Articles by "Kota Padang"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok
Showing posts with label Kota Padang. Show all posts

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SIG), yang juga Pembina Persatuan Tenis Meja PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Antar Karyawan dan Karyawati Semen Padang Group yang digelar di Hall Tenis Meja PT Semen Padang, Sabtu (14/6/2025).

Turnamen ini diselenggarakan sebagai ajang mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat berolahraga di lingkungan kerja. Turut hadir dalam pembukaan, Ketua Umum Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG), Freddo Syukri.

Dalam sambutannya, Indrieffouny menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momen untuk memperkuat kebersamaan antar karyawan.

"Turnamen ini bukan semata untuk mengejar kemenangan, tapi untuk mempererat solidaritas di antara komunitas karyawan," ujar Indrieffouny.

Ia menambahkan, semangat olahraga yang tumbuh melalui turnamen ini diharapkan dapat mendukung gaya hidup sehat dan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan.

"Karyawan yang sehat akan mendorong produktivitas dan memberikan kontribusi lebih baik bagi perusahaan," ungkapnya.

Indrieffouny juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kekompakan selama turnamen berlangsung.

"Selamat bertanding. Tetap kompak, jaga silaturahmi, dan semoga turnamen ini berjalan lancar dan sukses," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum FKKSPG, Freddo Syukri, menjelaskan bahwa turnamen ini diikuti oleh 56 peserta, terdiri dari 54 karyawan dan 2 karyawati. Para peserta dibagi dalam tiga kategori, yakni divisi mahir, cukup mahir, dan pemula, agar pertandingan berlangsung adil dan kompetitif.

Para pemenang turnamen ini akan memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp3.300.000, dengan rincian Rp1.500.000 untuk juara pertama, Rp1.000.000 untuk juara kedua, dan Rp800.000 untuk juara ketiga.

Freddo berharap, selain sukses dari sisi pelaksanaan, turnamen ini juga dapat memperkuat rasa kebersamaan dan semangat kekeluargaan di lingkungan Semen Padang Group.

 



PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penurunan angka stunting di Sumatera Barat. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di lingkungan perusahaan, Semen Padang menggandeng berbagai pihak untuk mengakselerasi Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting) 2025.

Dipimpin oleh Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Nurwan bersama PIC Program Genting, Wahyudi, Rakor ini menghadirkan perwakilan dari Puskesmas Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, Pegambiran, dan Pauh, serta tokoh dari tiga kecamatan sasaran program: Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, dan Pauh. Turut hadir pula tim dari Semen Padang Hospital.

Fokus utama dalam Rakor ini adalah membahas rencana teknis program: dari pemetaan wilayah intervensi, pendampingan gizi untuk ibu hamil, hingga pelaksanaan survei lapangan. Program Genting tahun ini akan menyasar sembilan ibu hamil, masing-masing tiga orang dari setiap kecamatan. Nama-nama calon penerima manfaat telah diajukan oleh puskesmas setempat dan akan diverifikasi langsung oleh tim lapangan pada 18–19 Juni 2025.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menegaskan bahwa dukungan terhadap Program Genting adalah bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.


“Kami percaya masa depan bangsa bergantung pada generasi yang sehat. Intervensi dini terhadap stunting bukan sekadar program sosial, tapi bentuk tanggung jawab nyata yang kami lakukan secara konsisten,” ungkap Iskandar.

Program ini bukan hal baru bagi PT Semen Padang. Sejak 2022, perusahaan telah menggaungkan kampanye Perang Melawan Stunting, jauh sebelum isu ini menjadi perhatian luas. Kegiatannya meliputi edukasi gizi, pembagian makanan tambahan, pemantauan balita, hingga penguatan peran Posyandu.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Ilham Akbar, menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama keberhasilan.

“Kami ingin memastikan bantuan yang kami berikan benar-benar tepat sasaran, tidak hanya selesai di seremonial tapi benar-benar berdampak ke ibu dan anak,” ujarnya.

Sebagai wujud nyata, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah ke-29 pada Mei lalu, PT Semen Padang telah menyalurkan bantuan sebesar Rp47 juta untuk mendukung pelaksanaan Program Genting di tiga kecamatan tersebut. Bantuan ini diserahkan secara simbolis saat upacara di Gelanggang APEKSI, Balai Kota Padang yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Melalui Rakor ini, PT Semen Padang kembali mengukuhkan komitmennya untuk menjadi bagian penting dari solusi jangka panjang dalam menekan angka stunting. Harapannya, sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan dapat membawa perubahan nyata bagi generasi masa depan Indonesia.

 

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis menyerahkan secara simbolis dana Program BMN kepada Ketua Forum Nagari Indarung, Edward, beberapa waktu lalu.


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 Komitmen PT Semen Padang dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat kembali diwujudkan. Kali ini, melalui Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2025, perusahaan menyalurkan dana Rp180,56 juta untuk mendukung empat program strategis Forum Nagari Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan yang telah dibahas pada Rencana Kerja Pemberdayaan Masyarakat (RKPM).

Anggaran yang bersumber dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Semen Padang ini akan digunakan untuk mendanai program-program prioritas yang menyasar bidang sosial, pendidikan, infrastruktur, dan pelestarian budaya. Seluruh rencana kerja telah disusun secara partisipatif bersama warga dan pemangku kepentingan lokal.

“Program ini menyentuh tiga aspek utama pembangunan berkelanjutan: sosial, ekonomi, dan lingkungan. Harapannya, pelaksanaan program dapat berjalan lancar dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ketua Forum Nagari Indarung, Edward.

Melalui inisiatif terbaru di Kelurahan Indarung, PT Semen Padang menghadirkan empat program unggulan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan prioritas masyarakat setempat. Program pertama, Semen Padang Campin Nagari, fokus memperkuat komunikasi dan jaringan informasi warga melalui sosialisasi Program BMN serta pembinaan media komunitas. Tujuannya adalah membangun pemahaman kolektif mengenai pentingnya pembangunan kolaboratif dan partisipasi aktif masyarakat.

Di sektor pendidikan, Semen Padang meluncurkan Semen Padang Pandai Nagari, yang menghadirkan bantuan beasiswa bagi pelajar di Indarung, terutama dari keluarga kurang mampu. Program ini membuka akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas, serta mendorong peningkatan kapasitas generasi muda.

Selanjutnya, lewat Semen Padang Paduli Nagari, perusahaan menjawab kebutuhan dasar akan air bersih dengan merevitalisasi jaringan pipa Pamsimas Indarung Mandiri dan membangun bak penampungan air. Program ini menjadi langkah konkret dalam memastikan akses air layak pakai bagi masyarakat.

Sementara itu, Semen Padang Elok Nagari hadir untuk memperkuat aspek sosial dan budaya. Program ini mencakup pembangunan aula pertemuan, pemberian makanan tambahan untuk balita, bantuan mobiler untuk Forum Nagari, pengadaan perlengkapan kongsi kematian, hingga pelaksanaan Festival Tradisi Adat Salingka Nagari sebagai upaya pelestarian budaya lokal.

“Program ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga penguatan nilai-nilai sosial dan budaya yang hidup di tengah masyarakat Indarung,” kata Edward.

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menekankan bahwa Program BMN adalah representasi nyata dari prinsip People, Planet, Profit yang dipegang teguh perusahaan.

“Keberhasilan bisnis tak hanya diukur dari sisi keuntungan, tapi juga dari seberapa besar dampak positif yang kita berikan untuk masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Iskandar juga mendorong agar semua pihak turut terlibat aktif dalam pengawasan dan evaluasi program agar pelaksanaannya berjalan tepat sasaran.

“Kami mengajak tokoh masyarakat, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk turut aktif mengawal pelaksanaan RKPM ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, PT Semen Padang telah menyalurkan lebih dari Rp2,2 miliar untuk mendukung 98 program pemberdayaan masyarakat yang menjangkau lebih dari 4.400 penerima manfaat. Peluncuran resmi program ini dilakukan Selasa (10/6/2025) di Wisma Indarung, dan dibuka simbolis oleh Asisten I Setdako Padang, Edi Hasymi, mewakili Wali Kota Padang Fadly Amran.

Turut hadir dalam peluncuran tersebut jajaran manajemen PT Semen Padang, Camat Lubuk Kilangan, Camat Lubeg, para lurah, tokoh adat, dan pengurus Forum Nagari dari berbagai wilayah sekitar perusahaan.

 

PADANG, LINTAEMEDIANEWS.COM

Sinar mentari pagi terasa lebih hangat bagi Novrida. Dengan senyum tulus, ibu lima anak itu menyambut tim UPZ BAZNAS Semen Padang di halaman rumahnya yang mungil. Di sela kesibukannya mengelola kedai minuman sederhana, harapan yang selama ini hanya menjadi angan perlahan menjelma nyata: rumah layak huni mulai berdiri di atas tanah pusaka keluarganya, di Jalan Mohammad Hatta No. 92, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Pondasi rumah ini dulunya kami bangun dari hasil tabungan, dibantu ninik mamak. Tapi pembangunan terhenti karena tak ada biaya. Sementara suami saya bekerja sebagai tukang panjat kelapa,” tutur Novrida haru.

Tanah tempat rumah itu berdiri merupakan pusako tinggi, warisan turun-temurun khas Minangkabau yang boleh ditempati tapi tidak bisa diperjualbelikan. Sejak menikah dengan Muharjen pada 2006, Novrida tinggal di rumah gadang tua—bangunan berarsitektur kajang padati berusia lebih dari seabad—yang nyaris roboh dimakan usia. Rumah itu tanpa kamar dan fasilitas memadai, menampung keluarga besar dalam satu ruangan beratapkan seng bocor dan berdinding papan lapuk.

“Kami tidur bersama di satu ruangan. Tak ada kamar, bocor di sana-sini. Tapi kami tak punya pilihan,” ucapnya lirih.

Perubahan datang tak terduga. Saat mengajukan bantuan biaya pengobatan untuk anaknya yang mengalami kecelakaan, Novrida dikenalkan dengan Program Bantuan Rumah Layak Huni oleh UPZ BAZNAS Semen Padang. Setelah melalui proses survei, ia dinyatakan layak menerima bantuan.

“Saya tidak menyangka akan dibantu sampai dibangunkan rumah. Terima kasih untuk UPZ BAZNAS dan semua karyawan PT Semen Padang. Semoga perusahaan ini selalu diberkahi,” katanya.

Rumah berukuran 4x6 meter yang tengah dibangun itu bukan sekadar bangunan batu dan semen. Ia adalah simbol martabat dan harapan baru bagi Novrida dan keluarganya. Di tengah keterbatasan, kini mereka punya alasan untuk bermimpi lebih tinggi—tentang tempat tinggal yang aman, nyaman, dan bermakna.

Ketua UPZ BAZNAS Semen Padang, Iskandar S. Taqwa, menyebut bahwa bantuan rumah ini merupakan bagian dari komitmen UPZ dalam meningkatkan taraf hidup mustahik, khususnya masyarakat dhuafa di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Banyak masyarakat masih tinggal di rumah tidak layak—atap bocor, lantai tanah, sanitasi buruk. Itu berdampak pada kesehatan dan produktivitas. Melalui program Bedah Rumah ini, kami hadir sebagai solusi yang nyata,” jelasnya.

Program ini, lanjut Iskandar, bertujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat miskin agar lebih layak, aman, dan sehat. Selain itu, program ini juga dirancang untuk memberikan bantuan yang berdampak langsung bagi mustahik, sekaligus memastikan penyaluran dana zakat karyawan berjalan tepat sasaran. Tak hanya itu, melalui program ini UPZ BAZNAS Semen Padang juga mendorong terciptanya sinergi yang kuat antara lembaga zakat, masyarakat, dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan gerakan sosial yang berkelanjutan.

Program Bedah Rumah tak hanya membangun fisik, tetapi juga memulihkan semangat hidup para penerima manfaat. Selain mendukung kesejahteraan, program ini menjadi bukti pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak.

“Tahun 2024–2025, kami telah membedah 11 rumah. Khusus 2025, ada tiga unit rumah yang menjadi sasaran program,” tambah Iskandar.

Secara terpisah, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun UPZ BAZNAS Semen Padang dalam penyaluran zakat karyawan untuk program sosial.

“Program ini sangat tepat sasaran. Ibu Novrida dan keluarga akan mendapatkan hunian yang layak. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Ia juga berharap agar program seperti ini terus diperluas.

“Semoga UPZ BAZNAS Semen Padang terus meningkatkan kinerja penghimpunan dan penyaluran zakat, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tutup Iskandar.

Di balik susunan bata dan fondasi yang perlahan naik, tumbuh pula impian baru. Bagi Novrida, rumah ini adalah awal dari kehidupan yang lebih baik—tempat anak-anaknya bisa tidur nyenyak, belajar dengan tenang, dan tumbuh dengan penuh harapan.

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub yang juga Ketua DPD Nasdem Kota Padang serahkan bantuan melalui anggaran pokirnya, sebanyak 5 unit mesin potong senso, pada Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Kota Padang.

Osman Ayub menyampaikan, dengan adanya bantuan berupa mesin potong kayu senso ini diharapkan pada petugas DLH Kota Padang bisa melakukan tindakan perawatan pada pohon pohon pelindung di jalur jalan- jalan utama kota ini khususnya dan seluruh kawasan yang berpotensi dapat membahayakan keselamatan masyarakat," katanya ketika dihubungi media ini, Sabtu (14/6).

"Selain itu, selama ini juga kita dengar ada banyak laporan dari masyarakat tentang terjadinya pohon tumbang atau dshan pohon yang sudah sampai mengenai jaringan arus listrik yang mengakibatkan arus pendek beresiko kebakaran.Disini kita bisa menghandalkan gerak cepat dari DLH Kota Padang dengan sudah bertambahnya alat mesin pemotong kayu senso yang baru," ujarnya di hubungi media ini," ujarnya. 

Kita berharap dengan ditambahnya mesin potong senso ini di DLH Kota Padang lebih bisa melaksanakan kinerja dalam hal menjaga serta dalam rangka perawatan pohon pohon pelindung yang ada saat ini. Ketika ada laporan dari warga atau masyarakat terkait pohon tumbang ,para petugas bisa bergerak cepat mengatasi hal tersebut. Jangan ditunggu dahan pohon pohon pelindung yang sudah tinggi atau sudah tua, dibiarkan begitu saja. 

Hal ini yang akan berdampak buruk, ketika patah atau tumbang yang mengancam pada keselamatan masyarakat nanti," pungkas Osman Ayub yang akrab disapa Mak Etek ini.

Sementara Fadel, Kepala Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Kota Padang membenarkan bahwa Wakil Ketua DPRD Kota Padang Bapak Osman Ayub telah memberikan bantuan berupa lima (5) unit mesin potong kayu senso dan telah diterima pada tanggal 2 Juni 2025 minggu kemarin.

"Memang kami dari DLH Kota Padang sendiri sangat perlu alat pemotongan pohon atau mesin senso ini. Dimana kondisi untuk alat potong senso ini yang ada sebelumnya banyak dalam kondisi yang rusak dan kurang maksimal dalam melakukan operasional dilapangan," ucapnya saat dihubungi melalui  WhatsApp nya.

"Kami dari pihak DLH Kota Padang sangat berterimakasih dengan telah kami terimanya bantuan lima unit mesin potong senso ini oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Bapak Osman Ayub. Kedepan DLH tentu akan lebih maksimal melaksanakan kegiatan penanganan lingkungan, salahsatunya tentang perawatan pohon pohon pelindung agar tidak beresiko membahayakan keselamatan masyarakat, " ungkapnya. (bim)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Akhir-akhir ini objek wisata kawasan Air Manis menjadi sorotan masyarakat dunia maya karena kembali terjadinya aksi pungli yang diviralkan sebagian masyarakat yang sudah kesal dengan keadaan itu.

Dalam sebuah video di media sosial memperlihatkan oknum pemuda yang melakukan pungutan kepada bus yang disinyalir mengangkut penumpang asal Malaysia, selain itu di video yang lainnya seorang wisatawan dari Jambi bersiteru dengan tukang foto keliling yang diduga memungut bayaran sebanyak dua kali kepada pengunjung yang berakhir adu mulut.

Dua kondisi ini sangat mencoreng citra wisata di kota Padang yang tentunya akan sangat berdampak besar pada jumlah kunjungan wisatawan ke kota Padang. Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengatakan sangat menyayangkan kondisi ini dapat terjadi.

“Saat ini dengan kemajuan teknologi percepatan penyebaran informasi sangat cepat, dalam konsep seperti itu kita minta kepada Dinas Pariwisata untuk melakukan pengawasan yang lebih mendalam dan pendekatan kepada masyarakat agar kasus seperti ini kembali,”Katanya Jumat (13/6).

Ia juga mendorong untuk pembuatan regulasi oleh Pemko Padang karena kejadian serupa marak terjadi diwilayah-wilayah yang bukan dibawah kewenangan Pemko Padang.

“Karena mereka itu adalah tanah mereka, tapi mereka tidak tau itu karena saat mereka berbicara soal pantai air manis pasti yang terbayang bagi mereka adalah kota Padang. Untuk itu perlu adanya regulasi yang dilahirkan untuk perilaku seperti ini karena ini sudah dapat dikategorikan pungli,”ucapnya.

Ia meminta dalam kasus-kasus seperti ini Pemerintah harus tegas melihat persoalan pungli yang semakin menjadi di objek wisata kota Padang.

“Kita cukup geram juga karena persoalan ini sudah sampai kemana-mana, saat saya berkunjung ke Riau pantai air manis ini juga menjadi buah bibir disana karena masih adanya aksi pungli yang meresahkan para wistawan,”tuturnya.

Muharlion mengatakan kedepannya akan berkoordinasi untuk melakukan pemanggilan kepada pihak penyelengara wisata disana terkait kasus pungli tersebut. “Kita akan turun kelapangan untuk mencari solusi, image-image seperti ini dapat merusak citra pariwisata. Kita juga mengharapkan peran serta tokoh masyarakat sekitar agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi kedepannya,”Pungkasnya.(*)

Foto menyesuaikan saja

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, PT Semen Padang bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat mencanangkan Gua Kelelawar Padayo sebagai Destinasi Wisata Bersinar (Bersih Narkoba). Kegiatan tersebut diawali dengan jalan santai yang diikuti sekitar 150 peserta, menempuh rute dari Club House PT Semen Padang menuju Gua Kelelawar Padayo di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Departemen SDM PT Semen Padang Juke Ismara, Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, Koordinator Rehabilitasi BNNP Sumbar Josra Maidi, perwakilan insan PT Semen Padang Group, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Padayo, serta masyarakat sekitar.

Pencanangan kawasan wisata Bersinar ditandai dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Kawasan Wisata Gua Kelelawar Padayo Bersinar”, sebagai simbol komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan wisata yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, menyebut pencanangan ini sebagai langkah nyata dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Kawasan wisata adalah aset daerah yang harus kita lindungi bersama. Sinergi antara BNN, dunia usaha seperti PT Semen Padang, dan masyarakat melalui Pokdarwis menjadi benteng perlindungan bagi generasi muda dan wisatawan dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, menyatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan nilai perusahaan dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

“Gua Kelelawar Padayo tidak hanya memiliki daya tarik wisata alam yang luar biasa, tapi juga menjadi simbol komitmen kita bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, termasuk di sektor pariwisata dan generasi muda,” katanya.

Melalui program "Bersinar", PT Semen Padang berharap kawasan Gua Kelelawar Padayo dapat menjadi contoh nyata destinasi wisata yang aman, edukatif, dan inspiratif. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendorong kesadaran kolektif akan bahaya narkoba dan pentingnya menciptakan lingkungan yang bebas narkotika di Sumatera Barat.

Pencanangan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara sektor industri, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan terbebas dari bahaya narkoba.

Adapun tema HANI 2025 adalah: “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba Melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema ini menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dan kolaboratif dalam upaya melawan narkoba demi mewujudkan visi Indonesia Emas.

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Buya Iskandar menegaskan, permasalahan pendidikan,sosial budaya, dan kemasyarakatan di Kota Padang menjadi titik fokus komisi yang dia pimpin.

Hal itu diungkapkannya di sela-sela pembahasan tentang Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS), Jum'at (13/06), bertempat di ruangan Komisi IV DPRD Kota Padang.

"Pendidikan ini memang sangat diperhatikan, jangan sampai Kota Padang mengalami kemunduran dalam artian tidak ada terobosan baru yang dilakukan dari tahun-tahun sebelumnya," tegasnya.

Menurut politisi Partai Nasdem ini, pendidikan harus menjadi skala prioritas dan akan terus diperjuangkan untuk kemajuan.

"Masalah kita sekarang di antaranya sistem zonasi, kalau untuk pembiayaan dan sebagainya kita sudah selesaikan itu, kita akan berikan bantuan seragam bahkan LKS pun kita gratiskan," cakapnya.

Meski demikian, jelas dia, masalah zonasi ini, Komisi IV dan Dinas Pendidikan akan menindaklanjuti.

"Kalau di kementerian namanya bukan zonasi, tapi domisili, cuma substansinya ketika kita bicarakan dengan dinas pendidikan, tetap saja domisili itu berorientasi kepada zona atau jarak," ungkapnya.

Komisi IV, urai dia lagi, sepakat akan minta diskresi dari kemendikdasmen ke Jakarta untuk memperjelas persyaratan yang sudah ditetapkan ini. 

"Pokoknya akan kami perjuangkan bagaimana anak-anak aman dan nyaman sekolah," ujar urang sumando Kuranji Kenagarian Pauh IX Kota Padang ini.

Seban, kalau patokannya adalah domisili, berarti teritori. Sekolah SMP di Kota Padang ini hanya ada 40 kelurahan, sementara kelurahan di Kota Padang ada 104.

"Ada beberapa kelurahan seperti Lubuk Lintah, Ampang, Alai, itu tidak bisa karena zonanya tidak masuk. Ini tentu menandakan ketidakadilan hak rakyat terhadap sekolah di negeri. Ini yang akan diperjuangkan ke Jakarta besok," pungkasnya.

Sementara di bagian agama, Buya Iskandar menjelaskan bahwa nanti akan ada program remaja masjid reborn sebagai penyokong progul Kota Padang yaitu smart surau, di mana program ini akan memberikan ruang kepada generasi muda untuk nongkrong di masjid, disediakan wifi dan space sehingga tidak melulu nongkrong di kafe. Wacana ini akan dimulai di 11 masjid, satu masjid setiap kecamatan.

"Kita tidak bisa menghambat teknologi, dan anak muda sekarang kalau nongkrong biasanya juga mencari wifi, katakanlah untuk main game atau untuk bekerja. Nah, kita akan siapkan ini sehingga ketika azan berkumandang semuanya akan melaksanakan ibadah, inilah yang akan coba kita lakukan, sehingga mereka tetap berkegiatan, tetap nongkrong, tapi dibarengi dengan kegiatan lain yang positif," lanjut Iskandar. (*)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Komisi III DPRD Kota Padang, Sumbar berikan catatan terhadap 100 hari kinerja Fadly Amran dan Maigus Nasir di sektor pembangunan, lingkungan hingga transportasi Trans Padang.

Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Helmi Moesim saat di hubungi awak media mengungkapkan, kepala daerah perlu melakukan evaluasi di tiga sektor tersebut.

Menurutnya, dalam 100 hari kinerja Fadly Amran dan Maigus Nasir terhitung sejak dilantik 20 Februari 2025, hingga 29 Mei 2025, masih belum maksimal. Sehingga, perlu ada evaluasi. Meski, diantaranya, sudah dianggap baik. 

"Jadi progul (program unggulan) walikota pada 100 hari ini. Alhamdulilah (cukup baik). Tapi, di bagian yang tidak maksimal itu yang perlu dievaluasi saat anggaran perubahan," ungkapnya. Kamis (12/6) 

Ia menjelaskan, dalam catatan Komisi III DPRD Kota Padang yang perlu dilakukan evaluasi itu, di antaranya terkait program transportasi, persampahan, hingga infrastruktur yang belum didukung penuh di dalam APBD 2025.

Menurutnya, terkait transportasi ini, diantaranya berkaitan dengan program Kota Padang menuju Kota metropolitan. 

"Kita menuju Kota Padang Kota metropolitan, harus memberikan pelayanan maksimal di sektor transportasi. Nah, informasi pada tahun ini, Dinas Perhubungan akan membuka satu koridor lagi tahun ini. Sementara, untuk merealisasikannya, tidak terakomodir di APBD 2025. Nah, itu akan kita beri dukungan," terangnya.

Sementara itu, terkait pengelolaan sampah, menurutnya, yang perhatian saat ini soal becak motor. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat ini mengeluhkan minimnya becak motor di setiap LPS. Sehingga perlu, dimaksimalkan anggarannya.

"Informasi dari DLH itu tidak didukung oleh sarana dan prasarana becak motor di setiap LPS. Tidak terakomodir maksimal anggaran di APBD induk 2025, dan kita sempurnakan dan kita dukung anggaran pada APBD-P 2025," paparnya. 

Terakhir lanjutnya, di bidang infrastruktur, ia melihat saat ini banyak keluhan dari masyarakat soal jalan berlubang. Helmi Moesim meminta perlu dilakukan evaluasi dan pembahasan lanjutan dalam menanganinya. 

"Disektor PUPR. Kita melihat banyak jalan berlobang. Kritikan, kami khususnya Komisi III, karena merupakan mitra kami, perlu kita berikan dukungan dikarenakan, salah satu progul. Ini berkembang dalam pembahasan. Insya Allah, sepanjang itu akan meningkatkan kinerja dinas terkait, itu akan kami berikan dukungan sepenuhnya," tutupnya. (*)

 

PARIWARA

Padang, Lintasmedianews.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar rapat paripurna Penyampaian secara resmi dokumen Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 oleh Pemko Padang.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub, dan Jupri serta dihadiri segenap anggota dewan. Dan dari pihak Pemerintah Kota (Pemko) Padang hadir Wakil Wali Kota, Maigus Nasir yang didampingi oleh Kepala OPD dan unsur forkopimda.

Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 disampaikan Wakil Wali Kota, Maigus Nasir, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Padang, Selasa (10/6/2025). Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan bahwa Pemko Padang telah menyusun proyeksi dan arah kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam Perubahan KUA-PPAS 2025. 

"Penyusunan dokumen tersebut mempertimbangkan dinamika perekonomian, kondisi sosial, dan kebutuhan strategis masyarakat Kota Padang," ucapnya. Maigus menyebutkan Pemerintah Kota Padang menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 di Kota Padang sebesar 5,1 persen. 

Sedangkan angka pengangguran terbuka diproyeksikan berada pada level 9,6 persen dari total angkatan kerja, serta tingkat kemiskinan berada di bawah angka 4,05 persen dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga mencapai angka 84,75. “Visi kejayaan Kota Padang lima tahun ke depan adalah menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city) dan kota sehat, berlandaskan agama dan budaya, menuju kota yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Lebih lanjut Wakil Wali Kota memaparkan tema pembangunan Kota Padang dalam Perubahan RKPD Tahun 2025 yaitu "Peningkatan Infrastruktur Kota sebagai Pusat Destinasi Berkelanjutan." "Tema ini diangkat untuk memperkuat posisi Kota Padang sebagai kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga unggul dalam daya tarik wisata dan kualitas hidup warganya," pungkasnya.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengatakan rapat paripurna ini menjadi awal dari proses pembahasan antara DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Padang. "Setelah ini akan dilanjutkan pada tahap evaluasi dan penyusunan rancangan Perubahan APBD tahun anggaran 2025 ini," (*/ADV)

 


Padang, Lintasmedianews.com

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya mendesak Wali Kota Padang Fadly Amran, untuk mengambil langkah serius dan menyeluruh dalam membenahi kawasan wisata pantai Padang. Ia menilai, sejumlah persoalan yang terus berulang, terutama soal parkir liar dan pelayanan yang tidak ramah, sudah sangat meresahkan masyarakat dan pengunjung.

“Pantai Padang ini ikon kota. Jadi tujuan wisata. Harusnya menjadi tempat yang nyaman dan aman, bukan malah menjadi lokasi yang membuat pengunjung merasa dipaksa atau bahkan seperti diintimidasi,” ujar Rachmad yang juga Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatra Barat (Sumbar). 

Rachmad menyoroti maraknya kejadian pemaksaan parkir yang kerap viral di media sosial. Bahkan ada yang baru sampai langsung dipaksa membayar parkir. Dalam beberapa unggahan yang beredar, pengunjung dipaksa parkir di titik tertentu dan diarahkan oleh tukang parkir agar belanja atau makan di tempat yang ditunjuk. Tak sedikit pengunjung yang memilih membatalkan kunjungan karena merasa tidak nyaman dengan perlakuan tersebut.

“Ini jelas mencoreng citra pariwisata Kota Padang. Tidak boleh ada praktik pemaksaan parkir, apalagi sampai mengusir atau menolak pengunjung karena tidak mau mengikuti kemauan oknum tukang parkir,” tegas Ketua Umum Alumni SMAN 6 Padang ini. 

Rachmad meminta agar sistem parkir di kawasan Pantai Padang diatur secara profesional dan transparan, dengan aturan yang jelas dan petugas yang terlatih. Menurutnya, tukang parkir harus menjadi bagian dari pelayanan, bukan sebaliknya.

“Pengunjung harus bebas memilih tempat parkir, tidak boleh dipaksa, apalagi dengan intimidasi. Mereka datang untuk menikmati suasana pantai, bukan untuk merasa tertekan,” kata legislator dari Dapil Padang 5 (Padang Selatan dan Padang Timur) tersebut.

Rachmad juga mendesak Pemko Padang menempatkan personel pengawasan dari Satpol PP, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perhubungan di kawasan Pantai Padang secara rutin dan terkoordinasi. Agar semua tukang parkir dan pedagang merasa diawasi dan tidak berbuat sekehendak hati mereka saja. 

Selain soal parkir, Rachmad menyoroti soal harga makanan dan minuman yang kerap dikeluhkan pengunjung karena dianggap lebih mahal dan tidak wajar. Ia mendorong agar Pemko menetapkan standar harga yang adil dan terjangkau.

“Mungkin tidak semua yang melakukan ini. Tapi masih ada oknum-oknum yang curang. Harga makanan dan minuman harus masuk akal. Jangan sampai pengunjung merasa tertipu atau kapok datang karena harga yang tidak sepadan. Jika perlu, ada pengawasan harga dari dinas terkait dan sanksi bagi pelaku usaha yang curang,” tambahnya.

Rachmad menegaskan bahwa Pemko Padang harus memberikan sanksi tegas bagi pihak-pihak yang melanggar aturan dan merusak pengalaman wisatawan. Apalagi kejadian sudah berulang-ulang dan membuat wisatawan malas dan berkurang minatnya ke pantai Padang. 

“Kalau kita serius ingin menjadikan Pantai Padang sebagai destinasi unggulan, maka pengelolaannya juga harus serius. Tidak boleh ada pembiaran terhadap pelanggaran,” sebutnya. (*)

 

lintasmedianews.com

SEBAGAI bentuk kepedulian perusahaan berkolaborasi bersama sub kontraktor PT. ITA (Imbang Tata Alam) dengan dikelola melalui BDI (Badan Dakwah Islam) Kurau dan tim CSR PT. ITA tahun ini menyalurkan sebanyak 20 ekor sapi dan 6 ekor Kambing yang dibagikan untuk seluruh Desa/Kelurahan wilayah ring operasional PT. ITA khusus area Kabupaten Kepulauan Meranti.

Terlihat penyaluran hewan qurban wilayah Kecamatan Merbau terlihat diserahkan untuk Kelurahan Teluk belitung, Desa Bagan Melibur, Desa Lukit, Desa Tanjung Kulim, Desa Mayang sari, Dusun Sungai Kurau, dan Desa Mekar Sari. Kemudian juga wilayah Ring operasional Kecamatan Tebing Tinggi Barat disalurkan untuk Desa Mengkikip, Desa Tanjung Peranap, Desa Kundur, Desa Maini Darul Aman, Desa Tenan, Desa Tanjung, dan Desa Tanjung Darul Takzim.

Seluruh Desa/Kelurahan wilayah operasional tersebut mayoritas masing-masing mendapat satu ekor Sapi dan sebagian wilayah Desa mendapat sejumlah Kambing.

Secara teknis melalui tim CSR PT. ITA di support juga oleh tim Produksi MSTB, BDI Kurau, dan pengurus HIPMAM (Himpunan Mahasiswa Kecamatan Merbau) mulai dari persiapan, pembelian, penyaluran dan pengawasan hewan qurban tersebar di titik-titik penyembelihan di 12 Desa/Kelurahan, 1 Dusun Sungai Kurau, serta turut penyebaran di Mapolres Meranti, Pemda Meranti, dan Masjid Istiqomah Kurau Camp semuanya berjalan lancar sesuai harapan.

Kepala Desa Tanjung, Muhammad Anas, SEi saat dikonfirmasi media ini usai pelaksanaan qurban, Sabtu (7/6/2025) mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh karyawan, sub kontraktor dan pimpinan PT. Imbang Tata Alam yang telah ikut menyumbangkan hewan qurbannya di momen Idul Adha ini dan tahun-tahun yang lalu.

"Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Desa Tanjung kami ucapkan ribuan terima kasih kepada pimpinan, manajemen dan karyawan PT. ITA yang telah berqurban di wilayah operasional, semoga qurban tahun ini menjadi berkah bagi semuanya dan tentu sangat membantu warga kami dalam momentum Idul Adha ini. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik kepada kita semua dan PT. ITA kedepan semakin maju, sukses, serta jaya sehingga bisa kembali berqurban ditahun yang akan datang," pungkas Kades Tanjung.

Sementara itu Camat Merbau, Muhammad Nazir SPd MSi turut menyampaikan hal yang sama dan berharap program qurban dari Perusahaan ini dapat terus berlanjut kedepannya serta mendapat berkah untuk semua pihak. 

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada pimpinan, sub kontraktor, management dan karyawan PT. Imbang Tata Alam yang telah komitmen berqurban khususnya di wilayah Desa/Kelurahan operasional se Kecamatan Merbau. Tentunya kami berharap ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi kedepan, dan PT. ITA bisa lebih maju serta jaya dalam operasionalnya nanti sebagaimana yang diharapkan," ungkap Camat M. Nazir. 

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar saat diminta tanggapan menyampaikan apresiasi kepada pimpinan PT. ITA serta sub kontraktornya yang telah berkomitmen dalam realisasi hewan qurban setiap tahunnya di wilayah operasional Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti khususnya wilayah ring operasional Perusahaan saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada PT. ITA maupun subkonnya yang telah menyumbangkan puluhan Sapi qurban dan 6 ekor Kambing qurban tahun ini. Mudah-mudahan mendapat berkah, dan PT. ITA kedepan lebih jaya serta sukses lagi dalam operasionalnya, juga hubungan baik kita bersama dapat lebih meningkat lagi nantinya," ungkap Bupati H. Asmar berharap.(Nina/rls).

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 Ribuan jamaah memadati Lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Jumat (6/6/2025), untuk menunaikan Salat Idul Adha 1446 H. Takbir dan tahmid menggema mengiringi salat dua rakaat yang dipimpin Ustaz Riko Febrianto sebagai imam, dan H. Fardi Rahman, Lc., M.Sy. sebagai khatib.

Jajaran manajemen perusahaan turut hadir, di antaranya Plt Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan dan Umum Oktoweri, serta Komisaris Khairul Jasmi. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat dan karyawan, termasuk dalam momentum keagamaan.

Dalam sambutannya, Pri Gustari menyampaikan bahwa Idul Adha adalah momen spiritual yang sarat makna, khususnya tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan. Ia mengajak jamaah untuk meneladani keteguhan iman Nabi Ibrahim AS dan ketaatan Nabi Ismail AS terhadap perintah Allah SWT.

"Peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim dan Ismail mengajarkan pentingnya ketaatan mutlak kepada Allah serta kesiapan untuk berkorban demi kemaslahatan yang lebih besar. Mari jadikan Idul Adha sebagai sarana memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, dan membangun solidaritas sosial,” ujarnya.

Pri menambahkan, sebagai bagian dari SIG sekaligus industri strategis nasional, PT Semen Padang yang merupakan produsen semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara sejak 1910, memiliki tanggung jawab sosial untuk senantiasa hadir bagi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program sosial dan keagamaan, seperti pembangunan masjid, santunan anak yatim, dukungan dakwah Islam, serta pemberdayaan ekonomi umat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan UPZ Baznas Semen Padang.

Tahun ini, perusahaan menyalurkan 34 ekor sapi kurban ke sejumlah wilayah operasional, seperti Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung, serta ke perwakilan di Dumai, Aceh, dan Bengkulu.

“Ini adalah agenda rutin tahunan sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus bagian dari syiar Islam. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat,” tutur Pri.

Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh pemangku kepentingan terus memberikan dukungan dan doa demi keberlangsungan serta inovasi PT Semen Padang sebagai kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

Keteladanan dan Pengorbanan Nabi Ibrahim

Dalam khutbah bertajuk "Meneladani Nabi Ibrahim AS dalam Perjuangan dan Pengorbanan", Ustaz Fardi Rahman menggambarkan perjalanan hidup Nabi Ibrahim sebagai sosok teladan dalam dakwah, kesungguhan, dan pengorbanan demi meraih ridha Allah SWT.

Ia menuturkan, berbagai ujian yang dihadapi Nabi Ibrahim—dari keluarganya yang menyembah berhala, konfrontasi dengan Raja Namrud, hingga perintah menyembelih anaknya, Ismail—menjadi bukti pertolongan Allah bagi hamba-Nya yang istiqamah dan berserah diri.

Tiga momen utama disorot dalam khutbah tersebut. Pertama, perjuangan Nabi Ibrahim melawan kesyirikan dan tirani, termasuk peristiwa pembakaran oleh Namrud yang justru menjadi mukjizat ketika api menjadi dingin dan menyelamatkannya.

Kedua, kisah penyembelihan Ismail yang menunjukkan kepatuhan total kepada Allah. Saat Nabi Ibrahim hendak menyembelih putranya, pisau tak mampu melukai leher Ismail. Allah kemudian menggantinya dengan seekor domba jantan sebagai bentuk kasih sayang dan ujian keimanan.

“Peristiwa kurban ini menjadi simbol ketaatan dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah SWT,” ujar Ustaz Fardi.

Ketiga, perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk membangun Ka'bah dan menyeru umat manusia agar menunaikan ibadah haji. Seruan itu dikabulkan Allah hingga terdengar ke seluruh penjuru dunia, bahkan oleh generasi yang belum lahir.

“Kisah Nabi Ibrahim mengajarkan kita pentingnya memiliki salimul aqidah (akidah yang lurus) dan matinul khuluq (akhlak yang kokoh). Kita diajak menjadi pribadi yang siap berkorban dan senantiasa menegakkan nilai-nilai Islam,” tutup dai yang dikenal luas di Sumatera Barat ini. (*)

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, PT Semen Padang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui penyaluran hewan kurban. Tahun ini, perusahaan menyalurkan 34 ekor sapi sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan sosial dan syiar keagamaan.

Penyerahan sapi kurban dilakukan secara simbolis di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Prosesi penyerahan dilakukan oleh Staf TJSL Unit CSR PT Semen Padang, Nurwan, kepada Ketua KAN Limau Manis, Zulkifli Dt Rajo Gumayang, disaksikan jajaran pengurus KAN serta perwakilan masjid dan musala penerima bantuan.

Secara terpisah, Kepala Unit Humas dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, mengatakan Setiap sapi qurban yang diserahkan bukan hanya sekadar hewan, tapi titipan rasa syukur dan harapan.

"Kami hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga jembatan kepedulian—antara perusahaan, masyarakat, dan para stakeholder. Karena qurban bukan hanya tentang menyembelih, tapi juga tentang menyambung, memperkuat ikatan dan menumbuhkan empati," ujar Anita.

Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan, menambahkan, dari total 34 ekor sapi, sebanyak 22 ekor disalurkan ke masjid dan musala di tiga kecamatan di Kota Padang—Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung—serta ke masyarakat sekitar Packing Plant PT Semen Padang di Teluk Bayur, dan sejumlah wilayah representatif perusahaan di Dumai, Aceh, dan Bengkulu. Sejumlah instansi dan lembaga juga turut menerima bantuan tersebut.

Jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. "Pada Idul Adha 2024, kami menyalurkan 33 ekor sapi. Tahun ini menjadi 34 ekor, sebagai bukti konsistensi kami hadir di tengah masyarakat meskipun industri semen sedang menghadapi tantangan," ungkapnya.

Distribusi kurban di Kota Padang dilakukan secara merata. Di Lubuk Kilangan, hewan kurban disalurkan ke KAN Lubuk Kilangan dan masjid-musala di tujuh kelurahan: Indarung, Batu Gadang, Padang Besi, Bandar Buat, Koto Lalang, Baringin, dan Tarantang.

Di antaranya: Masjid Ubudiyah Tepi Air dan Masjid Al-Ittihaad (Indarung), Masjid Nurul Hidayah Ngalau dan Masjid Nurul Iman (Batu Gadang), Masjid Raya Baiturrahiim (Koto Lalang), Masjid Nurul Hidayah (Bandar Buat), Masjid Jami' (Padang Besi), Masjid Nurul Wujud (Baringin), dan Musala Ahlul Sunah (Tarantang).


Sementara di Kecamatan Pauh, tujuh ekor sapi disalurkan ke KAN Pauh V dan KAN Limau Manis, serta ke Masjid Ikhlas Batu Busuk, Musala Jabal Nur Sungkai, Masjid Raya Limau Manis, Masjid Nurul Islam Koto Baru, dan Masjid Istiqamah Jawa Gadut. Untuk Kecamatan Lubuk Begalung, bantuan diberikan ke KAN Nan XX dan Masjid Jabal Thur Bukit Putus, Kelurahan Pampangan. Bantuan juga menjangkau wilayah luar Kota Padang, termasuk Sawahlunto.

Apresiasi dari Tokoh Adat

Ketua KAN Limau Manis, Zulkifli Dt Rajo Gumayang, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Semen Padang yang konsisten menyalurkan bantuan kurban setiap tahun. Ia menilai kurban ini bukan hanya soal daging, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap komunitas adat.

"Kami sangat berterima kasih. Daging kurban ini akan dibagikan kepada pengurus KAN, masyarakat sekitar, serta janda dari ninik mamak yang telah wafat. Ini adalah simbol kebersamaan dan penghargaan terhadap tradisi kami," katanya.

Penyembelihan direncanakan pada Sabtu, 7 Juni 2025.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan, Asril Azis. Menurutnya, kepedulian Semen Padang mempererat solidaritas sosial di daerahnya.

"Bantuan ini sangat berarti, tidak hanya bagi KAN, tapi juga bagi masjid dan musala di lingkungan kami," ujarnya.

Dukungan untuk Kalangan Wartawan

Tidak hanya menyasar masyarakat dan komunitas adat, Semen Padang juga menyalurkan satu ekor sapi kurban kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat.

Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, mengapresiasi dukungan tersebut.

"Bagi kami, ini bukan sekadar bantuan materi, tapi juga dukungan moral. Kehadiran PT Semen Padang memberi semangat solidaritas di tengah dinamika profesi kami," katanya.

Penyembelihan sapi kurban akan dilakukan pada Sabtu, 7 Juni 2025. Dagingnya akan dibagikan kepada wartawan aktif di Padang, janda wartawan, serta masyarakat sekitar kantor PWI Sumatera Barat.

 

PADANG PARIAMAN, LINTASMEDIANEWS.COM Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, PT Semen Padang menyerahkan bantuan 10 tong sampah terpilah untuk Masjid Agung Syekh Burhanudin di Nagari Manggopoh Palak Gadang, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (5/6).

Bantuan diserahkan Staf Environment Unit SHE PT Semen Padang, Ferdy Dinardo, kepada Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, disaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumbar, Tasliatul Fuadi. Tong sampah tersebut kemudian disalurkan kepada Kelompok Masyarakat Peduli Sampah Nagari setempat.

Dalam sambutannya, Tasliatul Fuadi menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Padang atas kontribusinya terhadap kebersihan lingkungan masjid dan masyarakat sekitar.

"Bantuan ini sangat bermanfaat untuk mendukung pengelolaan sampah di area masjid. Ini bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan," ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut sejalan dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini: “Hentikan Polusi Plastik”. Dengan adanya tempat sampah terpilah, masyarakat didorong untuk memilah sampah organik dan anorganik guna mengurangi pencemaran plastik.

Sementara itu, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

"Kami berharap tong sampah ini dapat mendukung kebersihan kawasan Masjid Agung Syekh Burhanudin, termasuk area parkir dan halaman masjid," kata Anita.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk membuang sampah sesuai jenisnya. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun-daunan ke tempat khusus, demikian pula dengan sampah anorganik agar tidak tercampur, sehingga dapat dimanfaatkan kembali dan tidak menambah timbunan sampah di TPA.

Anita juga memperkenalkan program Nabung Sarok, aplikasi berbasis web yang dikembangkan PT Semen Padang untuk mendukung pengelolaan sampah secara digital. Sampah yang disetor melalui aplikasi akan dikonversi menjadi poin yang bisa ditukar dengan hadiah.

"Kami mengajak pengelola sampah di lingkungan masjid untuk memanfaatkan aplikasi Nabung Sarok, terutama untuk jenis sampah seperti kertas, plastik, tekstil, dan minyak jelantah," ungkapnya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi Sumbar ini diawali dengan apel bersama yang dipimpin Wakil Bupati Padang Pariaman, dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di area masjid.

Dalam apel tersebut, Rahmat Hidayat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq. Dalam pesannya, Menteri menekankan bahwa polusi plastik merupakan “bom waktu ekologis” yang mengancam keanekaragaman hayati, ekosistem laut, dan kesehatan manusia, bahkan ditemukan dalam air minum dan tubuh manusia.

Mengutip data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2023, timbulan sampah di Indonesia mencapai 56,6 juta ton, dengan 10,8 juta ton di antaranya berupa sampah plastik. Namun, hanya 39,01 persen yang terkelola dengan baik.

Pemerintah menargetkan 100 persen pengelolaan sampah pada 2029 melalui strategi hulu dan hilir. Pendekatan hilir mencakup pelarangan TPA open dumping, pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah, dan penguatan tanggung jawab produsen (EPR). Sementara pendekatan hulu antara lain berupa pelarangan impor scrap plastik, pembatasan plastik sekali pakai, serta edukasi publik.

Menteri juga mendorong generasi muda seperti Gen-Z dan Gen-Alpha menjadi agen perubahan dengan gaya hidup minim plastik, serta mendukung lahirnya produk ramah lingkungan yang dapat digunakan ulang atau didaur ulang.

Indonesia juga akan berperan aktif dalam perundingan global terkait konvensi hukum internasional untuk menghentikan polusi plastik yang akan dilangsungkan pada forum INC-5.2 di Jenewa, Agustus mendatang.

"Bumi tidak membutuhkan kita. Kitalah yang membutuhkan bumi. Mari kita wariskan alam yang bersih, bukan krisis yang ditinggalkan," demikian pesan penutup dari Menteri Lingkungan Hidup.

 

Padang Sago- Lintasmedianews.com

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA),menyambut kwdatangan Anggota DPR RI  Cindy Monica dar Komisi IV tersebut pulang ke kampung halamannya, dalam rangka, penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di  nagari Koto Dalam Selatan Kecamatan Padang Sago pada Rabu 4/06/25. Bupati John Kenedi Azis menyampaikan Apresiasi yang setingginya Pada Cindy Monica atas kepuduliannya terhadap peteni kita di Padang Pariaman. 

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, wali nagari, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten dari Partai NasDem, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati JKA menyampaikan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Padang Pariaman tahun 2020, sektor pertanian menyumbang 22,65% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), jauh lebih tinggi dibandingkan sektor transportasi dan pergudangan yang hanya sebesar 13,7%.

"Ini menunjukkan bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, kita sepakat menjadikannya sebagai salah satu prioritas utama pembangunan di Kabupaten Padang Pariaman," ujar JKA.

Namun demikian, ia mengakui bahwa keterbatasan fiskal menjadi tantangan besar dalam pembangunan sektor ini. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor dan sinergi dengan pemerintah pusat menjadi sangat penting.

"Saya selalu menekankan kepada jajaran OPD agar menjalin komunikasi aktif dengan putra-putri daerah yang memiliki posisi strategis di tingkat pusat. Alhamdulillah, hari ini kita merasakan hasilnya," jelas Bupati JKA.

Ia menyebut bahwa berkat pokok-pokok pikiran Anggota DPR RI Cindy Monica Salsabila, Kabupaten Padang Pariaman menerima bantuan alsintan yang terdiri dari:

3 unit traktor roda 4

9 unit traktor roda 2

7 unit mesin pompa air 3 inci

Bantuan tahap selanjutnya juga akan menyusul, berupa:

2 unit rice transplanter

156 unit handsprayer (dalam proses pengadaan)

Selain alsintan, bantuan juga mencakup bibit dan pupuk organik, yaitu:

Bibit kelapa dan pupuk organik untuk lahan seluas 100 hektare

Benih padi untuk 7.750 hektare (total 193.750 kg)

Benih jagung untuk 1.000 hektare (15 ton)

Program Perluasan dan Perbaikan Batas (P2B) untuk 20 kelompok tani

Lebih lanjut, Bupati JKA menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperjuangkan perbaikan infrastruktur pertanian, khususnya irigasi. Usulan telah diajukan melalui aplikasi SIPURI untuk irigasi yang menjadi kewenangan kabupaten, dan juga ke kementerian terkait untuk jaringan irigasi tersier yang merupakan kewenangan pusat.

“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak, terutama dari Ibu Cindy, agar usulan-usulan ini dapat terealisasi demi kesejahteraan petani,” tambahnya.

Kepada kelompok tani penerima bantuan, Bupati JKA berpesan agar alat dan mesin yang diterima digunakan secara bijak dan dirawat dengan baik agar masa pakainya lebih panjang.

Anggota DPR RI Komisi IV, Cindy Monica Salsabila Setiawan, dalam sambutannya memuji capaian 100 hari kerja Bupati JKA yang dinilainya sangat progresif, terutama dalam membangun sinergi dan mempercepat program-program bantuan ke masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

Ia menekankan bahwa pemberian bantuan bukanlah satu-satunya langkah yang dibutuhkan. Ia berharap, selain pemberian bantuan, Pemerintah Daerah juga aktif melakukan pendampingan agar petani menjadi lebih melek teknologi dan pasar.

“Pemberian alat saja tidak cukup. Kita juga harus pastikan petani memahami cara penggunaannya dan mampu mengakses pasar secara lebih baik. Di sinilah dituntut peran aktif dan pendampingan dari pemerintah daerah,” ujar Cindy.

Sementara itu, tokoh masyarakat Padang Sago yang juga anggota DPRD Padang Pariaman dari Dapil IV, Joe Aprinanda, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan DPR RI.

“Kita bersyukur dengan keberadaan Anggota DPR RI asal Padang Pariaman. Karena ba

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang akan menggelar Salat Iduladha secara terbuka bagi masyarakat pada Jumat, 6 Juni 2025, di Plaza PT Semen Padang, Kelurahan Indarung, Kota Padang.

Kegiatan ini merupakan hasil kesepakatan antara Panitia Tetap Syiar Agama Islam (PTSAI) PT Semen Padang dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Indarung. Rapat koordinasi penyelenggaraan telah dilakukan pada Kamis, 15 Mei 2025.

Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Iduladha ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung syiar Islam dan mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat ukhuwah dan kebersamaan, serta menjadikan Iduladha sebagai momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ini juga bagian dari syiar Islam yang terbuka dan penuh makna," ujarnya.

Salat Iduladha akan dimulai pukul 07.00 WIB, dan jamaah diimbau hadir setidaknya 15 menit lebih awal. Jika cuaca hujan, pelaksanaan salat akan dialihkan ke Masjid Jabal Rahmah di dalam kompleks PT Semen Padang.

Bertindak sebagai khatib adalah H. Fardi Rahman, Lc., M.Sy., seorang dai muda yang dikenal luas di Sumatra Barat. Sementara itu, Ustaz Riko Febrianto akan memimpin salat sebagai imam.

Nur Anita turut mengajak masyarakat, khususnya warga Kelurahan Indarung dan sekitarnya, untuk hadir dan memakmurkan Salat Iduladha bersama di Plaza PT Semen Padang.

“Kami mengundang seluruh karyawan, keluarga besar PT Semen Padang, dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama merayakan Iduladha. Kebersamaan ini akan memperkuat semangat persaudaraan dan memperluas syiar Islam,” pungkasnya.

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Sebanyak 10 alumni SMK Semen Padang mengikuti Program Magang Bersertifikat Alumni (MBA) Batch ke-3 yang diselenggarakan oleh PT Semen Padang. Terdiri dari 8 lulusan jurusan Teknik Mesin dan 2 lulusan jurusan Elektronika, mereka akan menjalani magang selama satu tahun di berbagai unit strategis perusahaan.

Program ini merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi, khususnya di lingkungan sekolah-sekolah di bawah naungan Semen Padang Schools. Tujuannya adalah membekali alumni dengan pengalaman kerja nyata, memperkuat etos kerja, serta mengasah keterampilan teknis dan soft skill agar siap bersaing di dunia industri.

Program secara resmi dibuka oleh Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Oktoweri, di Ruang Rapat Lantai 1 pada Selasa (2/6/2025). Dalam sambutannya, Oktoweri menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun sumber daya manusia yang unggul.

“Investasi terbaik adalah investasi pada manusia. Program magang ini adalah kontribusi nyata kami dalam menyiapkan alumni yang kompeten, disiplin, dan siap terjun ke dunia kerja profesional,” ujar Oktoweri.

Ketua Semen Padang Schools, Ridwan Muchtar, turut menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kesinambungan program ini.

“Kami bersyukur bisa menjadi bagian dari PT Semen Padang. Dengan dukungan penuh manajemen, program ini dapat berjalan hingga tahun ketiga. Harapannya, program ini terus berlanjut karena strategis dalam membentuk karakter dan kompetensi alumni,” ungkap Ridwan.

Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja industri, tetapi juga pembinaan kedisiplinan, penguatan karakter, dan pelatihan soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja.

Selama program berlangsung, peserta akan menjalani rotasi setiap tiga bulan di unit kerja sesuai jurusan. Alumni Teknik Mesin ditempatkan di Bengkel Fabrikasi, Bengkel Mesin, dan Unit Pemeliharaan Mesin, sedangkan peserta dari jurusan Elektronika ditempatkan di Unit Pemeliharaan Listrik dan Instrumentasi.

Kepala SMK Semen Padang, Muhamad Alayu, menyatakan kebanggaannya atas pelaksanaan program ini dan menegaskan bahwa magang industri merupakan keunggulan sekolah dalam mencetak lulusan vokasi yang holistik.

Acara pembukaan juga dihadiri jajaran manajemen PT Semen Padang, tim SDM, guru pendamping, dan peserta magang yang tampak antusias mengikuti sesi pembekalan awal.

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang, anak usaha SIG, menyalurkan bantuan sebanyak 900 zak semen kepada Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) untuk mendukung pembangunan Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Bhayangkari Polda Sumbar.

Program MBG merupakan inisiatif strategis nasional dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Keberadaan SPPG akan memperkuat layanan gizi untuk pelajar dan masyarakat yang menjadi sasaran program tersebut.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program nasional dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.

“Bantuan ini bukan hanya berupa material bangunan, tetapi juga wujud komitmen kami dalam mendukung upaya pemerintah menciptakan generasi sehat. Kami berharap pembangunan Kantor SPPG segera selesai dan pelayanan gizi dapat berjalan maksimal,” ujar Iskandar.

Sebelumnya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA., melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor SPPG pada Selasa, 15 April 2025. Dalam sambutannya, Kapolda menyebut SPPG sebagai elemen penting dalam pelaksanaan Program MBG yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN).

“Gedung ini nantinya digunakan untuk menunjang kebutuhan gizi harian siswa dan masyarakat penerima manfaat. Program ini merupakan langkah strategis dalam peningkatan gizi, kesejahteraan masyarakat, serta penguatan perekonomian domestik,” kata Kapolda.

Dengan bantuan ini, PT Semen Padang berharap infrastruktur pendukung Program MBG dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata dalam upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong masa depan bangsa.

 



DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian  Secar Resmi Oleh Walikota Ranperda RPJMD Kota Padang 2025-2029.

PARIWARA

DPRD Kota Padang, Lintasmedianews.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian  Secar Resmi Oleh Walikota Ranperda RPJMD Kota Padang 2025-2029, Senin, 2 Juni 2025, bertempat di ruang sidang utama.

Rapat paripurna itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub, dan Jupri serta dihadiri segenap anggota dewan.

Sementara itu, dari pihak Pemerintah Kota Padang hadir langsung Walikota Padang Fadly Amran didampingi oleh Kepala OPD, Direktur Utama Perusahaan Daerah, RSUD Rasidin dan unsur forkopimda.

"Alhamdulillah, setelah kita cek absensi kehadiran anggota dewan, maka sesuai mekanisme, rapat paripurna ini susah bisa kita mulai," ungkap Muharlion.Muharlion pun mempersilahkan Walikota Padang Fadly Amran menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang Tahun 2025–2029.

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian  Secara Resmi Oleh Walikota Ranperda RPJMD 2025-2029
Wako Fadly Amran menyampaikan Ranperda tentang RPJMD Kota Padang Tahun 2025–2029

Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa arah pembangunan Kota Padang lima tahun ke depan bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu Smart City (Kota Pintar), Kota Sehat, serta pembangunan yang berlandaskan nilai agama dan budaya lokal. 

Ketiga pilar ini menjadi pondasi dalam mewujudkan visi Kota Padang yang maju, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan.


Penyerahan dokumen Ranperda RPJMD.

"Konsep smart city tidak hanya berbicara soal teknologi, tetapi juga tata kelola pemerintahan yang cerdas, transparan, dan partisipatif. Kita harus membangun sistem pemerintahan digital yang efisien, layanan publik yang terintegrasi, dan memanfaatkan data untuk pengambilan keputusan yang cepat dan tepat," ujar Fadly Amran. Ia menjelaskan, pengembangan layanan digital seperti perizinan online, sistem informasi kesehatan dan pendidikan berbasis teknologi, serta transportasi ramah lingkungan menjadi bagian dari implementasi smart city. 

Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.

Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya menjadikan Padang sebagai kota sehat dengan menghadirkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sejahtera. 

Melalui Forum Kota Sehat, Kota Padang saat ini tengah mengikuti proses penilaian nasional berdasarkan sembilan indikator kota sehat yang menyeluruh, termasuk aspek jiwa, lingkungan, kebencanaan, hingga kesejahteraan sosial.

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian  Secara Resmi Oleh Walikota Ranperda RPJMD 2025-2029
Plh Sekwan DPRD Kota Padang menyerahkan dokumen.

"Kota sehat bukan hanya bebas penyakit, tetapi juga menyediakan lingkungan kondusif bagi peningkatan kualitas hidup," tegasnya.

Fadly Amran juga mengingatkan bahwa semua upaya pembangunan harus berakar pada nilai-nilai agama dan budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. 

Dengan nilai-nilai tersebut, pembangunan kota diharapkan berjalan harmonis dan menjamin keberlanjutan sosial ekonomi.

Dalam paparannya, Wali Kota juga mengungkapkan berbagai tantangan pembangunan Kota Padang saat ini, di antaranya masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan, serta ketimpangan ekonomi yang harus segera diatasi. Sebagai solusi, pemerintah merancang berbagai program unggulan di sektor perdagangan, jasa, UMKM, dan pariwisata berbasis budaya lokal dan kuliner.

Terakhir Wali Kota Padang menyampaikan bahwa penyusunan Ranperda RPJMD ini telah melalui proses partisipatif, termasuk forum perangkat daerah, musrenbang, dan konsultasi publik. 

Dokumen ini dirancang agar selaras dengan Asta Cita, delapan cita-cita pembangunan nasional menuju Indonesia Emas.

DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian  Secara Resmi Oleh Walikota Ranperda RPJMD 2025-2029
Para asisten, Kepala Badan dan undangan lainnya.

Dalam wawancara terpisah usai rapat paripurna, Wali Kota mengungkapkan harapannya agar DPRD Kota Padang dapat memberikan masukan, kritik, dan dukungan penuh dalam pembahasan dokumen RPJMD ini, yang diharapkan segera disahkan menjadi Perda.

“Kami percaya dengan kolaborasi yang sinergis antara pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat, kita dapat mewujudkan Kota Padang yang lebih maju dan sejahtera. Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik tolak pembangunan masa depan kota yang lebih baik,” tutupnya.

Usai rapat paripurna, Muharlion mengatakan, pembahasan RPJMD ini akan dilakukan secara meraton oleh Panitia Khusus atau Pansus pada beberapa hari kedepan.

"Pembahasan RPJM 2025-2029 ini akan kita lakukan mulai besok, Selasa, 3 Juni 2025," katanya. (*/adv)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.