kota Payakumbuh terus meningkat. Minggu lalu perkembangan kasus Payakumbuh 156 selama satu minggu, sedangkan di minggu ini baru tiga hari saja sudah terjadi penambahan sebanyak 105 kasus.

"Ini merupakan perkembangan kasus yang cukup tinggi, makanya dimohonkan kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Kita tidak ingin mengedepankan hukum terus untuk masyarakat. Kalau kesadaran itu tumbuh Insyaallah kasus ini bisa dikendalikan," katanya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan saat ini tengah berkembang ditengah-tengah masyarakat fenomena dimana orang yang kontak erat dengan yang positif tidak mau melakukan Swab, dan ini akan menjadi permasalahan serius kedepannya.

"Bahkan yang lebih parahnya, kalau ada gejala pun masyarakat kita tidak mau berobat dan lebih memilih membeli obat di Apotek. Sehingga ini akan mempersulit untuk menghambat penularan kasus positif karena tidak ada keterbukaan dan kejujuran dari masyarakat," ucapnya. "Maka dari itu, peran aktif dari kita semua untuk saling mengingatkan antar sesama akan bahaya Vius Corona ini," tukuknya.

Dikesempatan itu, juga ketua MUI Kota Payakumbuh Buya Mismardi mengatakan dalam penanganan virus corona ini seluruhnya harus saling bahu membahu, saling mendukung kalau tidak tentu semuanya akan sia-sia. "Makanya kita tidak boleh menyerah kepada takdir sebelum kita berusaha, maksudnya tidak mungkin kita akan terhindar dari serangan Covid-19 kalau kita tidak berupaya menangkisnya bersama-sama," ujarnya.

Untuk percepatan Vaksinasi di Kota Payakumbuh Kepala Dinas Kesehatan melalui Kabid Kesmas dan P3 Fatmanelly menyebut sampai saat ini Kota Payakumbuh telah menerima 40.990 dosis Vaksin, dan telah diberikan kepada masyarakat sebanyak 37.690 dosis dan sisa Vaksin 3.300 dosis.

"Dari sekian banyak masyarakat Payakumbuh yang telah diVaksin, kita juga telah memfasilitasi sebanyak 1.698 dosis bagi masyarakat luar Kota Payakumbuh. Mudah-mudahan masyarakat Payakumbuh segera melaksanakan Vaksinasi," pungkasnya. (H/Her)



Payakumbuh, Lintas Media News

Walikota Payakumbuh Riza Falepi terus memacu guna mempercantik wajah Kota Payakumbuh, setelah sukses membangun pedestrian area mulai dari simpang Tugu Adipura hingga depan Bank Nagari pada tahun 2020 lalu, kali ini dilanjutkan pembangunan pedestrian area sepanjang 190 meter mulai dari depan Ramayana hingga Simpang Benteng. Tampak pekerja dari CV. Eksa Auli Prima sedang asyik bekerja mengaduk semen di mesin molen, Rabu (4/8).

Kadis PUPR Kota Payakumbuh Muslim melalui Kabid Bina Marga Erwin saat ditemui Media di Kantornya menyebutkan, Pemko menganggarkan Rp. 2,1 Miliar anggaran untuk membangun pedestrian area tersebut. Untuk pelaksanaannya dilaksanakan selama enam bulan pekerjaan.

Tampak, lantai kerja sedang dibeton oleh pekerja untuk dudukan U-ditch yang merupakan saluran dari beton bertulang dengan bentuk penampang huruf ,U ,dan juga bisa diberi tutup, karena apabila mengandalkan tanah sebagai penopang maka pemadatan tidak sempurna. Dikhawatirkan pedestrian area nanti malah turun. "Dengan memakai U-Ditch, tingkat kebocoran kurang, dan aliran air di drainase pusat kota tidak terganggu," ungkapnya.

Erwin juga menginformasikan banyak ditemukan sampah plastik pada saluran drainase, beruntung ukuran salurannya besar, kalau tidak pasti tersumbat dan memicu banjir atau genangan air.

"Kami menghimbau masyarakat , jangan membuang sampah ke saluran drainase, sungai maupun irigasi, karena dampaknya apabila sampah menyumbat saluran, maka air akan tergenang saat hujan turun deras, yang akan rugi tentu masyarakat itu sendiri," kata Erwin.

Untuk tahun 2022, Pemerintah Kota Payakumbuh menargetkan membangun pedestrian area di seberang jalan pembangunan pedestrian area Jalan Sudirman saat ini, panjangnya kurang lebih sama, sehingga wajah kota akan semakin cantik molek.

Tentu, kita mohon dukungan masyarakat yang terdampak rencana pembangunan ini nanti bersedia tanahnya diganti wajar oleh Pemerintah Kota sesuai kajian dari KJPP. Sehingga wajah Kota Payakumbuh yang cantik nanti tentu bisa dinikmati oleh setiap yang berkunjung maupun warga Payakumbuh sendiri," pungkasnya. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh kian gencar dalam memerangi bentuk maksiat dan penyakit masyarakat (pekat), Jumat (30/07). Sebanyak 11 orang terdakwa pelanggar perda yang terjaring saat razia pekat. Bertindak  Tim 7 kemaren ini menyidangkan secara Virtual di Ruang Ampangan.

Sidang pelanggar Perda  tindak pidana ringan (tipiring) diajukan oleh penyidik sekaligus kuasa Jaksa Devitra, Ricky Z dan Alrinaldi. Sidang pada sesi satu dan dua dipimpin oleh Hakim Muhammad Risky Subardy SH, Panitera Hedrizal sedangkan pada sesi ketiga dipimpin oleh Hakim Oktavia Br. Sipayung SH, Panitera Hedrizal.

Sesi pertama menghadirkan terdakwa DM yang terbukti melanggar Perda Saat razia Tim 7 tanggal 28/07 malam diwarung tersebut didapati menyediakan dan menjual minuman keras yang tidak ada izin dari pemerintah. Dengan barang bukti berupa dua buah botol bir, 1 botol minuman merek winsky, empat buah.

Pada sesi kedua menghadirkan tiga terdakwa yaitu HG, NZ dan AU yang terbukti kedapatan sedang mengkonsumsi minuman keras jenis Winsky, Bir dan tuak saat razia Tim 7 tanggal 28/07 di salah satu warung di Kelurahan Balai Panjang.

Setelah mendengan keterangan saksi-saksi dan penyidik serta tidak ada keberatan dari para terdakwa, Hakim memutuskan kepada ketiga terdakwa dijatuhi pidana denda seberar 150ribu rupiah atau kurungan penjara selama tiga hari, diberikan hukuman yang lebih berat lagi," kata Hakim Muhammad Risky Subardy SH

Selanjutnya pada sesi ketiga yang dihadiri tujuh orang terdakwa, hakim menjatuhkan hukuman pidana denda 100ribu rupiah atau pidana kurungan selama dua hari kepada enam terdakwa RP, DU, PR, DDP, DN dan AA. 

Sedangkan, untuk terdakwa NC karena telah melakukan pelanggaran berulang kali yaitu dua kali sebagai terdakwa penjual minuman keras tidak memiliki izin pemerintah dan yang ketiga kedapatan mengkonsumsi minuman keras jenis tuak dijatuhi hukuman pidana kurungan selama tujuh hari.

"Untuk terdakwa NC, ini merupakan sidang ke tiga yang dia jalani dimana dua kasus sebelumnya didakwa sebagai sebagai penjual minuman keras yang tidak memiliki izin dari pemerintah. Dan kepada terdakwa NC diberi waktu selama tujuh hari untuk melakukan banding, atau menerima hukumannya," kata Hakim Oktavia Br. Sipayung SH.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Devitra mengatakan sidang secara virtual ini merupakan yang perdana dilakukan, karena saat ini kasus bencana non alam Covid-19 di Payakumbuh sedang meningkat.

Devitra menjelaskan sepanjang jalannya sidang tidak ada keberatan dari terdakwa, serta terdakwa mengakui semua kesalahan dan menyesali perbuatannya kemudian berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Apabila dikemudian hari para terdakwa masih kedapatan mengulangi perbuatannya penjual miras di maka  izin usahanya dicabut ,tegasnya. Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh kian gencar dalam memerangi bentuk maksiat dan penyakit masyarakat (pekat). Jumat (30/07) 11 orang terdakwa pelanggar perda yang terjaring saat razia pekat dan maksiat yang dilaksanakan oleh tim 7 beberapa hari yang lalu disidangkan secara virtual di Ruang Ampangan.

Sidang pelanggar Perda  tindak pidana ringan (tipiring) diajukan oleh Penyidik sekaligus kuasa jaksa Devitra, Ricky Z dan Alrinaldi. Sidang pada sesi satu dan dua dipimpin oleh Hakim Muhammad Risky Subardy SH, Panitera Hedrizal sedangkan pada sesi ketiga dipimpin oleh Hakim Oktavia Br. Sipayung SH, Panitera Hedrizal

Setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi dan penyidik, Hakim memutuskan terdakwa dijatuhi pidana denda sebesar 300ribu rupiah. atau kurungan selama tujuh bulan

Pada sesi kedua menghadirkan tiga terdakwa yaitu HG, NZ dan AU yang terbukti kedapatan sedang mengkonsumsi minuman keras alias miras dan tuak saat razia Tim 7 tanggal 28/07 di salah satu warung di Kelurahan Balai Panjang, hal ini terbukti  melanggar  Perda Pekat

Setelah didengar  keterangan saksi-saksi dan penyidik serta tidak ada keberatan dari para terdakwa, Hakim memutuskan kepada ketiga terdakwa dijatuhi pidana denda sebesar Rp  150  Ribu rupiah atau kurungan penjara selama tiga hari.

"Hukum ini merupakan pembelajaran bagi para terdakwa , dan apabila sempat didapati lagi terbukti tindak Pidana ini, maka akan diberikan hukuman yang lebih berat lagi," kata Hakim Muhammad Risky Subardy SH.

Selanjutnya, pada sesi ketiga yang dihadiri tujuh orang terdakwa, Hakim menjatuhkan hukuman Pidana denda Rp .100 Ribu rupiah atau pidana kurungan selama dua hari kepada enam terdakwa RP, DU, PR, DDP, DN dan AA. 

Terdakwa NC karena telah melakukan pelanggaran berulang kali ,dengan  dua kali sebagai terdakwa penjual minuman keras tidak memiliki izin pemerintah dan yang ketiga kedapatan mengkonsumsi minuman keras jenis tuak dijatuhi hukuman pidana kurungan selama tujuh hari.

Ketujuh terdakwa  terjaring saat razia Tim Tujuh tgl 28/07 malam disekitaran pasar Ibuh Timur dengan barang bukti dua teko berisi tuak, dua bungkus tuak dan enam  buah gelas.  Terbukti melanggar Perda Nomor 12 Tahun 2016 karena  mengkonsumsi minuman keras alias miras.

"Terdakwa NC, adalah merupakan sidang ke tiga yang dia jalani dimana dua kasus sebelumnya didakwa sebagai sebagai penjual minuman keras yang tidak memiliki izin alias ilegal.Kepada  NC diberi waktu selama tujuh hari untuk melakukan banding, kata Hakim Oktavia Br. Sipayung SH.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Devitra menyebutkan sidang secara virtual ini merupakan perdana , karena saat ini kasus bencana non alam Covid-19 di Payakumbuh sedang meningkat, tandasnya. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Pemerintah Kota Payakumbuh terpaksa meniadakan Vaksinasi yang dilaksanakan bagi masyarakat karena stok Vaksin sudah habis.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal didampingi Kabid P3 dan Kesmas Fatma Nelly kepada Media, Kamis (29/7) via telepon whatsapp. Dia mengatakan Vaksinasi di Puskesmas telah dihentikan sejak Rabu (29/7) kemarin, sementara itu, solusinya berada di tangan Kementerian Kesehatan, karena merekalah yang memasok Vaksin dari pusat ke Provinsi.

"Kita sudah menyalurkan sebanyak 32.992 dosis Vaksin di Payakumbuh, masih ada banyak lagi yang kita butuhkan. Asal vaksin ada, tenaga kesehatan kita siap bekerja melayani masyarakat. Kondisinya saat ini bukan hanya di kita saja, bahkan seluruh daerah mengalami kehabisan stok Vaksin," kata kadis yang akrab disapa Dokter Bek itu.

Bakhrizal juga meminta masyarakat untuk bersabar hingga suatu saat Vaksin datang kembali. "Diperkirakan Vaksin dikirim pusat pada awal Agustus, tapi saat ini belum ada kejelasan dari pemrov kapan Vaksin datang," ungkapnya. (H/Muchlis)

Tampak Sekdako Rida menyetujui dana bantuan untuk delapan Parpol tersebut.

Payakumbuh, Lintas Media News

Delapan dari 10 Partai Politik (Parpol) yang memiliki keterwakilan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh menanda tangani Berita Acara Serah Terima Bantuan Keuangan Parpol tahun 2021 di Aula Randang Balai Kota Payakumbuh, Kamis (29/07).

Sebelum penandatanganan Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh Rida Ananda berpesan kepada seluruh parpol yang hadir supaya memanfaatkan dana bantuan tersebut dengan sebaik mungkin.

"Gunakanlah dana bantuan ini untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat kita. Dan jangan lupa setiap melaksanakan kegiatan harus menerapkan protokol kesehatan, karena saat ini kondisi daerah kita sangat rawan tetap terapkan 6M," tegas Sekda Rida  mantan Kabag Humas itu.

Lebih lanjut Sekda Rida juga mengharapkan adanya masukan-masukan yang membangun dari Parpol atas kinerja pemerintah daerah demi meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Kota Payakumbuh.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Payakumbuh Budhy D. Permana menyebut, dana bantuan Parpol tersebut diprioritaskan untuk pendidikan politik disamping digunakan juga untuk penunjang operasional Sekretariatnya.

"Untuk tahun 2021 ini besaran dana bantuan parpol sama dengan tahun lalu dimana setiap suara sahnya dihargai Rp. 9.929 yang diberikan berdasarkan jumlah perolehan suara pada Pemilihan Legislatif tahun 2019 lalu dengan total suara sah 65.597 suara. Jika dirupiahkan yaitu sebesar Rp. 651.312.313," katanya.

Berikut besaran penerima dana bantuan Parpol di Kota Payakumbuh untuk tahun 2021:

  1. Partai PKB              Rp.   37.720.271
  2. Partai Gerindra      Rp. 103.142.452
  3. Partai PDI-P           Rp.   35.645.110
  4. Partai Golkar         Rp.   69.095.911
  5. Partai Nasdem       Rp.   41.483.362
  6. Partai PKS             Rp. 137.308.141
  7. Partai PPP              Rp.   49.307.414
  8. Partai PAN             Rp.   63.764.038
  9. Partai Demokrat   Rp.   80.117.101
  10. Partai PBB             Rp.  33.728.813

Setelah dilakukan Verifikasi sejak Juni lalu maka saat ini dijelaskan Kakankesbangpol, baru delapan parpol yang bisa dicairkan karena dua parpol lainnya yaitu PDI-P dan PBB belum bisa dicairkan. Karena kedua parpol tersebut sedang ada perubahan struktur organisasi di partainya dan masih belum mendapatkan SK dari DPPnya masing-masing.

"Pihak dari kedua parpol tersebut akan segera melengkapinya dalam waktu dekat ini, supaya bisa secepatnya dilakukan proses pencairannya," pungkasnya. (H/Muchlis)


Payakumbuh, Lintas Media News

Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Bukittinggi menyalurkan Bantuan Beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (BB-PPKM) tahun 2021 yang berlangsung di Kelurahan Ikua Koto Dibalai, kecamatan Payakumbuh Utara, Kamis (29/7).

Sebanyak 47 kelurahan di kota Payakumbuh akan menerima BB-PPKM, dan dihari pertama penyaluran akan berlangsung di lima Kelurahan yang ada di Kecamatan Payakumbuh Utara yakni Kelurahan Ikua Koto DiBalai, Kapalo Koto DiBalai, Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Balai Tongah Koto, dan Napar.

Adapun jumlah Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) Program Keluarga Harapan ( PKH ) dan  dan Bantuan Sosial Tunai ( BST ) yang akan menerima bantuan beras pada PPKM ini ialah sebanyak 7.063 (tujuh ribu enam puluh tiga) Kepala Keluarga di Kota Payakumbuh. Dan untuk bantuan beras yang akan di terima oleh warga di Kelurahan Ikua Koto Dibalai sebanyak 221 (dua ratus dua puluh satu) Kepala Keluarga.

Bantuan secara simbolis diserahkan Kepala Dinas Sosial Erwan bersama Kepala Perum Bulog Cabang Bukittinggi M. Fikri Firdaus, kepala PT. POS Indonesia Payakumbuh Untung, Kepala Dispapora Desmon Corina, Camat Payakumbuh Utara Desfitawarni, dan lurah Ikua Koto Dibalai Eki Maiyendri.

Kepala Dinas Sosial diawal sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kebijakan dari Pemerintah dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk memperketat aktivitas masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.

“Dan untuk para keluarga penerima bantuan beras PPKM ini semoga dapat membantu para keluarga yang merasakan dampak dari bencana yang kita alami saat ini. Pemerintah dalam penyaluran bantuan beras ini berusaha maksimal untuk menyalurkan secara cepat dan tepat sasaran”, kata Erwan.

Menurut Erwan, hal ini dilaksanakan dalam rangka melaksanakan tugas yang sangat mulia, yaitu penyaluran bantuan beras secara simbolis dari pemerintah bagi KPM-PKH dan BST yang terdampak PPKM tahun 2021 di Kota Payakumbuh.

“Dalam menyikapi hal tersebut, pemerintah mengeluarkan program bantuan sosial beras ini yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran KPM-PKH dan BST di seluruh Indonesia agar kebutuhan pangan beras bagi warga terkena dampak Covid-19 bisa terpenuhi dan tetap terjaga kesehatannya”, katanya.

Erwan berharap dengan telah disalurkannya BB-PPKM tahun 2021, tidak hanya dari pemerintah saja, akan tetapi seluruh pihak dan unsur elemen dapat membantu dan mengawasi penyaluran bantuan ini agar seluruh KPM di Kota Payakumbuh berhak mendapatkan bantuan beras ini”, harapnya.

Semoga bantuan ini bisa membawa manfaat serta mendapat berkah ,bagi  masyarakat khususnya KPM-PKH dan BST yang terdampak PPKM ini dapat terbantu”, ungkap Erwan mantan Camat Payakumbuh Utara.

Kepala Bulog cabang Bukittinggi M. Fikri Firdaus  menyampaikan bahwa penyaluran ini akan dilaksanakan atau tersalurkan secepatnya dengan dibantu oleh dari Forkopimcam pada masing-masing Kecamatan.

“Alhamdulillah, pihak pemerintah telah  turun menyalurkan bantuan beras terbaik untuk disalurkan segera ke masyarakat yang terdampak dari PPKM . Serta juga penyaluran bantuan beras kita salurkan  sesuai dengan Instruksi Presiden, yang hari ini penyaluran Bantuan Beras PPKM ini akan kami kirim langsung kepada KPM-PKH dan BST sesuai data yang kami terima dari pemerintah Kota Payakumbuh. Dan masing-masing KPM  mendapat bantuan beras sebanyak 10 kg yang telah disediakan Perum Bulog”, kata Fikri.

Kepala Perum Bulog  juga mengemukakan , jika dalam menyukseskan penyaluran bantuan beras ini Perum Bulog sudah sangat siap dalam penyalurannya. Dan selain kota Payakumbuh, kami juga menyiapkan penyaluran bantuan untuk 6 Kota/Kabupaten di Sumatra Barat yakni Padang Panjang, Agam, Limapuluh Kota, Pasaman, Pasaman Barat, dan Bukittinggi”, ungkap Fikri .

Sebelumnya, Perum Bulog cabang Bukittinggi saat ini menyalurkan bantuan beras masih dalam tahap pertama, dan semoga setelah tahap pertama ini kita masih akan dapat melanjutkan penyaluran bantuan beras yang  kita salurkan sesuai dengan intruksi dari pemerintah pusat”, harap Fikri optimis.

Sementara itu, Kepala PT. POS Indonesia Payakumbuh Untung juga menyampaikan bahwa sebelumnya PT. POS hanya menyalurkan bantuan berupa uang tunai. “Dan sebelumnya, PT. POS hanya menyalurkan bantuan berupa uang tunai, tapi saat ini  PT. POS turun tangan dalam hal guna  menyalurkan bantuan bentuk beras , ujar Kepala PT. POS Payakumbuh .

Sebelum penyerahan bantuan beras berlangsung, seluruh pimpinan yang hadir dalam kegiatan itu kompak menghimbau kepada warga yang hadir untuk mengambil bantuan beras untuk dapat selalu menerapkan protokol kesehatan serta turut juga mengajak warga yang belum di Vaksin untuk dapat segera Vaksin agar penularan wabah virus Covid-19 dapat dihentikan.

Dalam kesempatan tersebut, salah seorang warga yang ditemui Media setelah menerima bantuan beras dari pemerintah dalam rangka PPKM itu sangat bersyukur atas bantuan yang telah diterima.

“Alhamdulilah, bantuan beras yang telah  disalurkan pemerintah sangat berarti bagi kami . karena saat situasi Pandemi  warga  hanya kerja memiliki penghasilan rendah dan itupun kami pasrah  dengan kondisi bencana Covid, sehingga  sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang terus selalu peduli kami atas kondisi perihatin ini , ungkap Muslim salah seorang warga yang menerima BB-PPKM tahun ini . (H/Muchlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kota Payakumbuh mengadakan Sosialisasi pencegahan Pungli dan Gratifikasi dalam pengadaan barang dan jasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta bagi penyedia/rekanan yang bekerjasama dengan Instansi di Pemerintah Kota Payakumbuh yang digelar di Aula Ngalau Indah lantai III Eks Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu(28/7). 

Pelaksanaan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten II Elzadaswarman, Asisten III Amriul Datuak Karayiang, Waka Polres Payakumbuh Kompol Jerry Syahrim serta menghadirkan narasumber berkompeten dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh dan Kabag  Dalbang Maizon Satria.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sangat penting diikuti ASN dan Pihak-pihak terkait yang sangat rentan agar tidak terjerat dalam tindak pidana korupsi, Pungutan liar maupun Gratifikasi. "Banyak pengadaan maupun pembangunan yang bila tidak dilaksanakan dengan baik dan penuh amanah berpotensi terjadi Pungutan liar dan Gratifikasi," ujarnya

Rida menjelaskan sebagai salah satu upaya pencegahan, dilakukan dengan menjalin kerja sama antar instansi terkait dengan penguatan Saber Pungli di Lintas Sektoral dan Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Payakumbuh yang siap mengawal proses pembangunan untuk kepentingan umum. "Melalui pengawasan dan transparansi pengelolaan anggaran, diharapkan Tipikor, Pungli dan Gratifikasi bisa dicegah. Kemudian, penyerapan anggaran dapat terlaksana maksimal," pungkas Rida.

Wakapolres Payakumbuh Jerry Syahrim yang juga merupakan Ketua UPP Saber Pungli Kota Payakumbuh mengatakan banyak area yang berpotensi pungli pada pemerintah daerah seperti perizinan, hibah dan Bansos, kepegawaian, pendidikan, pelayanan publik, serta pengadaan barang dan jasa.

“Tentu harus ada upaya pencegahan yakni dengan pembinaan seperti membangun budaya anti pungli di aparatur maupun pengusaha. Kemudian meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dalam, Gerakan Nasional pemberantasan pungli,” terangnya

Diungkapkan Jerry strategi preventif atau pencegahan pungli yakni dengan melakukan pemetaan rawan pungli, mengoptimalkan fungsi satuan pengawasan internal, dan mengoptimalkan sistem pelayanan publik yang prima berbasis teknologi dan informasi.

“Untuk strategi penegakan hukum juga harus ditekankan yakni dengan menjatuhkan sanksi administratif sampai dengan pemberhentian tidak hormat terhadap oknum aparat, penyelenggara negara atau pegawai negeri, dan masyarakat yang terlibat dalam pemungutan liar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Pungli dan Gratifikasi menimbulkan kerugian di masyarakat sedangkan korupsi menimbulkan kerugian negara. Hal ini tentu harus kita cegah bersama, mari berantas Pungli dan Gratifikasi,” tegas Jerry. (H/Her)



Payakumbuh, Lintas Media News

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Koperasi dan UKM mendorong Usaha Mikro menjadi usaha kecil dengan memberikan pembekalan kepada 40 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se Kota Payakumbuh selama empat hari di Aula SMKN .2 Payakumbuh 26/07 hingga 29/07 Juli 2021.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahler, Senin (26/7) mengatakan pelatihan peningkatan sumber daya manusia bagi pelaku usaha ini digelar dalam rangka menguatkan usaha mereka dan mendorong tubuh agar pelaku usaha mikro bisa naik kelas menjadi pelaku usaha kecil.

"Kita berharap mereka bisa terus memasarkan produknya secara online di tengah Pandemi Covid-19. Sumber daya manusia merupakan salah satu elemen paling penting, agar sebuah bidang usaha atau bisnis dapat berjalan dengan baik. Tanpa adanya elemen tersebut atau kualitasnya yang kurang baik, usaha akan sulit untuk berjalan dan beroperasi dengan semestinya, meski sumber daya yang lain telah terpenuhi,” imbuh Dahler didampingi Kabid Koperasi M. Faisal.

"Peserta juga kita berikan Sertifikat Pelatihan setelah mengikuti kegiatan ini," tambahnya.

Narasumber dan motivator yang CC dihadirkan adalah dari Pasa Minang, Tangkelek, dan Indosinergi Utama yang tentunya telah memiliki jam terbang di dunia usaha. Disini peserta diajarkan kiat pemasaran, pengemasan produk, pemberdayaan SDM dunia usaha, hingga strategi pengembangan bisnis.

Menurut salahsatu peserta pelatihan, pemilik Sanjay Oviga, Vina Kurnia menyampaikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh, dengan adanya kegiatan ini dirinya menjadi termotivasi dan juga menambah wawasan. Sehingga, dari ilmu yang didapatkan ini, diharapkan bisa diaplikasikan kepada usaha yang digelutinya untuk terus bisa maju dan kuat.

"Kami belajar tentang kiat pemasaran dan bagaimana untuk lebih kreatif lagi kedepan, apalagi ada diskusi bersama narasumber, kami juga bisa menggali banyak tentang pengemasan dan mengiklankan produk," ungkap pemilik usaha di Kelurahan Tanjung Pauh yang memproduksi makanan olahan dari singkong, kentang, dan talas bermacam variasi itu. (H/Muchlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Atas dasar solidaritas dan kemanusiaan, Ikatan Alumni SMEA Negeri Payakumbuh (Snepa) laksanakan kegiatan bedah/rehab rumah bagi salah seorang alumni mereka yang kurang mampu yang berdomisili di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Turut hadir langsung dalam kesempatan bedah rumah dari Alumni Snepa itu Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Camat Payakumbuh Barat Junaidi, Lurah Padang Data Tanah Mati Eko Yuliadi, Babhinkamtibmas T. Viandra, Kepala Sekolah SMKN 1 Payakumbuh Yunita Rosanti, serta para Ikatan Alumni Snepa lintas angkatan, Selasa (27/7).

Diawal menyampaikan sambutannya, Wakil Walikota Erwin Yunaz ucapkan Trima kasih kepada Ikatan Alumni Snepa Milenial Payakumbuh yang telah turut serta memberikan kontribusi langsung dalam membantu pemerintah.

“Bedah rumah yang telah dilakukan oleh Snepa ini merupakan salah satu program dari agenda pemerintah juga, serta tentu kegiatan seperti ini kedepannya dapat hendaknya dilakukan dengan berkolaborasi bersama Pemko Payakumbuh”, ungkap Erwin dengan semangat.

Menurut WaWako itu, kegiatan bedah rumah yang dilakukan ikatan alumni Snepa Milenial merupakan sebuah kegiatan yang penuh dengan kreativitas, dan kreativitas seperti ini tentu ujungnya akan dapat meningkatkan taraf ekonomi.

“Ditengah situasi seperti ini, kita harus bergerak secara bersama sehingga gerakan yang dilakukan ini dapat membantu meringankan dan mengatasi kesulitan yang dialami oleh warga lainnya”, ujar orang nomor dua di ota Payakumbuh itu.

Dengan dilangsungkan kegiatan bedah rumah oleh Ikatan Alumni Snepa, Erwin Yunaz berharap dapat menjadi motivasi bagi ikatan serta kelompok lainnya dalam saling membantu sesama.

“Semoga dengan diawali oleh Snepa ini, akan diikuti juga nantinya kegiatan-kegiatan yang positif seperti ini oleh alumni serta kelompok lainnya. Dan apa yang dilakukan Snepa saat ini merupakan sebuah energi positif yang akan membawa ikatan alumni atau kelompok lainnya untuk turut mengikuti jejak Ikatan Alumni Snepa ini”, tutur Erwin.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Snepa Milenial Muhandi mengatakan bahwa dasar kegiatan bedah rumah ini berlangsung untuk menumbuh kembangkan rasa kepedulian serta untuk meningkatkan silaturahim dan mempererat tali persaudaraan terhadap sesama alumni lintas angkatan SMEA Negeri Payakumbuh.

Muhandi turut menyampaikan jika Ikatan Alumni Snepa lintas angkatan kedepan akan melakukan kegiatan rutin dalam program bantuan rehab rumah bagi Alumni Snepa Milenial yang membutuhkan.

Adapun sumber dana untuk kegiatan rehab rumah tersebut merupakan dana yang dikumpulkan secara patungan oleh para Ikatan Alumni Snepa Milenial lintas angkatan.

“Selama lebih kurang 2 bulan telah dikumpulkan dana bantuan dari para ikatan alumni Snepa maka terkumpullah dana sebanyak 18.000.000 rupiah. Dan untuk bantuan rehab rumah ini kita komit untuk memberikan bantuan sebanyak 15.000.000 rupiah/rumah nya. Serta untuk kelebihan dana yang terkumpul akan dilanjutkan untuk program bantuan lanjutan bagi ikatan alumni lain yang membutuhkan, sehingga nanti seluruh Ikatan Alumni Snepa tidak ada yang memiliki rumah tidak layak huni”, harap Andi Torang sapaan akrab Ketua Alumni Snepa Milenial itu.

Setelah disampaikan laporan kegiatan oleh Ketua Alumni Snepa Milenial Muhandi, Kepala Sekolah SMKN 1 Payakumbuh Yunita Rosanti juga tidak lupa untuk mengucapkan Terima Kasih kepada Ikatan Alumni Snepa lintas angkatan yang telah turut aktif dalam membantu para alumni lainnya.

“Alhamdulilah, saya bangga hadir sebagai perwakilan dari sekolah saat ini, dan juga saya sangat bersyukur dengan masih solid nya para Ikatan Alumni di SMK 1 ini yang dulu dikenal dengan SMEA Negeri Payakumbuh”, ungkap Yunita.

Sebagai Kepala Sekolah SMKN 1 Payakumbuh tempat asal para alumni Snepa Milenial tersebut, Yunita ingin kedepan para ikatan alumni Snepa lintas angkatan dapat semakin dan lebih solid lagi dalam kebersamaan bagi seluruh alumni.

Dan sebelum acara selesai, dilakukan seremoni pembongkaran rumah Meilidar yang akan di rehab oleh Wakil Walikota Erwin Yunaz. (H/Muchlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Setelah dilakukan pertemuan dan sosialisasi sebelumnya pada bulan Maret 2021, yang digagas OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Sumatra Barat bersama seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Sumatra Barat yang bertujuan untuk menyusun serta percepatan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten/Kota di Sumatra Barat. Dan setelah dilangsungkan pertemuan tersebut, maka OJK bersama Pemerintah Provinsi Sumatra Barat laksanakan rapat pengukuhan Tim TPAKD Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatra Barat yang berlangsung secara virtual via zoom, Senin (26/7).

Bersamaan dengan pengukuhan tim TPAKD itu juga sekaligus dilangsungkan launching kredit/pembiayaan melawan rentenir yang digagas oleh Bank Pembangunan Daeyah (BPD) Provinsi Sumatra Barat. Kegiatan yang dihelat di aula kantor Gubernur Provinsi Sumatra Barat tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatra Barat secara virtual dari kantor masing-masing. Dalam kesempatan itu, rapat pengukuhan dan launching turut dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sumatra Barat Mahyeldi, Kepala BPD Provinsi Sumatra Barat Muhamad Irsad, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatra Barat Wahyu Purnama, Kepala Kantor OJK Regional 5 Sumatra bagian utara Yusup Ansori, dan pejabat dilingkungan pemerintah Provinsi Sumatra Barat.

Hadir dari aula pertemuan Randang lantai II kantor walikota Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh Walikota yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Elzadaswarman, didampingi Asisten III bidang administrasi umum Amriul Dt. Karayiang, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Yunida Fatwa, sekretaris dinas Koperasi dan UKM Ibrahim, dan Kepala Bagian perekonomian Setdako Payakumbuh Arif Siswandi.

Saat rapat dimulai, Kepala /Pimpinan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Sumatra Barat Muhamad Irsad mengatakan bahwa kehadiran TPAKD mempunyai tujuan antara lain untuk mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat melalui berbagai inovasi dan terobosan baru guna mendukung perekonomian daerah. Sekaligus mendorong pengoptimalan potensi sumber dana untuk mengembangkan UMKM dan pembiayaan pembangunan sektor prioritas. 

Selain itu juga, untuk mendorong adanya aliansi strategis dan peran serta Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan, menggali potensi ekonomi daerah, mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah, dan membiayai pembangunan sektor prioritas, serta mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia”, ungkap Irsad.

Kepala Bank BPD Sumatra Barat itu juga menyampaikan jika dalam launching kredit/pembiayaan melawan rentenir turut diluncurkan program pinjaman marandang (melawan rentenir daerah Minang) yang akan berguna bagi seluruh warga untuk lebih meningkatkan ekonomi mereka.

Dilanjutkan sambutan yang disampaikan oleh kepala kantor OJK Provinsi Sumatra Barat Yusri turut mengatakan jika TPAKD nantinya akan memiliki tugas untuk melakukan koordinasi di antara SOPD serta stakeholders terkait guna menjamin perluasan akses keuangan di daerah.

Kegiatan ini juga bertujuan menyusun program khusus ekonomi mikro untuk para pedagang Kaki 5 atau rombong. Mulai dari memberikan legalitas untuk pendataan, pelatihan–pelatihan agar bisa lebih memahami perbankan serta membantu / menjamin mendapatkan KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Yusri berharap dengan telah dikukuhkannya TPAKD di setiap Kabupaten/Kota di Sumatra Barat maka akan dapat menjadi percepatan dalam peningkatan dan pertumbuhan ekonomi di daerah masing-masing terutama di provinsi Sumatra Barat.

Menurut kepala OJK Provinsi Sumatra Barat itu, dengan pengukuhan TPAKD ini akan mampu dan bisa menjadi akselerasi dalam peningkatan ekonomi di daerah masing-masing, serta dengan juga di launchingnya kredit/pelayanan melawan rentenir ini maka sektor perbankan tentu sudah sangat siap kedepannya dalam indikasi likuiditas keuangan, dan dengan ini juga perbankan sudah sangat siap dalam memberikan pembiayaan dalam peningkatan ekonomi bagi warga Sumatra Barat”, tutur Yusri.

Kemudian, dilanjutkan oleh Gubernur Provinsi Sumatra Barat Mahyeldi dalam sambutannya memaparkan, percepatan akses keuangan daerah di Provinsi Sumatra Barat merupakan salah satu bagian dari program inklusi keuangan nasional yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sesuai yang diamanatkan oleh Menteri Dalam Negeri melalui radiogram nomor T-900/634 tanggal 19 Februari 2016.

Program percepatan akses keuangan daerah, yang merupakan forum koordinasi antar instansi  dan stakeholders dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, diharapkan mampu mendorong  ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat. Terutama untuk memasarkan serta menyediakan produk layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan UMKM. 

Terlebih, menurut Mahyeldi, ketersediaan akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan merupakan hak dasar bagi seluruh masyarakat dan menjadi penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Sementara itu, Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Elzadaswarman, serta Asisten III bidang Administrasi Umum Amriul bersama jajaran, berharap tim yang telah dikukuhkan dapat memberikan manfaat khususnya dalam pengelolaan keuangan dan ekonomi daerah.

‘’Sejumlah program yang telah direncanakan harus secepatnya direalisasikan, sehingga tujuan terbentuknya tim yang telah dikukuhkan pun tidak terkesan seremonial belaka,” pinta Asisten II yang akrab disapa om Zed tersebut.

Om Zed turut berharap dengan pengukuhan TPAKD dapat mendorong peningkatan kualitas transaksi keuangan yang lebih cepat dan mencegah kebocoran anggaran atau belanja. Sehingga transparansi dan integrasi ekonomi dan keuangan digital dapat terwujud lebih cepat," terangnya.

Diakhir acara berlangsung, Bank Nagari setelah lakukan launching kredit/pembiayaan melawan rentenir, maka diberikan pinjaman Marandang bagi pelaku UMKM di provinsi Sumatra Barat senilai Rp. 10.000.000,- untuk peningkatan usaha dan keuangan pelaku usaha yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi. (H/Muchlis)



Limapuluh Kota, Lintas Media News                       

Sungguh hebat nama daerah sebuah Kenagarian terpencil letaknya, namanya Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan , Kab .Limapuluh Kota,   yang merupakan Perwakilan dari berbagai ,Kampus di Indonesia menghadiri kegiatan First Gathering dalam pembetukan Keluarga Mahasiswa di Nagari dengan nama  "Ikatan Keluarga Mahasiswa( Ikema) Baruah Gunuang , "

Ikema Baruah Gunuang ini di inisiasi oleh Abdul Hamid, Haris Abdul Yamin, Diah Nawang Wulan dengan beberapa rekan mahasiswa lainnya di Nagari Baruah Gunuang.

Kegiatan Gathering ini diadakan di Aula Kantor Nagari Baruah Gunuang, Kec. Bukik Barisan, Kab. Lima Puluh Kota, pada hari Minggu ( 25/7) siang.

Tujuan dibentuknya  Ikema ini tak lain untuk mempererat hubungan persaudaraan dan komunikasi antar sesama Mahasiswa se Nagari Baruah Gunuang. Harapan lainnya,  Ikema Baruah Gunuang ini juga menjadi suatu wadah untuk menampung seluruh aspirasi Mahasiswa tentang informasi Akademik, khususnya calon Mahasiswa baru. Himpunan ini perlu dibentuk agar "Chek dan Balances" berjalan dengan baik.

Selain dari pada itu, pembetukan" Ikema" ini menjadi penting untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap kemajuan nagari menjadi lebih baik.

Menurut Haris Abdul Yamin selaku Ketua terpilih," Ikema" Baruah Gunuang (IKMB). "Ikema dibentuk untuk mewadahi semangat mahasiswa yang selalu ingin aktif berkegiatan, selain itu membantu pihak Kenagarian dalam mutu untuk kemajuan Nagari Baruah Gunuang". (ABD/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Pemerintah Kota Payakumbuh men Distribusikan Daging Qurban yang telah diolah menjadi Randang jadi dalam kemasan melalui gerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) berQurban 2021.

Penyerahan 244 pcs Randang ukuran 250 gram tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz selaku Ketua Panitia Gerakan ASN Payakumbuh BerQurban bersama pantia dan peserta seperti Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Perindustrian Yunida Fatwa, Kepala Dinas Parisiwata Pemuda dan Olahraga Desmon Corina, serta Kabag Kesra Ul Fakhri, serta Kabag, Camat, Kasubag, dan Lurah di Aula Disnakerin, Senin (26/7).

Kabag Kesra Ul Fakhri memaparkan jumlah peserta ASN ber Qurban tahun ini sebanyak 28 orang dengan jumlah sapi empat ekor jenis PO jantan. Penyembelihan dilakukan pada hari Tasyrik pertama diutamanya Petugas Kebersihan Kelurahan, tenaga keamanan di Balai Kota dan pos-pos rumah Dinas, Cleaning Service, dan petugas pengolahan di RPH.

"Dagingnya seluruhnya terbagi habis sampai sore, selanjutnya pen golahan di Rumah Potong Hewan ,( RPH l pada hari ,H, diambil daging padatnya diolah jadi Randang sebanyak 110 kg, karena kadar airnya berkurang, saat ditimbang lagi di Sentra IKM beratnya menjadi 105  kg," kata Ul Fakhri.

Ul Fakhri juga memaparkan Daging Qurban itu diolah menjadi Randang sebanyak 244 pcs dengan berat 250 gram per pcs, dan masing-masing peserta menerma 5 pcs, artinya 140 pcs.

"Sisanya, Daging Qurban yang sudah jadi ini dititipkan ke Dinas Sosial untuk didistribusikan kepada masyarakat miskin dan warga terdampak bencana," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz menyampaikan kepedulian Aparat Sipil Negara (ASN ) dalam berkurban adalah energi yang besar untuk berkegiatan sosial keagamaan. Dijelaskannya bila saja seluruh ," ASN ,' di Payakumbuh berbuat seperti ini, maka bisa dibayangkan berapa banyak hasilnya, pasti lebih banyak Randang yang bisa dikelola dan ditampung untuk kegiatan sosial.

"Sebaiknya ini menjadi gerakan besar, wujud ketaatan dan keyakinan diri bahwa yang dikorbankan adalah dari kita untuk kita. Qurban untuk sosial umat, dari pemerintah kepada masyarakat. Kedepan kita ingin bagaimana ada tabungan Qurban agar kita bisa melaksanakan kegiatan ini dengan lebih besar. Kita tidak mengistimewakan tiap orang yang ikut, namun secara pribadi terpanggil untuk berkontribusi lebih demi kemaslahatan bersama," ungkapnya. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Di pagi buta, warga Jalan Punai Kelurahan Parik Muko Aia, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) digegerkan dengan terjadinya  kebakaran pada Minggu (25/7) dini hari.

Menanggapi laporan dari warga, Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh meluncur dengan mengirimkan seluruh armada dan personil ke lokasi. Bahkan, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Budi Kurniawan bersama jajarannya ikut turun ke lokasi kejadian, meski jam menunjukkan pukul 2.30 WIB.

Api cepat membesar karena material 3 unit rumah itu terbuat dari kayu, dan juga banyak tumpukan barang bekas, sehingga pemadam harus berjibaku dengan si jago merah selama kurang lebih dua jam, itupun juga dibantu 2 unit armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Limapuluh Kota.

Menurut Kabid Damkar Budi Kurniawan didampingi Kasi Ops Eci, Kasi Sapras Doni Bakhtiar, dan Danton Indra Jaya, kepada Media menyebutkan berdasarkan informasi dari pemilik rumah Zulfitri (51), saat akan membuatkan susu untuk cucunya,  dia melihat api di bagian atas langit-langit pojok rumahnya.

"Penyebab api masih diselidiki pihak berwajib, kerugian jiwa nihil, dan kerugian materil ditaksir lebih dari  Rp.200.000.000 rupiah," kata Budi.

Warga bisa meminta bantuan Damkar untuk penyelamatan jiwa, atau evakuasi hewan berbisa dan berbahaya seperti tawon, biawak, ular, dan hewan lainnya dengan menghubungi Quick Response Pemadam Kebakaran di nomor 0752-92913. (H/Muchlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Mega Gebyar Vaksinasi yang digelar oleh pemerintah kota Payakumbuh berjalan lancar dan sukses. Bahkan dalam 3 hari pelaksanaannya total Vaksin tersalurkan mencapai lebih dari 3500 dosis.

Lebih dari 900 dosis Vaksin tersalurkan dalam Mega Gebyar Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh di hari Senin (19/7) lalu yang dipusatkan di satu titik Halaman Balai Kota. Setelah itu, pada pelaksanaan di tiga titik di Halaman Balai Kota, Kantor Camat Payakumbuh Utara dan Payakumbuh Barat pada hari Jumat (23/7) lalu ada sebanyak 1447 dosis tersalurkan dan pada Sabtu (24/7) ini ada sebanyak 1152 dosis.

Direncanakan digelar selama 5 hari, namun Wali Kota Riza Falepi terpaksa mengubah kebijakan terkait pelaksanaan Mega Gebyar Vaksinasi itu, dengan diliburkan 2 hari pasca Idul Adha. Wali Kota dua periode itu meniadakan pelaksanaannya pada Rabu dan Kamis, 21 dan 22 Juli 2021. 

"Setelah dilakukan evaluasi, mengingat Pemko Payakumbuh ingin memberi kesempatan masyarakat untuk fokus pada kegiatan berQurban pada hari pasca lebaran Idul Adha," kata Riza kepada Media, Senin (19/7) lalu.

Melihat angka capaian yang cukup tinggi dalam Pelaksanaan Mega Gebyar Vaksinasi ini, Wali Zkota sarat prestasi itu menyampaikan apresiasi kepada semangat tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menyukseskan Mega Gebyar vaksinasi ini.

"Kita berterima kasih kepada perangkat RT, Lurah, Camat, TNI, Polri, dan Stakeholder lainnya yang turut menyukseskan Mega Gebyar Vaksinasi ini. Vaksin adalah hak masyarakat, vaksin tak menjamin tidak bisa positif Covid-19, tetapi fungsi Vaksin agar mereka bisa imun terhadap dampak Covid-19 bila suatu saat terpapar," kata Riza kepada Media, Sabtu (24/7).

Wali Kota Riza Falepi mengatakan selepas ini Satgas Covid-19 di Kota Payakumbuh melakukan evaluasi dahulu pasca pelaksanaan Mega Gebyar Vaksinasi ini. Pihaknya akan terus mengusahakan agar warganya bisa terVaksin di angka lebih dari 75 persen.

"Untuk sementara kita evaluasi dulu, kemungkinan pelaksanaan Vaksinasi kedepan dilaksanakan di Puskesmas saja atau kantor camat, masyarakat tetap terus kita fasilitasi untuk di Vaksin gratis dan kita akan mengusahakan stok vaksin cukup bagi warga kita," pungkasnya. (H/Mukhlis)



Lubuk Basung, Lintas Media News

Innalilahi Rojiun, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz melepas kepergian jenazah orang tua Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal yang dimakamkan di Talago Jorong Sungai Jariang Nagari Lubuak Basuang, Sabtu (24/07).

Almarhumah Ibu Nursyam yang merupakan pensiunan guru agama tersebut berpulang pada pukul 11.00 WIB di Rumah Sakit Stroke Bukittinggi, beliau meninggalkan lima orang anak dan tujuh orang cucu.

Sebelum dimakamkan Kadinkes Bakhrizal langsung jadi imam sholat jenazahnya. Dan dihadiri juga oleh Asisten II Setdako Payakumbuh Elzadaswarman, Kasi Riksa Kejaksaan Negeri Payakumbuh Rezkinil, Sekretaris Dinkes beserta jajaran, Sekretaris Dinas Nakerperin dan Kakan Kesbangpol.

Dalam kesempatan itu, Wawako Erwin Yunaz menyampaikan kepada khalayak untuk memberi ma'af atas segala salah dan khilaf Almarhumah yang terkenal santun serta ramah kepada semua orang. "Semoga beliau mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan dalam melepas kepergian Almarhumah," ucap Wawako. (H/Her) 

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.