Articles by "Payakumbuh"

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok
Showing posts with label Payakumbuh. Show all posts

Payakumbuh, Lintas Media News

Untuk memberikan pelayanan prima dan menjawab tingginya animo warga lanjut usia (lansia) yang mengikuti Mega Gebyar Vaksinasi Covid-19 di halaman Balaikota Payakumbuh, Wali Kota Riza Falepi sudah memerintahkan Dinas Kesehatan agar membuatkan Stand khusus bagi warga Lansia.

"Supaya tak lama mengantri dan menunggu, bagi warga lansia kita sediakan stand khusus besok, hari ini pun kita sudah instruksikan agar petugas kesehatan kita mendahulukan lansia di antrian depan," kata Riza Falepi kepada media, Jumat (23/7).

Sementara itu, Kadis Kesehatan dr. Bakhrizal mengakui syah mendapatkan perintah dari Wali Kota dan segera menindaklanjutinya. Meski Vaksinasi sudah dibagi menjadi tiga tempat seperti di halaman balaikota, kantor Camat Payakumbuh Utara dan Barat, ternyata angka partisipan melebihi 1000 orang. 

"Semangat warga dalam mengikuti Vaksinasi ini harus dijawab, segera karena itu penting. Dulu di awal-awal warga sulit diajak Vaksinasi, sekarang tingkat kesadaran mereka sudah tinggi. Berita hoax seputar vaksinasi yang beredar di Media-Media sosial selama ini membuat warga kita takut Vaksin, dan ini yang memang harus kita lawan," ungkapnya.

Sementara itu, salahsatu warga Robi menyampaikan memang seharusnya lansia mendapatkan layanan khusus dalam Vaksinasi, mereka harus didahulukan, karena membiarkan Lansia terlalu lama menunggu antrian juga tidak baik. "Ini sudah menjadi Budaya kita dengan menghargai yang lebih tua," ungkapnya. (H/ Muchlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Sebagai pemegang predikat Karang Taruna terbaik di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2021, Karang Taruna Sopan Santun ( KTSS) ) Kelurahan Balai Jariang (Baja) Kecamatan Payakumbuh Timur dengan terus aktif menunjukkan eksistensi organisasi kepemudaan itu, tak hanya program UEP atau usaha ekonomi produktifnya saja, namun Usaha Kesejahteraan Sosialnyapun( UKS) berjalan dengan baik.

Seperti yang mereka lakukan pada Sabtu (17/7) lalu, bersama Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Fahlevi Mazni, Karang Taruna Sopan Santun menyalurkan paket sembako berupa beras, minyak goreng, gula, telur, teh, mie, dan sabun untuk masyarakat kurang mampu dan lanjut usia (Lansia) di Kelurahan mereka.

Ketua Karang Taruna Sopan Santun (KTSS) Tantyo Cipta Adi kepada Media, Kamis (22/7), menjelaskan jumlah penerima bantuan ada sebanyak 27 orang dengan sasaran penerima orang yang termasuk penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

"Pada umumnya, bantuan yang kita salurkan ditujukan kepada lansia dan masyarakat kurang mampu. Harapan kita semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat. Ini berasal dari masyarakat dan kita peruntukkan kembali ke masyarakat. Alhamdulillah di masa pandemi ini kita bisa memberi kontribusi untuk masyarakat, dan jumlah paket sembako pun meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 18, kini bertambah menjadi 27. Mudah-mudah tahun depan lebih banyak lagi hendaknya," terang Tantyo.

Sementara itu, Lurah Balai Jariang Musliadi mengucapkan terima kasih kepada Karang Taruna Sopan Santun (TSS) yang telah mengangkat kegiatan usaha kesejahteraan sosial untuk masyarakatnya. "Kita selalu mendukung kegiatan positif dari Karang Taruna. Semoga masyarakat semakin merasakan keberadaan karang taruna di lingkungan kita," ungkapnya. (R/Muchlis)


Payakumbuh, Lintas Media News

Kasus Covid-19 di Kota Payakumbuh beberapa hari terakhir ini sempat menunjukkan Tren Positif, dimana angka bebas Isolasi cukup tinggi. 

Namun dari tmTracking yang terus dilakukan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh beberapa hari yang lalu kepada riwayat kontak masyarakat yang dinyatakan Positif, dan hasil Swabnya keluar pada hari Jumat (23/7), kembali ditemukan terjadinya lonjakan kasus Positif sebanyak 23 orang di Payakumbuh.

"Hari ini kembali terjadi lonjakan kasus Positif Covid 19 di Payakumbuh yakni 23 orang dan yang bebas isolasi hari ini sebanyak 14 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal kepada Media.

Sehingga, sampai hari ini data untuk kota Payakumbuh didapati sebanyak 117 orang isolasi mandiri ( Isoman) dirumah dan 24 orang dirawat di rumah sakit.

Adapun untuk daftar dari 23 orang yang dinyatakan Positif Covid-19 hari ini adalah :

1. AJ, laki-laki (29), Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Swasta

2. ARV, laki-laki(25), Nunang Daya Bangun

3. MN, laki-laki(75), Ibuh, Swasta

4. HS, laki-laki(65), Labuah Basilang, Swasta

5. Z, perempuan (65), Tiakar, IRT

6. Z, laki-laki (33), Tiakar, Swasta

7. Y, laki-laki(56), Padang Tangah Payobadar, Swasta

8. S, laki-laki(41), Padang Karambia

9. RAA, laki-laki(17), Bulakan Balai Kandi, Pelajar

10. GG, laki-laki(29), Tiakar, Swasta

11. TT, perempuan (55), Balai Panjang, Nakes PKM Payolansek

12. REP, perempuan(38), Bulakan Balai Kandi, IRT

13. LF, perempuan(34), Tigo Koto Diateh, Pegawai Statistik

14. JZ, laki-laki(70), Koto Baru, Swasta

15. MS, laki-laki(71), Padang Tinggi Piliang, Pensiunan

16. E, perempuan(57), Tigo Koto Dibaruah, IRT

17. S, laki-laki (60), Sicincin, Pensiunan

18. M, perempuan(58), Tanjuang Gadang Sungai Pinago, IRT

19. DM, laki-laki(24), Nunang Daya Bangun, Mahasiswa

20. AT, laki-laki(48), Kubu Gadang, Pedagang

21. FL, laki-laki(44), Nunang Daya Bangun, IRT

22. CI, perempuan(16), Nunang Daya Bangun, Pelajar

23. RAM, perempuan(10), Bulakan Balai Kandi, Pelajar


Sementara 14 orang yang dinyatakan bebas isolasi hari ini adalah :

1. RAHMAH, perempuan (48), Bualakan Balai Kandi, Pedagang

2. MHD. FATIH RAKA ALFITRA, laki-laki(13) Tigo Koto Diateh, Pelajar

3. ZULBAHRI, perempuan(55), Ibuh, Buruh harian lepas

4. NURAINI, perempuan(58), Ibuh, IRT

5. YULI ESPANDIARI, perempuan(43), Koto Baru, PNS Kantor Camat Payakumbuh Timur

6. ELSA SRI RAHAYU NINGSIH, perempuan(31) Balai Jaring Air Tabit, Honorer BKKBN Kab. 50 Kota

7. MHD. AZAM SYAUQI ALFITRA,  laki-laki(12) Tigo Koto Diateh, Pelajar

8. NASIFA OKTAVIA, perempuan (42) Balai Tongah Koto, Nakes PKM Tarok

9. DONAL, laki-laki (52), Subarang Batuang, Swasta

10. SALSABILAH ARRAHMAN, perempuan(21) Subarang Batuang, Mahasiswa

11. MUHAMMAD ADIB HADIUL AUFA, laki-laki(14) Subarang Batuang, Pelajar

12. WAHYU HIDAYAT, laki-laki(25), Subarang Batuang, POLRI

13. JULIO PRASETYO, laki-laki(19) Bulakan Balai Kandi, Mahasiswa

14. DONNA SOVIA, perempuan(42) Payolansek, ASN ( Aparat Sipil Negara) Dinas Lingkungan Hidup


Kadinkes mengatakan sesuai arahan dari Wali Kota Payakumbuh agar mempercepat proses Vaksinasi untuk masyarakat Kota Payakumbuh. "Hari ini kembali terjadi penambahan kasus positif yang sangat tinggi, dan Pak Wali Kota kembali menginstruksikan untuk mempercepat pemberian Vaksin untuk masyarakat Payakumbuh," ujarnya.

Besok adalah Mega Gebyar Vaksin  Kota Payakumbuh masih di tiga lokasi, yaitu Balai Kota Payakumbuh, Kecamatan Payakumbuh Barat dan Kecamatan Payakumbuh Utara. Setelahnya kembali dapat melakukan Vaksinasi di Puskesmas Terdekat. 

"Bagi masyarakat kita yang belum Vaksin bisa datang ke salah satu tempat tersebut. Cukup dengan membawa KTP elektronik atau KK ( Kartu Keluarga) Kota Payakumbuh," ucapnya.

Dr. Bek menjelaskan tujuan percepatan Vaksin ini supaya 75 persen masyarakat Kota Payakumbuh bisa mendapatkan vaksin agar Herd Immunity itu bisa terbentuk dan masyarakat yang Komorbid bisa ikut terlindungi. "Ini semua supaya kegiatan bisa berjalan normal kembali dan sekolah tatap muka bisa dimulai kembali," ungkapnya.

"Jadi masyarakat yang belum divaksin segeralah untuk diVaksin. Jangan mudah terpengaruh dan terpancing oleh berita hoax yang ujung-ujungnya akan merugikan diri kita sendiri," pungkasnya.

Serta untuk laporan data Covid-19 Kota Payakumbuh sampai hari ini adalah:

  • Suspek : 0
  • Kasus konfirmasi : 1828
  • Sembuh : 1649
  • Isolasi : 117
  • Rawat : 24
  • Meninggal : 30
  • KE : 68
  • Discarded : 16.542
  • Total swab : 19.199


(R/Muchlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Demi terwujudnya data yang lengkap, akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses oleh semua masyarakat, maka diperlukan perbaikan tata kelola Data yang telah dihasilkan Pemerintah melalui penyelenggaraan Satu Data Indonesia sebagai tindaklanjut Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Merujuk akan pentingnya SDI ini, maka pemerintah kota Payakumbuh melaksanakan rapat pertemuan forum satu data Indonesia tingkat kota Payakumbuh di aula pertemuan kantor BAPPEDA kota Payakumbuh, Kamis (22/7).

Pada kesempatan ini, Kabid Litbang Bappeda Kota Payakumbuh, Faisal selaku Penanggung Jawab kegiatan forum satu data Indonesia Kota Payakumbuh, menyampaikan bahwa peran Forum Satu Data ini sangat penting dilakukan guna menyelaraskan data yang ada di tingkat kota Payakumbuh.

Saat ini kita telah siapkan Keputusan Walikota tentang Tim Forum Satu Data Indonesia di Kota Payakumbuh, untuk itu kita perlu samakan persepsi terkait kegiatan ini, karena ini adalah pertama kali kita laksanakan,ucap Faisal

Lebih lanjut Faisal menyampaikan dalam waktu dekat kita akan datangkan narasumber, minimal dari Provinsi untuk memberikan masukan mengenai Forum Satu Data ini.


Sementara itu Nila Misna selaku Sekretaris Bappeda Kota Payakumbuh menyampaikan “Kita selama ini di Payakumbuh selalu berkutat masalah data yang selisih dan data yang berbeda, serta dengan masih banyaknya data yang ada di pemerintah kota Payakumbuh yang tidak sesuai dengan data yang ada di perangkat daerah, sehingga dikeluarkankanlah kebijakan Walikota untuk mengkoordinir supaya Payakumbuh memiliki satu data yang akurat, data tersebut mengacu pada Perpres Nomor 39 Tahun 2019 adalah mengenai Statistik, Keuangan dan Geospasial", tegasnya.

Nila turut menambahkan jika permasalahan data yang tidak akurat agar dapat teratasi pula melalui Forum SDI ini, karena dengan data yang valid kita dapat merencanakan pembangunan dengan baik, seperti data kemiskinan agar nantinya dapat memberikan bantuan dengan tepat sasaran, SDI ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan data solid dan valid”, lanjut Nila dengan semangat.


Dalam kesempatan tersebut, Nila Misna menegaskan bahwa dalam mensukseskan Satu Data Indonesia di kota Payakumbuh, Dinas Kominfo, BPS (Badan Pusat Statistik), Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) dan seluruh OPD harus bersinergi.

Menurutnya, peran Dinas Kominfo dalam Satu Data Indonesia sebagai Wali Data. Sedangkan Bappeda adalah sebagai Koordinator Satu Data Indonesia kota Payakumbuh. Kemudian BPS sebagai Pembina Data dan seluruh OPD di Lingkup Pemko Payakumbuh menjadi Produsen Data.

Sementara itu, Kadis PUPR, Muslim yang juga hadir pada acara tersebut mendukung kegiatan ini segera terealisasikan.

Muslim menyebut pengalaman ketika meminta suatu data ke Instansi menjadi indikator kenapa program ini harus dituntaskan, disaat kami meminta suatu data  ternyata ada pada beberapa Instansi dan berbeda hasilnya. Untuk itu Muslim menyarankan terkait SK Tim yang telah dibuat ini perlu direvisi lagi, agar keterlibatan semua OPD di Kota Payakumbuh menjadi jelas, siapa mengerjakan apa dan bagaimana hasilnya, Dan juga terkait pertemuan hari ini diberikan rekomendasi rapat.

Sementara itu, Tim walidata kota Payakumbuh yakni Dinas Kominfo yang dalam hal ini dihadiri langsung kepala bidang kehumasan Aulia Fajrin mengatakan terkait SDI ini perlu kita jelaskan satu persatu data mana yang akan kita prioritaskan berdasarkan program kegiatan pada DPA Dinas itu sudah kelihatan. ungkap Kabid Humas tersebut.

Selaku Tim walidata, menurut Kabid Humas itu saat ini kota Payakumbuh memang masih banyak ditemukan data yang berbeda skala hasil dan cara penyajiannya antara lembaga satu dengan yang lain. Untuk itu Bappeda Kota Payakumbuh selaku Koordinator meminta ke produsen data sesuai daftar yang telah dibuat agar dikirimkan ke walidata sehingga menjadi satu informasi ke masyarakat.

“Dan kami dari Kominfo yakni melalui Kasi Statistik akan berusaha untuk dapat mencapai target agar data yang ada saat ini dapat menjadi satu data seperti harapan kita semua saat ini”, tukas Fajrin sapaan akrab Kabid Humas itu.

Diakhir pertemuan, koordinator kegiatan SDI, Faisal menyampaikan bahwa setelah ini juga akan dibentuk pembina data Keuangan dan Geospasial, sementara untuk statistik itu sudah ada Badan Pusat Statistik. (R/Muchlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa Ke 61 tahun 2021, Kejaksaan Negeri (Kejari) Payakumbuh mengikuti upacara secara virtual via zoom dengan Kejaksaan RI di Aula Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Kamis (22/7). 

Upacara secara Virtual dipimpin oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dan digelar serentak dengan bidang-bidang yang ada di Kejaksaan Agung, Badan Diklat, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaaan Negeri seluruh Indonesia. 

Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam sambutannya mengatakan suasana pandemi Covid-19 tidak menjadi hambatan bagi lembaganya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Hari Bhakti Adhyaksa yang setiap tahunnya diperingati sudah selayaknya menurut dia dimaknai bersama sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan introspeksi atas semua yang telah dilakukan selama ini. "Hal ini perlu untuk menyatukan kembali pola pikir, pola sikap, dan pola tindak dalam pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan dalam rangka mewujudkan supremasi hukum," Ucapnya.

Hari Bhakti Adhyaksa Tahun 2021 mengangkat tema “Terus Berkarya untuk Bangsa”.

Tema ini dinilai relevan untuk mengingatkan serta menggugah kembali komitmen Korps Adhyaksa agar tetap produktif, inovatif, optimal, dan tidak surut di tengah berbagai kendala, hambatan, atau dalam kondisi sesulit apapun.

"Terlebih saat ini negara kita tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang telah menimbulkan dampak di seluruh sektor kehidupan masyarakat," Ujarnya.

Munuru Burhanuddin Pandemi yang telah berlangsung hampir dua tahun ini tidak hanya berimbas pada kesehatan semata, tapi juga memukul perekonomian Indonesia, bahkan perekonomian dunia.

Bertolak dari situasi darurat tersebut, pelaksanaan peran dan tanggung jawab segenap jajaran Kejaksaan menurutnya harus diiringi dengan tingginya respon dan kepekaan terhadap krisis (Sense of Crisis) yang sedang berlangsung.

"Sikap tersebut akan mendorong dan menggerakkan kita secara solid dan militan untuk peduli, proaktif, dan turut berkontribusi secara positif dalam upaya percepatan penanganan krisis," ucapnya.

Untuk itu, ia mengingatkan, dalam situasi ini jangan sampai insan Adhyaksa mengendurkan semangat atau bahkan bermalas-malasan.

"Situasi krisis ini justru seharusnya memicu untuk senantiasa tetap bergerak, merapatkan barisan, dan bekerja keras guna memastikan kepentingan masyarakat, Bangsa, dan Negara benar-benar terlayani.

Ia mengajak jajarannya untuk terus mewujudkan nilai keadilan, kepastian, dan kemanfaatan hukum, sehingga kehadiran Kejaksaan dapat dirasakan manfaatnya di masa Pandemi ini," pungkas Burhanudin

Senada, Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Suwarsono mengatakan di tengah situasi krisis ini, segenap jajaran memahami kapasitasnya sebagai pilar utama yang mendukung dan memastikan setiap kebijakan pemerintah dalam upaya memerangi Covid-19 dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Hal itu semata-mata ditujukan agar kesejahteraan dan keselamatan rakyat Indonesia dapat terjamin di masa yang sulit ini.

Karena itu, menurutnya, selaku aparat penegak hukum, korps Adhiyaksa bertanggungjawab penuh untuk menghadirkan penegakan hukum yang determinan dalam memacu akselerasi penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Percepatan penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional akan memunculkan sejumlah tantangan.

Dukungan dan ketegasan institusi kejaksaan menjadi sangat penting dan krusial untuk menjamin setiap tahap pelaksanaan kebijakan pemerintah dilakukan dengan cara yang benar sesuai dengan prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

"Segala daya upaya perlu dikerahkan secara sinergis melalui jalinan kerja sama dan koordinasi yang harmonis dengan para pemangku kepentingan (stake holder). Keterpaduan lintas sektoral tersebut kita harapkan menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan kita khususnya Kota Payakumbuh agar dapat bangkit dari Pandemi Covid-19 ini," Pungkasnya. (R/Mukhlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Kembali terjadi penambahan masyarakat Kota Payakumbuh yang dinyatakan positif kasus Covid-19 sebanyak 15 orang, sehingga sampai saat ini kasus aktif Covid turun dari kemaren menjadi 132 orang. Karena yang bebas isolasi cukup banyak hari ini, Kamis (22/07).

"Hari ini yang bebas isolasi lebih banyak dari penambahan kasus positif yakni 20 orang, dimana beberapa hari terakhir ini sangat sedikit sekali," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal kepada media.

Sehingga, sampai hari ini data untuk kota Payakumbuh didapati sebanyak 115 orang isolasi mandiri dirumah dan 17 orang dirawat di rumah sakit.


Adapun untuk daftar dari 15 orang yang dinyatakan positif Covid-19 hari ini adalah :

1. WD, laki-laki (32), Limbukan, Nakes RSUD Adnaan WD

2. NLN, perempuan (28), Parit Rantang, IRT

3. FAPA, perempuan (12), Sicincin, Pelajar

4. FFA, laki-laki (16), Sicincin, Pelajar

5. Y, perempuan (58), Balai Tongah Koto, Pensiunan

6. K, laki-laki (37), Parit Rantang, Pedagang

7. Y, perempuan (71), Payobasung, Pensiunan

8. AU, perempuan (31), Tiakar, IRT

9. W, perempuan (28), Ibuh, IRT

10. MKN, perempuan (10), Payobasung, Pelajar

11. OAHS, laki-laki (43), Koto Panjang Padang, ASN BKPSDM Kab. 50 Kota

12. FAA, laki-laki (13), Tiakar, Pelajar

13. R, laki-laki (64), Ibuh, Swasta

14. ZT, perempuan (69), Tigo Koto Diate, IRT

15. AS, perempuan (46), Bulakan Balai Kandi, IRT


Sementara 20 orang yang dinyatakan bebas isolasi hari ini adalah :

1. JASNIMAR, perempuan (58), Tigo Koto Diate, IRT

2. FANRIO LIBRATA TAMBUNAN, laki-laki (33), Padang Sikabu, Peg. Disnaker Payakumbuh

3. RANCHA GABBY ALSA, perempuan (26), Kapalo Koto Dibalai, THL Disnaker Payakumbuh

4. MAIFREN, laki-laki (38), Tigo Koto Diate, Peg. Disnaker Kab. 50 Kota

5. AHMAD FRESKI FULFIAN, laki-laki (8), Tigo Koto Diate, Pelajar

6. AHMAD NASRI, laki-laki (58), Parambahan, Swasta

7. FAJARI YUSUF, laki-laki (8), Parambahan, Pelajar

8. HABIB KHAIRUL RASYID, laki-laki (21), Parambahan

9. NADYA UMMUL KHAIRAT, perempuan (19), Parambahan, Pelajar

10. FAUZIAH AL LATHIF, perempuan (16), Parambahan, Pelajar

11. MUHAMMAD HARIS, laki-laki (10), Parambahan, Pelajar

12. NURWISMA, perempuan (52), Parambahan, Guru SDN 50 Payakumbuh

13. NANDHITI SEFTRIA AL GIFARRY, laki-laki (11), Kubu Gadang, Pelajar

14. TIARA SUCI PRAMADANI, perempuan (20), kubu Gadang, Pelajar

15. TARTILA LAIQA SHATIERRA, perempuan (3), Tigo Koto Diate

16. SYAMSIMAR, perempuan (76), Tigo Koto Diate

17. RAHMI, perempuan (25), Tigo Koto Diate, IRT

18. VABIOLLA PASCA DILLA, perempuan (26), Padang Sikabu, Disnaker

19. DITA SYAHRIL, perempuan (32), Padang Tinggi Piliang, Pedagang

20. DESNIWATI, perempuan (59), Parit Rantang, IRT

Kadinkes menginformasikan kepada masyarakat Kota Payakumbuh, mega gebyar vaksin Kota Payakumbuh dimulai kembali besok Jumat (21/07) dan Sabtu (22/07) di tiga lokasi, yaitu Balai Kota Payakumbuh, Kecamatan Payakumbuh Barat dan Kecamatan Payakumbuh Utara.

"Bagi masyarakat kita yang belum Vaksin bisa datang ke salah satu tempat tersebut. Cukup dengan membawa KTP elektronik atau KK Kota Payakumbuh," ucapnya.

dr . Bek menjelaskan tujuan percepatan vaksin ini supaya 75 persen masyarakat Kota Payakumbuh bisa mendapatkan vaksin agar Herd Immunity itu bisa terbentuk dan masyarakat yang Komorbid bisa ikut terlindungi.

"Ini semua supaya kegiatan bisa berjalan normal kembali dan sekolah tatap muka bisa dimulai kembali," ungkapnya.

"Jadi masyarakat yang belum diVaksin segeralah untuk diVaksin. Jangan mudah terpengaruh dan terpancing oleh berita hoax yang ujung-ujungnya akan merugikan diri kita sendiri," pungkasnya.

Serta untuk laporan data Covid-19 Kota Payakumbuh sampai hari ini adalah:

  • Suspek : 0
  • Kasus konfirmasi : 1805
  • Sembuh : 1635
  • Isolasi : 115
  • Rawat : 17
  • Meninggal : 30
  • KE : 0
  • Discarded : 16.451
  • Total swab : 19.076


(R/Muchlis )

Payakumbuh, Lintas Media News

Sukses pada pelaksanaan ASN berqurban tahun 2020 lalu, untuk Tahun  kedua kalinya Pemko Payakumbuh kembali menggelar ASN berkurban untuk tahun 2021 yang diikuti oleh 28 peserta.

Seperti diketahui, begitu banyak manfaat yang sudah dirasakan oleh masyarakat Kota Payakumbuh bahkan sampai ke beberapa provinsi di Indonesia untuk korban bencana alam dari program ASN berkurban tersebut.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan ASN ber Qurban ini merupakan suatu gerakan sosial untuk saling peduli dalam membantu sesama, serta sebuah pembuktian dan komitmen ASN dalam menjalani perintah Allah SWT seperti yang telah diserukan Nabi Ibrahim AS. 

"Semangat ini harus tetap dipelihara dan ditingkatkan. Sehingga eksistensi ASN sebegai bentuk kepedulian sosial di tengah masyarakat kian dirasakan," kata Wawako Erwin Yunaz kepada Media saat pemotongan Hewan Qurban di RPH Moderen Payobasung, Rabu (21/07).

Selain itu Erwin menyebut gerakan ASN berkurban ini tentu akan sejalan dengan branding yang tengah digaungkan sebagai," City of Randang ",dengan kegiatan ASN BerQurban ini, secara tidak langsung akan memberikan dampak cukup besar bagi Kota Payakumbuh.

"Dengan Membagikan Rendang dari hasil kurban ini kepada masyarakat banyak, maka kita telah ikut mensosialisasikan randang Payakumbuh kepada khalayak ramai," ucapnya.

"Kita juga yakin, kalau di Indonesia kemungkinan hanya ASN Payakumbuh yang memulai acara berbagi dalam bentuk berkurban Randang ini," tukuk Erwin.

Sedangkan untuk proses maRandang sendiri akan dikerjakan oleh tenaga profesional di Sentra IK Randang milik Dinas Tenaga Kerjaan dan Perindustrian (Disnakerperin) dan dijamin Higenis. Serta diolah dengan peralatan yang canggih dengan hasil produksi Standar Ekspor.

"Rendang yang diproduksi di Sentra IKM ini sudah terjamin kualitas dan mutunya, dimana telah memiliki ,"Label Sertifikat Halal" dari MUI, izin edar dari BPOM bahkan sudah memiliki , Izin edar Internasional," jelas Erwin. 

Sementara itu Kepala Disnakerperin Kota Payakumbuh Yunida Fatwa menyebut ,daging yang akan dijadikan Rendang 50 persen dari total kurban yang dilaksanakan dan sisanya akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu serta petugas kebersihan.

"Karena yang akan kita jadikan Rendang ini nantinya daging ,"As", maka dari itu sisanya kita berikan kepada masyarakat, dan untuk rendangnya akan diberikan kepada peserta kurban, masyarakat miskin dan dijadikan cadangan pangan untuk korban bencana alam," ujarnya.

Kadisnakerperin menjelaskan, untuk proses merendangnya akan dimulai besok pagi dimana hari ini daging akan dibawa ke Sentra IKM. Kemudian para pekerja juga akan menyiapkan bumbu-bumbu yang akan digunakan.

"Agar tahan lama pengemasannya kita gunakan Alumunium Foil, jadi Rendangnya akan awet dan siap disalurkan kapanpun," ucapnya.

Dikesempatan itu juga Kabag Kesra Setdako Payakumbuh Ul Fakhri mengatakan, daging yang tidak dijadikan rendang akan diberikan kepada masyarakat sekitar ,serta THL kebersihan di lingkungan Pemko Payakumbuh.

"Tahun ini, untuk tenaga kebersihan kita prioritaskan pada petugas kebersihan bentor," pungkasnya. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Dalam rangka memperingati Hari Bakti Adhyaksa (HBA) Ke 61 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke 21 tahun 2021, Kepala Kejaksaan Negeri  (Kejari) Payakumbuh Suwarsono memimpin upacara penghormatan dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan, Rabu (21/7). 


Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Suwarsono didampingi sang istri Ny. Widyawati Suwarsono mengatakan Kegiatan Upacara dan Ziarah ke Makam Pahlawan hari ini sebagai wujud kita menghormati dan menghargai jasa-jasa para Pahlawan yang telah memperjuangkan Kemerdekaan Bangsa 

"Melalui Ziarah ke Makam Pahlawan, Seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Payakumbuh berkomitmen untuk membangun serta meningkatkan etos kerja yang siap
melayani dan tanpa pamrih. seperti layaknya para Pahlawan, kita bisa ambil hikmah dan pelajaran dari kehidupan para Pahlawan dimasa
lalu, bahwa para Pahlawan telah menumpahkan darah mereka untuk Kemerdekaan Negara kita,
maka untuk itu jajaran Kejaksaan Negeri harus meneladani para Pahlawan untuk bekerja dengan ikhlas dan mempersembahkan yang terbaik untuk Bangsa dan Negara Indonesia," te- rang Suwarsono

Sesuai thema yang diusung dalam peringatan Hari ,"Bakti Adhyaksa ",Ke 61 yaitu "Terus Berkarya untuk Bangsa", pihaknya menegaskan kepada seluruh jajaran dan staf di Kejaksaan Negeri Payakumbuh dapat memberikan kinerja terbaik dalam melayani masyarakat. 

"Para Pahlawan sudah mengorbankan jiwa, raga dan apapun yang dimilikinya. Kita tinggal melanjutkan cita-cita perjuangan mereka, mengisi Kemerdekaan ini dengan melakukan tugas pengabdian masing-masing dengan penuh integritas, penuh pengabdian dan sepenuh hati ya," ujarnya. 

Ditambahkan Suwarsono, Selain mengadakan Upacara dan tabur bunga, Kejari Payakumbuh juga mengadakan Bhakti Sosial serta donor darah yang telah dilakukan pada tanggal 7 dan 13 Juli lalu. 

"Pada tanggal 7 kami mengadakan donor darah yang di laksanakan di Aula Kejaksaan dan berhasil mengumpulkan 15 kantong darah yang memenuhi syarat, serta tanggal 13 juli kami mengadakan," Bhakti Sosial,"menyalurkan paket sembako dan bantuan biaya pendidikan kepada anak-anak di Panti Asuhan Bustanul Ulum di Situjuah Banda Dalam," Ujarnya. 

Diakhir acara, Kejaksaan Negeri Payakumbuh mengadakan Anjangsana ke kediaman Purnawirawan yang pernah mengabdi di Kejaksaan Negeri Payakumbuh, dimana ada 14 orang purnawirawan yang dikunjungi oleh rombongan yang dipimpin oleh Ny. Widyawati Suwarsono. 

"Kami bersama rombongan setiap tahunnya mengadakan Anjangsana sebagai bentuk terima kasih kepada purnawirawan yang telah mengabdi, Selain itu kami juga memberikan paket sembako untuk membantu dimasa Pandemi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini mendapat keberkahan dari Allah," pungkas Widyawati. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen jagung, Wali Kota Riza Falepi melakukan pencanangan pupuk organik NPK Taniku di lahan tanaman jagung Kawasan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Rabu (21/7).

Pencanangan itu, Riza Falepi dampingi Kadis Pertanian Depi Sastra, Sekdis Kominfo Dasril Kabid TPA Dinas Pertanian Rozi beserta stafnya 

Wali Kota Riza Falepi memaparkan pupuk organik NPK Taniku ini adalah pupuk asal Negara Jepang yang distributornya berada di Kota Padang. Pupuk organik ini, meskipun masih tahap uji coba, namun penggunaannya sudah dimanfaatkan di beberapa tempat seperti di Sawah Padang dan Bukit Sitabur di lahan yang dikelola oleh UPTD.

"Dengan dilakukan pencanangan pupuk organik ini, semoga nantinya dapat dirasakan oleh masyarakat. Setelah kita distribusikan kepada masyarakat khususnya petani jagung, semoga nantinya petani kita dapat merasakan peningkatan hasil panen jagungnya dan juga kita harapkan tentunya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah Pandemi Covid--19 ini," kata Riza.

Wali kota dua periode itu juga menyempatkan untuk melakukan gotong royong dan penanaman pohon di sekitar lokasi pencanangan. Riza Falepi menyebut , lingkungan yang sehat adalah ,"lingkungan yang selalu terawat".

"Kita selalu memberi contoh baik bagi masyarakat agar selalu menjaga kebersihan dan merawat lingkungan sekitar," kata Riza.

Sementara itu, Kadis Pertanian Depi Sastra menjelaskan untuk pengaplikasian pupuk organik ini pada jagung cukup dua kali dalam masa tanam hingga panen, satu kali masa tanam hingga panen jagung membutuhkan waktu sekitar 3,5 bulan.

"Pupuk diberikan setelah usia jagung masuk satu bulan, kemudian setelah itu usia 2 bulan lebih kembali diberikan, itu sudah cukup," pungkasnya. (H/Mukhlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz meng-Imami ratusan jemaah Sholat Idul Adha 1442 H, dan sebagai Khatibnya Mhd. Israk KUA Payakumbuh Selatan, yang dilaksanakan di lapangan Bola Kaki Bukit Sitabur Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Selasa (20/07).

Selain Sholat Ied, orang nomor duo di Kota Payakumbuh itu terpantau juga sering menjadi Imam Sholat wajib di Masjid-Masjid yang dikunjunginya, bahkan Erwin juga pernah menjadi Imam Sholat Jumat beberapa waktu yang lalu.

Sebelum Sholat dimulai, Wawako Erwin Yunaz menyampaikan kepada Jemaah kalau Hari Raya kurban ini dapat dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di antara sesama mahluk ciptaan Allah SWT yang ada di muka bumi.

“Di Hari Raya Qurban ini mari kita pupuk kembali rasa persaudaraan dan kepedulian, mari kita saling berbagi kebahagian. Saat ini kita tengah dilanda Pandemi Covid-19. Sesuai arahan dan imbauan Wali Kota Payakumbuh agar kita semua selalu mematuhi protokol kesehatan ( prokes) dengan menerapkan 6M," ucapnya.

Wawako menambahkan, Wali Kota Riza Falepi juga meminta kepada seluruh masyarakat supaya mempercepat proses Vaksinasi agar kasus positif Covid-19 tidak semakin tinggi dan Herd Immunity bisa segera terbentuk dan masyarakat yang tidak bisa diVaksin (Komorbid) bisa terlindungi juga.

"Ini semua untuk melindungi masyarakat kita. Jangan mudah terpengaruh dengan berita Hoax. Saya sendiri sudah merasakan sakitnya tertular Virus Corona. Setidaknya dengan telah diVaksin kita telah melindungi orang yang sangat kita cintai. Lebih baik mencegah dari pada mengobati," tukuknya.

Pada kesempatan itu, Ketua Pantia Hari Besar Islam (PHBI) Bukit Sitabur yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Edward DF mengatakan sesuai edaran Wali Kota pada pelaksanaan Sholat Ied kali ini menerapkan  prokes yang ketat. 

"Ini untuk melindungi masyarakat kita, makanya sebelum Sholat ini kita selalu mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan (prokes) Selamat Hari Raya Idul Adha. Dengan Hari Raya Qurban 1442 H ini Marilah kita perkokoh Persatuan dan Kesatuan. Semoga aktfitas kita masing-masing tetap memberi nilai tambah dan penguatan terhadap pembangunan negeri ini. Amiin Ya Rabbal'alamin" ujar Erward.

Edwar juga menyampaikan informasi terkait PHBI Bukit Sitabur yang akan melakukan pemilihan pengurus baru untuk Periode selanjutnya. "Pemilihan ini sempat tertunda karena Pandemi Covid-19, seharusnya pemilihan pengurus baru dilaksanakan pasa tahun kemarin. Kita harap tahun ini pengurus baru bisa terbentuk," pungkasnya. (H/Her)

Payakumbuh, Lintas Media News

Kasus aktif Positif Covid-19 di Payakumbuh terus bertambah. Dimana sampai Sabtu (17/07) sudah 146 orang yang dinyatakan positif dan juga terjadinya tambahan satu orang masyarakat positif Covid-19 yang meninggal dunia.

I, laki-laki (68), warga Kelurahan Padang Tiakar, yang merupakan seorang Pensiunan. Almarhum telah merasakan gejala sejak (15/07) kemudian dilakukan pengambilan spesimen (16/07) dan dinyatakan Positif (17/07). "Almarhum sempat mendapat perawatan di RSUD Adnaan WD, dan meninggal tadi pagi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal kepada Media.

Dengan tambahan satu orang yang meninggal dunia Kedinkes (Kelala Dinas Kedehatan) mengatakan sudah 29 orang yang meninggal dunia karena Covid-19 di Payakumbuh.

Serta dari Tracing yang terus dilakukan Dinkes( Dinas Kesehatan) Kota Payakumbuh beberapa hari yang lalu kepada masyarakat, dan hasil Swabnya keluar hari ini, ditemukan tambahan kasus Positif Covid-19 sebanyak 19 orang, dan 5 orang dinyatakan bebas isolasi di Payakumbuh.

"Beberapa hari ini kasus Positif Covid-19 di Payakumbuh mengalami peningkatan yang cukup signifikan, berbanding terbalik dengan yang bebas isolasi. Maka dari itu diminta masyarakat selalu berhati-hati dan tetap patuhi Prokes ungkapnya. 

Adapun untuk daftar dari 19 orang yang dinyatakan Positif Covid-19 hari ini adalah :

  1. RT, laki-laki (25), Payolansek, Dokter Hewan PT .Romindo
  2. N, perempuan (47), Kubu Gadang, ASN Dinas Perhubungan
  3. DA, laki-laki (16), Kubu Gadang, Pelajar
  4. LAS, perempuan (47), Ibuh, Nakes Puskesmas Ibuh
  5. TA, laki-laki (47), Koto Baru, Sopir
  6. DS, perempuan (42), Payolansek, ASN Dinas Lingkungan Hidup
  7. EH, laki-laki (60), Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Swasta
  8. SF, perempuan (23), Kapalo Koto Dibalai, Mahasiswa UNP
  9. IF, perempuan (34), Koto Tangah, IRT
  10. KIM, perempuan (5), Koto Tangah
  11. YAM, perempuan (37), Padang Sikabu, Guru SMPN 7 Payakumbuh
  12. OA, perempuan (20), Kapalo Koto Dibalai, Kary. Dunia Komputer
  13. RS, laki-laki (47), Padang Sikabu, ASN Kantor Lurah Padang Tiakar
  14. IZ, perempuan (54), Padang Tiakar, Pensiunan
  15. ADZ, perempuan (13), Sawah Padang Aur Kuning, Pelajar
  16. VRS, perempuan (13), Sawah Padang Aur Kuning, Pelajar
  17. I, laki-laki (68), Padang Tiakar, Pensiunan
  18. DM, perempuan (38), Koto Panjang Padang, Nakes RSUD Adnaan WD
  19. UFY, perempuan (27), Padang Tangah Balai Nan Duo, Karyawan BRI X Koto Tanah Datar

Sementara, lima orang yang dinyatakan bebas isolasi hari ini adalah :

  1. DEDDI, laki-laki (59), Bulakan Balai Kandi, Pedagang
  2. TURANGGA PUTRA, laki-laki (30), Tiakar, Karyawan PLN
  3. ZULKIFLI, laki-laki (54), Ibuh, Karyawan Swasta
  4. MIA NOFELIANTI, perempuan (27), Tigo Koto Diate, Nakes Klinik Syakila
  5. ALBER ANDIKA, laki-laki (25), Taratak Padang Kampuang, Mahasiswa

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan kota (Kadiskes) Payakumbuh dr. Bakhrizal mengatakan Jangan lagi menganggap sepele dan enteng masalah Covid-19 ini, sudah sangat banyak sekali berita Hoax yang sangat meresahkan masyarakat. Sementara kasus Positif dan meninggal semakin bertambah banyak di Payakumbuh. 

"Saat ini kita masih di Zona kuning, jangan sampai Payakumbuh juga diberlakukan pengetatan PPKM mikro, sehingga semua aktifitas akan dibatasi," ucapnya. "Maka dari itu kita minta peran aktif masyarakat untuk terus mematuhi imbauan pemerintah, dan saling mengingatkan satu sama lainnya," tukuknya.

Melihat tingginya angka perkembangan kasus yang terjadi, Kadinkes(Kepala Dinas Kesehatan) terus meminta kita semua untuk patuh terhadap protokol kesehatan ( prokes)dan terapkan 6M. Selalu gunakan Masker dan ikuti Vaksinasi covid-19.

"Diimbau kepada masyarakat yang belum diVaksin untuk datang ke Mega Gebyar Vaksinasi di Balai Kota Payakumbuh Senin hingga Sabtu mendatang. Cukup dengan membawa KTP Elektronik atau KK Kota Payakumbuh," pungkasnya.

Serta untuk laporan data Covid-19 Kota Payakumbuh sampai hari ini:

  • Suspek : 0
  • Kasus konfirmasi : 1762
  • Sembuh : 1579
  • Isolasi : 131
  • Rawat : 15
  • Meninggal : 29
  • KE : 22
  • Discarded : 16.286
  • Total swab : 18.736

(H/Her)

Payakumbuh, Lintas Media News

Wakil Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Machdalena Erwin Yunaz menyemangati warga dan petugas kesehatan dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Jumat (16/7).

Kedatangan istri Wakil Wali kota itu disambut hangat oleh puluhan ibu-ibu yang tampak antusias ikut Vaksinasi, bahkan ada yang membawa anak-anak. Tak lupa Machdalena mengingatkan agar memakai Masker selama mengikuti kegiatan tersebut.

"Ibu-ibu, meskipun datang untuk di Vaksin, tetap jaga protokol kesehatan ( prokes) kalau bawa anak, tolong diminta untuk pakai maskernya ya," pesan Machdalena bersama pengurus PKK lainnya.

Machdalena yang juga Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Payakumbuh itu juga mengingatkan peran ibu sangat vital bagi rumah tangga karena ketahanan keluarga berada di tangan dingin mereka. Bila ibu-ibu sudah divaksin, mereka tak perlu risau lagi bila suatu saat terpapar Covid-19 karena mereka sudah imun dari bahaya virus itu.

"Yang penting tetap jaga pola hidup sehat, jangan lupa untuk selalu menyuguhkan makanan bergizi bagi keluarga, insyaallah kita akan terus sehat dan terhindar dari penyakit, keluargapun bahagia," kata Machdalena.

Kepada tenaga kesehatan, Machdalena juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian mereka melindungi dan melayani masyarakat agar selalu terhindar dari Covid-19.

"Selalu semangat kepada tenaga kesehatan kita, ada banyak jiwa yang harus kita selamatkan," pungkasnya. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Di tengah pandemi Covid-19, tak menyurutkan.  semangat duo pelajar asal Kota Payakumbuh yang berhasil menjadi perwakilan Provinsi Sumatera Barat dalam seleksi audisi Gita Bahana Nusantara (Gibanus) 2021.

Artinya, mereka berhak mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama Paduan Suara,  "Gibanus," Nasional dalam tampil di acara Kenegaraan di Gedung DPR/MPR-RI dan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-76 pada 17 Agustus 2021 di Istana Merdeka, Jakarta.

Untuk jenis suara " Tenor ada Salman Salim Syahputra ,yang baru menamatkan sekolah di SMAN 2 Payakumbuh dan untuk jenis suara "Alto ada Aluna, warga Balai Cacang Nagari Koto Nan Gadang yang saat ini tercatat sebagai mahasiswi Institut Seni Rupa Indonesia ( ISI)  Padang Panjang semester 3 pasca sarjana.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Desmon Corina didampingi Sekretaris Doni Saputra dan Kabid Kebudayaan Riswandi saat ditemui di Kantornya, Jumat (16/7), mengatakan keduanya terpilih sebagai peserta terbaik dan keunggulannya diakui oleh Tim Juri dalam seleksi audisi yang digelar di Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar pada Kamis, 15 Juli 2021.

Tim Jurinya pun adalah orang-orang berkompeten di bidangnya, ada 2(duo) orang juri dari Provinsi Sumbar, tokoh senior Asnam Rasyid dan Della Rosa, serta 2 (duo)  orang juri dari Direktorat Jendral Kebudayaan (Dirjendbud) Indri dan Sukur.

Dalam acara yang digelar dengan protokol kesehatan ( prokes ) ketat itu, setelah bersaing bersama 32 peserta lainnya yang mewakili masing-masing Kota/Kabupaten se Sumatera Barat, hanya 4 ( empat) orang terbaik meraih kesempatan mewakili Sumbar untuk mengisi paduan suara pada Upacara Peringatan HUT RI di Istana Merdeka 17 Agustus 2021 mendatang.

"Kita bangga mereka bisa mendapat kesempatan ikut tampil memeriahkan momen peringatan HUT RI nanti. Ini juga merupakan impian setiap pelajar, bahkan setiap orang dimana putra putri terbaik daerah dapat tampil di hadapan Presiden RI dalam Iven sakral di Negara kita," kata Desmon.

Sementara itu, Kasi Pembinaan Seni dan Budaya Eni Yuliati Ningsih yang akrab disapa Bunda Eni selaku pendamping mengatakan semangat keduanya sudah terlihat sejak awal mengikuti seleksi di tingkat kota. Bahkan orang tua kedua pelajar itu juga memberikan support penuh kepada mereka.

"Salman ,dari kecil sudah pintar membaca notasi, sementara untuk ,"Aluna sudah tidak diragukan lagi karena dari SD sudah sering juara pada lomba tarik suara dan cipta lagu. Payakumbuh adalah kota yang memiliki anak-anak berbakat dan berprestasi, dengan wadah pembinaan yang tepat, mereka bisa mendapatkan prestasi yang gemilang," kata Bunda Eni yang merupakan pelaku seni yang beralmamater alumni ISI ( Institut  Seni Rupa Indonesia) Padang Panjang itu.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan (Dirjendbud) setiap tahunnya konsisten melakukan pembinaan terhadap generasi muda berbakat dari seluruh Provinsi di Indonesia untuk menjadi bagian dari Pergelaran Orkestra dan Paduan Suara ,"Gibanus ".

Gibanus hadir sebagai wadah ekspresi seni dan budaya generasi muda yang inklusif dari Sabang hingga Merauke. Gibanus juga , menjadi platform jika sebuah kreasi dan kreativitas dapat memupuk semangat Nasionalisme dan Patriotisme untuk memperkuat karakter dan jati diri Bangsa yang berBudaya. (H/Muchlis)



Payakumbuh, Lintas Media News

Walikota Payakumbuh Riza Falepi meninjau langsung pelaksanaan gebyar vaksinasi yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM untuk pedagang pasar tradisional ibuh, Kamis (15/07).

Saat kunjungan tersebut Wako Riza memberikan apresiasi kepada pedagang pasar yang sangat antusias ikut diVaksin dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas terkait yang telah memfasilitasi para pedagang.

"Luar biasa para pedagang di pasar Ibuh cukup antusias datang ke lokasi Vaksinasi, mudah-mudahan dengan ini ekonomi Payakumbuh terus bangkit, dan Pasar Ibuh tetap sehat serta aman bagi pedagang dan pengunjungnya," kata Wako Riza Falepi kepada Media.

"Dengan ikhtiar dan doa mudah-mudahan Pandemi ini segera berakhir," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Dahler didampingi Kabid Pasar Arnel mengatakan ini merupakan Vaksinasi ketiga yang dilaksanakan untuk para pedagang. Karena pada tahap satu dan dua para pedagang sangat antusias dan Vaksin yang tersedia tidak mencukupi untuk mengakomodir para pedagang yang datang.

"Kita harapkan pada tahap tiga ini semua pedagang kebagian, kalau tidak minggu depan akan kita fasilitasi lagi," katanya.

Kedepan, dengan telah diVaksinnya seluruh pedagang pasar ini, Dahler menyebut tentu para pedagang akan terlindungi dan masyarakat yang berbelanja juga akan merasa nyaman. Dengan syarat protokol kesehatan ( Prokes) tetap harus dijalankan.

"Kita tidak ingin ada kasus positif di pasar, apalagi sampai perputaran ekonomi disini lumpuh, yang kita inginkan itu gairah pertumbuhan ekonomi tetap menggeliat disini," ucapnya.

"Maka dari itu, kita selalu mengimbau para pedagang untuk secepatnya diVaksin. Setidaknya mereka telah melindungi diri sendiri dan orang yang disayangi. Serta para pengunjung merasa aman untuk datang ke pasar," tukuknya.

Dikesempatan itu, juga ketua Pokja Pasar Sehat Dedi Hendri mewakili para pedagang mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh atas fasilitas yang telah diberikan kepada para pedagang untuk menerima vaksin. "Alhamdulillah dengan fasilitas ini kami ucapkan terima kasih, semoga dengan telah di Vaksinnya para pedagang Pasar Ibuh semakin ramai lagi. Pedagang sehat, pengunjung nyaman dan ekonomi kembali bangkit," pungkasnya. (H/Muchlis)

Payakumbuh, Lintas Media News

Beberapa warga harus menelan kekecewaan karena tidak kebagian nomor antrian dalam Gebyar Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh di beberapa titik, termasuk di Puskesmas-Puskesmas yang ada.

Seperti pelaksanaan Vaksinasi yang difasilitasi oleh Perumda Air Minum Tirta Sago (Pamtigo) Kota Payakumbuh di GOR. M. Yamin, Kamis (15/7). Terpantau tak hanya diikuti oleh warga Kota Payakumbuh saja, bahkan warga luar daerah eksodus ke Payakumbuh untuk ikut Vaksinasi.

Ironisnya, beberapa warga sempat meradang karena jumlah peserta Vaksinasi yang terpaksa harus dibatasi. Kondisi saat ini stok Vaksin yang tak mencukupi di Payakumbuh, sudah habis alias ludes 

"Vaksin ini kan hak kami, kenapa malah sekarang dibatas-batasi yang ikut? Kalau Vaksinnya kurang tambah dong!" , ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya kepada Media.

"Kami sangat ingin divaksin, kalau bisa jumlahnya harus banyak biar kebagian," tukuk warga lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal menyampaikan sudah hampir 3000 ( tiga ribu) warga Limapuluh Kota yang ikut Vaksinasi di Payakumbuh, meskipun dilaksanakan oleh Pemko Payakumbuh, tetapi data mereka masuk ke capaian Vaksinasi Pemkab Limapuluh Kota.

"Wali Kota Riza Falepi memang memberikan keringanan dan kesempatan kepada warga Limapuluh Kota yang beraktifitas dan bekerja di Payakumbuh untuk bisa ikut diVaksin, tetapi saat ini kita harus membatasi karena stok Vaksin kita tidak banyak, kemarin saja sampai habis, takutnya tidak cukup buat memenuhi kebutuhan warga kota," kata Bakhrizal lagi.

Walikota Payakumbuh

Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas kejadian ini. Dirinya menyampaikan apresiasi kepada semangat warga yang atas kesadaran mereka datang untuk diVaksin, hingga saat ini sudah lebih dari 28000 dosis tersalurkan di Payakumbuh dan masih ada kebutuhan sekitar lebih dari 200 ribu dosis lagi.

"Silahkan marah kepada saya, tidak apa-apa. Memang saat ini Vaksinnya belum datang karena sudah habis, terangnya. Kita sudah minta tambahannya kepada Menteri Kesehatan RI melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sudah dijanjikan tapi belum juga datang. Mudah-mudahan kiriman tambahan Vaksin datang lagi Minggu depan, mari kita tunggu," kata Riza .

Wali kota dua periode itu juga menghimbau warga agar bisa menyelamatkan diri masing-masing dari bahaya Covid-19, dimana menyelamatkan diri sama dengan menyelamatkan masyarakat dengan selalu menerapkan protokol kesehatan( prokes)

"Vaksin ini bagian dari ikhtiar kita, memang kalau diVaksin tidak menjamin tak bisa positif, tetapi ketika suatu saat terpapar, maka dampak Covid-19 tidak berbahaya kepada tubuh," pungkasnya.(h/Muchlis)


Payakumbuh, Lintas Media News

Kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Payakumbuh, PMI Provinsi Sumatra Barat lakukan penyemprotan cairan disinfektan di kantor walikota, Kamis (15/7) pagi.

Penyemprotan yang bertujuan guna memutus rantai penularan wabah virus covid-19 berlangsung di seluruh area luar gedung kantor walikota Payakumbuh.

Saat penyemprotan berlangsung, sekretaris daerah Rida Ananda turut mendampingi tim dari PMI tersebut. Rida sampaikan Trimakasih kepada seluruh petugas PMI yang yang sudah peduli dan ambil bagian untuk melaksanakan  penyemprotan disinfektan di kantor walikota.

“Alhamdulilah, hari ini kantor walikota dapat bantuan dari PMI, semoga dengan bantuan penyemprotan desinfektan ini bisa mencegah penularan wabah virus covid-19 di lingkungan kantor walikota”, ungkap Rida disela penyemprotan berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Rida juga turut menyampaikan bahwa tindakan utama yang harus dilakukan dalam memutuskan rantai Covid-19 di Kota Payakumbuh adalah dengan tindakan promotif dan preventif. “Kegiatan simultan yang terus kita lakukan dalam rangka edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat terus kita upayakan dengan selalu bersinergi dan bergotong royong antar semua unsur di seluruh sektor,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah itu juga menyatakan, situasi pandemi Covid-19 di Kota Payakumbuh masih dinamis. “Jadi, sinergitas kita harus terus ditingkatkan, tidak boleh lengah dan tidak boleh surut semangat. Ini sudah menjadi tugas kita untuk memberi perlindungan untuk warga Kota Payakumbuh,” tutur Rida dengan semangat.

Lanjutnya, bahwa kegiatan penyemprotan dengan armada gunner merupakan bentuk sinergitas dalam penanganan Covid-19. Rida berpesan agar semua yang bertugas dalam penanganan Covid-19 melakukan tugas masing-masing dengan penuh keikhlasan dan kesabaran, terutama dalam menghadapi masyarakat dengan berbagai latar belakang.

Selama penyemprotan berlangsung, PMI Provinsi Sumbar gunakan mobil gunner blower supaya penyemprotan dapat berjalan cepat.

Menurut salah seorang petugas PMI yang ditemui media mengatakan jika cairan yang digunakan dalam penyemprotan desinfektan kali ini ialah cairan eco enzym. 

“Cairan ini berbeda dari yang kita gunakan sebelumnya, dimana cairan ini merupakan inovasi baru di Sumatera barat. Selain berguna untuk menangkal virus covid-19, ekoenzim ini bisa juga sekaligus jadi pupuk tanaman, jadi sangat aman sekali untuk dijadikan desinfektan”, ungkap Frengki petugas PMI Provinsi Sumbar tersebut.

Turut disampaikan Frengki bahwa PMI selain melakukan penyemprotan desinfektan juga akan melakukan sosialisasi promkes ke sekolah-sekolah guna memberikan edukasi dalam memutus rantai penularan wabah virus covid-19. (her/hms)




Payakumbuh, Lintas Media News

Luar biasa, itulah yang pantas disematkan kepada Kota Payakumbuh. Pasalnya Kota Payakumbuh dinilai oleh Kementerian Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Melalui Uji Petik TOP 5 ( Lima) Menuju 3(tiga) Besar Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PBB)  "Sangat Baik Se-Indonesia" Yang digelar secara virtual via Zoom, Rabu(14/7). 

Tim penilai uji petik adalah dari Kementerian Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Sucopindo, dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pusat. 

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan Kota Payakumbuh masuk dalam 5 (Lima) besar Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) sangat baik se Indonesia dan dilakukan uji petik menuju 3 ( tiga,) besar merupakan suatu hal yang sangat membanggakan. Pasalnya dibandingkan dengan Kota lain yang masuk nominasi diantaranya Kota Bekasi, Bandung, Semarang, dan Pekanbaru, Kota Payakumbuh adalah  Kota kecil diantara lainnya. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat pemerintah Kota Payakumbuh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan juga dalam mengukir prestasi. 

"Dari presentasi yang telah dilakukan Payakumbuh menjadi 5(lima) besar bersama Kota Bekasi, Bandung, Semarang, dan Pekanbaru dan itu adalah hal yang sangat membanggakan bagi kita, Mudah-mudahan hasil penilaian hari ini sesuai dengan yang kita harapkan" ujarnya.


Ditambahkan Riza, Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Tim Penilai, Dengan adanya masukan -masukan yang membangun, Pemerintah Kota Payakumbuh akan memperbaiki kinerja menjadi lebih baik lagi untuk kesejahteraan masyarakat. 

"Kami sangat berterima kasih atas uji petik hari ini, Penilai sangat objektif dalam melakukan penilaian artinya ,adanya masukan-masukan yang membangun dari Tim Penilai membuat Pemerintah Kota Payakumbuh lebih terpacu untuk memperbaiki kinerja menjadi lebih baik demi kesejahteraan masyarakat," Ucap Riza. 

Kedepannya, Riza akan membangun komunikasi dengan Menkominves terkait investasi apa saja yang bisa dan memungkinkan untuk dibawa ke Kota Payakumbuh. 

"Saya akan coba, membangun komunikasi dengan pihak Menkominves barangkali ada investasi-investasi yang bisa dibawa khususnya untuk memajukan UKM yang ada di Kota Payakumbuh," Ujarnya

Riza Berharap dengan adanya penilaian kali ini, Pemerintah Kota Payakumbuh terpacu untuk memberikan kinerja terbaik dan melakukan pelayanan semaksimal mungkin sehingga dari waktu ke waktu selalu mengalami kemajuan khususnya dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat Kota Payakumbuh. 

"Teruslah berkarya dan teruslah berbuat untuk masyarakat Kota Payakumbuh. Bangun kinerja yang baik dan itu akan menghasilkan kebaikan-kebaikan yang lebih banyak untuk Kota Payakumbuh dimasa yang akan datang,"pungkas Riza. 

Senada, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan berdasarkan hasil dari uji petik yang telah dilaksanakan, Menurut Tim Panelis, Kota Payakumbuh tidak kalah dengan 4 z(empat)kota besar lainnya. Tim penilai meminta untuk Pelayanan Perizinan dan Percepatan Pelayanan Izin Berusaha, Kota Payakumbuh dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan pelayanan. 

"Hal tersebut menjelaskan bahwasanya Kota Payakumbuh sudah berada di level terbaik dalam Pelayanan Perizinan. Ini merupakan suatu alat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Menurut informasinya jika menang dan memperoleh 3 (tiga) besar Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PBB) "Sangat Baik Se-Indonesia" kita mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari kementerian keuangan nantinya," Pungkas Rida. 

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Harmayunis mengatakan
Terkait penilaian kinerja DPMPTSP mulai dari pemaparan di Kota Payakumbuh  maupun di Kementerian Investasi, Kota Payakumbuh mampu masuk kedalam 5 (lima)besar, Sehingga sekarang dilakukan diuji petik untuk menuju 3,(tiga) besar. 

Untuk pelayanan sekarang DPMPTSP mengacu kepada PP Nomor 24 tahun 2018 tentang pelayanan perizinan secara online. Dan kota Payakumbuh termasuk yang baik dalam melaksanakan kebijakan ini. 

Payakumbuh dianggap berhasil dalam pelayanan publik karena Kota Payakumbuh memiliki Mal Pelayanan Publik yang didalamnya terdapat 167 jenis layanan yang berjalan sejak 17 Desember 2019 dan terus bernovasi. Khususnya Pelayanan yang dilakukan di lapangan serta adanya penilaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). 

"Alhamdulillah saat ini nilai IKM DPMPTSP Kota Payakumbuh mencapai 92 %. Mudah-mudah dalam uji petik hari ini kita masuk kedalam 3(tiga) besar PTSP Sangat Baik Se-Indonesia," Pungkasnya. 

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh Armein Busra mengatakan dalam penilaian uji petik PTSP yang dilaksanakan, Diskominfo Kota Payakumbuh memberikan dukungan penuh dengan ikut andil dalam   menyiapkan Infrastruktur, Sarana dan Prasarana baik dari kehumasan dalam hal peliputan maupun dari E-Goverment. 

"Mulai dari jalur internet, perlengkapan, peliputan serta proses secara vitual mulai dari jam 08.00 pagi sampai jam 2 siang semua dipersiapkan dan dilakukan dengan baik sampai akhir penilaian. Tentu kita berharap Kota Payakumbuh Melalui DPMPTSP dapat menjadi yang terbaik se indonesia dalam hal pelayanan," Ujar Armein. 

Ditemui secara terpisah, Ketua Pengurus Cabang HIPMI Kota Payakumbuh Dika Sachen  didampingi Sekretaris HIPMI Khairul Mufti yang juga hadir dalam penilaian mengatakan HIPMI Sangat mengapresiasi dengan adanya Mal Pelayanan Publik dari DPMPTSP Kota Payakumbuh, HIPMI Siap membantu dalam kegiatan sosialisasi dan berharap DPMPTSP Bisa menjadikan sentral untuk peningkatan UMKM khususnya anggota HIPMI di Kota Payakumbuh. 

"Boleh dikatakan anggota HIPMI Kota Payakumbuh rata-rata adalah para generasi muda yang baru mulai usaha. Kita sangat haus akan informasi tentang investasi yang tepat untuk dilakukan di Kota Payakumbuh. Selain itu HIPMI juga mengharapkan adanya investasi lokal maupun Internasional yang dapat berkolaborasi serta adanya kerjasama dengan perusahaan yang besar maupun kegiatan Nasional lainnya," Pungkas Dika. (H /Her)

'


Payakumbuh, Lintas Media News

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Koperasi dan UKM memberikan Pelatihan Perkoperasian kepada perwakilan sebanyak 25 Koperasi se Kota Payakumbuh di Aula Gedung Peternakan selama tiga hari, 12 hingga 14 Juli 2021.

Pelatihan ini didanai dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Koperasi dan UKM RI pada Program Peningkatan Kapasitas Koperasi Dan UKM Tahun 2021. Dimana Pemerintah Kota Payakumbuh mendapatkan 4 paket pelatihan yang diperuntukkan bagi koperasi dan pelaku UMKM.

"Peserta pelatihan perkoperasian ini merupakan angkatan ketiga, sebelumnya pelatihan angkatan 2 telah dilaksanakan buat para pelaku UMKM kita, mereka berkesempatan belajar dari narasumber hebat, yaitu Christine Hakim," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler didampingi Kabid Koperasi dan UMKM M. Faisal kepada media dalam acara penutupan, Rabu (14/7).

Untuk peserta pelatihan perkoperasian kali ini, mereka belajar dari Syafinal, perwakilan UPTD Balai Pendidikan dan Latihan Koperasi Provinsi Sumatera Barat. Materi yang mereka pelajari adalah bagaimana tata kelola koperasi modern dan mewujudkan digitalisiasi koperasi menuju bisnis modern yang kuat dan bermartabat.

"Kebetulan pelatihan yang kita gelar bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional ke-74 yang jatuh pada 12 Juli 2021, hal ini patut menjadi momentum kebangkitan perekenomian nasional. Kita tentu berharap koperasi-koperasi di Payakumbuh bisa beradaptasi dengan kemajuan zaman," kata Dahler. 

Sementara itu, selaku narasumber Syafinal menyampaikan dunia digital saat ini menantang pengurus koperasi yang rata-rata berusia lanjut, menuntut harus adanya regenerasi. Kalau tidak ada, bisa dilakukan pelimpahan wewenang kepada yang muda, anak zaman now dalam menyongsong revolusi industri 4.0.

"Bila tidak, maka koperasi bisa mengalami stagnasi atau koperasi akan terhenti. Bila kebutuhannya adalah komputer, kan bisa dipinjam, untuk SDMnya bisa direkrut dari anak anggota ataupun warga lokal, bisa juga orang yang digaji part time, tergantung kemampuan koperasi. Tinggal koperasinya apakah mau mengaplikasikan, membawa mahasiswa atau akademisi di lingkungan koperasi bernaung," ungkapnya.

Lebih lanjut, Syafinal juga menjelaskan kalau koperasi harus memiliki komitmen untuk bisa memberdayakan SDM menyongsong digitalisasi. Secara kepengurusan boleh lah yang tua, tapi pengelolaan bisa yang muda, dilimpahkan wewenang dengan dipercayakan kepada yang muda.

"Secara langsung anak-anak muda belajar tentang koperasi. Hal ini akan memberikan dampak perubahan kepada jalannya roda koperasi, serta dengan tingkat kepercayaan dan kepemilikan yang tinggi dari anggota akan membawa kemakmuran bagi koperasi itu sendiri," pungkasnya. (Her/H)

Lintas Payakumbuh - Pemerintah Kota Payakumbuh berencana melakukan Tasyakuran pengoperasionalan Pasar Baru di Kota Payakumbuh yaitu Pasar Satelit Padang Kaduduak. Acara akan digelar pada tanggal 3 Mei 2018 mendatang, bertempat di lokasi Pasar tersebut.

Rencana tersebut diungkap langsung Walikota Payakumbuh, Riza Falepi saat memimpin rapat terbatas (Ratas) persiapan acara tersebut di ruang kerjanya, Balaikota Payakumbuh, ex.Lapangan Poliko. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz.

Turut hadir Asisten 1, Yoherman, Asisten 2, Amriul Dt.Karayiang, Asisten 3, Iqbal, Kepala Bappeda, Rida Ananda, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM, Dahler, Kepala Dinas Kominfo, Elvi Jaya, Kepala Dinas PUPR, Muslim dan Dirut PDAM, Herry Iswahyudi.

Dalam arahannya, Walikota Payakumbuh mengaku bersyukur dengan segera beroperasinya Pasar Padang Kaduduak yang diproyeksikan menjadi pasar satelit bagi pasar Induk yaitu Pasar Payakumbuh dan Pasar Ibuh yang berlokasi di pusat kota.

"Alhamdulilah, Pasar Padang Kaduduak akan segera kita operasionalkan, sesuai target yaitu jelang bulan puasa. Pasar ini nantinya akan efektif beroperasi dan menjadi pasar satelit bagi pasar lama yang sudah eksis di pusat Kota Payakumbuh," ujar Walikota Riza Falepi.

Dikatakan, keberadaan Pasar Padang Kaduduak nantinya diharapkan akan memberi kemudahan dan alternatif berbelanja bagi masyarakat Kota Payakumbuh, khususnya yang berada di bagian utara kota.

"Kita berharap, keberadaan pasar ini akan mendekatkan konsumen dengan pasar, sehingga para ibu-ibu kita tidak mesti jauh berbelanja ke Pasar Payakumbuh atau Pasar Ibuh," beber Walikota Riza.

Menurut Riza, pertumbuhan penduduk yang cukup pesat ditambah transaksi ekonomi di Pasar Payakumbuh dan Pasar Ibuh yang juga banyak menjangkau masyarakat luar Payakumbuh membuat keberadaan pasar satelit mutlak dibutuhkan.

"Pasar satelit ini menyangga keberadaan pasar induk, disamping mempermudah akses bagi warga kota disekitar pasar satelit, ia diharapkan juga mampu menarik konsumen warga luar kota untuk berbelanja di Payakumbuh yang tentunya akan membawa dampak positif bagi perekonomian kota," beber Walikota Riza.

Dikatakan Riza, dengan tujuan diatas, maka kedepan pihaknya akan mendorong tumbuhnya beberapa pasar satelit baru di Kota Payakumbuh.

"Jika Pasar Satelit Padang Kaduduak ini sukses, kita akan dorong tumbuhnya beberapa pasar satelit baru di Payakumbuh apakah di daerah Payakumbuh Timur dan atau Payakumbuh Barat," ungkap Walikota.

Ditambahkan, pihaknya akan sangat terbuka jika keinginan pendirian pasar satelit baru berasal dari permintaan masyarakat.

"Kalau ada masyarakat di Payakumbuh Timur atau Barat mengusulkan pendirian pasar satelit, kita siap merespon. Kita siap membeli tanah untuk membangun pasar satelit tersebut sepanjang masyarakat menyediakan tanah untuk keperluan itu," pungkas Walikota Riza. (Nusantara/Rahmat Sitepu)

Lintas Payakumbuh - DPC Gerindra kota Payakumbuh secara resmi membuka pendaftaran Bacaleg sebagai bentuk tahapan penjaringan sebagai calon peserta pada pemilu legislatif 2019 mendatang.(26/4)

Meta Samainal, Tim Penjaringan Bacaleg DPC Gerindra kota Payakumbuh  mengatakan bahwa sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh DPP Partai Gerindra maka DPC Gerindra kota Payakumbuh melaksanakan Penjaringan Bacaleg dimulai dengan Pendaftaran Bacaleg yang serentak dilaksanakan oleh seluruh DPC di Sumatera Barat.

"Dari tanggal 24 April sampai dengan 5 Mei 2018,  kita secara terbuka menerima pendaftaran para tokoh, kader, yang potensial untuk bergabung dengan partai Gerindra", ujar Meta Samainal.

Nasrul Kenong, ketua OKK DPC   partai Gerindra kota Payakumbuh mengatakan, "Sampai hari ini yang sudah mengambil formulir pendaftaran Bacaleg Partai Gerindra adalah untuk Dapil I sebanyak 6 orang,  Dapil II sebanyak 3 orang, Dapil III sebanyak 5 orang".

"Kita menghimbau kepada yang berminat mendaftar sebagai bacaleg, maka yang bersangkutan harus datang sendiri mengambil formulir Bacaleg dan tidak boleh diwakilkan", ujar Nasrul Kenong.(Nusantara/Rahmat Sitepu)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.